NEW
Font size
WorksheetsMATERI TEKS DRAMA
Total questions: 50
Worksheet time: 56mins
Bacalah kutipan drama berikut!
Rona : "Guru, terima kasih atas ilmu yang telah guru berikan kepadaku. apalah artinya diriku andai tidak ada guru."
Guru : "Rona, Rona! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu yang hanya sedikit, tetapi tetap harus diberikan kepada orang lain." (Istri Rona masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Rona : "Lebih baik kalau ngobrolnya sambil minum teh hangat." (Menyodorkan cangkir).
Guru : "Bisa saja istri kamu, Ron."
Latar tempat kutipan drama tersebut adalah . . . . .
Rumah guru
Rumah Rona
Ruang kerja
Ruang kelas
Bacalah kutipan drama berikut!
Brilian : "Sekarang serahkan HP kalian! Kami akan minta uang tebusan!" (Mendorong Doni masuk).
Doni : "Ka . . . . . Ka . . . . . Kami tidak bawa HP." (Gugup).
Brilian : "Periksa kantongnya!"
Tio : "Siap, Bos!" (Memeriksa kantong).
Marchell : "Ada nggak? Ini tempat apa?" (Matanya melotot).
Tio : "Ruang penyimpan perkakas bekas." (Sambil meraba kantong si anak). "Ini Bos, HPnya." (Mengeluarkan HP).
Marchell : "Tanyakan nomor HP orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!"
Tio : "Siap, Bos!"
Suasana pada kutipan drama di atas adalah . . . . .
Haru
Tegang
Sedih
Gembira
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Rina : "Apa-apaan, sih? Kok posterku disobek?" (Menahan marah).
Aji : [ . . . . .]
Rina : "Maaf . . . . . Maaf. Enak saja!"
Aji : (Dengan amat menyesal). "Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?"
Rina : "Ya, lain kali kamu jangan ceroboh."
Aji : (Dengan tersenyum). "Oke, Bos!"
Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah . . . . .
Maafin aku, Rina. Aku tidak sengaja.
Maafin aku, Aji. Aku tidak sengaja.
Begitu saja, kok. Kamu marah, Rin.
Baiklah! aku akan beli yang baru.
Bacalah kutipan naskah drama berikut!
1. Putri : "Reno . . . . .!! Kau jangan bersikap tidak sopan kepada orang tua!"
2. Reno : "Biarin aja! Toh, mereka tidak peduli."
3. Putri : "Bukannya tidak peduli, tapi mereka sibuk mencari uang buat kita, anak-anaknya."
4. Reno : "Itu hanya alasan saja!" [Mondar-mandir seperti orang kebingungan].
5. Putri : "Reno! Jika dinasihati itu didengarkan, jangan semaumu sendiri!"
Perbaikan kesalahan petunjuk laku pada nomor 4 di naskah drama tersebut adalah . . . . .
(Reno tertawa geli. Kemudian, ia ngeloyor pergi dari rumah).
(Sambil menggerutu, Reno masuk ke dalam rumah).
(Sambil melotot matanya, Putri masuk ke dalam rumah).
(Putri terkekeh. Kemudian, ia ngeloyor pergi dari rumah).
Bacalah kutipan naskah drama berikut!
Parto : "Harus antre? Aku malas, ah!" (Menenteng kaleng minyak tanah).
Pardi : "Ya, iyalah. Kamu lihat sana orang meletakkan jerigen minyak dalam antrean!" (Menarik lengan Parto menunjuk ke arah depot minyak tanah).
Parto : "Lalu, kapan aku memandikan kerbauku?"
Pardi : "Ah, kamu ini. [ . . . . . . . . . .]"
Parto : "Kamu benar juga, Di!"
Kalimat yang tepat untuk melengkapi ucapan Pardi pada naskah di atas adalah . . . . .
Ambil kerbaumu dan mandikan saja segera! Antrean masih panjang!
Letakkan saja kaleng minyak tanahmu dalam antrean sementara kamu memandikan kerbau!
Sebaiknya tanyakan berapa banyak orang yang antre sebelum memandikan kerbau!
Itu depot minyak tanah. Sudah, sana ambil jerigenmu!
Perhatikan ilustrasi berikut!
