wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Auditing Practice Test

Total questions: 145

Worksheet time: 1hrs 17mins

Name
Class
Date
1.

Untuk memastikan inventory yang tercatat barangnya ada dan dapat dipercaya, maka auditor harus. . . , kecuali

a)

Meningkatkan jumlah auditor dalam melakukan observasi inventory klien

b)

Hadir dalam perhitungan fisik klien

c)

Observasi prosedur perhitungan klien

d)

Melakukan independent test dalam perhitungan fisik inventory klien

2.

Pihak yang bertugas sebagai pemantau perusahaan (entitas), dimana posisinya berada dibawah komisaris

a)

Manajer

b)

Direktur

c)

Komite audit

d)

Auditor internal

3.

Prosedur konfirmasi yang dilaksanakan dalam audit terhadap utang usaha, tidak sepenting prosedur konfirmasi yang dilaksanakan dalam audit terhadap piutang usaha, karena.....

a)

Bukti yang mendukung catatan utang lebih kompeten sedangkan bukti yang mendukung catatan piutang kurang kompeten

b)

Konfirmasi dalam audit piutang usaha secara eksplisit diatur dalam standar pekerjaan lapangan yang ketiga sedangkan konfrrmasi piutang usaha tidak

c)

Konfirmasi utang usaha merupakan mandatory procedure sedangkan konfirmasi piutang usaha bukan merupakan voluntary procedure

d)

Konfirmasi utang usaha hanya dilakukan jika pengendalian intern terhadap utang lemah, sedangkan konfirmasi piutang usaha tetap dilaksanakan baik pengendalian intern terhadap piutang kuat maupun lemah

4.

Auditor sering menilai bahwa semakin banyak jumlah persediaan, maka

a)

Semakin banyak sampel yang dibutuhkan

b)

Semakin sedikit sampel yang dibutuhkan

c)

Semakin rendah inherent risk nya

d)

Semakin tinggi inherent risk nya

5.

Apabila pada saat perhitungan fisik inventory secara interim dan ternyata apa yang dicatat sama dengan yang ada, maka

a)

Pada akhir tanggal neraca auditor diperbolehkan tidak melakukan pemeriksaan fisik lagi

b)

Pada akhir tanggal neraca auditor diperbolehkan mengambil sampel dari perhitungan fisik

c)

Pada akhir tanggal neraca auditor diperbolehkan tidak hadir dalam pemeriksaan fisik

d)

Pada akhir tanggal neraca auditor diperbolehkan mengambil gambar dari perhitungan fisik

6.

Tahap pengambilan keputusan audit yang terakhir adalah

a)

Memilih item yang akan di tes

b)

Menentukan jangka waktu dalam melakukan prosedur audit

c)

Menentukan sample size

d)

Menyeleksi proses audit

7.

Dalam Physical Observation Test, dijelaskan bahwa. . .

a)

Karyawan klien harus menuruti apa yang diperintahkan auditor

b)

Karyawan klien harus menuruti apa yang menurut mereka benar

c)

Karyawan klien harus menuruti apa yang diperintahkan klien

d)

Karyawan klien harus menuruti apa yang mempercepat prosedur audit

8.

Auditor akan lebih percaya dengan catatan inventory klien baik periodic maupun perpetual, jika. . .,kecuali

a)

Auditor akan lebih percaya dengan catatan inventory klien baik periodic maupun perpetual, jika…,kecuali

b)

Inventory diawasi oleh supervisor klien yang bertanggung jawab

c)

Instruksi perhitungan fisik inventory dilaksanakan dengan baik oleh karyawan klien

d)

Bukti dokumen inventory lengkap

9.

Manajemen biasanya menetapkan perhitungan fisik persediaan . . .

a)

minimum 2 kali dalam setahun

b)

maksimum 2 kali dalam setahun

c)

minimum 1 kali dalam setahun

d)

maksimum 1 kali dalam sethun

10.

Untuk mencegah dicantumkannya nilai yang overstated terhadap persediaan yang sudah usang, klien harus memiliki . . .

a)

Catatan tentang barang usang

b)

Pelaporan tentang barang usang

c)

Catatan tentang barang lambat perputarannya

d)

Semua jawaban benar

11.

Direct Material, Direct Labor, dan Manufacturing Overhead termasuk dalam . . .

a)

Pricing Purchased Inventory

b)

Cost or Market

c)

Compilation

d)

Pricing Manufactured Inventory

12.

SA501 merupakan Standar Auditing yang berisi . . .

a)

Persediaan

b)

Bukti Audit

c)

Bukti Audit - Pertimbangan Spesifik atas Unsur Pilihan

d)

Sampling Audit

13.

Integration of the Tests

a)

Pengujian Siklus Akuisisi dan Pembayaran

b)

Pengujian Siklus Penggajian dan Kepegawaian

c)

Pengujian Siklus Penjualan dan Penagihan

d)

Pengujian Akuntansi Biaya

e)

Pengujian Persediaan, Harga, dan Kompilasi

14.

Asersi kelengkapan dalam audit laporan keuangan dilakukan dengan cara memeriksa….

a)

Bukti-bukti transaksi keuangan menuju jurnal umum, buku besar, neraca saldo, dan leporan keuangan

b)

Laporan keuangan menuju neraca saldo, buku besar, jurnal umum, dan bukti transaksi keuangan

c)

Akun yang ada dilaporan keuangan apakah memiliki jumlah yang sama dengan catatan perusahaan

d)

Notulensi rapat untuk melihat apakah semua yang ada dalam notulensi sudah ada semua

e)

Gudang apakah jumlah barang sudah sesuai dengan pernyataan dari manajemen

15.

Apabila seorang auditor dalam melaksanakan tugas tidak independen terhadap klien, yang harus dilakukan auditor apabila mengacu dalam standar audit adalah….

a)

Melepaskan perikatan dengan klien

b)

Memberikan opini tidak wajar

c)

Tidak memberikan opini

d)

Tetap melakukan audit

e)

Memeriksa dengan lebih hati-hati

16.

Saat auditor ingin memperkecil risiko, yang dilakukan adalah….

a)

Meningkatkan materialitas dan mengurangi bukti audit

b)

Meningkatkan materialitas dan memperbanyak bukti audit

c)

Menurunkan materialitas dan mengurangi bukti audit

d)

Menurunkan materialitas dan memperbanyak bukti audit

e)

Menurunkan materialitas

17.

Ketika auditor dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan relevan, tidak ditemukannya penyimpangan atas asersi manajemen yang material, tidak ada pembatasan atas ruang lingkup pemeriksaan auditor, maka opini yang diberikan auditor adalah….

a)

Tidak Wajar

b)

Tidak memberikan pendapat

c)

Wajar dengan pengecualian

d)

Wajar tanpa pengecualian

e)

Wajar tanpa pengecualian dengan bahasa penjelas

18.

Ketika auditor dapat memperoleh sebuah keyakinan bahwa asersi manajemen telah disajikan dengan wajar dalam segala hal yang material sesuai standar akuntansi keuangan, namun auditor mempertanyakan terkait dengan kelangsungan hidup perusahaan, maka opini yang dikeluarkan auditor adalah opini….

a)

Tanpa modifikasian

b)

Dengan modifikasian

c)

Tidak wajar

d)

Dengan pengecualian

e)

Adverse

19.

