wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evidence Based Nursing Practice

Total questions: 13

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Yang tidak Termasuk Unsur Penting Pendekatan EBM/ EPB

a)

Menggunakan informasi penelitian untuk mengurangi ketidakpastian

b)

Membedakan bukti yang kuat dan yang lemah

c)

Tidak mengukur dan mengenali ketidakpastian dalam pengetahuan klinik

d)

Mengkomunikasikan ketidakpastian dengan probabilitas

2.

Fever is a rise in body temperature that exceeds the normal daily variation and occurs in association with an increase in the hypothalamic set point, for example, going from 37°C to 39°C. It refers to a defensive response of the body against pyrogenic agents released as part of an inflammatory process, causing increased immune response and protection of the human body against infectious agents.


Pernyataan diatas menunjukkan langkah tahapan pada Evidence Base Case Report...

a)

Pendahuluan

b)

Kasus/ Skenario

c)

Rumusan Masalah

d)

Keyword

3.

Over a period of 6 months (June through December 2016) we conducted a hospital-approved safety and efficacy product evaluation of the EMCOOLS system for the treatment of refractory fever in our 16- bed neuro-ICU at Mount Sinai Hospital.


Pernyataan diatas menunjukkan langkah tahapan pada Evidence Base Case Report :

a)

Pendahuluan

b)

Kasus/ Skenario

c)

Rumusan Masalah

d)

Keyword

4.

Those with severe heart disease, malignant hyperthermia, or those that would be submitted to any procedures during the next 3 hours such as central venous access and/or arterial access puncture, intra-hospital transport or bathing were excluded. 108 patients were selected according to the eligibility criteria. However, among the 108 eligible patients, six were going to be subjected to sponge bath in the next 3 hours after reaching a body temperature ≥ 38.3°C, which excluded them from the study according to the inclusion criteria


Pernyataan diatas Menunjukkan Bagian dari Metodologi Penelitian

a)

Desain

b)

Besar Sample

c)

Kriteria Inklusi

d)

Kriteria Eksklusi

5.

Pengaruh Nafas Dalam dan Posisi Terhadap Saturasi Oksigen dan Frekuensi Nafas Pada Pasien Asma, rancangan pada penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pretest-posttest with control group


Pernyataan diatas Menunjukkan Bagian dari Metodologi Penelitian

a)

Desain

b)

Besar Sample

c)

Sample

d)

Kriteria Inklusi

6.

Dari hasil penelitian pada pasien stroke iskemik di RSU yaitu pada saat uji Pre Test dan Post Test maka didapat nilai Z : -1.890 dengan pvalue sebesar 0,059 < 0,05 yang berarti Ho di tolak dan Ha diterima. hasil uji wilixon pada saat uji Pre Test nilai mean 2,50.Dan hasil uji Post Test dengan nilai 10,00: Median yang ditemukan pada saat uji Pre Test maupun Post Test adalah 10.


Item diatas menujukkan Tahapan:

a)

Validity

b)

Important

c)

Applicable

d)

PICO

7.

Setelah dilakukan penelitian pada pasien stroke iskemik di RSU Royal Prima Medan. Ditemukan terdapat keefektivitasan dan pengaruh ROM pada pasien stroke. Teknik ROM mampu meningkatan kekuatan otot penderita stroke.


ROM dalam pelaksanaannya hanya memerlukan perawat yang dapat mempraktikkan langkah langkah ROM pada pasien stroke.

Item diatas menujukkan Tahapan:

a)

Validity

b)

Important

c)

Applicable

d)

PICO

8.

The EMCOOLs system is a well-tolerated, safe and effective short-term intervention for control of fever in neurological patients.


Item diatas menujukkan Tahapan

a)

Validity

b)

Important

c)

Applicable

d)

PICO

9.