Andi adalah anak yang soleh dan ramah. Dia anak yatim yang sangat berbakti dan setia kepada ibunya. Pada saat liburan, dia diajak oleh Ali dan Arsyad camping ke hutan lindung. Ketika mereka akan berangkat, tiba-tiba Ibu Andi mendadak sakit keras. Karena rencana sudah matang, kedua temannya tetap mengajak berangkat tanpa memedulikan keadaan Andi. Andi menjadi bingung.
Naskah drama yang paling tepat sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . . . . .
Ali : (Bersemangat). "Gimana An, sudah siap? Ayo berangkat!"
Andi : "Maaf Al, ibuku sakit mendadak." (Menunduk).
Arsyad : "Alah, kenapa lu pikirin? Nanti juga sembuh sendiri."
Ali : "Iya An, rencana kita kan sudah matang. ingat, demi kita!"
Andi : (Bingung). "Gimana, ya!!"
Arsyad : (Semangat). "Gimana An, sudah siap? Ayo berangkat!"
Andi : "Maaf, Ar. Aku ragu." (Menunduk).
Ali : "Kenapa An, kok tiba-tiba berubah pikiran? Kita berangkat sajalah!"
Andi : "Ibuku sakit mendadak. Aku harus menungguinya."
Arsyad : "Jangan kita tunda keberangkatan ini!"
Andi : "Aduh, gimana dong? Kita memang sudah sepakat! Tapi . . . . ." (Bingung).
Andi : "Al, ibuku tiba-tiba sakit. Gimana rencana kita?"
Ali : "Rencana kita sudah matang. Kita tetap harus berangkat."
Arsyad : "Betul, An. Kita harus kompak."
Andi : "Baik, ibuku akan kubujuk biar merelakanku."
Ali : "Nah, gitu dong. Sepakat!!"
Arsyad : (Antusias). "Al, gimana persiapanmu?"
Ali : "Oke. aku tinggal cabut saja."
Arsyad : "Kamu gimana, An?"
Andi : "Sebenarnya ibuku sakit, tapi aku siap juga. Kita harus berangkat."
Ali : "Demi kita, Hidup Trio Singa!!" (Mereka menyatukan tangan).
Roni memerankan seorang tokoh dalam sebuah drama. ia membawa cangkul dan memakai caping.
Tokoh apakah yang diperankan oleh Roni?
Nelayan
Pembantu
Petani
Pedagang
Naskah drama disusun dalam bentuk . . . . .
Dialog
Prolog
Epilog
Monolog
Pesan yang ingin disampaikan penulis kepada para penonton disebut . . . . .
Alur
Latar
Tokoh
Amanat
Kalimat dalam naskah drama yang ditulis dalam kurung, tidak didialogkan, melainkan diaktingkan disebut . . . . .
Prolog
Wawancang
Monolog
Kramagung
Watak atau karakter tokoh dalam drama dapat ditampilkan melalui beberapa hal berikut, kecuali . . . . .
Gesture
Blocking
Dialog
Ekspresi
Bacalah naskah drama berikut!
Ibu : "Saya dengar Nana masuk rumah sakit. Apa benar, La?"
Lala : "Benar, Bu. Kami akan menjenguknya besok."
Ibu : "Nana sakit apa?"
Lala : "Nana sakit demam berdarah, Bu."
Adik : "Kak, besok aku ikut menjenguk, ya?"
Lala : "Hus . . . Anak kecil tidak boleh ikut!"
Ibu : "Adik di rumah saja sama Ibu."
Lala : "Sebaiknya kami membawa apa, Bu?"
Ibu : "Bawa jus jambu saja karena bisa membantu menaikkan trombosit."
Lala : "Ide yang bagus, Bu!"
Tokoh utama dalam kutipan naskah drama di atas adalah . . . . .
Ibu dan Lala
Ibu dan Adik
Lala dan Adik
Lala dan Nana
Perhatikan kutipan drama berikut!
Ani : "Tolong Santi, tugasmu membersihkan papan tulis! Aku akan menyapu lantai dulu."
Santi : "Baiklah, Ani. Oh ya, Andi belum datang? Padahal dia anggota regu piket kita."
Ani : "Belum. Mungkin sebentar lagi Andi datang. Kita tunggu saja."
Santi : "Itu dia sudah datang. Cepat Andi, tolong bersihkan meja dan bangku dengan kemoceng!"
Andi : "Baik Santi."
Latar tempat dalam kutipan drama di atas adalah . . . . .
Di dalam kelas
Di halaman sekolah
Di halaman rumah
Di dalam rumah
Cermati naskah drama berikut!
