wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Sosialisasi PD PR Pengadaan 2020

Total questions: 36

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Aturan Pengadaan 2020 tidak diterbitkan dalam bentuk KD dan KR, karena?

a)

KD dan

KR memiliki batas masa berlaku (temporer)

b)

KD dan KR tidak ada lagi

c)

KD dan KR masih bisa diterbitkan jika mengamandemen KD dan KR sebelumnya

d)

KD dan KR hanya bisa digunakan terbatas oleh Direktorat tertentu

2.

Ruang lingkup apakah yang baru dalam Aturan Pengadaan 2020?

a)

Demand

Planning

b)

Category

Management

c)

Sourcing

d)

Agreement

Management

3.

Berikut

ini adalah bab-bab di dalam Aturan Pengadaan 2020:

a)

Demand Planning, Category Management, Sourcing, R2P, Contract Management, SRM

b)

Demand Planning, Category Planning, Sourcing, Agreement Management, R2P, SRM

c)

Demand Planning, Category Management, Sourcing, Agreement Management, PR-PO, Vendor Mgt & SRM

d)

Demand Planning, Category Planning, Sourcing, Contract Management, R2P, Vendor Mgt & SRM

4.

Level pejabat minimal apa yang berwenang menyetujui Demand Plan?

a)

Manager

b)

General Manager

c)

Vice President (VP)

d)

Senior VP

5.

Dalam Sourcing menggunakan metode Penunjukan Langsung, ada pihak yang mengusulkan dan ada pihak yang menyetujui. Kewenangan pihak yang mengusulkan mengacu pada aturan kewenangan apa?

a)

Kewenangan Purchase Order

b)

Kewenangan Justifikasi Anggaran

c)

Kewenangan Agreement

d)

Kewenangan Pembelian Langsung

6.

Jenis barang dan/atau jasa berikut ini merupakan jenis pengadaan yang dikeluarkan dari lingkup Aturan Pengadaan 2020, kecuali:

a)

Retribusi

b)

Sponsorship

c)

Transaksi interkoneksi

d)

Sewa Tower

7.

Berikut ini merupakan metode Sourcing, kecuali:

a)

Tender

b)

Category Planning

c)

Penunjukan Langsung

d)

Pengadaan Khusus

8.

Dalam membuat Demand Plan, kebutuhan Barang dan/atau Jasa dapat berupa: a) Bill of Quantity (BoQ), b) Level item atau fungsionalitas

a)

a) dan b) benar

b)

a) benar

c)

b) benar

d)

a) dan b) salah

9.

Keterkaitan Demand Planning dengan aktivitas pengadaan lainnya dijelaskan sebagai berikut:

a. Demand Planning dapat digunakan sebagai dasar informasi untuk melakukan aktivitas Category Management.

b. Demand Planning digunakan sebagai dasar informasi untuk melakukan aktivitas Sourcing atau perubahan Perikatan;

c. Demand Planning sebagai dasar permintaan dalam aktivitas PR-PO untuk Barang dan/atau Jasa yang memiliki Perikatan.

a)

a dan b benar

b)

b dan c benar

c)

a dan c benar

d)

semua benar

10.

Category Management bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi Perseroan. Nilai tambah apakah yang dimaksud?

a)

peningkatan kualitas barang

b)

faster time to market

c)

optimalisasi biaya

d)

semua benar

11.

Urutkanlah ativitas Category Management di bawah ini:

a. melakukan mobilisasi pihak-pihak terkait untuk memfasilitasi interaksi lintas Fungsi;

b. menyusun Category Plan;

c. meninjau (review) implementasi dan melaporkan pencapaian.

d. menganalisis data pembelanjaan, Supplier, pasar, dll.

e. melakukan implementasi strategi kategori melalui kegiatan Sourcing dan/atau PR-PO

a)

a, b, c, d, dan e

b)

b, a, c, e, dan d

c)

a, d, b, e, dan c

d)

b, a, e, d, dan c

12.

Dalam Tender, apabila jumlah calon Supplier yang memenuhi kualifikasi ini tidak terpenuhi, maka Tender tetap dapat dilakukan dengan menyertakan alasan atau keterangan yang jelas dengan disetujui oleh Sourcing Counsel atau Pejabat Fungsi Pengadaan Berwenang. Berapakah jumlah calon Supplier tersebut?

a)

2 (dua)

b)

3 (tiga)

c)

4 (empat)

d)

5 (lima)

13.

Pemenang Tender dapat terdiri dari x atau lebih Supplier. Berapakah x?

a)

1 (satu)

b)

2 (dua)

c)

3 (tiga)

d)

4 (empat)

14.

