wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Try Out Bhs.Indonesia 1

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 59mins

Name
Class
Date
1.
Bacalah kutipan teks laporan berikut. Kondisi minat baca bangsa Indonesia memang cukup memprihatinkan. Berdasarkan studi “Most Literate Nation in the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Botswana (61). Padahal, dari segi penilaian infrastruktur untuk mendukung minat membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa. “Penilaian berdasarkan komponen infrastruktur, Indonesia ada di urutan 34 di atas Jerman, Portugal, Selandia Baru, dan Korea Selatan,” papar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, Sabtu (27/8/2016). Makna kata yang bercetak miring adalah …
a)
alat pendukung
b)
sarana dan prasarana
c)
pembangunan
d)
akses pendukung
2.
Bacalah kutipan teks biografi berikut. Selama ini, masyarakat mengenal sosok Rossa Roslaina Handayani alias Rossa sebagai penyanyi. Namun, siapa sangka ibunda dari Rizky Langit Ramadhan ini juga jago berbisnis. Rossa memilih berinvestasi pada bidang properti. Ia menekuni bisnis jual-beli rumah sejak 2002. Guna melipatgandakan asetnya, Rossa membeli rumah di pasar sekunder untuk investasi. Lalu, penyanyi bersuara sopran ini akan menjualnya kembali. Informasi tersurat yang terdapat pada kutipan teks tersebut adalah …
a)
Rossa sekarang beralih profesi menjadi penjual rumah.
b)
Selain jago menyanyi, Rossa juga jago berbisnis.
c)
Rossa mempunyai suara yang merdu.
d)
Rossa seorang penyanyi yang mempunyai anak tunggal.
3.
Bacalah teks berikut. Liliyana dikenal sebagai atlet yang ramah, disiplin, dan berkemauan keras ini akhirnya berhasil mendapatkan gelar juara pada turnamen All England. Pada tahun 2012, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad membawa pulang gelar juara untuk Indonesia yang telah mengalami penantian panjang selama 33 tahun untuk prestasi ganda campuran All England. Gelar terakhir Indonesia dipersembahkan oleh pasangan Christian Hadinata dan Imelda Wiguna pada tahun 1979. Gelar juara ini adalah title premier pertama bagi Tontowi dan Liliyana. Keistimewaan tokoh pada kutipan biografi tersebut adalah …
a)
Liliyana adalah atlet yang ramah.
b)
Liliyana pernah bermain di turnamen All England.
c)
Liliyana mendapatkan gelar juara All England bersama pasangan ganda campurannya Tontowi Ahmad.
d)
Liliyana bermain bulu tangkis sejak kecil.
4.
Bacalah teks berikut. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan Hamka adalah seorang ulama, sastrawan, sejarahwan, dan juga politikus yang sangat terkenal di Indonesia. Buya Hamka juga seorang pembelajar yang autodidak dalam bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Hamka dikenal sebagai seorang moderat. Beliau tidak pernah mengeluarkan kata-kata kasar dalam berkomunikasi. Beliau lebih suka memilih menulis roman atau cerpen dalam menyampaikan pesan-pesan moral Islam. Buya Hamka terkenal karena keteguhannya memegang prinsip yang diyakini. Inilah yang membuat semua orang menyeganinya. Hal yang patut diteladani dari tokoh tersebut adalah …
a)
disegani banyak orang
b)
sebagai ulama terkenal
c)
teguh memegang prinsip
d)
suka menulis roman atau cerpen
5.
Bacalah data buku berikut ini! Judul : Proses Kreatif Menulis Cerpen Penulis : Hermawan Aksan Penerbit : Nuansa, Bandung Cetakan : I, 2011 Jumlah halaman : 216 hlm. Data tersebut merupakan bagian …
a)
identitas buku
b)
sinopsis buku
c)
keunggulan buku
d)
kelemahan buku
6.
Bacalah cerpen berikut. Aku adalah mahasiswa di sebuah universitas terkemuka di Yogyakarta. Aku memang anak desa yang mendapat beasiswa kuliah di universitas impianku. Aku termasuk di antara orang-orang pintar tersebut. Namun, aku hanyalah beruntung. Dengan alasan yang demikian itulah, aku tak berani berharap banyak terhadap apa pun di sini. Aku merasa tak pantas. Di kelas, aku hanya bisa diam. Mengagumi argumentasi teman-teman yang memiliki pengetahuan selangit. Tidak sepertiku yang hanya mengerti sedikit tentang apa yang mereka bahas. Hanya anggukan-anggukan kecil yang selalu kulakukan untuk mengekspresikan bahwa aku mengerti. Serta hanya kerutan kening yang selalu kutunjukkan saat aku tak mengerti. Suasana kelas yang baru ini membuatku semakin terbungkam. Makna gramatikal kata selangit pada cerpen tersebut adalah …
a)
dengan langit
b)
tentang langit
c)
setinggi langit
d)
sangat tinggi
7.
Cermati kutipan fabel berikut. Dua ekor domba berjalan dengan tegapnya dari arah yang berlawanan di sebuah perbukitan yang sangat curam. Saat itu secara tidak sengaja, mereka secara bersamaan masing-masing tiba di tepi jurang yang di bawahnya mengalir air sungai sangat deras. Sebuah batang pohon yang telah lama jatuh, telah dijadikan sebagai jembatan untuk menyeberangi jurang tersebut. Batang pohon yang dijadikan jembatan tersebut sangatlah kecil sehingga tidak dapat dilalui bersamaan oleh dua ekor musang dengan selamat, apalagi dilalui oleh dua ekor domba. Makna kata tercetak miring dalam kutipan fabel tersebut adalah …
a)
rendah
b)
lebat
c)
terjal
d)
miring
8.
Bacalah cerpen berikut ini. Rapat dibuka bakda Isya ketika gerimis tiris dan langit malam menghamparkan warna abu-abu pucat. Sekitar 15 kepala keluarga Cibaresah berkumpul di rumah Munar. Mereka mau memenuhi undangan lantaran pengundangnya sesepuh desa. Sebagian dengan perasaan terpaksa dan masygul. Sebagian lagi cari angin. Sebagian karena ingin ngerumpi. Cuma Casmidi yang tidak hadir. Karena dia tidak diundang. Karena dialah yang membuat sesepuh desa bernama Munar menggelar rapat pada hari itu. Tapi, istri dan anaknya ada di sana. Makna yang paling tepat untuk kata sesepuh dalam cerpen tersebut adalah …
a)
orang yang penting
b)
orang yang dituakan
c)
orang yang kaya raya
d)
orang yang bijaksana
9.
