WorksheetsPrinciple of PT Intervention in Orthopedic Condition
Total questions: 9
Worksheet time: 8mins
Berikut ini komponen yang tidak ada pada manajemen FIsioterapi pada Orthpedic dan Musculoskeletal adalah?
Assessment
DIagnosis
Planning
Intervensi
Manipulasi
Yang merupakan komponen pada Evidence-based Practice (EBP) dalam manajemen FT pada Orthopedic Musculoskeletal adalah?
Bukti ilmiah (research evidence)
Kepakaran Klinis (clinical expertise)
Nilai pasien (patient values)
Opini pribadi (private opinion)
Berikut ini pernyataan yang tepat terkait dengan level of evidence adalah?
Level 1. High quality study seperti case report
Level 2. Lesser quality study seperti expert opinion
Level 3. Case-controlled study atau retrospective study
Level 4. randomized clinical trial
Level 5. Prospective studies
Ketika anda memilih jurnal saat, anda mendapatkan jurnal dengan kriteria sebagai berikut:
- Merupakan randomized clinical trial
- Memiliki diagnostic criteria namun kurang spesifik
- Randomisasi yag kurang baik
- Single-blinding
Maka apakah level of evidence nya?
1
2
3
4
5
Ketika berada di sebuah poli fisioterapi dan anda menemukan sebuah kasus nyeri punggung bawah (LBP) , clinical educator (CE) anda mengklasifikasikan LBP tersebut berdasarkan beberapa kelompok sesuai dengan treatment yang paling efektif.
Sistem apakah yang digunakan oleh CE tersebut?
Clinical Predictor Rules
Musculoskeletal Algorithm
Hypothesis Oriented Algorithm for Clinicians (HOAC)
Treatment-Based Classification System (TBC)
Ketika sedang memeriksa pasien, CE anda menunjukkan sebuah pemeriksaan fisik pada kasus musculoskeletal yang dikatakan memiliki nilai reliabilitas yang tinggi. Apakah artinya?
Didapatkan hasil yang sama ketika dilakukan berulang-ulang
Hanya dapat positif pada populasi yang mengalami gangguan
Hanya dapat negatif pada populasi yang tidak mengalami gangguan
Pemeriksaan semakin sulit dilakukan
Spurling test merupakan suatu pemeriksaan spesifik pada kasus muskuloskeletal dan dikatakan memiliki nilai spesifisitas (specificity) yang sangat tinggi.
Pilihan manakah yang tepat untuk menggambarkan spesifisitas yang tinggi?
Didapatkan hasil yang sama ketika dilakukan beulang-ulang
Hanya dapat positif pada populasi yang mengalami gangguan
Akan mendapatkan hasil negatif jika dilakuka pada populasi yang sehat
Pemeriksaan semakin sulit dilakukan
Berikut ini adalah pilihan yang tepat untuk menjelaskan SnNout dalam validitas adalah?
Jika dilakukan test dengan spesifisitas tinggi dan positif, maka diagnosis dapat dimasukkan
Jika dilakukan test dengan spesifisitas tinggi dan positif, maka diagnosis dapat dikeluarkan
Jika dilakukan test dengan sensitivitas tinggi dan negatif, maka diagnosis dapat dimasukkan
Jika dilakukan test dengan sensitivitas tinggi dan negative, maka diagnosis dapat dikeluarkan
Ketika anda melakukan sebuah pelayanan di rumah sakit mendampingi CE, CE melakukan pemeriksaan dan didapat hasil seperti berikut:
- ROM rotasi cervical (ipsilateral) < 60 derajat
- ULTT pada Nervus Medianus (+)
- Spurling's Test (+)
- Cervical Distraction Test (+)
Dan CE anda dengan percaya diri memastikan bahwa diagnosisnya adalah cervical radiculopathy
sistem apakah yang digunakan pada skenario di atas?
Clinical Predictor Rules (CPRs)
Musculoskeletal Algorithm
Treatment-based Classifiication System (TBC)
HOAC