Jika bukti transaksi keuangan menunjukkan sebuah penjualan senilai Rp100.000.000, retur penjualan Rp20.000.000, potongan penjualan Rp5.000.000, dan beban angkut penjualan Rp1.000.000 maka penjualan bersih yang seharusnya disajikan oleh entitas pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya adalah senilai….

a)

Rp75.000.000

b)

Rp74.000.000

c)

Rp76.000.000

d)

Rp79.000.000

e)

Rp81.000.000

20.

Jika bukti transaksi keuangan menunjukkan sebuah pembelian barang dagang senilai Rp100.000.000, retur oembelian Rp20.000.000, potongan pembelian Rp5.000.000, dan beban angkut pembelian Rp1.000.000 maka harga pokok penjualan yang disajikan entitas pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya adalah senilai….

a)

Rp75.000.000

b)

Rp74.000.000

c)

Rp76.000.000

d)

Rp79.000.000

e)

Rp81.000.000

21.

Laporan keuangan perusahaan memiliki nilai penjualan bersih senilai Rp500.000.000, harga pokok penjualan Rp150.000.000, dan beban usaha Rp50.000.000. Dari data tersebut, dapat dikatakan bahwa kondisi perusahaan adalah….

a)

Rugi

b)

Laba

c)

Break event point

d)

Pailit

e)

Likuidasi

22.

Laporan keuangan perusahaan memiliki nilai arus kas dari operasi senilai Rp500.000.000, arus kas dari investasi (Rp.600.000.000), dan arus kas dari pendanaan Rp50.000.000. Dari data tersebut keputusan yang seharusnya dibuat oleh manajemen terkait deviden perusahaan adalah….

a)

Menunda pemberian deviden pada pemegang saham preferen

b)

Memberikan deviden pada pemegang saham preferen

c)

Memberikan deviden pada pemegang saham biasa

d)

Menunda memberikan deviden pada pemegang saham biasa

e)

Memberikan deviden pada pemegang saham biasa maupun saham preferen

23.
Pihak yang bertugas sebagai pemantau perusahaan/entitas, dimana posisinya berada dibawah komisaris
a)
Manajer
b)
Direktur
c)
Komite audit
d)
Auditor internal
24.
Paragraf yang berisi ringkasan mengenai lingkup audit yang dilaksanakan disebut...
a)
Paragraf pembuka
b)
Paragraf lingkup
c)
Paragraf pendapat
d)
Paragraf pengantar
25.
Berikut merupakan komponen pengendalian internal, kecuali...
a)
Pengendalian entitas
b)
Informasi dan komunikasi
c)
Monitoring
d)
Penilaian risiko
26.

Berikut yang bukan merupakan aktivitas pengendalian adalah...

a)

Prosedur dokumentasi

b)

Pemisahan tugas

c)

Riviu kinerja

d)

Penelaahan permasalahan

27.
Berikut merupakan rencana organisasi yang memberi pemisahan tanggung jawab fungsi secara baik, kecuali
a)
Otorisasi untuk melaksanakan transaksi
b)
Bagian dari struktur pengendalian
c)
pencatatan transaksi
d)
penyimpanan aktiva
28.

Tujuan pengendalian ialah untuk pencapaian tiga golongan tujuan, kecuali

a)

Memperoleh pengakuan internal dan eksternal

b)

keandalan pelaporan keuangan

c)

kepatuhan terhadap hukum

d)

efektivitas dan efisiensi operasi

29.
Berikut yang bukan merupakan jenis dari risko audit adalah...
a)
Risiko eksternal
b)
Risiko bawaan
c)
Risiko pengendalian
d)
Risiko deteksi
30.
Aktivitas mengidentifikasi resiko meliputi pengujian terhadap faktor-faktor eksternal seperti pengembangan teknologi, persaingan, dan perubahan ekonomi merupakan bagian komponen pengendalian, yaitu
a)
aktivitas pengendalian
b)
Lingkungan pengendalian
c)
penilaian risiko
d)
monitoring
31.

Aktivitas yang terkait kebijakan dan prosedur yang menjamin karyawan melakanakan arahan manajemen disebut

a)

aktivitas pengendalian

b)

Lingkungan pengendalian

c)

penilaian risiko

d)

monitoring

32.
Peraturan yang menjadi acuan/ pedoman dalam Standar Auditing Indonesia ialah...
a)
IASB
b)
ISAC
c)
ISA
d)
IFRS
33.

Berikut ini yang tidak termasuk proses bisnis dalam siklus penjualan dan penerimaan kas, adalah

a)

Penjualan (kredit/tunai)

b)

Penerimaan tunai

c)

Pembelian persediaan

d)

Retur penjualan

34.

Akun dalam LK yang terkait dengan proses penjualan (kredit/tunai) dalam siklus penjualan dan penerimaan kas adalah?

a)

Kas/Bank

b)

Penjualan

c)

Piutang dagang

d)

Retur penjualan

35.

Berikut ini yang tidak termasuk fungsi bisnis dalam transaksi penjualan dalam siklus penjualan dan penerimaan kas adalah

a)

Pemrosesan Pesanan Pelanggan

b)

Pemberian kredit

c)

Pencatatan penerimaan

d)

Pengiriman barang

36.

Dokumen dan catatan berikut yang menggambarkan terjadinya fungsi pengiriman barang, adalah

a)

Order pelanggan

b)

Invoice

c)

Surat Pengantar Barang

d)

Jurnal penjualan

37.

Tahapan awal dari metodologi pengujian/audit atas siklus penjualan dan penerimaan kas, adalah

a)

Menentukan sampel

b)

Merumuskan prosedur audit

c)

Menentukan luas tes pengendalian/TOC

d)

Memahami internal kontrol

38.

Tahapan awal dari metodologi pengujian/audit atas siklus penjualan dan penerimaan kas, adalah

a)

Menentukan sampel

b)

Merumuskan prosedur audit

c)

Menentukan luas tes pengendalian/TOC

d)

Memahami internal kontrol

39.

Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk memahami internal kontrol penjualan, adalah

a)

Meminta dokumen penjualan

b)

Mempelajari flowchart penjualan

c)

Menyiapkan kuesioner internal kontrol

d)

Melakukan reka jejak pengujian penjualan

40.

Berikut ini yang tidak termasuk fungsi bisnis dalam transaksi penjualan dalam siklus penjualan dan penerimaan kas adalah

a)

Pemrosesan Pesanan Pelanggan

b)

Pemberian kredit

c)

Pencatatan penerimaan

d)

Pengiriman barang

41.

Berikut ini yang tidak termasuk fungsi bisnis dalam transaksi penjualan dalam siklus penjualan dan penerimaan kas adalah

a)

Pemrosesan Pesanan Pelanggan

b)

Pemberian kredit

c)

Pencatatan penerimaan

d)

Pengiriman barang

42.

Akun dalam LK yang terkait dengan proses penjualan (kredit/tunai) dalam siklus penjualan dan penerimaan kas adalah?

a)

Kas/Bank

b)

Penjualan

c)

Piutang dagang

d)

Retur penjualan

43.

