WorksheetsSEJARAH INDONESIA KELAS X
Total questions: 27
Worksheet time: 15mins
Perhatikan data berikut !
(1) Masa Kolonial
(2) Masa Kemerdekaan
(3) Masa Pra-aksara
(4) Masa Hindu-Budha
(5) Masa Islam
Jika diurutkan sesuai dengan periodisasi sejarah Indonesia yang benar adalah
(1) (2) (3) (4) (5)
(3) (4) (5) (2) (1)
(3) (4) (2) (5) (1)
(3) (4) (5) (1) (2)
(3) (1) (5) (2) (4)
Dalam penggunaannya yang luas, pengertian sejarah yang tepat adalah…
Masa kritis dari kehidupan manusia di masa lalu
Peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau
Silsilah para raja dan dinasti pada masa lalu
Tahap-tahap perkembangan kebudayaan manusia sejak masa lampau
Perkiraan tentang kejadian masa lampau
Zaman sejak dimulainya kehidupan manusia sampai sebelum mengenal tulisan, disebut ….
zaman pra aksara
zaman sejarah
zaman proto sejarah
zaman logam
zaman batu
Pembabakan masa pra aksara yang tertua menurut Geologi disebut….
Kainozoikum
Mesozoikum
Paleozoikum
Azoikum / Arkhaekum
Neozoikum
Manusia besar ( raksasa ) dari Jawa Kuno ( tertua ), disebut dengan istilah….
Pitecanthropus Mojokertensis
Homo Wajakensis
Homo Soloensis
Pithecanthropus Erectus
Meganthropus Palaeojavanicus
Manusia purba hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, disebabkan oleh ….
Faktor makanan karena tergantung pada alam
Keadaan alam yang tidak stabil
Manusia purba mencari daerah yang subur
Sering terjadi bencana alam
Sering terjadi peperangan antar kelompok
Jejak-jejak kehidupan manusia pra aksara dapat ditelusuri melalui….
Cara bicara dengan sesama anggota keluarga
Usaha mereka menghadapi masalah
Cara berinteraksi dengan alam sekitarnya
Benda-benda peninggalan hasil kebudayaannnya
Usaha mereka menghadapi musibah
Budaya maritim sudah dikenal oleh masyarakat pada zaman neolithikum. Bukti dari pernyataan ini adalah ….
Mata pencaharian masayarakat sebagai nelayan
Terjalin hubungan dagang dengan bangsa lain
Masyarakat lebih banyak tinggal di pesisir
Hasil tangkapan ikan cukup melimpah
Telah dikenal cara pembuatan perahu
Dalam konsep kepercayaan manusia purba di Indonesia juga mengeramatkan / memuja binatang besar. Hal ini disebut….
Totemisme
Polytheism
Animisme
Monotheisme
Dinamisme
Genderang besar terbuat dari perunggu, berpinggang di tengahnya, bagian atasnya tertutup yang dipergunakan untuk upacara meminta hujan disebut...
Alat serpih
Moko
Gerabah
Candrasa
Nekara
Kebudayaan perunggu di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan kebudayaan ….
Kebudayaan Pacitan
Kebudayaan Trinil
Kebudayaan Dongson
Kebudayaan Mojokerto
Kebudayaan Bacson-Hoabinh
Untuk menangani mayat cara yang dilakukan manusia purba jenis Homo adalah dengan….
Dimumikan
Dikubur
Dibakar
Ditaruh didalam gua
Dibuang dihutan
Salah satu peninggalan manusia purba zaman batu tengah yang menunjukan mulai adanya sistem kepercayaan adalah adanya cap telapak tangan berwarna merah yang ada di….
Gua Leang-leang Sulsel
Gua Gong Gunung Pacitan
Mojokerto Jatim
Sangiran Jateng
Trinil Jatim
Hasil kebudayaan zaman batu besar yang merupakan meja batu untuk meletakkan sesajen dikenal dengan nama….
Menhir
Dolmen
Sarkofagus
Punden berundak
Peti kubur batu
Kemampuan nenek moyang dalam menghormati roh nenek moyang menunjukkan kelebihan bangsa Indonesia pada bidang....
Religi
Bahari
Agraris
Seni
Filsafat
Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang peninggalan-peninggalan sejarah dan purbakala untuk menyusun kembali kehidupan masyarakat manusia pada masa lampau adalah….