Amir : "Di, kita berangkat sekolah sekarang." (Amir berdiri di depan pintu, lalu Dodi mendekat).
Dodi : "Maaf, Mir. Tunggu sebentar!" (Dodi menyuruh Amir duduk).
Amir : "Sebentar, apalagi yang akan kamu kerjakan?"
Dodi : "Biasa, mengisi dua bak mandi setiap hari."
Amanat cuplikan naskah drama di atas adalah . . . . .
Berangkat sekolah harus lebih pagi.
Bekerjalah sebaik mungkin.
Jadilah anak yang rajin.
Selesaikan pekerjaan di rumah dengan baik.
Bacalah penggalan naskah drama berikut!
Ibu : "Kenapa kamu mencontek lagi?"
Rani : "Tidak, Bu."
Ibu : "Jangan bohong! Saya punya saksi."
Rani : "[ . . . . . ]"
Ibu : "Bagus! Kamu sudah jujur. Sekarang silakan kamu belajar dulu. Setelah itu, temui saya untuk mengulang tes."
Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog yang rumpang di atas adalah . . . . .
Sudahlah!!
Ya, Bu. Saya mengaku. semua saya lakukan karena saya tidak belajar.
Mencontek itu cara pintas, walaupun membuat tidak pintar.
Tidak mau ah, malas.
Perhatikan naskah drama berikut!
Bu Mulyono : "Pak, sebenarnya apa dosa kita sampai anak kita menderita seperti ini? Saya sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi."
Pak Mulyono : "Bersabarlah, Bu. Pasti Yang Maha Kuasa akan memberikan jalan."
Drama tersebut menunjukkan sebuah suasana . . . . .
Terluka
Gembira
Jenuh
Haru
Perhatikan penggalan naskah drama berikut!
"Dari mana saja kau, Badrun? Hari sudah petang, tapi kau kau baru pulang." Tanya ayah sambil berkacak pinggang.
Dialog di atas diucapkan dengan nada . . . . .
Keras sambil bercanda
Marah dan serius
Penuh kasih sayang
Merasa dendam
Perhatikan ilustrasi berikut!
Di atas panggung, Wawan berjalan sambil membungkukkan badannya. Dia memakai peci, kumis, dan janggutnya yang putih. Dia melangkah ke depan sambil memegang tongkat.
Tokoh yang diperankan oleh Wawan adalah . . . . .
Dukun
Kakek
Pak kyai
Pahlawan
Bacalah naskah drama berikut!
Agus : "Hai, hati-hati dong kalau bersepeda!" (Dengan marah).
Dery : "Aku . . . aku . . ." (Jawab Dery ketakutan).
Doni : "Seharusnya kami yang marah, bukan kamu! Kamu yang tidak berhati-hati." (Doni mendekat dan berkata kepada Agus sambil marah).
Agus : "Jangan ikut campur, ya! Aku ngomong dengan dia." (Masih dengan marah).
Doni : "Dia juga temanku. Aku wajib membelanya karena dia tidak bersalah."
Tokoh Agus pada drama di atas mencerminkan orang yang . . . . .
Lembut
Suka menolong
Pemarah
Penakut
Bacalah naskah drama berikut!
Agus : "Hai, hati-hati dong kalau bersepeda!" (Dengan marah).
Dery : "Aku . . . aku . . ." (Jawab Dery ketakutan).
Doni : "Seharusnya kami yang marah, bukan kamu! Kamu yang tidak berhati-hati." (Doni mendekat dan berkata kepada Agus sambil marah).
Agus : "Jangan ikut campur, ya! Aku ngomong dengan dia." (Masih dengan marah).
Doni : "Dia juga temanku. Aku wajib membelanya karena dia tidak bersalah."
Amanat yang terkandung dalam cuplikan naskah drama di atas adalah . . . . .
Sekolah
Kantin
Perpustakaan
Jalan
"Ah, sudahlah!! Semua usahaku sia-sia. AKu tak akan berhasil memperbaikinya."
Nada yang tepat untuk mengucapkan dialog di atas adalah . . . . .
Cemas
Putus asa
Lega
Malas
Pernyataan yang berkaitan dengan kegiatan memerankan tokoh drama berikut ini benar, kecuali . . . . .
Berlatih peran diawali dengan membaca dan memahami isi dialog drama.
Menunjukkan ekspresi sesuai dengan keinginanmu agar terkesan alami.
Mengucapkan kata-kata dengan jelas.
Menghafalkan teks dialog dengan baik.