Jika Tender dinyatakan gagal atau batal, namun Barang dan/atau Jasa dimaksud masih tetap dibutuhkan, maka dapat diputuskan:

a. Tender ulang; atau

b. Metode Penunjukan Langsung apabila Tender ulang dianggap tidak memungkinkan untuk dilaksanakan dengan mempertimbangkan skala prioritas atau tingkat keterdesakan

a)

a dan b salah

b)

a dan b benar

c)

a benar

d)

b benar

15.

Ada 2 (dua) calon Supplier yang masing-masing hendak diajukan oleh User untuk dilakukan Penunjukan Langsung (PL), dengan alasan

vendor A: vendor BUMN dan

vendor B: satu-satunya vendor di wilayah tersebut.


Kriteria PL apakah yang tepat bagi kedua calon Supplier tersebut?

a)

A: vendor tunggal dan B: vendor lanjutan pekerjaan sebelumnya

b)

A: vendor tunggal dan B: vendor sinergi

c)

A: vendor sinergi dan B: vendor tunggal

d)

A: vendor lanjutan pekerjaan sebelumnya dan B: vendor tunggal

16.

Berikut ini adalah mekanisme Pembelian Langsung

a. dilakukan tanpa melalui proses PR-PO

b. dilakukan secara langsung oleh Fungsi User

c. mengacu kepada batasan nilai tertentu

d. dapat dilakukan untuk semua kategori barang

a)

semua benar

b)

a, b, dan c benar

c)

a, b, dan d benar

d)

a, c, dan d benar

17.

Pengadaan yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan Direksi dan/atau Komisaris selaku pimpinan Perseroan dalam rangka menjalankan peran dan fungsinya sebagai pimpinan Perseroan perlu dibuat PR oleh Procurement terlebih dulu

a)

pernyataan tersebut benar

b)

pernyataan tersebut benar hanya jika memenuhi nilai tertentu

c)

pernyataan tersebut salah karena pengadaan tersebut adalah pengadaan khusus yang tidak menggunakan PR-PO

d)

pernyataan tersebut salah karena pengadaan tersebut seharusnya perlu dibuat PR oleh User

18.

Berikut ini adalah metode pengadaan untuk Barang dan/atau Jasa dalam kondisi darurat:

a: pembuatan posko dan fasilitas tanggap darurat: Pengadaan Khusus

b: fasilitas pendukung setup media center: Pengadaan Khusus

c: bantuan korban bencana: Pengadaan Khusus

d: modul Radio Frequency Unit (RFU): PR-PO atau Sourcing

a)

semua benar

b)

a, b, dan c benar

c)

a, b, dan d benar

d)

a, c, dan d benar

19.

Dalam SAP dan Aturan Pengadaan 2020, semua kontrak disebut sebagai Agreement. Jika Purchase Order (PO) yang dieksekusi dari kontrak tersebut dapat diterbitkan lebih dari sekali, dan sifat kontrak adalah adanya komitmen dengan Supplier, kontrak apakah yang dimaksud?

a)

Kontrak Payung (MPA)

b)

Kontrak Induk (Fixed Contract)

c)

Kontrak Tunggal (Spot Contract)

d)

Semua benar

20.

Selain Agreement dan PO, Perseroan juga mengenal Dokumen Perikatan lain seperti Letter of Intent (LoI) dan Surat Perintah Kerja (SPK). Manakah pernyataan berikut ini yang tepat?

a)

LoI harus disetujui oleh Pejabat User selevel Direktur

b)

SPK dapat dikeluarkan sebelum ada kesepakatan dengan calon Supplier

c)

SPK dapat digunakan oleh Supplier untuk penagihan (invoicing)

d)

SPK hanya bersifat sementara untuk mempercepat implementasi pekerjaan dan harus digantikan oleh Agreement dan/atau PO

21.

Agreement dapat diperpanjang maksimal x kali dengan masing-masing waktu perpanjangan maksimal sama dengan periode Agreement awal. Berapakah x?

a)

1 (satu)

b)

2 (dua)

c)

3 (tiga)

d)

4 (empat)

22.

Perubahan Perikatan seperti

a. ruang lingkup pekerjaan (scope of work),

b. kenaikan harga,

c. jangka waktu Perikatan,

d. metode dan/atau termin pembayaran,

e. novasi

termasuk dalam perubahan apa?

a)

perubahan strategis

b)

perubahan taktis

c)

perubahan adminsitratif

d)

perubahan minor

23.