Akun dalam LK yang terkait dengan proses penjualan (kredit/tunai) dalam siklus penjualan dan penerimaan kas adalah?

a)

Kas/Bank

b)

Penjualan

c)

Piutang dagang

d)

Retur penjualan

44.

Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk memahami internal kontrol penjualan, adalah

a)

Meminta dokumen penjualan

b)

Mempelajari flowchart penjualan

c)

Menyiapkan kuesioner internal kontrol

d)

Melakukan reka jejak pengujian penjualan

45.

Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk memahami internal kontrol penjualan, adalah

a)

Meminta dokumen penjualan

b)

Mempelajari flowchart penjualan

c)

Menyiapkan kuesioner internal kontrol

d)

Melakukan reka jejak pengujian penjualan

46.

Posting transaksi ke jurnal penjualan harus sesuai dengan jumlah data muatan pengiriman yang valid. Kontrol ini sangat relevan dengan tujuan audit berkait transaksi penjualan apa?

a)

Accuracy

b)

Accurance/Keterjadian transaksi

c)

Completeness/kelengkapan transaksi

d)

Posting and summarization

47.

Manakah berikut ini kontrol yang efektif dalam mendeteksi kesalahan/fraud dalam pencatatan penerimaan kas dari pembayaran cicilan pelanggan?

a)

Melakukan rekonsiliasi rekening koran dengan jurnal penerimaan kas

b)

Transaksi yang dicatat dalam jurnal penerimaan kas diposting secara ril time dalam master file piutang

c)

Surat tagihan piutang dikirimkan setiap bulan kepada pelanggan

d)

Penyetoran kas ke bank dilakkan setiap hari

48.

Memeriksa kesamaan informasi dokumen pengiriman terhadap invoice penjualan, akan memberikan bukti audit bahwa

a)

Penjualan yang ditagih ke pelanggan sesuai dengan aktual barang yang dikirim

b)

Pengiriman barang ke pelanggan telah ditagih dengan invoice yang benar

c)

Pengiriman barang ke pelanggan telah dicatat di jurnal penjualan dengan tepat

d)

Semua barang yang dipesan oleh pelanggan, telah dikirimkan

49.

Memeriksa kesamaan informasi dokumen pengiriman terhadap invoice penjualan, akan memberikan bukti audit bahwa

a)

Penjualan yang ditagih ke pelanggan sesuai dengan aktual barang yang dikirim

b)

Pengiriman barang ke pelanggan telah ditagih dengan invoice yang benar

c)

Pengiriman barang ke pelanggan telah dicatat di jurnal penjualan dengan tepat

d)

Semua barang yang dipesan oleh pelanggan, telah dikirimkan

50.

Prosedur audit apakah yang tepat untuk menguji kelebihan pengakuan penjualan kredit?

a)

memeriksa kesamaan posting jurnal penjualan ke akun penjualan di buku besar

b)

memeriksa sampel pencatatan penjualan dari jurnal sampai ke bukti pengiriman

c)

menghitung ulang umur piutang

d)

memeriksa sampel dokumen pesanan pelanggan sampai ke pencatatan penjualan di jurnal penjualan

51.

Manakah yang termasuk kedalam tujuan umum manajemen ketika merancang pengendalian internal yang efekif?

Sebutkan dua tujuan berikutnya.

a)

Reliabilitas pelaporan keuangan

b)

Kepastian yang layak

c)

Rancangan pengendalian internal

d)

Pengendalian atas kelas-kelas transaksi

52.

Manakah yang bukan termasuk lima komponen pengendalian internal dalam kerangka kerja pengendalian internal COSO.

Jelaskan lima komponen pengendalian internal COSO secara singkat!

a)

Control Environment

b)

Risk Assessments

c)

Control Activity

d)

Inherent Risk

53.

Terdapat 3 standar dalam Standar Auditing, diantaranya yaitu...

Ada berapa poin masing-masing dari standar tersebut?

a)

Standar Umum, Standar Pekerjaan Lapangan, Standar Akuntansi

b)

Standar Umum, Standar Pekerjaan Lapangan, Standar Pelaporan

c)

Standar Umum, Standar Audit, Standar Pelaporan

d)

Standar Umum, Standar Pekerjaan Lapangan, Standar Pengawasan

54.

Prosedur perencanaan audit mana yang berkaitan dengan menerima klien dan melaksanakan perencanaan audit awal..

a)

Mengirim surat penugasan kepada klien

b)

Mengunjungi pabrik dan kantor klien

c)

Membandingkan rasio kunci perusahaan dengan rasio pesaing industri.

d)

Mereview pengendalian dan prosedur pengelolaan risiko manajemen.

55.

Ada 6 tipe bukti audit salah satunya adalah Analytical Evidence. Salah satu jenis dari Analytical Evidence adalah...

a)

Konfirmasi pihak ketiga

b)

General Ledger

c)

Ratio Analysis

d)

Faktur Pembelian

56.

Ada 6 tipe bukti audit salah satunya adalah Analytical Evidence. Salah satu jenis dari Analytical Evidence adalah...

a)

Konfirmasi pihak ketiga

b)

General Ledger

c)

Ratio Analysis

d)

Faktur Pembelian

57.

Mana dari situasi berikut ini yang paling mungkin menyebabkan auditor mempertimbangkan apakah ada salah saji yang material akibat kecurangan dalam laporan keuangan entitas?

a)

Manajemen tidak terlalu menekankan pencapaian proyeksi laba yang dibuat pihak eksternal.

b)

Dewan direksi mengawasi proses pelaporan keuangan dan pengendalian internal.

c)

Defisiensi yang signifikan dalam pengendalian internal yang sebelumnya disampaikan kepada manajemen sudah dikoreksi.

d)

Transaksi yang terpilih untuk diuji tidak didukung oleh dokumentasi yang memadai.

58.

Mana dari berikut ini yang merupakan contoh dari pengendalian aplikasi?

a)

Klien menggunakan perangkat lunak keamanan akses untuk membatasi akses ke setiap aplikasi akuntansi.

b)

Karyawan mendapat ID pemakai dan kata sandi yang harus diubah setiap quartal.

c)

System penjualan secara otomatis menghitung total jumlah penjualan dan memposting totalnya ke file induk jurnal penjualan.

d)

Programmer system dibatasi dari melakukan fungsi pemrograman aplikasi.

59.

Mana dari berikut ini yang merupakan contoh dari pengendalian aplikasi?

a)

Klien menggunakan perangkat lunak keamanan akses untuk membatasi akses ke setiap aplikasi akuntansi.

b)

Karyawan mendapat ID pemakai dan kata sandi yang harus diubah setiap quartal.

c)

System penjualan secara otomatis menghitung total jumlah penjualan dan memposting totalnya ke file induk jurnal penjualan.

d)

Programmer system dibatasi dari melakukan fungsi pemrograman aplikasi.