Bacalah fabel berikut. Hiduplah seekor rusa pada zaman dahulu. Ia sangat sombong dan pemarah. Ia sering meremehkan kemampuan hewan lain. Pada suatu hari, si rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir. Kura-kura tersebut berwarna hitam dengan bintik biru bercahaya seperti mutiara. “Kura-kura, apa sedang Engkau lakukan di sini?” Makna kata mutiara pada teks tersebut adalah …
a)
permata
b)
kristal
c)
batu
d)
perhiasan
10.
Bacalah fabel berikut . Kupu-kupu Berhati Mulia (1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu. (2) Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang Semut mengejek bentuk kepompong yang jelek yang tidak bisa pergi ke mana-mana. “Hei, kepompong alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?” Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka. Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir ke dalam lumpur. Ia terjatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan itu. (3) Untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Lalu, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman. Lalu, sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji. (4) Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu. Paragraf keempat fabel tersebut merupakan bagian …
a)
orientasi
b)
komplikasi
c)
resolusi
d)
koda
11.
Bacalah fabel berikut . Kupu-kupu Berhati Mulia (1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu. (2) Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang Semut mengejek bentuk kepompong yang jelek yang tidak bisa pergi ke mana-mana. “Hei, kepompong alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?” Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka. Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir ke dalam lumpur. Ia terjatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan itu. (3) Untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Lalu, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman. Lalu, sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji. (4) Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu. Paragraf kedua fabel tersebut merupakan bagian …
a)
orientasi
b)
komplikasi
c)
resolusi
d)
koda
12.
Cermati kalimat berikut. Bencana tanah longsor adalah bencana yang terjadi karena adanya […] masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah …
a)
pergerakan
b)
pergolakan
c)
perubahan
d)
penurunan
13.
Pemakaian tanda baca tidak tepat terdapat pada kalimat …
a)
Susan bertanya, “Siapakah yang akan mengikuti lomba menari se-Bandung?”
b)
Jani menyelesaikan pendidikannya, pada Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.
c)
Paman menasihati anaknya, “Bekerjalah dengan rajin di negeri orang, Nak!”
d)
Meskipun begitu, dia tidak pernah berlaku sombong kepada siapapun.
14.
Bacalah kutipan teks berikut. (1) Kopi tubruk memberikan waktu cukup lama bagi penikmatnya untuk berbincang. (2) Pertama, semua bubuk kopi itu harus dibiarkan dulu mengapung, lalu pelan-pelan bubuk itu akan jatuh ke dasar cangkir. (3) Setelah beberapa menit, bolehlah sambil berbincang memainkan sendok di permukaan kopi, membantu perputaran bubuk dari yang mengapung jadi tenggelam. (4) Dalam ritual mini itu, kami berbincang panjang. Kalimat yang tidak padu dalam teks ulasan tersebut adalah nomor …
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
15.
Bacalah kalimat judul berikut. “Hubungan kegemaran membaca dengan peningkatan nilai keterampilan menulis siswa” Perbaikan penulisan judul tersebut agar sesuai dengan ejaan yang benar adalah …
a)
Hubungan Kegemaran Membaca Dengan Peningkatan Nilai Keterampilan Menulis Siswa
b)
Hubungan Kegemaran Membaca dengan Peningkatan Nilai Keterampilan Menulis Siswa.
c)
Hubungan Kegemaran Membaca dengan Peningkatan Nilai Keterampilan Menulis Siswa
d)
Hubungan kegemaran membaca dengan peningkatan nilai keterampilan menulis siswa
16.
Bacalah teks berikut. Daun kelor merupakan salah satu jenis sayuran yang popular. Tanaman asli Indonesia ini sudah terkenal manfaatnya sampai ke mancanegara. Banyak peneliti yang menemukan manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh. Daun kelor dianggap tanaman ajaib yang dapat digunakan sebagai obat herbal segala penyakit. Gagasan utama teks tersebut adalah …
a)
Manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh.
b)
Daun kelor terkenal sampai ke mancanegara.
c)
Daun kelor merupakan jenis sayuran yang popular.
d)
Daun kelor digunakan sebagai obat herbal segala penyakit.
17.
Bacalah teks berikut. Kondisi kebersihan lingkungan di Perumahan Cendana sangat baik. Selokan terpelihara dengan baik dan tidak mampat/tersumbat. Tempat pembuangan sampah pun sudah ada di tiap depan rumah warga. Tempat pembuangan sampah pun sudah ada di tiap depan rumah warga. Tempat pembuangan sampah berupa tong besar atau drum. Kondisinya juga terawat sehingga tidak menimbulkan bau tidak sedap. Petugas kebersihan mengambil sampah setiap tiga hari sekali. Selain itu, setiap satu bulan sekali warga Perumahan Cendana melakukan kerja bakti membersihkan selokan dan rumput-rumput liar di sekitar perumahan. Simpulan isi teks tersebut adalah …
a)
Membuang sampah pada tempatnya adalah contoh bentuk peduli kebersihan.
b)
Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab masyarakat dan pemerintah.
c)
Kesadaran warga Perumahan Cendana tentang kebersihan sangat tinggi.
d)
Petugas kebersihan selalu menjalankan kewajiban menjaga kebersihan.
18.
