WorksheetsAkuntansi Jasa, Dagang, Manufaktur
Total questions: 25
Worksheet time: 4hrs 15mins
Kegiatan pokok perusahaan industri adalah ....
menyerap tenaga kerja
melakukan pengadaan barang
membeli dan menjual barang dagang
mengolah menghasilkan jasa untuk kepentingan pihak luar
Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
Berikut yang bukan merupakan kegiatan perusahaan indusrti adalah ..........
menjual produk jadi
menjual bahan baku
mengolah bahan baku menjadi produk jadi
menyimpan sementara produk jadi
membeli bahan baku dan sementara untuk disimpan
Biaya utama (prime cost) terdiri atas ....
biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik
biaya bahan dan biaya tenaga kerja
biaya bahan
biaya administrasi dan umum
biaya pemasaran
Pengertian biaya produksi adalah ....
biaya produksi terdiri atas pemakaian bahan, tenaga kerja langsung, dan biaya pemasaran
biaya langsung adalah biaya untuk direktur perusahaan
menurut waktu manfaatnya biaya produksi terdiri atas biaya variabel dan biaya semi variabel
semua biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual
biaya komersial dengan biaya tenaga kerja
Biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik ( BOP ) termasuk
Produksi
Biaya produksi
Proses produksi
Biaya tenaga kerja langsung
Biaya tenaga kerja tidak langsung
Berikut ini yang termasuk biaya produksi tak langsung perusahaan percetakan adalah ....
biaya kertas
biaya penyusutan mesin cetak
pemakaian tinta cetak
biaya tukang cetak
biaya bahan langsung
Nilai biaya yang melekat dalam produk yang diolah selama periode akuntansi disebut . . .
Harga pokok penjualan
Harga pokok produk dalam proses
Harga pokok produksi
Harga pokok barang
Biaya yang melekat pada produk yang telah terjual disebut . . .
Harga pokok penjualan
Harga pokok produk dalam proses
Harga pokok produksi
Harga pokok barang
Biaya-biaya yang terjadi di pabrik selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung disebut .........
Production cost
Direct labour cost
Indirect labour cost
Manufacture overhead cost
Revenue expediture
Biaya yang jumlahnya akan berubah sebanding dengan perubahan volume produksi, pengertian dari..
Biaya Tetap
Biaya Produksi
Biaya Semi Variabel
Biaya Variabel
Pada saat pembelian bahan baku dicatat dalam jurnal umum yaitu ...
Mendebit perkiraan pembeliaan bahan baku dan mengkredit perkiraan utang
Mendebit perkiraan pembelian bahan baku dan mengkredit perkiraan kas
Mendebit perkiraan pembeliaan bahan baku dan mengkredit perkiraan utang dagang / kas
Mendebit perkiraan utang dan mengkredit pembelian bahan baku persediaan bahan baku
Mendebit perkiraan kas dan mengkredit perkiraan pembeliaan bahan baku
Pemakaian bahan baku senilai Rp 800.000,00 untuk proses produksi akan dijurnal...
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
K: Utang dagang Rp 800.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
K: Kas Rp 800.000,00
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
K: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
D: Utang dagang Rp 800.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
Pembelian bahan penolong senilai Rp 500.000,00 secara tunai sebagai pelengkap dalam proses produksi akan dijurnal...
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 500.000,00
K: Utang dagang Rp 500.000,00
D: Persediaan bahan penolong Rp 500.000,00
K: Utang dagang Rp 500.000,00
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 500.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 500.000,00
D: Persediaan bahan penolong Rp 500.000,00
K: Kas Rp 500.000,00
D: Utang dagang Rp 500.000,00
K: Persediaan bahan penolong Rp 500.000,00
Akuntansi tenaga kerja memelihara akun-akun yang berhubungan dengan…
Bahan Baku
Persediaan
Beban Gaji
Peralatan
Data gaji dan upah dari perusahaan industri pengalengan ikan adalah sebagai berikut
Gaji kepala bagian akuntansi Rp 750.000,00
Gaji karyawan pabrik Rp 1.250.000,00
Gaji kepala bagian produksi Rp 1.000.000,00
Gaji kepala bagian keuangan Rp 1.350.000,00
Jumlah biaya tenaga kerja langsung adalah ....
Rp 4.350.000,00
Rp 3.000.000,00
Rp 2.250.000,00
Rp 2.000.000,00
Rp 1.250.000,00
PT Hayuk ingin membayar gaji dan upah untuk tenaga kerja langsung sebesar Rp 780.000, maka pencatatan yang paling tepat untuk mencatat transaksi tesebut adalah...