60.

apa yang menjadi standar profesi akuntan publik di Indonesia?

a)

SAK

b)

AICPA

c)

PCAOB

d)

SPAP

61.

apa yang menjadi standar profesi akuntan publik di Indonesia?

a)

SAK

b)

AICPA

c)

PCAOB

d)

SPAP

62.

apa acuan praktik akuntansi keuangan di Indonesia?

a)

PSAP

b)

SAK

c)

IFRS

d)

IAS

63.

apa acuan praktik akuntansi keuangan di Indonesia?

a)

PSAP

b)

SAK

c)

IFRS

d)

IAS

64.

apa perbedaan mendasar dari proses akuntansi dan proses auditing?

a)

proses akuntansi berurutan mulai dari bukti transaksi hingga laporan keuangan dan proses auditingpun dilakukan berurutan mulai dari bukti transaksi hingga laporan keuangan

b)

proses akuntansi berurutan mulai dari bukti transaksi hingga laporan keuangan sedangkan proses auditing bisa dilakukan dua arah

c)

proses akuntansi bisa dilakukan dua arah sedangkan proses auditing dilakukan berurutan

d)

proses akuntansi bisa dilakukan dua arah dan proses auditingpun dapat dilakukan dua arah

65.

apa perbedaan mendasar dari proses akuntansi dan proses auditing?

a)

proses akuntansi berurutan mulai dari bukti transaksi hingga laporan keuangan dan proses auditingpun dilakukan berurutan mulai dari bukti transaksi hingga laporan keuangan

b)

proses akuntansi berurutan mulai dari bukti transaksi hingga laporan keuangan sedangkan proses auditing bisa dilakukan dua arah

c)

proses akuntansi bisa dilakukan dua arah sedangkan proses auditing dilakukan berurutan

d)

proses akuntansi bisa dilakukan dua arah dan proses auditingpun dapat dilakukan dua arah

66.

apa yang dimaksud kantor akuntan publik

a)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk menyediakan opini audit

b)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk membuat laporan keuangan

c)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk melaksanakan praktik jasa profesional akuntan publik

d)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk memberikan saran-saran kepada perusahaan

67.

apa yang dimaksud kantor akuntan publik

a)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk menyediakan opini audit

b)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk membuat laporan keuangan

c)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk melaksanakan praktik jasa profesional akuntan publik

d)

kantor yang didirikan oleh akuntan bersertifikat untuk memberikan saran-saran kepada perusahaan

68.

apa yang dimaksud dengan jasa asuransi KAP

a)

jasa profesional yang bersifat pengujian,dengan tujuan untuk membantu laporan perpajakan

b)

jasa profesional yang bersifat pengujian,dengan tujuan untuk membantu operasional perusahaan

c)

jasa profesional yang bersifat pengujian,dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas informasi

d)

jasa profesional yang bersifat pengujian,dengan tujuan untuk membuat laporan keuangan

69.

apa yang dimaksud dengan jasa non asuransi kantor akuntan publik?

a)

jasa profesional yang tidak bersifat pengujian

b)

jasa profesional yang bersifat pengujian

c)

jasa profesional yang teruji

d)

jasa profesional yang telah diuji

70.

yang termasuk jasa asuransi kantor akuntan publik?

a)

audit laporan keuangan,audit,sistem pengendalian intern,audit operasional,audit teknologi informasi

b)

audit forensik,penyusunan laporan keuangan,audit operasioanal,audit sistem pengendalian intern

c)

audit laporan keuangan,audit,sistem pengendalian intern,audit operasional,jasa perpajakan

d)

audit laporan keuangan,audit,sistem pengendalian intern,jasa konsultasi manajemen,audit teknologi informasi

71.

berikut ini adalah contoh bukti audit

a)

dokumen transaksi,pernyataan lisan yang didokumentasikan,dokumen hasil observasi auditor

b)

dokumen transaksi,berita dari internet,pernyataan lisan yang didokumentasikan

c)

dokumen transaksi,dokumen hasil observasi auditor,berita dari informan

d)

bukti elektronik transaksi,dokumen dari informan,dokumen hasil observasi auditor

72.

apa yang dimaksud dengan asersi manajemen?

a)

pernyataan manajemen dalam laporan keuangan,baik eksplisit maupun implisit tentang penyimpangan yang terjadi di perusahaan

b)

pernyataan manajemen dalam laporan keuangan,baik eksplisit maupun implisit tentang transaksi ekonomi yang terjadi di perusahaan

c)

pernyataan manajemen mengenai praduga tidak bersalah baik eksplisit maupun implisit tentang transaksi ekonomi yang terjadi di perusahaan

d)

pernyataan manajemen dalam laporan keuangan,baik eksplisit maupun implisit tentang kecurangan yang terjadi di perusahaan

73.

berikut adalah jenis opini auditor, kecuali?

a)

wajar tanpa syarat

b)

wajar dengan pengecualian

c)

tidak wajar

d)

wajar tanpa pengecualian

74.

berikut adalah opini yang diberikan auditor pada saat laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari salah saji material, atau disajikan sesuai dengan Rerangka Pelaporan Keuangan (Financial Reporting Framework)

a)

wajar dengan pengecualian

b)

tidak wajar

c)

wajar tanpa pengecualian

d)

menolak memberikan pendapat

75.

berikut adalah opini yang diberikan pada saat laporan keuangan yang diaudit mengandung salah saji material secara ekstrim, karena penyimpangan terhadap SAK/IFRS

a)

tidak wajar

b)

wajar tanpa pengecualian

c)

wajar dengan pengecualian

d)

menolak memberikan pendapat

76.

berikut adalah opini yang diberikan pada saat terjadi keterbatasan luas pemeriksaan secara ekstrim

a)

tidak wajar

b)

wajar dengan pengecualian

c)

wajar tanpa pengecualian

d)

menolak memberikan pendapat

77.

berikut adalah opini yang diberikan pada saat laporan keuangan secara keseluruhan disajikan secara wajar, tetapi pada bagian tertentu dari laporan keuangan terdapat salah saji material

a)

wajar dengan pengecualian

b)

tidak wajar

c)

wajar tanpa pengecualian

d)

menolak memberikan pendapat

78.

Prosedur konfirmasi yang dilaksanakan dalam pemeriksaan hutang dagang tidak sepenting prosedur konfirmasi yang dilaksanakan dalam pemeriksaan piutang dagang karena ?

a)

Bukti yang mendukung catatan utang lebih kompeten sedangkan bukti yang mendukung catatan piutang kurang kompeten

b)

Konfirmasi dalam pemeriksaan piutang dagang secara eksplisit diatur dalam standar pekerjaan lapangan yang ketiga sedangkan konfrrmasi piutang dagang tidak

c)

Konfirmasi utang dagang merupakan mandatory procedure sedangkan konfirmasi piutang dagang bukan merupakan mandatory procedure

d)

Konfirmasi utang dagang hanya dilakukan jika pengendalian intern terhadap utang jelek, sedangkan konfirmasi piutang dagang tetap dilaksanakan baik pengendalian intern terhadap piutang ketat maupun jelek

79.

Perbedaan karakteristik pemeriksaan antara aktiva lancar dan utang lancar adalah

a)

Perusahaan mempunyai kecenderungan overstatement aktiva lancar, perusahaan mempunyai kecenderungan understatement utang lancar

b)

Penyajian aktiva Iancar sebagian besar menyangkut masalah penilaian dan cenderung overstated sedangkan utang lancar sebagian besar berhubungan dengan fakta dan cenderung understated

c)

Frekuensi terjadinya mutasi aktiva lancar jauh lebih tinggi bila dibanding dengan frekuensi mutasi utang Iancar

d)

Aktiva lancar Iebih mudah digunakan untuk window dressing bila dibandingkan dengan utang lancar.