Bacalah paragraf berikut! Minuman tradisional merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan. Minuman tradisional lebih sehat daripada minuman kemasan ala luar negeri. Sebaliknya, minuman kemasan ala luar negeri menggunakan bahan pengawet. Minuman tradisional lebih mudah dibuat sendiri daripada minuman ala luar negeri. Bahannya pun mudah didapatkan. Banyak orang lebih suka mengonsumsi minuman kemasan ala luar negeri daripada minuman tradisional. Keadaan tersebut disebabbkan minuman kemasan ala luar negeri lebih mudah didapatkan daripada minuman tradisional. Minuman tradisional hanya dapat dijumpai di tempat dan pada acara tertentu. Diperlukan pengenalan lebih jelas jenis minuman tradisional kepada masyarakat, khususnya remaja Indonesia. Kalimat berikut yang merupakan tanggapan positif terhadap isi bacaan adalah …
a)
Sebaiknya produksi minuman tradisional dihentikan karena tidak laku dijual dan menggunakan bahan pengawet.
b)
Selain minuman ala luar negeri lebih murah, minuman ala luar negeri lebih mudah didapat.
c)
Sebaiknya Pemerintah mempromosikan minuman tradisional agar tidak kalah bersaing dengan minuman ala luar negeri.
d)
Sebaiknya Pemerintah menghentikan peredaran bahan pengawet untuk pembuatan minuman tradisional.
19.
Bacalah kutipan berikut! Aktivitas penambangan pasir darat secara ilegal semakin marak di Batam. Salah satunya, lahan kosong di kawasan Batu Besar, Nongsa. Lahan seluas 50 hektare mulai disulap pelaku penambangan illegal menjadi kubangan-kubangan besar demi meraih keuntungan pribadi. Aktivitas penambangan pasir seolah tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah ataupun aparat kepolisian setempat. Tanggapan negatif berdasarkan kutipan tersebut adalah …
a)
Kegiatan para petambang hanya sekadar memenuhi kebutuhan ekonomi semata.
b)
Para petambang berbuat seenaknya tanpa memikirkan dampak terhadap ekosistem lingkungan.
c)
Kegiatan perusakan lingkungan tersebut menguntungkan masyarakat di sekitar lokasi penambangan.
d)
Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama mengatasi masalah kerusakan lingkungan tersebut.
20.
Bacalah teks berikut! Kebersihan lingkungan sekolah adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sekolah. Dengan kebersihan lingkungan, warga sekolah menjadi nyaman. Kenyamanan mereka menjadi faktor penunjang keberhasilan belajar bagi siswa. Dengan kenyamanan itu pula, para guru lancer menjalankan tugasnya. Kebersihan lingkungan sekolah juga mendukung kesehatan warga sekolah. Dengan lingkungan yang bersih, sekolah terbebas dari berbagai penyakit. Penyakit berat ataupun ringan tidak akan menyerang warga sekolah. Ringkasan teks tersebut adalah …
a)
Kebersihan lingkungan sekolah membuat warga sekolah menjadi nyaman dan sehat.
b)
Kebersihan lingkungan tidak terpisahkan dengan kesehatan warga sekolah yang nyaman.
c)
Kebersihan lingkungan sekolah mendukung keberhasilan dan kesehatan seluruh warga sekolah.
d)
Kebersihan lingkungan sekolah akan menjadi penjamin kesehatan dan keberhasilan warga sekolah.
21.
Bacalah kutipan cerpen berikut! Setiap gaung kapak itu memberitakan pada lelaki tua akan amal yang dibuatnya. Tidak usah menyesal tidak dapat membantu-bantu. Orang pun tahu ia sudah tua. Cukuplah mengawasi. Hari pertama dari penebang itu dilaluinya tanpa dapat menyumbang tenaga. Kayu itu akan membuatnya tersenyum pada hari kematiannya. Ketika itu boleh jadi tubuhnya telah hancur oleh tanah di kuburnya. Tetapi jelaslah, kayu itu masih akan tetap menjadi saksi, ia pernah hidup dan menyumbangkan sesuatu untuk surau. Makna simbol kalimat bercetak miring dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
a)
Kayu merupakan simbol ibadah kepada Tuhan yang akan memberi kebahagiaan saat kematian tiba.
b)
Kayu merupakan simbol kebahagiaan karena dapat membuat seseorang tersenyum saat kematiannya tiba.
c)
Kayu merupakan simbol pengorbanan seseorang untuk Tuhan agar ia selamat di dunia dan di akherat.
d)
Kayu merupakan simbol kecintaan seseorang kepada Tuhan dan berharap Tuhan mempermudah kematiannya.
22.
Bacalah cerita tersebut! Pada siang hari tampak satu keluarga semut bekerja keras sepanjang musim panas. Keluarga semut bekerja sama mengumpulkan makanan. Mereka juga bekerja sama mengeringkan butiran-butiran gandum yang telah mereka kumpulkan selama musim panas. Saat itu seekor belalang yang kelaparan dengan sebuah biola di tangannya datang. Belalang memohon agar keluarga semut memberikan sedikit makanan untuk dirinya. “Apa? Tidakkah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang ? Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?” teriak Semut dengan terkejut. “Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan,” keluh Belalang. “Saya sangat sibuk membuat lagu. Tanpa saya sadari musim panas pun telah berlalu,” kata Belalang. Semut lalu mengangkat bahunya karena merasa gusar. “Membuat lagu katamu ya?” kata Semut. “Baiklah, setelah lagu tersebut telah kamu selesaikan pada musim panas, sekarang saatnya kamu menari!” kata semut. Isi tersirat kutipan cerita tersebut adalah …
a)
Jangan berikan bantuan kepada teman yang malas bekerja.
b)
Manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar tidak menyesal.
c)
Kita tidak harus mengikuti nasihat dari orang lain.
d)
Jangan mudah terpengaruh oleh bujukan orang lain.
23.
Bacalah cerita berikut! Ia menoleh ke sekeliling dan melihat banyak kerikil. Elang pergi ke sana dan mengambil satu dengan paruhnya, lalu memasukkan kerikil tersebut ke dalam guci. Air itu sedikit naik. Elang kembali dan membawa batu lainnya, hingga air makin meninggi. Elang terus memindahkan batu dan memasukkan ke dalam guci. Sedikit demi sedikit, air itu naik hingga akhirnya elang dapat mencapainya. Kemudian, Elang meminumnya dengan puas. Penyebab terjadinya konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah …
a)
Elang ingin mengukur kemampuannya.
b)
Elang belajar memindahkan kerikil.
c)
Elang kehausan dan ingin minum air.
d)
Elang berjuang keras memindahkan guci.
24.