Penambahan, pengurangan, penggantian jenis (item), atau penurunan harga Barang dan/atau Jasa pada MPA / Kontrak Payung yang tidak menyebabkan perubahan syarat dan ketentuan lainnya, dapat ditindaklanjuti dengan mekanisme apa?

a)

amandemen

b)

pembuatan Berita Acara Kesepakatan (BAK)

c)

penerbitan Perikatan baru

d)

penerbitan Side Letter

24.

Perubahan nomor rekening, korespondensi, alamat dan pihak yang bertanggung jawab atas dokumentasi Supplier, ditindaklanjuti dengan mekanisme apa?

a)

amandemen

b)

pembuatan Berita Acara Kesepakatan (BAK)

c)

pemutakhiran informasi pada Sistem Elektronik pengadaan

d)

penerbitan Side Letter

25.

Proses penutupan Perikatan yang terjadi karena sebab berikut:

a. nilai Perikatan dan penerimaan berselisih tidak material yang akan diatur kemudian;

b. nilai Perikatan dan penerimaan mengalami perbedaan karena selisih pembulatan

proses penutupan dilakukan menggunakan dokumen penutupan Perikatan yang disetujui oleh pejabat Fungsi Pengawasan Perikatan dan/atau Fungsi User (minimal GM, atau Mgr jika di Area/Reg)

a)

pernyataan tersebut benar

b)

pernyataan tersebut benar hanya untuk penutupan karena sebab di butir a

c)

pernyataan tersebut benar hanya untuk penutupan karena sebab di butir b

d)

pernyataan tersebut salah

26.

PR-PO dengan Sourcing untuk kebutuhan Spot Buying atau pengadaan sekali (one-time purchase). Output dari hasil Sourcing ini berupa?

a)

Kontrak Payung (MPA)

b)

Kontrak Induk (Fixed Contract)

c)

Kontrak Tunggal (Spot Contract)

d)

Semua benar

27.

Penerapan mekanisme PO Auto Conversion ditentukan oleh?

a)

Procurement

b)

User

c)

FPA & FBP

d)

Legal

28.

a. Dalam pengadaan Capex, fungsi PR sangatlah penting karena menjadi pemicu proses pengadaan

b. PR untuk Non-Auto Conversion dan Spot Buying harus diterima Procurement sebelum Sourcing dilakukan

a)

a dan b benar

b)

a benar

c)

b benar

d)

a dan b salah

29.

Jika terjadi perubahan Barang dan/atau Jasa (Project and Non-Project Variation) yang terjadi pada PO yang sedang berlangsung, khususnya perubahan yang memiliki dampak penurunan nilai komersial, apa yang perlu dilakukan?

a)

Menerbitkan Change Request minus

b)

Menerbitkan Change Request plus

c)

Cukup melakukan BAST dengan nilai aktual dan PO di-close

d)

Amandemen PO

30.

Sebagai salah satu bentuk sanksi, Blacklist dapat diterapkan sebagai opsi terakhir kepada Supplier. Berapakah periode Blacklist?

a)

1 (satu) tahun

b)

2 (dua) tahun

c)

selama periode Perikatan yang paling lama

d)

selamanya

31.

Berapakah nilai maksimal kewenangan SVP Procurement untuk persetujuan Kontrak Tunggal (dalam Rupiah)?

a)

250 Miliar

b)

100 Miliar

c)

50 Miliar

d)

25 Miliar

32.

Jika terdapat PO Auto Conversion sejumlah Rp 9 Miliar, siapakah pejabat yang berwenang menyetujuinya?

a)

VP Fungsi Pengadaan

b)

VP Fungsi User

c)

SVP Fungsi Pengadaan

d)

SVP Fungsi User

33.

Jika ada PO Non-Auto Conversion dari Area sejumlah Rp 1.99 Miliar, siapakah pejabat yang berwenang menyetujuinya?

a)

GM Fungsi Pengadaan Area

b)

GM Fungsi Pengadaan Kantor Pusat

c)

VP Fungsi Pengadaan

d)

VP Fungsi User

34.

Siapa yang berwenang menyetujui PR Auto Conversion?

a)

GM Fungsi User

b)

Mgr Fungsi User

c)

VP Fungsi User

d)

Tidak ada karena PR dibuat otomatis setelah WBS dirilis

35.

Berapa nilai kewenangan Pengadaan Khusus maksimal di level EVP Area (dalam Rupiah)?

a)

200 Juta

b)

1 Miliar

c)

2 Miliar

d)

2.5 Miliar

36.

Berapakah nilai maksimal kewenangan Pembelian Langsung di GM Fungsi User Area (dalam Rupiah)?

a)

5 Juta

b)

10 Juta

c)

15 Juta

d)

20 Juta