Demam adalah peningkatan suhu tubuh yang melebihi variasi harian normal dan terjadi dalam hubungannya dengan peningkatan titik setel hipotalamus, misalnya, akan dari 37 ° c hingga 39 °c. Ini merujuk pada tanggapan defensif dari tubuh terhadap agen pirogenik yang dilepaskan sebagai bagian dari proses inflamasi, menyebabkan peningkatan respon imun dan perlindungan tubuh manusia terhadap agen infeksi.


Pernyataan diatas menunjukkan langkah:

a)

Pendahuluan

b)

Kasus/ Skenario

c)

Rumusan Masalah

d)

Keyword

10.

Data yang diperoleh dari survei awal yang dilakukan peneliti pada bulan desember 2017 di RSU. Royal Prima Medan terdapat jumlah pasien yang mengalami penyakit stroke iskemik terhitung dari bulan januari sampai dengan november tahun 2017 sebanyak 63 orang, baik yang rawat inap maupun yang rawat jalan. Berdasarkan uraian tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh rom pada pasien stroke iskemik terhadap peningkatan kekuatan otot di RSU. Royal prima medan tahun 2018.


Pernyataan diatas menunjukkan langkah tahapan pada Evidence Base Case Report :

a)

Pendahuluan

b)

Kasus/ Skenario

c)

Rumusan Masalah

d)

Diskusi

11.

Keterbatasan dalam penelitian ini subjek penelitian tidak sesuai dengan target penelitian, karena beberapa responden mengalami drop out. Waktu latihan selama 10 hari tergolong singkat, sehingga tidak maksimal untuk memperbaiki kemampuan komunikasi karena responden memiliki berat stroke dan derajat keparahan afasia yang bervariasi dalam hal waktu pemulihan bicara. Selain itu instrumen yang digunakan untuk menilai kemampuan fungsional komunikasi dan depresi ini walaupun sudah dilakukan interrater, tetapi pada instrumen kemampuan fungsional komunikasi masih membutuhkan acuan/alat yang membuat penilaian menjadi lebih objektif diantara peneliti dan asisten peneliti. Untuk instrumen penilaian depresi, tidak semuanya dilakukan observasi dan ada beberapa item observasi yang perlu dikembangkan agar penilaian observasi lebih objektif.

a)

Pendahuluan

b)

Kasus/ Skenario

c)

Rumusan Masalah

d)

Diskusi

12.

Penelitian ini membuktikan bahwa tidak adanya perbedaaan yang bermakna terhadap kemampuan fungsional komunikasi sesudah diberi komunikasi dengan AAC. Pada pasien depresi terdapat perbe- daan yang bermakna sesudah diberi komunikasi dengan AAC di tiga RSUD Jawa Barat. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian komunikasi dengan AAC berpengaruh secara bermakna terhadap depresi pada pasien stroke dengan afasia motorik.

a)

Pendahuluan

b)

Kasus/ Skenario

c)

Diskusi

d)

Kesimpulan

13.

Seorang wanita Ny A , 28 th G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke dokter ingin konsultasi mengenai cara-cara melahirkan. Ibu Susi punya pengalaman kakaknya divakum karena kehabisan tenaga mengejan , anaknya saat ini 6 tahun menderita epilepsy dan kakaknya harus dijahit banyak pada saat melahirkan.Ia tidak mau melahirkan divakum.Ny A mendengar tentang teknik yang menggunakan forsep.Dia bertanya yang mana yang lebih aman untuk ibu dan bayi.


Maka kata kunci dari pertanyaan yang mungkin diajukan untuk mencari keyword pada penulusaran jurnal adalah:

a)

( P ): melahirkan,kala II lama,(I ): vakum, (C ):forcep ,(O) aman untuk ibu dan bayi

b)

P) : Ny A, (I); hecting/ jahit ( C) Vakum, (O) : aman untuk ibu dan bayi

c)

( P ): Ny A umur 28 tahun, ( I) : Vakum, ( C): Forcep ( O) Mengatasi epilepsy

d)

(P): Kakak Ny A ,(I ): vakum, (C ):forcep ,(O) aman untuk ibu dan bayi