Bacalah kalimat berikut! (1) Sesampainya di lokasi, penghuni Panti Asuhan gembira menyambut kami. (2) Tepat pukul 07.00 kami berangkat dengan bus. (3) Minggu, 30 September 2016, kami berkunjung ke Panti Asuhan. (4) Setelah 60 menit kami dalam perjalanan lalu tibalah di lokasi. (5) Semua siswa yang ikut, berkumpul di sekolah pukul 06.00. (6) Setelah pukul 06.30, peserta diberi pengarahan oleh ketua panitia. Susunan kalimat laporan tersebut yang tepat adalah …
a)
(3), (1), (4), (5), (6), (2)
b)
(3), (5), (6), (2), (4), (1)
c)
(5), (6), (3), (2), (4), (1)
d)
(5), (2), (4), (6), (1), (3)
25.
Bacalah petunjuk berikut. Petunjuk Membuat Pecel (1) Rebus kol, taoge, bayam, dan kacang panjang secara terpisah lalu sisihkan. (2) […] (3) Tata sayuran di atas piring saji. (4) […] (5) Sajikan. Kalimat yang tepat untuk melengkapi petunjuk tersebut adalah …
a)
(2) Haluskan bahan untuk bumbu kacang lalu letakkan di mangkuk kecil. (4) Siram sayuran dengan bumbu kacang lalu tambahkan air matang dan aduk sampai rata.
b)
(2) Haluskan bahan untuk bumbu kacang lalu tambahkan air matang dan aduk sampai rata. (4) Siram sayuran dengan bumbu kacang lalu hias dengan daun kemangi.
c)
(2) Haluskan sayuran dan bahan untuk bumbu kacang lalu aduk sampai rata. (4) Siram sayuran dengan bumbu kacang lalu hias dengan daun kemangi.
d)
(2) Haluskan bumbu-bumbu untuk bumbu kacang lalu tambahkan air matang dan letakkan di mangkuk kecil. (4) Hias sayuran dengan tambahan daun kemangi lalu siram dengan bumbu kacang.
26.
Perhatikan kalimat berikut! Akhirnya kataklah yang […] perlombaan karena kecerdikannya. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah …
a)
menang
b)
menangkan
c)
memenangkan
d)
memenangi
27.
Bacalah kalimat berikut. Kehadiran ikan koi akan […] suasana rumah menjadi lebih nyaman. Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah …
a)
membuat
b)
membantu
c)
membuatnya
d)
membantunya
28.
Bacalah kutipan teks berikut. Di Surabaya, Jakarta, […] di kota-kota yang lain, ada orang-orang […] semangat serupa yang gigih mengampanyekan pentingnya membaca. Tanpa dibayar, karena mesti keluar uang […] membeli buku dan ongkos ini itu, mereka dengan keras kepala mengantarkan buku-buku untuk siapa pun yang mau membaca. Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang tersebut adalah …
a)
dan, dengan, bahwa
b)
dan, dengan, kepada
c)
dan, bahwa, untuk
d)
dan, dengan, untuk
29.
Perhatikan kalimat berikut! Mayjen Amir kini menikmati hari tuanya di lubuk linggau, Sumatera Selatan. Penulisan huruf kapital yang tepat pada kalimat tersebut adalah …
a)
Mayjen Amir kini menikmati hari tuanya di lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
b)
Mayjen Amir kini menikmati hari tuanya di Lubuk linggau, Sumatera Selatan.
c)
Mayjen Amir kini menikmati hari tuanya di lubuk linggau Sumatera Selatan.
d)
Mayjen Amir kini menikmati hari tuanya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
30.
Bacalah kalimat berikut. Pembina OSIS akan memimpin rapat kerja progam tahunan tetapi tiba-tiba ia ditugasi oleh kepala sekolah untuk rapat di Dinas Pendidikan Kota mewakili beliau. Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut adalah mencantumkan …
a)
tanda koma (,) setelah singkatan OSIS
b)
tanda koma (,) setelah kata tahunan
c)
tanda titik koma (;) setelah singkatan OSIS
d)
tanda titik koma (;) setelah kata tetapi
31.
Bacalah kedua teks berikut. Teks I Kondisi kehijauan alam di desa Subur Makmur cukup memprihatinkan. Meskipun belum masuk dalam wilayah kota, sudah banyak gedung-gedung ruko tempat warga berdagang yang pembangunannya mengambil lahan hijau. Hal tersebut menyebabkan udara menjadi lebih panas. Teks II SMP Putra Bangsa terletak di sebuah desa yang sangat asri. Sekolahnya bersih dan hijau. Banyak tanaman dan pepohonan di sana. SMP Putra Bangsa memiliki 6 ruang kelas yang sangat rapi, di setiap halaman depan kelas ada sebuah pohon kecil yang selalu disiram setiap pagi dan sorenya. Perbedaan pola penyajian kedua teks tersebut adalah …
a)
teks I: urutan sebab-akibat ; teks II: urutan waktu
b)
teks I: urutan peristiwa ; teks II: urutan tempat
c)
teks I: urutan sebab-akibat ; teks II: urutan tempat
d)
teks I: urutan peristiwa ; teks II: urutan waktu
32.
Bacalah kutipan data buku berikut! Judul karya resensi : Penyesalan Dosa Judul Buku : Harimau! Harimau! Penulis : Mochtar Lubis Penerbit : Yayasan Obor Indonesia Tebal : vi + 214 hlm. : 11 x 17 cm ISBN : 978-979-461-109-8 Paragraf yang menyatakan keunggulan buku adalah …
a)
Mochtar Lubis, pengarang ternama ini dilahirkan tanggal 7 Maret 1922 di Padang. Selain sebagai wartawan, ia dikenal sebagai sastrawan. Romannya berjudul Harimau! Harimau! (Pustaka Jaya 1975) telah mendapat hadiah dari Yayasan Buku Utama sebagai buku terbaik tahun 1975.
b)
Kelebihan novel ini sampul buku bagus, dengan perpaduan warna oranye dan hitam. Selain itu gaya bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh pembaca.
c)
Kekurangan novel ini terdapat pada kata-kata. Terdapat pula beberapa kalimat yang menggambarkan pornografi sehingga dari sini dapat diketahui bahwa novel ini ditujukan untuk orang dewasa. Selain itu, terdapat beberapa kata-kata yang salah ketik dan tidak sesuai dengan EYD. Akhir cerita dalam novel ini tidak jelas.
d)
Novel ini mengajarkan kita hidup saling menolong. Kita tidak hidup sendiri dan tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Setiap manusia harus belajar hidup dengan kesalahan dan kekurangan manusia lain. Kita juga harus memaafkan. Selain itu, novel ini mengingatkan kita agar kita selalu ingat kepada Tuhan.
