WorksheetsPuisi SMA 1 SUMBER 2020 Kelas X
Total questions: 10
Worksheet time: 9mins
Bacalah puisi memberikankut ini dengan seksama!
Sinar
Di sudut hitam itu
Kulihat betapa tajam sinarmu
Menusuk hati dan jiwaku
Namun apa daya
Ketika kucoba menangkapnya
Sinar itu menghilang bagai ditelan badai
Hari ini pun meredup
Bagai malam ditinggalkan sang rembulan
Tak ada berharap
Tak ada sinar
Dan sinar itu tak akan kembali
(Karya Rian Ardiani)
Puisi berjudul sinar di atas menggambarkan suasana ...
Kebimbangan
Kekecewaan
kebahagiaan
keheningan
Bacalah puisi memberikankut ini dengan seksama!
Sinar
Di sudut hitam itu
Kulihat betapa tajam sinarmu
Menusuk hati dan jiwaku
Namun apa daya
Ketika kucoba menangkapnya
Sinar itu menghilang bagai ditelan badai
Hari ini pun meredup
Bagai malam ditinggalkan sang rembulan
Tak ada berharap
Tak ada sinar
Dan sinar itu tak akan kembali
(Karya Rian Ardiani)
Maksud larik terakhir dari puisi pada soal nomor satu di atas ialah ....
Keinginan untuk menyayangi seseorang, tetapi banyak hambatan
Kekecewaan seseorang alasannya ialah gagal mendapat sesuatu yang diinginkan.
Usaha untuk mempunyai orang yang dicinta mendapat tantanga
Harapan untuk mempunyai seseorang yang dikagumi dan dicintai
Bacalah puisi memberikankut ini denga seksama!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
"Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi abang yang ditembak mati
siang tadi"
Maksud dari puisi tersebut ialah ...
Menggambarkan anak kecil yang malu
Menggambarkan kejadian kedukaan
Menunjukkan pita hitam dalam karangan bunga
Menceritakan kejadian sore itu
Bacalah puisi memberikankut ini denga seksama!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
"Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi abang yang ditembak mati
siang tadi"
Amanat dari puisi berjudul "Karangan Bunga" di atas ialah ....
Perjuangan sekelompok anak kecil yan ikut berduka
Hendaklah kita menghargai pengorbanan yang membela kebenaran
Segala usaha jikalau tidak dilandasi dengan keimanan akan terkalahkan.
Berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu
Bacalah kutipan puisi memberikankut ini dengan seksama!
Gerimis yang Diam-diam
Pada suatu temaram subuh
Yang cuek oleh perjalanan musim
Adakah kamu lihat di atas atap rumah-rumah
Gerimis yang menyebar diam-diam
Datang dari kelam langit
Pada ketika itu
Adakah kamu cair pikirkan
Bahwa sang mahadurjana
Fitnah yang merajalela di mana-mana
Merasuki tiap jengkal tanah-tanah di bumi
Dari kelam kehidupan diam-diam
Seperti desis gerimis?
Suasana yang digambarkan oleh kutipan puisi tersebut ialah ....
Kekhawatiran
Kesunyian
Kesedihan
Kebahagiaan
Gerimis yang Diam-diam
Pada suatu temaram subuh
Yang cuek oleh perjalanan musim
Adakah kamu lihat di atas atap rumah-rumah
Gerimis yang menyebar diam-diam
Datang dari kelam langit
Pada ketika itu
Adakah kamu cair pikirkan
Bahwa sang mahadurjana
Fitnah yang merajalela di mana-mana
Merasuki tiap jengkal tanah-tanah di bumi
Dari kelam kehidupan diam-diam
Seperti desis gerimis?
Maksud dari isi larik pertama puisi "Gerimis yang Diam-diam" di atas ialah ....
Munculnya fenomena kehidupan yang tidak disadari masyarakat
Cuaca cuek yang tidak diperlukan oleh masyarakat
Masyarakat supaya waspada akan datangnya hujan deras
Masyarakat supaya menjaga lahan dan rumahnya masing-masing
AKU
Kalau hingga waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini hewan jalang
Dari kumpulannya termenghilangkan
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan sanggup kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan saya akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
(Karya Chairil Anwar).
Objek yang dibicarakan dalam puisi tersebut ialah ....
Harapan si Aku meraih impian yang diinginkan dan Keinginan si Aku dalam hidup seribu tahun lagi
Ketidakpuasan si Aku dalam menjalankan masa remajanya
Pemberontakan si Aku atas ketidakbebasan yang dialaminya
Harapan si Aku meraih impian yang diinginkan.
Bacalah kutipan puisi memberikankut ini dengan seksama!
AKU
Kalau hingga waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini hewan jalang
Dari kumpulannya termenghilangkan
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan sanggup kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan saya akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
(Karya Chairil Anwar).
Isi puisi Aku tersebut ialah ....
Ketulusan si Aku dalam menghadapi cobaan hidup
Kekerasan hati si Aku dalam menghadapi keberhasilan hidup
Kekecewaan si Aku alasannya ialah orang-orang sekitarnya tidak peduli
Keinginan si Aku yang tidak sanggup dihalangi oleh siapapun.
Bacalah puisi memberikankut ini dengan seksama!
KAU
Kau ajari saya memetik gitar kehidupan
Agar tercipta kasih yang usang tak kudengarkan
Kau yang ajari saya mengeja nama Tuhan
Yang usang tersingkur dalam benak
Tahukah kau? Semua itu membuat
Kekagumanku tandas untukmu
Kau izinkan saya duduk di beranda hatimu
Agar cukup kudongakkan kepalaku
Untuk melihat apa yang disimpan di sana
Dan mengambil sebongkah cinta untukku
Kau yang ajari saya sisa hidup
Menghitung karunia yang tak terhingga
Bersama sapu tangan jingga di langit biru
Dan
Marilah kita bersandar
Di setiap kasih yang kita tegakkan
Mari kita berteduh
Di bawah pilar kebersamaan yang kita bangun
Gaya romantisme pengarang dalam puisi tersebut tergambar secara lebih banyak didominasi pada bait ....
1
2
3
4
Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Perdamaian
Kepercayaan
Persahabatan
Kecintaan