80.

Perusahaan membeli persediaan barang dagangan dengan syarat f.o.b shipping point. Barang telah diterima di gudang pada tanggal 31 Desember 2017 dan telah dihitung dalam perhitungan fisik persediaan pada tanggal tersebut. Faktur pembelian (dengan jumlah rupiah Rp. 20.000.000,00) baru diterima tanggal 5 Januari 2018 dan dicatat sebagai transaksi pembelian bulan 20Xl.

a)

Kasus tersebut di atas menimbulkan adanya unrecorded liabilities pada tanggal 31 Desember 2017 (tanggal neraca). Oleh karena itu auditor harus mengusulkan penyesuaian kepada klien

b)

Unrecorded liabilities pada tanggal neraca sebesar Rp. 20.000.000,00 tersebut harus di usulkan oleh auditor kepada klien untuk dilkaukan penyesuaian karena earning power tahun 2017 dan current ratio tanggal 31 Desember 2017 terpengaruh jika seandainya tidak di adjust

c)

Unrecorded liability pada tanggal neraca tersebut tidak perlu di usulkan untuk dilakukan penyesuaian karena tidak mempunyai pengaruh terhadap current position dan eraning power

d)

Unrecorded liability sebesar Rp. 20.000.000,00 pada tanggal neraca tersebut harus di usulkan untuk dilakukan penyesuaian karena meskipun current position tidak terpengaruh tetapi mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap earning power

81.

Prosedur audit untuk menemukan adanya unrecorded liabilities adalah

a)

Memeriksa daftar unrecorded liabilities, memeriksa transaksi-transaksi yang dicatat setelah tanggal neraca, mengirim konfirmasi kepada kreditur, memeriksa penjualan barang titipan (consignment), mempelajari peraturan perpajakan yang bersangkutan dengan usaha klien

b)

Memeriksa penjualan barang titipan; mengirim konfirmasi ke bank; memeriksa transaksi-transaksi yang dicatat dalam buku voucher register, buku jurnal pengeluaran kas, mempelajari peraturan pajak yang bersangkutan dengan usaha klien

c)

Memeriksa notulen rapat direksi dan dewan komisaris, memeriksa kontrak­kontrak pembelian; wawancara dengan pengacara klien

d)

Minta daftar unrecorded liabilities; lakukan vouching terhadap pendebitan dan pengkreditan terhadap unrecorded liabilities; kirimkan konfrrmasi kepada kreditur dan selidiki saldo debit rekening unrecorded liabilities

82.

Contingent Liabilities

a)

Merupakan suatu keadaan yang mempunyai kemungkinan akan terjadi di masa yang akan datang, yang mungkin akan berakibat terjadinya utang atau kerugian atau diperolehanya aktiva

b)

Merupakan utang yang ada pada tanggal neraca yang belum dicatat oleh klien

c)

Disajikan di dalam laporan keuangan dengan salah satu cara berikut ini: dalam tanda kurung, dalam lampiran dan sebagai catatan kaki

d)

Dibagi menjadi dua : contingency yang langsung berhubungan dengan perusahaan, yang jumlahnya belum dapat dipastikan dan kewajiban sekunder yang hanya timbul jika pihak pertama tidak memenuhi kewajibannya

83.

Pencocokan faktur dari leveransir dengan order pembelian, dan laporan penerimaan barang, biasanya menjadi tanggung jawab

a)

Fungsi penerimaan dan gudang

b)

Fungsi pembelian

c)

Fungsi akuntansi umum

d)

Fungsi bendaharawan

84.

Merupakan utang yang jumlahnya ditaksir adalah

a)

Utang pajak penghasilan karyawan

b)

Utang jangka panjang yang segera jatuh tempo

c)

Utang garansi

d)

Utang bersyarat

85.

Di dalam neraca utang lancar pada umumnya disajikan berdasar

a)

Nilai jatuh temponya

b)

Nilai tunai dari nilai jatuh temponya

c)

Nilai realisasinya

d)

Nilai tunai dari nilai jatuh temponya disajikan terpisah dari unsur bunganya sebagai utang biaya

86.

Merupakan kertas kerja audit terhadap utang lancar antara lain

a)

Fotocopy arsip faktur pembelian

b)

Daftar rincian wesel bayar

c)

Rekening (buku) pembantu utang kepada kreditur

d)

Daftar rincian wesel tagih

87.

Agar terdapat struktur pengendalian intern yang baik atas pembelian barang, maka bagian penerimaan harus

a)

Hanya menerima barang yang sesuai dengan copy pesanan pembelian yang telah diotorisasi

b)

Menerima dan menghitung semua barang yang diterima dari perusahaan­-perusahaan penjual yang sudah biasa

c)

Pembuatan laporan penerimaan didasarkan pada dokumen pengiriman

d)

Bertanggung jawab atas penanganan fisik barang, tetapi tidak bertanggung jawab atas pembuatan laporan penerimaan

88.

Agar terdapat cut-off utang dagang yang efisien, maka auditor sebaiknya

a)

Mengkoordinasikan cut-off dengan observasi perhitungan persediaan

b)

Membandingkan laporan cut-off dengan pesanan pembelian

c)

Membandingkan faktur dari penjual dengan laporan dari penjual

d)

Mengkoordinasikan pengiriman konfrrmasi dengan test cut-off

89.

Prosedur untuk memeriksa kemungkinan adanya understatement potongan pembelian ialah

a)

Memeriksa footing dan cross-footing pembelian dan catatan pengeluaran kas

b)

Membandingkan termin faktur pembelian dengan catatan pengeluaran kas dan check

c)

Membandingkan order pembelian yang telah diotorisasi dengan laporan penerimaan

d)

Memeriksa bukti penerimaan barang yang dipesan dengan faktur

90.

Prosedur untuk memeriksa kemungkinan adanya understatement potongan pembelian ialah

a)

Memeriksa footing dan cross-footing pembelian dan catatan pengeluaran kas

b)

Membandingkan termin faktur pembelian dengan catatan pengeluaran kas dan check

c)

Membandingkan order pembelian yang telah diotorisasi dengan laporan penerimaan

d)

Memeriksa bukti penerimaan barang yang dipesan dengan faktur

91.

Struktur pengendalian intern yang efektif atas pembelian biasanya akan tercapai dalam suatu struktur organisasi yang dirancang dengan baik dimana bagian pembelian ditempatkan terpisah dan

a)

Dapat membuat voucher pembayaran berdasarkan informasi yang terdapat dalam faktur dari penjual

b)

Mempunyai tanggung jawab untuk memeriksa order pembelian yang dikeluarkan oleh bagian yang meminta

c)

Mempunyai kewenangan untuk melakukan pembelian atas barang dan jasa yang diminta bagian lain

d)

Mempunyai tanggung jawab untuk melapor langsung kepada controller perusahaan

92.