33.
Bacalah teks berikut. “Dasar moni serakah! Sudahlah, jangan banyak bicara! Cepat habiskan saja pisangku! Sebentar lagi batangnya akan saya terbang,” kata katak dengan marah. Selesai berbicara katak pun mulai menebang batang pohon pisangnya. Moni segera mempercepat makannya. Tak terasa ia mulai kenyang dan mengantuk. Batang pohon pisang mulai bergoyang dan akan roboh, tetapi Moni tak dapat menahan kantuknya. Lebih-lebih goyangan batang pohon pisang dianggapnya sebagai ayunan yang meninabobokkan. Akhirnya ia jatuh. Perutnya terkena ujung pohon kayu kering yang runcing dan badannya tertimpa batang pohon pisang. Komentar yang tepat terhadap isi kutipan tersebut adalah …
a)
Sikap monyet sangat terpuji karena memakan pisang milik katak.
b)
Sikap katak terpuji jika membiarkan monyet memakan pisang miliknya.
c)
Sikap katak amat tidak tegas karena memarahi dan membalas keserakahan monyet.
d)
Sikap katak tidak patut dicontoh karena melakukan tindakan balasan kepada monyet.
34.
Bacalah teks berikut. Teks I Kancil berkata, “Kancil memang tiada duanya.” Kancil dikagetkan ketika ia mendengar suara siput yang sudah duduk di atas batu besar. “Oh kasihan sekali kau Kancil. Kelihatannya sangat lelah. Capai ya berlari?” ejek Siput. “Tidak mungkin! Bagaimana kamu bisa lebih dulu sampai padahal aku berlari sangat kencang,” seru si Kancil. Teks II Tanimbar Kei berjarak 51 kilometer dari Langgur, Ibu Kota Maluku Tenggara, dan bisa ditempuh dalam waktu empat jam memakai speed. Tidak ada pelayaran komersial menuju pulau ini, tapi kita bisa menyewa perahu nelayan lokal dari Kota Kecamatan Debut. Kami ke sana untuk menemui dua raja yang merupakan pemegang adat tertinggi. Perbedaan pola pengembangan kedua teks tersebut adalah …
a)
teks I: dengan paparan; teks II: dengan dialog
b)
teks I: dengan cerita; teks II: dengan kisah
c)
teks I: dengan narasi; teks II: dengan argumentasi
d)
teks I: dengan dialog; teks II: dengan paparan
35.
Bacalah kedua kutipan cerpen berikut! Kutipan cerpen I “Setengah jam lagi …,” ucapnya pelan bernada keluhan. Berarti setengah jam lagi panitia akan datang untuk menjemput dan membawanya ke tempat penyelenggaraan seminar itu. … Baginya bahasa Inggris adalah serupa momok yang menakutkan, bahkan sejak ia lulus sekolah dasar tiga puluh tahun yang lalu. “Apa beda pelajaran di SD dengan di SMP?” Tanya Handa waktu itu pada salah seorang saudaranya yang sudah besar. “Kalau di SD ada pelajaran berhitung, di SMP bakal ada yang namanya Aljabar, Trigonometri dan Stereometri. Ilmu Hayat bakal dibagi menjadi Ilmu Hewan, Tumbuh-tumbuhan, Ilmu Manusia dan Kesehatan. Tapi yang benar-benar baru ialah pelajaran Bahasa Inggris.” Bahasa Inggris! Betapa pintar mereka yang bisa berbahasa Inggris. Orang yang diketahuinya fasih bicara bahasa Inggris waktu itu ialah dua pastor muda yang sering keluar-masuk kampung dengan sepeda warna hitam mengkilap. Handa dan teman-temannya girang benar setiap kali memanggil “Halo, mister!” dan sang pastor tersenyum melambaikan tangan membalas panggilan. Akan makin girang lagi kalau kedua pastor itu turun dari sepeda dan mengajar anak-anak bicara dalam bahasa Indonesia. … “Dua puluh menit lagi …” Ah! Seandainya saja dia bisa melarikan diri dari hotel ini, lalu menginap semalam di hotel lain untuk menunggu keberangkatan pesawat ke Jakarta besok pagi. Tapi kenapa tidak? Bukankah dengan gampang ia bisa berkemas dan begitu saja pergi? Lagi pula siapa sih yang terlalu peduli atas ketidakhadirannya pada seminar ini? Kutipan Cerpen II Suatu ketika dalam perjalanannya tibalah Guru Kiplik di tepi sebuah danau. Begitu luasnya danau itu sehingga di tengahnya terdapatlah sebuah pulau. Ia telah mendengar bahwa di pulau tersebut terdapat orang-orang yang belum pernah meninggalkan pulau itu sama sekali. Guru Kiplik membayangkan, orang-orang itu tentunya kemungkinan besar belum mengetahui cara berdoa yang benar, karena tentunya siapa yang mengajarkannya? Danau itu memang begitu luas, sangat luas, bagaikan tiada lagi yang bisa lebih luas, seperti lautan saja layaknya, sehingga Guru Kiplik pun hanya bisa geleng-geleng kepala. “Danau seluas lautan,” pikirnya, “apalagi yang masih bisa kukatakan?” Maka disewanya sebuah perahu layar bersama awaknya agar bisa mencapai pulau itu, yang konon terletak tepat di tengah, sehingga jika pelayaran itu salah memperkirakan arah, pulau itu tidak akan bisa ditemukan, karena kedudukannya hanyalah bagaikan noktah di danau seluas lautan. Perbedaan pola pengembangan kedua cerpen tersebut adalah …
a)
kutipan cerpen I: menggunakan alur maju; kutipan cerpen II: menggunakan alur sorot balik
b)
kutipan cerpen I: menggunakan alur sorot balik; kutipan cerpen II: menggunakan alur maju
c)
kutipan cerpen I: menggunakan alur maju; kutipan cerpen II: menggunakan alur campuran
d)
kutipan cerpen I: menggunakan alur sorot balik; kutipan cerpen II: menggunakan alur campuran
36.