Cermati naskah drama berikut!
Khasanah : "Aku terlanjur malas, To. Aku sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi."
Anto : "Jangan begitu, Nah! Tanggung jawab ini harus kita laksanakan bersama-sama. Sementara kamulah yang paling bisa dipercaya."
Khasanah : "Habis bicaranya nggak enak di hati, sih."
Untuk memerankan tokoh Khasanah, ekspresi wajah yang tepat adalah . . . . .
Marah dan kesal
Biasa-biasa saja
Sedih
Tersenyum sinis
Berikut ini termasuk persiapan pementasan drama, kecuali . . . . .
Memahami cerita
Blocking dan ekspresi
Latihan vokal
Meditasi dan mediasi
Salah satu alasan perlunya berlatih pernapasan dalam memerankan drama adalah . . . . .
Membantu pengaturan dan pertahanan vokal selama pentas berlangsung.
Membantu pengaturan dan pertahanan nada selama pentas berlangsung.
Memperjelas ekspresi dan gerak anggota tubuh dalam mendukung peran.
Mempermudah pembedaan karakter dan sifat dasar pemain.
Watak atau karakter tokoh dalam drama dapat ditampilkan melalui beberapa hal berikut, kecuali . . . . .
Gerak
Blocking
Dialog
Ekspresi
Sifat dasar yang harus diperankan pemain dalam drama sehingga memungkinkan untuk bertentangan dengan sifat yang dimiliki disebut . . . . .
Akting
Laku
Perwatakan
Ekspresi
Berikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali . . . . .
Panggung
Pemain
Penonton
Naskah
Setting sebuah drama mengandung unsur . . . . .
Tempat terjadinya peristiwa.
Waktu peristiwa bergulir.
Tempat dan waktu cerita.
Tempat, waktu, dan suasana cerita.
Pada tahap persiapan pementasan drama, seorang sutradara melakukan seleksi untuk memilih pemeran yang sesuai dengan peran yang akan dimainkan. Tahapan ini disebut . . . . .
Akting
Casting
Editing
Lighting
Agar terlihat bermuka jahat, pemeran antagonis memerlukan jasa . . . . .
Seni tata rias
Seni tata busana
Seni vokal
Seni tata lampu
Dahlan : "Kamis malam Jumat. Jumat apa?"
Rosana : "Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran Ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?"
Dahlan : "Ya, betul! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda . . . . . Nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Namun, . . . . . juga ada kelemahannya."
Rosana : "Kelemahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna."
Dahlan : "Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, Ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?"
Rosana : "Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?"
Dahlan : "Apa?Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh. Kemudian dipungut lagi).
Rosana : "Maaf, pak. Ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!"
Dahlan : "Ya . . . . . Itu akibat perbuatan Ibumu, tahu! (Keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!
Pesan yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah . . . . .
Sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur.
Nasib manusia ditentukan oleh Tuhan.
Manusia berusaha untuk sempurna.
Anak harus patuh kepada orang tua.
Asdiarti : "Sudah jam satu siang, kamu masih disini, Yanti. Belum pulang?"
Yanti : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca).
Penggalan drama di atas memuat latar . . . . .
Tempat
Waktu
Suasana
Tempat, waktu, dan suasana
Bacalah penggalan naskah drama berikut!
Fenita : "Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!"
Verry : "Beri aku kesempatan sekali lagi!"
Fenita : "Tidak perlu basa-basi! Kalau tidak, aku yang memutuskan, titik!!"
Penggalan naskah di atas menunjukkan bahwa drama sampai pada bagian . . . . .
Orientasi
Konflik
Klimaks
Resolusi
Bacalah penggalan drama berikut!
Sari : "Pengecut!! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum."
Ishak : (Sambil menunjuk ke luar). "Pergi dari sini! Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita, aku bersedia mengorbankan segalanya, juga cintaku."
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah . . . . .
Pemarah
Pembual
Pemberani
Sombong
Gambaran tempat, ruang, waktu, dan suasana cerita disebut . . . . .
Setting
Plot
Blocking
Panggung
Kesenian berikut yang tidak termasuk drama tradisional adalah . . . . .
Opera
Ketoprak
Lenong
Ludruk
Peristiwa mulai terjadinya permasalahan antartokoh sampai pada puncaknya disebut bagian . . . . . . . . . . dalam alur drama.
Orientasi
Komplikasi
Klimaks
Ending
Seperti halnya karya sastra bentuk lain, sebuah drama juga memiliki unsur estetis. Estetis artinya . . . . .