Berbeda dengan pemeriksaan terhadap aktiva lancar, pemeriksaan terhadap utang lancar difokuskan terhadap

a)

Mencari kemungkinan overstatement utang lancar pada tanggal neraca

b)

Mencari kemungkinan adanya understatement utang lancar pada tanggal neraca

c)

Mutasi utang lancar yang terjadi dalam tahun yang di audit

d)

Penilaian utang lancar pada tanggal neraca

93.

Perlakuan auditor terhadap utang bersyarat yang ditemukan di dalam pemeriksaannya adalah

a)

Mengusulkan pencantuman penjelasan (disclosure) mengenai sifat maupun jumlah utang bersyarat tersebut

b)

Mencatat utang bersyarat tersebut di dalam catatan klien

c)

Mengusulkan jurnal adjustment kepada klien untuk mencatat jumlah utang bersyarat tersebut

d)

Tidak berbuat apa-apa, karena utang bersyarat masih belum dapat dipastikan jumlah maupun terjadinya

94.

Berikut ini adalah contoh utang bersyarat, KECUALI

a)

Unrecorded liabilities

b)

Discounted notes receivables

c)

Tambahan pengenaan pajak penghasilan dari kantor pelayanan pajak (KPP)

d)

Denda akibat keputusan pengadilan yang mungkin akan dikenakan kepada klien

95.

Prosedur audit manakah yang tercantum berikut ini yang akan dapat menunjukkan informasi mengenai utang bersyarat

a)

Pemeriksaan terhadap voucher yang dibayar dalam bulan setelah tanggal neraca

b)

Konfirmasi utang dagang

c)

Wawancara dengan penasehat hukum klien

d)

Konfirmasi piutang dagang

96.

Di dalam ledgerless bookkeeping, yang berfungsi sebagai catatan utang kepada tiap pemasok adalah

a)

Register voucher

b)

Kartu utang

c)

Arsip voucher yang akan dibayar

d)

Register kas

97.

Berikut ini adalah cara penyajian utang bersyarat di dalam neraca yang sesauai standard akuntansi yang berlak.u umum, KECUALI

a)

Dicantumkan di dalam neraca dalam tanda kurung, dalam kelompok utang jangka pendek tetapi tidak dijumlahkan di dalam perhitungan jumlah utang lancar

b)

Utang bersyarat dicantumkan di bawah judul “utang bersyarat” di dalam neraca tetapi tidak diperhitungkan di dalam menjumlahkan utang lancar

c)

Dicantumkan di dalam neraca dalam kelompok utang lancar dan dijumlahkan di dalam perhitungan jumlah utang jangka pendek

d)

Disajikan dalam bagian penjelasan atas laporan keuangan

98.

Salah satu compliance test procedure yang dilaksanakan oleh auditor terhadap transaksi pembelian adalah sebagai berikut: “pilihlah suatu sampel bukti laporan penerimaan barang (receiving report) dan periksa nomor urut dokumen tersebut”. Dalam melaksanakan prosedur audit ini auditor

a)

Memilih bulan-bulan tertentu sebagai test periods dan barang yang dibuat didalam test periods tersebut

b)

Datang ke bagian pembelian untuk memeriksa pertanggungjawaban nomor urut laporan penerimaan barang yang dibuat test periods

c)

Memilih secara sembarang sampel laporan penerimaan barang yang dibuat oleh klien dalam tahun yang diaudit, dan kemudian memeriksa pertanggungjawaban nomor urut dokumen tersebut

d)

Memilih laporan penerimaan barang yang disimpan di dalam arsip Bagian Utang, dan memeriksa pertanggungjawaban nomor urut dokumen tersebut

99.

Tujuan utama dilakukan pemeriksaan persediaan milik klien yang dilakukan oleh auditor adalah :

a)

menentukan apakah klien telah menghitung persediaan tertentu

b)

mendapatkan pengetahuan secara langsung bahwa persediaan benar benar ada

c)

menilai kualitas persediaan yang ada pada tanggal neraca

d)

memeriksa penyajian dalam laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia ( SAK/ETAP/IFRS)

100.

Tujuan utama dilakukan pemeriksaan persediaan milik klien yang dilakukan oleh auditor adalah :

a)

menentukan apakah klien telah menghitung persediaan tertentu

b)

mendapatkan pengetahuan secara langsung bahwa persediaan benar benar ada

c)

menilai kualitas persediaan yang ada pada tanggal neraca

d)

memeriksa penyajian dalam laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia ( SAK/ETAP/IFRS)

101.

Dibawah ini yang bukan merupakan perkiraan perkiraan yang biasa digolongkan sebagai persediaan adalah :

a)

Spare parts

b)

Finished good

c)

Raw materials

d)

Allowance for bad debt

102.

Salah satu ciri dari internal control yang baik atas persediaan yaitu:

a)

Digunakannya anggaran (budget) untuk pembelian, produksi, penjualan dan penerimaan atau pengeluaran kas

b)

Tidak adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab antara bagian pembelian, penerimaan barang, gudang, akuntansi dan keuangan.

c)

Untuk pembelia dalam jumlah besar tidak dilakukan melalui tender

d)

Digunakannya formulir formulir yang bernomor urut acak

103.

Harga yang akan diterima atas penjualan suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi antara pelaku pasar disebut :

a)

Nilai realisasi neto

b)

Nilai wajar

c)

Nilai estimasi

d)

Nilai pasar

104.

Berikut yang bukan merupakan prosedur pemeriksaan subtantive test atas persediaan adalah:

a)

Meminta final inventory list

b)

Mengirim konfirmasi untuk persediaan consignment out

c)

Observasi atas stock opname yang dilakukan perusahaan

d)

Mempelajari dan evaluasi atas internal control atas persediaan

105.

Berikut ini yang merupakan barang konsinyasi adalah :

a)

Finished goods

b)

Consignment out

c)

Goods in trans

d)

Raw materials

106.

Prosedur yang harus dilakukan dalam pemeriksaan terhadap barang dalam perjalanan adalah kecuali:

a)

Meminta rincian goods in transit per tanggal neraca

b)

Periksa mathematical accuracy

c)

Periksa subsequent clearance

d)

Cocokkan quantity per book dengan stock card

107.

Metode penilaian persediaan untuk barang barang yang rusak, usang atau bergerak lambat biasanya diadakan penyisihan dengan cara :

a)

Menentukan harga yang lebih rendah antara harga perolehan dan harga pasar

b)

Menentukan harga yang lebih tinggi antara harga pasar dan harga perolehan

c)

Menetapkan harga pasar sebagai harga penyisihan

d)

Tidak ada jawaban yang benar

108.

Prosedur atau tes yang dilakukan oleh auditor untuk membuktikan apakah transaksi yang dicatatsesuai dengan sistem yang telah ditetapkan oleh manajemen disebut :

a)

Subtantive test

b)

Compliance test

c)

Pricing test

d)

Tidak ada jawaban yang benar

109.

Di dalam pengamatan terhadap perhitungan fisik persediaan, auditor melakukan :

a)

Test terhadap inventory pricing dan inventory count

b)

Penghitungan fisik persediaan bersama sama dengan klien

c)

Pengujian terhadap hasil penghitungan fisik yang dilakukan klien

d)

Penghitungan terhadap persediaan klien, baik yang disimpan digudang maupun yang berada di gudang pihak luar.