Bacalah kedua kutipan cerpen berikut. Kutipan Cerpen I Dari kamar ibu yang tertutup melata kabut. Kabut itu berjelanak dari celah bawah pintu. Merangkak memenuhi ruang tengah, ruang tamu, dapur, kamar mandi, hingga merebak ke teras depan. Awalnya, orang-orang mengira bahwa rumah kami tengah sesak dilalap api. Tapi kian waktu mereka kian bosan membicarakannya, karena mereka tak pernah melihat api sepercik pun menjilati rumah kami. Yang mereka lihat hanya asap tebal yang bergulung-gulung. Kabut. Pada akhirnya, mereka hanya akan saling berbisik, “Begitulah rumah pengikut setan, rumah tanpa Tuhan, rumah itu pasti sudah dikutuk.” Kutipan Cerpen II Sebenarnya tidak ada keistimewaan khusus mengenai keahlian Darko dalam memikat. Standar tukang pijat pada layaknya. Namun, keramahannya yang mengalir menambah daya pikat tersendiri. Kami menemukan ketenangan di wajahnya yang membuat kami senantiasa merasa dekat. Mungkin oleh sebab itu kami terus membicarakannya. Entah dari mana asalnya, tiada seorang warga pun yang tahu. Tiba-tiba saja datang ke kampung kami dengan pakaian tampak lusuh. Kami sempat menganggap dia adalah pengemis yang diutus kitab suci. Dia bertubuh jangkung, tetapi terkesan membungkuk, barangkali karena usia. Peci melingkar di kepala. Jenggot lebat mengitari wajah. Tanpa mengenakan kacamata, membuat matanya yang hampa terlihat lebih suram, dia menawarkan pijatan dari rumah ke rumah. Kami melihat mata yang bagai selalu ingin memejam, hanya selapis putih yang terlihat. Perbedaan penggunaan bahasa pada kutipan cerpen tersebut adalah …
a)
kutipan cerpen I: menggunakan ungkapan; kutipan cerpen II: tidak menggunakan majas
b)
kutipan cerpen I: bahasa lugas; kutipan cerpen II: bahasa kias
c)
kutipan cerpen I: kalimat menggunakan majas; kutipan cerpen II: kalimat tidak menggunakan majas
d)
kutipan cerpen I: bahasa mudah dipahami; kutipan cerpen II: bahasa sulit dipahami
37.
37. Bacalah kedua kutipan fabel berikut! Kutipan Fabel I Siang itu panas sekali. Matahari bersinar garang. Tapi hal itu tidak terlalu dirasakan oleh Kancil. Dia sedang tidur nyenyak di bawah batang pohon yang rindang. Tiba-tiba saja mimpi indahnya terputus. “Tolong! Tolong!” terdengar teriakan dan jeritan berulang-ulang. Lalu terdengar suara derap kaki binatang yang sedang berlari-lari. “Ada apa, sih?” kata Kancil. Matanya berkejap-kejap, terasa berat untuk dibuka karena masih mengantuk. Di kejauhan tampak segerombolan binatang berlari-lari menuju ke arahnya. “Kebakaran! Kebakaran!” teriak Kambing. “Ayo lari, Cil! Ada kebakaran di hutan!” Memang benar. Asap tebal membumbung tinggi ke angkasa. Kancil ketakutan melihatnya. Dia langsung bangkit dan berlari mengikuti teman-temannya. Kancil terus berlari. Wah, cepat juga larinya. Ya, walaupun Kancil bertubuh kecil, tapi dia dapat berlari cepat. Tanpa terasa, Kancil telah berlari jauh, meninggalkan teman-temannyaKutipan Fabel II Di tepian hutan tersebut terdapatlah sebuah pantai yang sangat indah. Di sana hiduplah siput laut terkenal sebagai binatang yang cerdik dan sangat setia kawan. Pada suatu hari si Rusa mendatangi si Kulomang. Ditantangnya siput laut itu untuk adu lari hingga sampai di tanjung ke sebelas. Taruhannya adalah pantai tempat tinggal sang siput laut. Dalam hatinya si Rusa itu merasa yakin akan dapat mengalahkan si Kulomang. Bukan saja jalangnya sangat lambat, si Kulomang juga memanggul cangkang. Cangkang itu biasanya lebih besar dari badannya. Ukuran yang demikian itu disebabkan oleh karena cangkang itu adalah rumah dari siput laut. Rumah itu berguna untuk menahan agar tidak hanyut pada waktu air pasang. Dan ia berguna untuk melindungi siput laut dari terik matahari. Perbedaan penggunaan bahasa pada kutipan cerpen tersebut adalah …
a)
kutipan cerpen fabel I: menggunakan majas; kutipan fabel II: tidak menggunakan majas
b)
kutipan cerpen fabel I: bahasa mudah dipahami; kutipan fabel II: bahasa sulit dipahami
c)
kutipan cerpen fabel I: kalimat menggunakan ungkapan; kutipan fabel II: kalimat tidak menggunakan ungkapan
d)
kutipan cerpen fabel I: menggunakan bahasa Melayu; kutipan fabel II: menggunakan bahasa Indonesia
38.
38. Bacalah kutipan cerpen berikut! Maka segera saja dia mengaduk-aduk kertas-kertas bekas yang tertumpuk di dalam gubuknya, yang rencananya besok mau disetor ke penampungan. Yang penting, dia bisa menemukan kertas yang ada goresan tanda tangan. Itu saja. Matanya terbelalak. Dia menemukan tanda tangan yang baginya menarik. Di bawahnya tertulis: Wali kota. “Wali kota,” Pekok mencoba mengeja. Aha, dia orang berkuasa rupanya. Tidak salah bila aku menjual tanda tangannya, batin Pekok. Pekok tidak tahu sama sekali kalau perbuatannya itu artinya telah mencatut nama seseorang. Karena yang dia tahu hanyalah cabut-mencabut paku. Maka Pekok segera asyik mengerjakan tiruan tanda tangan Pak Wali kota sampai suntuk. Sampai pada akhirnya di gubuk yang sempit itu terdengar irama dengkur teratur, bersaing dengan gemericik kali comberan di sebelahnya. Kembali Pekok terayun mimpinya. Pernyataan yang menunjukkan tokoh Pekok seorang lugu adalah …
a)
Pekok membuat tiruan tanda tanda tangan Pak Wali kota untuk dijual.
b)
Pekok mengaduk-aduk kertas bekas untuk mencari tanda tangan.
c)
Pekok akan menyetorkan kertas-kertas bekas ke penampungan.
d)
Pekok menemukan tanda tangan yang menarik milik Pak Wali kota.