Merupakan karya rekaan.
Mengupas masalah sosial.
Mengandung unsur keindahan.
Mengandung unsur budaya.
Bacalah penggalan drama berikut!
Ayu : "Sudah mala lho, Sis. Kita harus segera pulang!"
Siska : "Sudahlah, Yu! Tenang saja! Toh, ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai."
Ayu : "Ih, Sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam? Tidak enak kan, dengan tetangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam lagi."
Siska : (Dengan sikap tenang). "Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan, tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini."
Penggalan drama di atas mengandung nilai . . . . .
Agama
Pendidikan
Sosial
Budaya
Bacalah penggalan drama berikut!
Ayu : "Sudah mala lho, Sis. Kita harus segera pulang!"
Siska : "Sudahlah, Yu! Tenang saja! Toh, ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai."
Ayu : "Ih, Sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam? Tidak enak kan, dengan tetangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam lagi."
Siska : (Dengan sikap tenang). "Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan, tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini."
Tokoh Siska dalam penggalan drama di atas berperan sebagai tokoh . . . . .
Antagonis
Protagonis
Tritagonis
Figuran
Bacalah penggalan drama berikut!
Samin : "Fred, jangan cepat-cepat, bahaya!
Fredy : "Alah, malam begini sepi, tak apa!" (Samin menyusul dan menariknya mundur).
Samin : "Kita berhenti dulu!"
Fredy : "Ah! Lebih cepat sampai ke alamatnya, kan lebih baik!
Samin : "Ingat! yang aku bawa surat penting!"
Fredy : "Justru itu!"
Samin : "Pokoknya berhenti, Fred! Aku tidak mau ambil risiko tertangkap Belanda."
Fredy : "Baik, Min! Kau yang pegang komando."
Konflik yang terdapat dalam penggalan drama di atas adalah . . . . .
Terjadinya pertengkaran antara Samin dan Fredy.
Keinginan berhenti untuk beristirahat.
Perebutan pemegang komando tugas.
Kekhawatiran akan keselamatan surat penting.
Bacalah penggalan drama berikut!
Samin : "Fred, jangan cepat-cepat, bahaya!
Fredy : "Alah, malam begini sepi, tak apa!" (Samin menyusul dan menariknya mundur).
Samin : "Kita berhenti dulu!"
Fredy : "Ah! Lebih cepat sampai ke alamatnya, kan lebih baik!
Samin : "Ingat! yang aku bawa surat penting!"
Fredy : "Justru itu!"
Samin : "Pokoknya berhenti, Fred! Aku tidak mau ambil risiko tertangkap Belanda."
Fredy : "Baik, Min! Kau yang pegang komando."
Tokoh Samin pada penggalan drama di atas adalah . . . . .
Penyabar
Ambisius
Hati-hati
Tanggung jawab
Pokok persoalan yang dikembangkan dalam suatu drama disebut . . . . .
Tema
Amanat
Pesan
Konflik
Dani : "Sedang apa, Kak?"
Kakak : "Sedang membersihkan selokan, Dan."
Dani : "Kenapa harus dibersihkan, Kak?"
Kakak : "Supaya airnya mengalir dan tidak menjadi sarang nyamuk."
Isi dari dialog di atas adalah . . . . .
Selokan yang kotor.
Selokan yang terawat.
Manfaat membersihkan selokan.
Cara membersihkan selokan.
Berikut ini merupakan sifat drama berdasarkan suasana cerita, kecuali . . . . .
Action
Komedi
Tragedi
Melodrama
Di bawah ini merupakan istilah drama yang dikenal oleh masyarakat, kecuali . . . . .
Sandiwara
Lakon
Tonil
Wayang
Struktur drama berbentuk alur pada umumnya terdiri dari prolog, dialog, dan epilog. Epilog artinya . . . . .
Pembukaan atau peristiwa pendahuluan dalam sebuah drama.
Media kiasan yang melibatkan tokoh-tokoh drama yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak manusia.
Bagian terakhir dari sebuah drama yang berisi intisari cerita.
Bagian klimaks dari drama, berupa penyelesaian akan suatu konflik.
Gambar di atas menunjukkan ekspresi . . . . .
Terkejut
Kagum
Sedih
Marah
Gambar di atas menunjukkan jenis drama yang bernama . . . . .
Sendratari
Melodrama
Opera
Sandiwara
