wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pert 4_Auditing II

Total questions: 10

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Keuntungan pengambilan sampel statistik daripada pengambilan sampel non-statistik adalah bahwa pengambilan sampel statistik membantu auditor..

a)

meminimalkan kegagalan untuk mendeteksi kesalahan dan penipuan

b)

menghilangkan risiko kesalahan nonsampling

c)

merancang prosedur audit yang lebih efektif

d)

mengukur kecukupan bukti audit dengan mengukur risiko pengambilan sampel

2.

Manakah dari berikut ini yang paling menggambarkan konsep risiko sampling?

a)

Dokumen yang terkait dengan sampel yang dipilih mungkin tidak tersedia bagi auditor untuk diperiksa

b)

Auditor mungkin gagal mengenali kesalahan dalam dokumen dari sampel

c)

Sampel yang dipilih secara acak mungkin tidak mewakili populasi secara keseluruhan untuk karakteristik yang diminati

d)

Auditor dapat memilih prosedur audit yang tidak sesuai untuk mencapai tujuan tertentu

3.

Pengujian mana di bawah ini yang kemungkinan besar auditor akan menggunakan atribut sampling?

a)

Memilih piutang untuk konfirmasi saldo akun

b)

Memeriksa kartu waktu karyawan untuk persetujuan yang tepat oleh penyelia

c)

Membuat estimasi independen dari jumlah inventaris LIFO

d)

Memeriksa faktur untuk mendukung penilaian penambahan aset tetap

4.

Dibandingkan dengan rencana pengambilan sampel non-statistik, rencana pengambilan sampel statistik

a)

menghilangkan kebutuhan untuk menerapkan penilaian profesional dalam menentukan ukuran sampel

b)

memberikan sampel yang lebih representatif dari populasi

c)

lebih memanfaatkan metode matematika dalam menentukan ukuran sampel yang sesuai

d)

menekankan evaluasi hasil secara kualitatif sebagai lawan evaluasi kuantitatif

5.

Dalam menilai risiko sampel, risiko underreliance (yaitu risiko menilai risiko kontrol terlalu tinggi) berkaitan dengan

a)

efisiensi audit

b)

efektivitas audit

c)

pemilihan item dalam sampel

d)

kontrol kualitas audit

6.

Apakah unit sampel yang tepat digunakan auditor untuk menguji bahwa transaksi penjualan benar terjadi (tidak fiktif)?

a)

Salinan surat muat barang

b)

Salinan invoice (tagihan) penjualan

c)

Salinan bukti penerimaan kas

d)

Jurnal penjualan

7.

Apakah unit sampel yang tepat digunakan auditor untuk menguji bahwa transaksi penjualan yang terjadi sudah dicatat dalam jurnal (kelengkapan)?

a)

Salinan surat muat barang

b)

Salinan invoice (tagihan) penjualan

c)

Salinan bukti penerimaan kas

d)

Jurnal penjualan

8.

Tolerable exception rate adalah batas auditor mau menerima (menoleransi) temuan terjadinya transaksi yang tidak sesuai dengan kontrol atau temuan salah saji nilai transaksi yang bisa ditoleransi. Jika TER = 9%, tetapi ditemukan salinan invoice tidak ada bukti persetujuan kreditnya sebanyak 10% dari sampel, bagaimana penilaian auditor atas internal kontrol klien?

a)

Internal kontrol klien tidak efektif

b)

Internal kontrol klien efektif

c)

Internal kontrol klien cukup efektif

d)

Jawaban 2 dan 3 adalah beanr

9.

Manakah dibawah ini yang benar terkait dengan tolerable exception rate (TER) yang rendah?

a)

Tingkat toleransi atas salah saji nilai transaksi semakin longgar

b)

Tingkat toleransi atas salah saji nilai transaksi semakin ketat

c)

Tingkat toleransi atas tidak terpenuhinya kontrol transaksi semakin kecil

d)

Jawaban 2 dan 3 adalah benar

10.

Manakah dibawah ini yang benar terkait hubungan tolerable exception rate (TER) dengan jumlah sampel?

a)

semakin rendah TER, semakin sedikit jumlah sampel

b)

semakin rendah TER, semakin banyak jumlah sampel

c)

semakin tinggi TER, semakin banyak jumlah sampel

d)

Jawaban 1 dan 3 adalah benar