110.

Berikut merupakan dokumen bukti pendukung validitas terjadinya transaksi pembelian,kecuali

a)

Tembusàn kredit

b)

Faktur dari pemasok

c)

Laporan penerimaan barang

d)

Surat order pembelian

111.

Berikut merupakan dokumen bukti pendukung validitas terjadinya transaksi pembelian,kecuali

a)

Tembusàn kredit

b)

Faktur dari pemasok

c)

Laporan penerimaan barang

d)

Surat order pembelian

112.

Konfirmasi yang mengharuskan adanya jawaban apakah saldo piutang yang dikonfirmasi tersebut cocock atau tidak disebut

a)

Konfirmasi negatif

b)

Konfirmasi relevan

c)

Konfirmasi nonrelevan

d)

Konfirmasi positif

113.

Di dalam pemeriksaan laporan keuangan, auditor memerlukan beberapa bukti fisik diantaranya adalah

a)

Utang jangka panjang dan modal

b)

Piutang dan Utang

c)

Kas, Surat Berharga, Persediaan dan Aktiva Tetap

d)

Aktiva tak berwujud, aktiva lain-lain, dan modal

114.

Proses penyusunan temuan (temuan negatif) mencakup langkahlangkah sebagai berikut, kecuali

a)

Kegiatan penyusunàn temuan harus cukup luas, sehingga para pemeriksa dapat

meyakinkan dengan jelas dasar kesimpulan dan rekomendasinya

b)

Tentukan sebab-sebab kekurangan atau kelemahan.

c)

Identifikasikan batasbatas kewenangan dan tanggung jawab dalam organisasi

dihubungkan dengan kegiatan-kegiatan yang terlibat.

d)

Identifikasikan penyimpangan/kelemahan aktivitas/ bagian.

115.

Berikut yang tidak termasuk jenis bukti pemeriksaan yang dikumpulkan auditor adalah?

a)

Buku jurnal

b)

Buku besar dan buku pembantu

c)

Konfirmasi dan penyataan tertulis lainnya

d)

Laporan Pemeriksaan Tahun Lalu

116.

Berikut yang tidak termasuk jenis bukti pemeriksaan yang dikumpulkan auditor adalah?

a)

Buku jurnal

b)

Buku besar dan buku pembantu

c)

Konfirmasi dan penyataan tertulis lainnya

d)

Laporan Pemeriksaan Tahun Lalu

117.

Berikut adalah manfaat perencanaan audit, kecuali?

a)

Menentukan prioritas

b)

Memungkinkan adanya kompromi dengan audit

c)

Meningkatkan disiplin dalam penyelesaikan proses audit

d)

Memperoleh bukti kompeten yang cukup

118.

Berikut adalah manfaat perencanaan audit, kecuali?

a)

Menentukan prioritas

b)

Memungkinkan adanya kompromi dengan audit

c)

Meningkatkan disiplin dalam penyelesaikan proses audit

d)

Memperoleh bukti kompeten yang cukup

119.

Berikut adalah kriteria yang digunakan oleh Akuntan Publik dalam melakukan Pemeriksaan Akuntansi :

a)

Standar Profesional Akuntan Publik

b)

Standar Akuntansi Keuangan

c)

Peraturan-peraturan yang ditetapkan Pemerintah

d)

Anggaran atau ukuran prestasi yang ditetapkan perusahaan

120.

Cara yang ditempuh oleh auditor dalam mengevaluasi integritas manajemen adalah

a)

Mengidentifikasi keadaan khusus

b)

Melakukan komunikasi dengan auditor pendahulu

c)

Menilai independensi auditor

d)

Menentukan kompetensi auditor untuk melaksanakan audit

121.

Cara yang ditempuh oleh auditor dalam mengevaluasi integritas manajemen adalah

a)

Mengidentifikasi keadaan khusus

b)

Melakukan komunikasi dengan auditor pendahulu

c)

Menilai independensi auditor

d)

Menentukan kompetensi auditor untuk melaksanakan audit

122.

Auditor harus mempertimbangkan kebijakan dan prossedur akuntansi satuan usaha tersebut dalam hal

a)

Perencanaan audit

b)

Pelaksanaan audit

c)

Penganggaran audit

d)

Pemberian waktu audit

123.

Kertas kerja harus di paraf oleh orang yang membuat dan mereview working papers sehingga dapat diketahui siapa yang bertanggung jawab, merupakan salah satu kriteria untuk pembuatan...

a. Kertas kerja pengauditan

b. Kertas kerja pemeriksaan

c. Kertas kerja peraturan

d. Kertas kerja penelahan

a)

Kertas kerja pengauditan

b)

Kertas kerja penelahan

c)

Kertas kerja pemeriksaan

d)

Kertas kerja peraturan

124.

Pada 2001 terjadi suatu peristiwa yang kita kenal sebagai Skandal Enron. KAP mana yang terlibat skandal tersebut


a. PricewaterhouseCoopers

b. Ernst & Young

c. KPMG

d. Arthur Andersen

a)

PricewaterhouseCoopers

b)

Arthur Andersen

c)

KPMG

d)

Ernst & Young

125.

Dalam usaha memahami pengendalian intern suatu siklus pembelian dan pembayaran, auditor harus melakukan ketiga hal di bawah ini, kecuali :

a)

Menyiapkan kuisioner

b)

Mempelajari bagan arus perusahaan

c)

Melakukan pengujian atas keaslian dokumen

d)

Melakukan walk-through test

126.

Dalam mengaudit rekening utang, prosedur audit yang dikembangkan difokuskan pada penyajian manajemen tentang :

a)

Eksistensi/ keberadaan

b)

Penilaian atau alokasi

c)

Kelengkapan

d)

Penyajian dan pengungkapan

127.

Salah satu prosedur pengujian pengendalian dibawah ini akan menguji eksistensi pengeluaran kas, kecuali :

a)

Review buku harian pengeluaran kas

b)

Melakukan pembicaraan dengan pegawai dan mengamati kegiatan dalam proses pembayaran

c)

Menguji dokumen pendukung sebagai bagian pengujian pembelian

d)

Menelusuri cek yang dibatalkan kepada pembelian yang bersangkutan

128.

Pengendalian yang efektif atas pembelian bahan baku adalah termasuk seluruh prosedur dibawah ini, kecuali :

a)

Pelaporan sistematis atas perubahan produk yang akan mempengaruhi bahan baku

b)

Harus mendapatkan persetujuan finansial sebelum membuat komitmen

c)

Mendapatkan laporan tertulis pihak ke tiga mengenai kualitas dan kuantitas sebelum pembayaran dilakukan

d)

Menentukan kebutuhan bahan baku sebelum menrbitkan pesanan pembelian

129.

Yang berhak memiliki kertas kerja pemeriksaan adalah

a)

Milik Negara

b)

Milik Akuntan Publik

c)

Milik Klien

d)

Milik Pemeritah

130.

Contoh bukti audit yang dibuat oleh pihak luar klien yang didokumentasikan dalam arsip KKP adalah

a)

Faktur penjualan

b)

Bukti kas keluar

c)

Faktur dari leveransir (penjual)

d)

Jawaban Konfirmasi dari pihak Debitur

131.