Arkeologi
Geologi
Antropologi
Filologi
Paleoontologi
Bangsa-bangsa pendatang dan bangsa asli Indonesia memilih hidup di tepi sungai. Adapun fungsi sungai pada saat itu sebagai…
Jalur perdagangan antar pulau
Jalur migrasi menuju wilayah lain
Tempat transaksi ekonomi antar kelompok
Sumber makanan dan sumber air bagi lahan pertanian
Tempat interaksi antara dua bangsa yang berbeda kebudayaan
Keadaan alam kala Plestosen ditandai oleh beberapa peristiwa yang memiliki pengaruh besar bagi kehidupan manusia. Peristiwa seperti meluasnya es ke muka bumi, perubahan iklim, munculnya daratan baru, naik-turunnya air laut serta letusan gunung api merupakan tantangan alam yang harus dihadapi. Gambaran manusia purba dalam menghadapi tantangan pada masa ini adalah
Kemampuan yang masih sangat terbatas dalam mempertahankan hidup, serta mencari makan dengan alat yang sangat sederhana
Kemampuan yang sudah baik dalam mempertahankan hidup, serta mencari makan dengan alat yang sudah modern
Kemampuan yang sudah baik dalam mempertahankan hidup, serta mencari makan dengan alat yang masih sederhana
Kemampuan yang masih sangat terbatas dalam mempertahankan hidup, serta mencari makan dengan alat yang modern
Kemampuan masih sangat terbatas dalam mempertahankan hidup, serta mencari makan dengan alat terbuat dari logam
Dapat dikatakan bahwa penelitian paleoantropologi dimulai oleh Eugene Dubois yang awalnya memulai penyelidikan di gua-gua Sumatra Barat, kemudian berpindah ke Jawa. Alasan Eugene Dubois memilih Indonesia menjadi tempat penelitiannya adalah
Indonesia kaya akan flora dan fauna.
Manusia purba hidup di daerah tropis
Di Indonesia banyak ditemukan peninggalan pra-sejarah
Terdapat sungai-sungai besar
Indonesia merupakan daerah kepulauan
Ciri dari manusia purba jenis Phithecanthropus adalah ....
Volume otak 1000-2000 cc
Tubuh tegap dengan tinggi sama dengan manusia sekarang
Volume otak 750-1300 cc.
Kulit otak sudah berkembang lebih lanjut
Tulang atap tengkorak masih melebar
Penelitian terhadap tradisi Paleolitikum di Indonesia dimulai pada tahun 1935, ketika Von Koenigswald menemukan alat-alat batu di Punung, di dasar kali Baksoko. Kemudian Movius menyatakan bahwa penemuan tersebut sebagai salah satu corak perkembangan kapak perimbas di Asia Timur. Tradisi kapak perimbas yang ditemukan di Punung ini kemudian dikenal dengan budaya
Dongson
Pacitan
Dravida
Arya
Indianisasi
1. Cermati pernyataan berikut!
(1) Sistem barter sudah diturunkan oleh nenek moyangnya.
(2) Manusia pada masa itu sudah mengenal distribusi barang.
(3) Manusia pada masa itu belum mengenal sistem mata uang.
(4) Sistem barter dianggap memiliki kekuatan magis.
(5) Sistem barter memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
Alasan manusia purba menggunakan sistem barter pada masa perundagian ditunjukkan oleh nomor ...
(1), (2) dan (3)
(1), (4) dan (5)
(1), (3) dan (5)
(2), (3) dan (5)
(2), (3) dan (4)
Teknik pembuatan benda perunggu yang dilakukan dengan menggunakan 2 cetakan yang diberi lubang pada bagian atas, didalam lubang tersebut diberi logam yang sudah mencair, apabila sudah dingin maka selesailah pengerjaannya adalah tehnik
Cetakan Lilin
A Cire Perdue
Pendinginan
Eksperimen
Bivalve
Pendirian bangunan megalitik seperti dolmen, peti kubur, sarkofagus, waruga, memiliki maksud utama sebagai pengharapan kesejahteraan bagi yang masih hidup serta kesempurnaan bagi si mati. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa telah berkembang sistem kepercayaan, yaitu
Monoteisme
Dinamisme
Totemisme
Animisme
Politeisme
Dalam konsepsi kepercayaan mengenai animisme, manusia yang meninggal dibekali bermacam-macam barang keperluan sehari-hari. Misalnya perhiasan, periuk dan lain-lain yang dikubur secara bersamaan. Hal tersebut bertujuan
Agar roh yang meninggal bisa bahagia dan nyaman di alam nirwanaseperti ketika masih hidup
Agar perjalanan yang meninggal ke dunia arwah dan kehidupan selanjutnya akan terjamin dengan sebaik-baiknya
Agar keluarga yang ditinggalkan mengikhlaskan perjalanan yang meninggal ke alam yang baru karena telah dibekali barang-barang keperluannya.
Yang meninggal hanya pindah tempat saja, dan kehidupan masih seperti sebelumnya.
Roh yang meninggal tidak akan lenyap karena roh memiliki alamnya sendiri
Pada tahun 1950 untuk pertama kalinya ditemukan cap-cap tangan di dinding gua tepatnya di Leang Pattae, Sulawesi Selatan. Tokoh penemu cap-cap tangan tersebut adalah
C. H .M. Heeren-Palm
C. J. H. Franssen
J. Roder
Soejono dan Mulvaney
K. W. Galis
Bangunan tersebut merupakan peninggalan dari kerajaan Islam...
Kesultanan Aceh Darussalam
Samudera Pasai
Palembang Darussalam
Kutai Kartanegara
Gowa - Tallo