(D) Kas Rp 780.000 (K) Gaji dan upah Rp 780.000
(D) BOP - BTKL Rp 780.000 (K) Gaji dan upah Rp 780.000
(D) Biaya tenaga kerja langsung Rp 780.000 (K) Kas Rp 780.000
(D) BOP Sesungguhnya Rp 780.000 (K) Kas Rp 780.000
(D) Utang gaji dan upah Rp 780.000 (K) Kas Rp 780.000
Pembebanan biaya tenaga kerja langsung ke dalam proses produksi sebesar Rp 2.000.000,00 akan dijurnal...
D: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Utang dagang Rp 2.000.000,00
D: Utang gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Utang dagang Rp 2.000.000,00
D: BDP-BTKL Rp 2.000.000,00
K: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Kas Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan Upah Rp 2.000.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 2.000.000,00
Pencatatan pembebanan biaya overhead pabrik sebesar Rp 1.600.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
D: BOP dibebankan Rp1.600.000,00
K: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Kas Rp 1.600.000,00
D: Gaji dan upah Rp 1.600.000,00
K: Kas Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 1.600.000,00
Pencatatan untuk menutup biaya overhead pabrik dibebankan sebesar Rp 1.600.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 1.600.000,00
K: Berbagai biaya yg di kredit Rp 1.600.000,00
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: Biaya diluar bahan baku Rp 1.600.000,00
D: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
K: BOP sesungguhnya Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 1.600.000,00
BOP dibebankan Rp 2.300.000,00 sedangkan BOP sesungguhnya Rp 2.750.000,000
Pencatatan selisih BOP adalah...
D: BDP-BOP Rp 2.300.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.300.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.350.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 450.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.750.000,00
D: BDP-BOP Rp 450.000,00 ; K: Biaya diluar bahan baku Rp 450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 2.750.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 2.750.000,00
D: BOP dibebankan Rp 2.300.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 450.000,00 ; K: BOP Sesungguhnya Rp 2.750.000,00
BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 sedangkan BOP sesungguhnya Rp 2.850.000,000
Pencatatan selisih BOP adalah...
D: BDP-BOP Rp 2.850.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.850.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.850.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 600.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 3.450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 600.000,00 ; K: BOP Sesungguhnya Rp 2.850.000,00
D: BDP-BOP Rp 600.000,00 ; K: Biaya diluar bahan baku Rp 600.000,00
Perusahaan mebel “A” memproduksi lemari. Biaya yang dikeluarkan adalah sebagai berikut.
Kayu (papan) Rp 250.000,00
Paku Rp 25.000,00
Plitur Rp 10.000,00
Engsel Rp 5.000,00
maka jumlah biaya overhead pabrik sebesar ....
Rp 390.000,00
Rp 285.000,00
Rp 290.000,00
Rp 250.000,00
Rp 40.000,00
DIketahui data biaya wirausaha sbb:
Persedian awal = Rp 500.000,-
Persedian akhir = Rp 600.000,-
Biaya bahan baku:
2000 bibit @Rp 3.000,- pasir 4 karung @Rp 6.000,- Tanah kompos 2 karung @Rp 5.000,-
Biaya tenaga kerja:
upah tenaga kerja 4 jiwa @Rp 25.000,- upah makan 4 jiwa @Rp 6.000,- upah transport 4 jiwa @ Rp 8.000,-
Biaya overhead pabrik selama pengerjaan:
listrik Rp 40.000 air Rp 35.000 bahan bakar Rp 15.000 transportasi Rp 25.000
Hitunglah Harga Pokok Produksi!
Rp. 6.205.000,00
Rp. 5.505.000,00
Rp. 5.305.000,00
Rp. 6.500.000,00
Rp. 7.305.000,00
Data biaya produksi selama bulan september 2019 adalah seperti berikut.
Barang dalam proses awal Rp 400.000,00
Barang dalam proses akhir Rp 520.000,00
Biaya bahan baku Rp 2.760.000,00
sBiaya tenaga kerja langsung Rp 800.000,00
Biaya overhead pabrik Rp 780.000,00
Besarnya harga pokok produksi bulan September 2019 sebesar........
Rp 3.180.000,00
Rp 3.980.000,00
Rp 4.100.000,00
Rp 4.220.000,00
Rp 5.020.000,00
Berikut ini merupakan analisis biaya produksi usaha budidaya 10.000 wortel:
1) Biaya bahan baku : Rp 3.000.000,-
2) Biaya tenaga kerja : Rp 1.800.000,-
3) Biaya overhead pabrik: Rp 1.500.000,-
Apabila petani ingin mendapatkan untung 30%, maka harga jual per wortel yaitu ….
Rp 630,-
Rp1000,-
Rp 189,-
Rp 819,-
Rp 1.500,-