Salah satu metode stock opname persediaan, yang dilakukan dengan berbasis dari data lalu melihat kondisi fisik disebut

a)

Floor to List

b)

List to Floor

c)

Lease to Floor

d)

Based on Data

132.

Sedangkan untuk metode stock opname yang dilakukan dengan melihat kondisi fisik terlebih dahulu, tanpa melihat data disebut

a)

List to Floor

b)

Floor to List

c)

Flour to List

d)

Lease to Floor

133.

Dalam usaha memahami pengendalian intern suatu siklus pembelian dan pembayaran, auditor harus melakukan ke tiga hal di bawah ini, kecuali :

a)

Menyiapkan kuisioner

b)

Mempelajari struktur organisasi perusahaan

c)

Melakukan pengujian atas keaslian dokumen

d)

Melakukan walk-through test

134.

Tahapan prosedur transaksi pembelian yang umum dalam suatu organisasi dapat digambarkan melalui dokumen-dokumen berikut ini secara berurutan, yaitu :

a)

Laporan Penerimaan Barang>Surat Permintaan Penawaran Harga>Faktur dariPemasok >Surat Order Pembelian>Surat Permintaan Pembelian.

b)

Surat Permintaan Pembelian>Laporan Penerimaan Barang>Surat Order Pengiriman>Surat Permintaan Penawaran Harga>Faktur dari Pemasok.

c)

Surat Permintaan Pembelian>Surat Permintaan Penawaran Harga>Surat Order Pembelian>Laporan Penerimaan Barang>Faktur dari Pemasok

d)

Surat Order Pengiriman>Surat Permintaan Pembelian>Surat Pengakuan>SuratPermintaan Penawaran Harga>Laporan Penerimaan Barang

135.

Tahapan prosedur transaksi pembelian yang umum dalam suatu organisasi dapat digambarkan melalui dokumen-dokumen berikut ini secara berurutan, yaitu :

a)

Laporan Penerimaan Barang>Surat Permintaan Penawaran Harga>Faktur dariPemasok >Surat Order Pembelian>Surat Permintaan Pembelian.

b)

Surat Permintaan Pembelian>Laporan Penerimaan Barang>Surat Order Pengiriman>Surat Permintaan Penawaran Harga>Faktur dari Pemasok.

c)

Surat Permintaan Pembelian>Surat Permintaan Penawaran Harga>Surat Order Pembelian>Laporan Penerimaan Barang>Faktur dari Pemasok

d)

Surat Order Pengiriman>Surat Permintaan Pembelian>Surat Pengakuan>SuratPermintaan Penawaran Harga>Laporan Penerimaan Barang

136.

Berikut adalah pengendalian-pengendalian kunci yang biasa dipakai dalam kegiatan otorisasi kredit, kecuali:

a)

Penunjukkan suatu nomor bagi tiap langganan sehingga seluruh langganan diidentifikasi secara khas.

b)

Penolakan kredit secara otomatis apabila batas kredit terlampaui.

c)

Secara periodik langganan diverifikasi kembali oleh fungsi kredit.

d)

Semua Salah

137.

Untuk mengumpulkan bukti audit bahwa pos-pos tak tertagih dalam akun pelanggan mewakili piutang dagang yang ada, auditor akan memilih sampel pos-pos dari populasi yang direpresentasikan oleh :

a)

Rincian Akun Piutang Usaha

b)

Rincian Bill of Lading

c)

Rincian Purchase Order

d)

Rincian Transaksi Kas Masuk

138.

Berikut yang bukan termasuk prosedur audit terkait akun kas adalah

a)

Mengirim Konfirmasi kepada Bank Terkait

b)

Mengonversikan saldo bank sesuai dengan mata uang negara tsb

c)

Mengirim Konfirmasi kepada Bagian Keuangan Perusahaan

d)

Rekonsiliasi Bank

139.

Berikut prosedur audit terkait akun hutang kecuali

a)

Mereview transaksi yang tidak biasa

b)

Cutoff Transaksi Hutang

c)

Mencari Transaksi Penjualan dengan Sistem Hutang apakah Sudah Tercatat

d)

Mengirim Konfirmasi kepada pihak Bank

140.

Berikut alasan pemberian tickmark harus dilakukan dalam mendokumentasikan KKP, kecuali

a)

Menunjukan langkah yang telah dikerjakan

b)

Not documented not done

c)

Sebagai kode agar tidak dapat dipahami klien

d)

Langkah sederhana penyajian KKP

141.

Yang tidak termasuk dalam perencanaan audit adalah

a)

Memahami bisnis dan industri klien

b)

Mempertimbangkan risiko bawaan

c)

Memahami pengendalian intern klien

d)

Melakukan prosedur analitis

142.

Tahan Penerimaan Audit adalah

a)

Evaluasi Integritas Manajemen > Identifikasi Kejadian Luar Biasa > Menentukan Kompentensi untuk Mengaudit > Menilai Independensi > Menentukan Kemampuan untuk Menggunakan Kemahiran Profesional dengan Kecermatan dan Keseksamaan

b)

Identifikasi Kejadian Luar Biasa> Evaluasi Integritas Manajemen > Menentukan Kompentensi untuk Mengaudit> Menilai Independensi> Menentukan Kemampuan untuk Menggunakan Kemahiran Profesional dengan Kecermatan dan Keseksamaan

c)

Menentukan Kemampuan untuk Menggunakan Kemahiran Profesional dengan Kecermatan dan Keseksamaan> Identifikasi Kejadian Luar Biasa> Evaluasi Integritas Manajemen > Menentukan Kompentensi untuk Mengaudit> Menilai Independensi

d)

Menilai Independensi > Menentukan Kemampuan untuk Menggunakan Kemahiran Profesional dengan Kecermatan dan Keseksamaan> Identifikasi Kejadian Luar Biasa> Evaluasi Integritas Manajemen > Menentukan Kompentensi untuk Mengaudit

143.

Kertas kerja harus di paraf oleh orang yang membuat dan mereview working papers sehingga dapat diketahui siapa yang bertanggung jawab, merupakan salah satu kriteria untuk pembuatan...

a)

Kertas kerja pengauditan

b)

Kertas kerja penelahan

c)

Kertas kerja pemeriksaan

d)

Kertas kerja peraturan

144.

Untuk mengumpulkan bukti audit bahwa pos-pos tak tertagih dalam akun pelanggan mewakili piutang dagang yang ada, auditor akan memilih sampel pos-pos dari populasi yang direpresentasikan oleh :

a)

Rincian Akun Piutang Usaha

b)

Rincian Bill of Lading

c)

Rincian Purchase Order

d)

Rincian Transaksi Kas Masuk

145.

Ketika auditor dapat memperoleh sebuah keyakinan bahwa asersi manajemen telah disajikan dengan wajar dalam segala hal yang material sesuai standar akuntansi keuangan, namun auditor mempertanyakan terkait dengan kelangsungan hidup perusahaan, maka opini yang dikeluarkan auditor adalah opini….

a)

Tanpa modifikasian

b)

Dengan modifikasian

c)

Tidak wajar

d)

Dengan pengecualian

e)

Adverse