39.
39. Bacalah kutipan fabel berikut! Hiduplah seekor rusa pada zaman dahulu. Ia sangat sombong lagi pemarah. Sering ia meremehkan kemampuan hewan lain. Pada suatu hari si Rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan Kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. “Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?” “Aku sedang mencari sumber penghidupan, “jawab si Kura-kura. Si Rusa tiba-tiba marah mendengar jawaban si Kura-kura. “Jangan berlagak engkau, hei Kura-kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!” Si Kura-kura berusaha menjelaskan, namun si Rusa tetap marah. Bahkan, si Rusa mengancam akan menginjak tubuh si Kura-kura. Si Kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki. Si Rusa sangat marah mendengar tantangan si Kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si Kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu. “Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!” Si Rusa kian marah mendengar ucapan si Kura-kura. Ia pun bersiap-siap untuk menendang. Ia berancang-ancang. Ketika dirasanya tepat, ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya. Komentar terhadap pola pengembangan alur pada kutipan teks tersebut adalah …
a)
alur cerita berupa abstrak – komplikasi – koda
b)
alur cerita berupa orientasi – komplikasi – evaluasi
c)
alur cerita berupa abstrak – orientasi – komplika
d)
alur cerita berupa pengenalan – klimaks – peleraian
40.
40. Cermatilah kalimat berikut. Hasil pencangkokan memiliki masa tumbuh yang relatif lebih singkat. Sinonim kata relatif pada kalimat di atas adalah …
a)
tidak mutlak
b)
mungkin
c)
mutlak
d)
pasti
41.
41. Cermati ilustrasi berikut. 1) Amin Alkadri mengamati Karnaval Kapal Motor di Sungai Kapuas. 2) Karnaval Kapal Motor dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2015. 3) Pembukaan Karnaval Kapal Motor dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. 4) Pelepasan Karnaval Kapal Motor oleh Presiden Joko Widodo ditandai dengan 70 kali dentuman meriam karbit. 5) Karnaval Kapal Motor 2015 diikuti sekitar 100 kapal motor, baik ukuran besar maupun sedang. Laporan tepat sesuai ilustrasi adalah …
a)
Amin Alkadri melakukan pengamatan acara Karnaval Kapal Motor di Sungai Kapuas, pada tanggal 21 Agustus 2015. Acara Karnaval Kapal Motor dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Pembukaan ditandai dengan 70 kali dentuman meriam karbit. Karnaval Kapal Motor 2015 diikuti sekitar 100 kapal motor, baik ukuran besar maupun sedang.
b)
Amin Alkadri melakukan kunjungan pada acara Karnaval Kapal Motor di Sungai Kapuas. Kunjungan di Sungai Kapuas sangat menyenangkan. Saat itu ada acara Karnaval Kapal Motor yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Pembukaan ditandai dengan 70 kali dentuman meriam karbit.
c)
Jumat, 21 Agustus 2015 Amin Alkadri mengikuti acara Karnaval Kapal Motor di Sungai Kapuas. Acara tersebut berlangsung meriah. Peserta karnaval berasal dari berbagai penjuru tanah air. Karnaval Kapal Motor tersebut dibuka Presiden Joko Widodo. Pembukaan ditandai dengan 70 kali dentuman meriam karbit.
d)
Jumat, 21 Agustus 2015 Amin Alkadri meliput acara pembukaan Karnaval Motor 2015 di Sungai Kapuas. Acara pembukaan sangat meriah karena dibuka oleh orang nomor satu di Indonesia. Presiden Joko Widodo. Pembukaan ditandai dengan 70 kali dentuman meriam karbit. Karnaval Kapal Motor 2015 diikuti sekitar 100 kapal motor, baik ukuran besar maupun sedang.
42.
42. Bacalah kutipan cerpen berikut. Tugas Sekolah Suatu sore, Budi dan Iwan akan mengerjakan tugas kelompok yang diberikan guru seni rupa. Tugas mereka adalah membuat patung dari bahan gips. “Bud, kita mulai saja membuat patung dari gips ini!” ajak Iwan kepada Budi. “Oke, Wan,” Budi mengiyakan. “Apa yang harus kita lakukan, Wan?” Tanya Budi. Iwan pun menjelaskan, “Menurut catatan, pertama, kita ambil gips secukupnya. Lalu, gips itu kita campur dengan air dan aduk sampai rata. Setelah rata, kita masukkan adukan tersebut ke dalam cetakan yang sudah disediakan.” “Nah, cetakan sudah terisi adukan. Apalagi, Wan?” Tanya Budi. “Selanjutnya, jemur adukan di cetakan itu di panas matahari sampai keras,” Iwan kembali menjelaskan. “Oke, Wan,” ujar Budi sambil menjemur adukan ke tempat yang panas. Setelah beberapa jam, adukan di cetakan itu pun keras. “Sudah keras nih, Wan. Apalagi?” Tanya Budi. “Angkat gibs dari cetakan! Pelan-pelan, ya, Bud!” pesan Iwan. “Sudah nih, Wan. Terus?” tanya Budi lagi. “Terakhir, kita dapat menghias patung gips sesuai selera!” “Wah, indah sekali jadinya patung gips ini, Wan,” Budi memuji karyanya sendiri. Iwan hanya mengangguk pelan sambil tersenyum. Teks prosedur yang tepat berdasarkan teks cerpen tersebut adalah …
a)
Langkah-langkah membuat patung dari gips 1) Ambillah gips secukupnya! 2) Campur gips dengan air dan aduk sampai rata! 3) Masukkan adukan tersebut ke dalam cetakan yang sudah disediakan! 4) Jemur adukan di panas matahari sampai cetakan itu keras! 5) Setelah keras, angkat gibs dari cetakan! 6) Hiaslah sesuai selera!
b)
Langkah-langkah membuat patung dari gips 1) Baca catatan petunjuk pembuatan! 2) Ambillah gips secukupnya! 3) Campur gips dengan air dan aduk sampai rata! 4) Masukkan adukan tersebut ke dalam cetakan yang sudah disediakan! 5) Jemur adukan di panas matahari sampai cetakan itu keras! 6) Setelah keras, angkat gibs dari cetakan dan hiaslah sesuai selera!
c)
Langkah-langkah membuat patung dari gips 1) Ambillah gips secukupnya! 2) Campur gips dengan air dan aduk sampai rata! 3) Masukkan adukan tersebut ke dalam cetakan yang sudah disediakan! 4) Jemur adukan di panas matahari sampai cetakan itu keras! 5) Amati adukan itu selama beberapa jam! 6) Setelah keras, angkat gibs dari cetakan! 7) Hiaslah sesuai selera!
d)
Langkah-langkah membuat patung dari gips 1) Ambillah gips secukupnya 2) Campur gips dengan air dan aduk sampai rata! 3) Masukkan adukan tersebut ke dalam cetakan yang sudah disediakan! 4) Jemur adukan di panas matahari sampai cetakan itu keras! 5) Setelah keras, angkat gibs dari cetakan! 6) Hati-hati jangan sampai adukan pecah! 7) Hiaslah sesuai selera!
43.
43. Bacalah teks berikut. Jika mau mencoba karir model baru, misalnya bekerja sebagai tenaga lepasan sambil coba-coba merintis usaha sendiri, ada satu lagi pertanyaan yang muncul: mau bekerja dari mana? Jawabannya bisa beragam, mulai dari kamar indekos, rumah, atau bahkan kafe dan resto. Namun, jangan pernah melupakan bahwa sekarang makin banyak coworking place. Ini adalah sebuah tempat kerja yang jauh dari kesan konvensi. Ini bukan susunan petak-petak yang kadang menjemukan. Ini adalah tempat bekerja gaya baru. Perbaikan penulisan kata karir, lepasan, resto adalah …
a)
karier, lepas, restorasi
b)
carriere, bantu, restoran
c)
karier, lepas, restoran
d)
karir, lepasan, restoran
44.
44. Bacalah teks berikut. (1)Lingkungan hidup harus kita jaga kelestariannya sampai dunia ini berakhir. (2)Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab semua orang, tanpa terkecuali, (3)Oleh karena itu, setiap orang wajib menjaga kelestarian lingkungan. (4)Dinas Kehutanan bertugas menjaga kelestarian hutan. (5)Jangan sampai lingkungan kita hancur karena ulah kita sendiri. Perbaikan paragraf tersebut supaya menjadi padu adalah menghilangkan kalimat nomor …
a)
2
b)
3
c)
4
d)
5
45.
45. Cermati kalimat berikut. Nasib pengemis itu benar-benar sangat malang. Penggunaan kata sangat pada kalimat tersebut salah karena …
a)
kata ulang benar-benar sudah bermakna sangat.
b)
kata sangat dan kata ulang benar-benar maknanya berbeda.
c)
kata sangat harus diperlukan dalam kalimat tersebut.
d)
kata sangat untuk melebihkan makna dalam kalimat tersebut.
46.
46. Bacalah teks berikut. (1)Kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik. (2)Kebudayaan fisik jelas karena merujuk pada benda-benda. (3)Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. (4)Untuk menjaga kebugaran fisik kita perlu melakukan olahraga secara rutin. Alasan ketidakpaduan paragraf tersebut adalah karena kalimat nomor …
a)
(1) tidak ada hubungannya dengan kalimat (2), (3) dan (4)
b)
(2) tidak ada hubungannya dengan kalimat (1), (3) dan (4)
c)
(3) tidak ada hubungannya dengan kalimat (1), (2) dan (4)
d)
(4) tidak ada hubungannya dengan kalimat (1), (2) dan (3)
47.
47. Perhatikan teks berikut. Pelajaran Bahasa Indonesia penting dalam rangka memeroleh tujuan pendidikan nasional. Pendidikan berdasarkan Pancasila bertujuan untuk menambahkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Perbaikan penggunaan kata memeroleh dan menambahkan yang tepat adalah …
a)
mencari, menumbuhkan
b)
mencapai, meningkatkan
c)
mendapatkan, menstabilkan
d)
menggapai, mengembangkan
48.
48. Bacalah kalimat berikut. “Bu saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak” ujarku. Perbaikan penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut adalah …
a)
“Bu, saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak” ujarku.
b)
“Bu saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak,” ujarku.
c)
.“Bu, saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak”, ujarku.
d)
“Bu, saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak,” ujarku.
49.
49. Cermatilah kalimat berikut. Taufiq ismail lahir di Bukittinggi, 25 Juni 1935. Masa kanak-kanak sebelum sekolah dilalui di pekalongan, Jawa Tengah. Alasan ketidaktepatan penggunaan ejaan pada kalimat tersebut yang tepat adalah …
a)
Nama diri seharusnya menggunakan huruf besar atau kapital.
b)
Nama diri dan nama kota seharusnya menggunakan huruf kapital.
c)
Kalimat tersebut seharusnya menggunakan tanda baca, tanda seru.
d)
Kalimat tersebut tidak sesuai penulisannya dengan struktur kalimat
50.
50. Perhatikan kalimat berikut. Amira menjuarai lomba membaca puisi se-Kecamatan. Kalimat tersebut salah dalam penggunaan tanda baca karena …
a)
tanda hubung seharusnya digunakan untuk merangkai se- dengan kata atau imbuhan dengan singkatan huruf kapital.
b)
tanda hubung seharusnya digunakan utnuk merangkai gabungan kata yang merupakan satu kesatuan.
c)
Tanda hubung seharusnya digunakan untuk merangkai unsure bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing.
d)
Tanda hubung seharusnya dipakai untuk merangkai se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital.