wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fabel dan Legenda 2

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 17mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah cerita fabel berikut!

Ulat Yang Sombong


Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.

Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.

“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.

“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.

Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu

Namun tiba-tiba…

“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.

Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.

Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.

Tamat

Watak tokoh /karakter Fintu pada fabel di atas adalah…

a)

rendah hati

b)

sombong

c)

serakah

d)

malas

2.

Bacalah cerita fabel berikut!

Ulat Yang Sombong


Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.

Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.

“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.

“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.

Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu

Namun tiba-tiba…

“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.

Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.

Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.

Kalimat langsung pada teks di atas adalah....

a)

Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik.

b)

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

c)

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

d)

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya.

3.

Berikut ini yang merupakan kalimat seru adalah....

a)

Namun tiba-tiba…

b)

Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.

c)

Ia sangat menyesal.

d)

“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.

4.

Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah....

a)

“Anjing, kenapa kau menangis,” tanya si Kupu.

b)

“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu.

c)

“Anjing, kenapa kau menangis” tanya si Kupu.

d)

“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu."

5.

Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!

Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.

Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....

a)

diawali dengan konflik fisik

b)

diawali dengan konflik batin

c)

diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh

d)

diawali dengan deskripsi latar

6.

Pesan yang disampaikan secara langsung oleh pengarang disebut....

a)

pesan eksplisit

b)

pesan implisit

c)

pesan moral

d)

pesan tersirat

7.

Berikut ini kalimat yang menggunakan kata untuk menyatakan hubungan waktu bersamaan adalah....

a)

Setelah itu, kuda itu kembali bersembunyi di dalam semak-semak.

b)

Ketika dia menuju hutan lebat, di tengah jalan kuda itu melihat sesuatu.

c)

Sejak itu Kancil menjadi binatang yang sangat

baik.

d)

Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.

8.

Cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai kehidupan manusia disebut

a)

dongeng

b)

legenda

c)

fabel

d)

foklor

9.

Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah

a)

Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.

b)

Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.

c)

Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.

d)

Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.

10.

Berikut kalimat yang menyatakan keterangan tempat adalah kecuali ...

a)

Belalang melihat pohon tua yang ada di hadapannya.

b)

Belalang merapikan sarangnya setiap bangun tidur.

c)

Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua.

d)

Burung Hantu Tua melirik ke arah belalang yang tak menghiraukannya

11.

Penulisan kata sandang si atau sang pada kalimat berikut tepat, kecuali ...

a)

Surat itu dikem,balikan kepada si Kupu-Kupu

b)

Raja rimba memberikan hadiah kepada si Kancil.

c)

“Kita harus berserah diri kepada Sang Pencipta, “ kata si Harimau

d)

Buaya itu marah sekali kepada Sang Kancil.

12.

Cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai kehidupan manusia disebut

a)

dongeng

b)

legenda

c)

fabel

d)

foklor

13.

Ketika Ibu Malin Kundang menyapa anaknya, Malin Kundang tidak memperdulikannya. Bahkan, ia menghardik dan berlaku kasar. Sikap seperti itu membuat ibunya tanpa sadar mengeluarkan kutukan terhadap anaknya. Akhirnya, Malin Kundang berubah menjadi batu.


Cuplikan itu dapat diceritakan kembali sesuai dengan amanatnya yaitu ....

a)

surga itu ada di telapak kaki ibu

b)

perhatikan keinginan orang tua

c)

jangan menyakiti hati orang tua

d)

tak ada ibu yang tidak menyayangi anaknya

14.

Benar saja apa yang dikatakan Kodi. Tak lama kemudian, banyak serangga mendekati pelita itu. Mereka segera memangsa serangga itu hingga cukup mengisi perut mereka. Komal akhirnya sadar, ternyata barang-barang yang dikumpulkan Kodi berguna juga. Ia bangga memiliki saudara yang baik hati dan cerdik.


Penceritaan yang sesuai adalah bahwa ....

a)

tidak boleh makanan terlalu banyak

b)

harus memiliki saudara yang baik hati dan cerdik

c)

jangan membuang barang sembarangan

d)

suatu barang akan menjadi berguna pada suatu saat nanti

15.

Suara-suara itu seperti suara burung. Ketika melihat ke arah gunung, mereka menemukan beribu-ribu tikus bergerak beriringan. Tikus-tikus itu datang dari segalaa penjuru gunung. Dari atas, bawah, kanan, kiri, depan, belakang, dan berbagai sisi. Semuanya berjalan menuju gua. Sementara di depan gua, Ja'ran tengah berdiri. Ketika pasukan tikus itu menyerangnya dari berbagai penjuru, ia berlari ke dalam gua. Namun, tikus-tikus terus mengejarnya.


Daya tarik cuplikan cerita itu terletak pada unsur ....

a)

penokohan yang aneh

b)

temanya tentang dunia gaib

c)

alurnya yang tidak mudah ditabrak

d)

latarnya yang sangat eksotis

16.

Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.


Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....

a)

penokohan

b)

latar

c)

tema

d)

amanat

17.

Malin Kundang sejak kecil telah ditinggalkan ayahnya. Dengan kasih sayang, ia diasuh oleh ibunya. Setelah besar, atas izin dan doa restu ibunya, ia pergi merantau.


Sudut pandang kutipan cerita itu adalah ....

a)

orang ketiga di dalam cerita

b)

orang ketiga di luar cerita

c)

orang pertama pelaku utama

d)

orang pertama pelaku sampingan

18.

Seekor anak ayam berlari-larian di dekat parit. induk ayam memperingatkannya dengan berteriak, "Jangan berlarian di dekat parit". Anak ayam tidak menghiraukan, akhirnya, ia terperosok ke parit. Untuk anak ayam yang lain, hal itu merupakan peringatan yang harus diperhatikan.


dilihat dari tokoh-tokohnya, cerita di atas lebih tepat disebut sebagai ....

a)

cerita pendek

b)

fabel

c)

dongeng

d)

legenda

19.

Legenda Malin Kundang menceritakan ....

a)

seorang anak miskin yang menjadi pejabat negara

b)

seorang anak yatim piatu yang menjadi kaya raya

c)

seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya

d)

seorang anak yang melupakan tanah kelahirannya

20.

''Aah, kalau begini naga-naganya, akan habislah binatang di hutan ini dimakan si raksasa jahat itu. Maka, punahlah kita semua," demikian kata si Macan Loreng, raja hutan itu.


Berdasarkan kutipan tersebut yang menjadi tokoh jahat pada cerita tersebut adalah ....

a)

naga

b)

raksasa

c)

harimau

d)

si Macan Loreng

21.

Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.

Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah

a)

Perkenalan

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Penyelesaian

22.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.

Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah

a)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

b)

Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat

c)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

d)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun

23.

Semua binatang-binatang yang beradadi hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk .

Perbaikan yang tepat terhadap kalimat tidak efektif tersebut adalah

a)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

b)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

c)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

d)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

24.

Raja Agung mempunyai dua orang putri, yaitu Ajeng Ayu dan Ajeng Rara. Ajeng Ayu sangat cantik. Ia tidak pernah membeda-bedakan orang. Semua orang yang bertemu dengan dia disapanya. Semua orang sangat menyukai Ajeng Ayu. Ajeng Rara menjadi benci kepada saudaranya. Ajeng Rara juga menjadi tidak suka melihat kecantikan Ajeng Ayu. Karena itu, ia ingin mencelakakan saudaranya. Dia menyuruh pelayannya untuk membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya. Ia ingin saudaranya menjadi buruk rupanya. Watak yang dimiliki Ajeng Rara adalah ....

a)

Murah hati

b)

Iri hati

c)

Ramah

d)

Sombong

25.

Di suatu kampung yang damai, hidup sepasang suami istri yang miskin. Mereka tinggal di sebuah gubuk berdinding kulit kayu dan beratap rumbia di pinggir hutan. Sebagian atapnya sudah berlubang. Jika hujan datang, suami istri itu sibuk menambal atap tersebut dengan daun-daun kayu yang besar. Berdasarkan kutipan tersebut, latar tempat ceritanya adalah ....

a)

Pinggir hutan

b)

Tengah kota

c)

Tengah hutan

d)

Pinggir danau

26.

Cerita rakyat dari Jawa Barat adalah ....

a)
b)
c)
d)
27.

Dari judul cerita tersebut termasuk cerita rakyat yang berbentuk ....

a)

Fabel

b)

Epos

c)

Mitos

d)

Legenda

28.

Edo sangat menghormati orang tuanya. Dia juga sayang kepada keduanya, meskipun hanya sebagai pedagang sate. Sepulang sekolah, Edo selalu membantu orang tuanya melayani pembeli. Amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah ....

a)

Pantang menyerah dalam mencapai cita-cita

b)

Berbakti kepada orang tua

c)

Bersabar dalam menjalani hidup

d)

Berusaha menjadi pelayan yang baik

29.

Setelah belajar Sasmita selalu memadamkan lampu belajarnya. Pada malam hari, di kamarnya yang menyala hanyalah lampu tidur. Ketika mandi pun, Sasmita menggunakan air secukupnya. Tema dari cerita tersebut adalah ....

a)

Pemborosan

b)

Hidup sederhana

c)

Hidup hemat

d)

Pendidikan

30.

Dari gambar tersebut termasuk ke dalam jenis dongeng ....

a)

Mite

b)

Sage

c)

Fabel

d)

Legenda

31.

Kalimat yang mengungkapkan hal-hal menarik dalam fabel adalah ....

a)

Saya suka membaca fabel itu karena ceritanya bagus

b)

Saya kesal membaca fabel itu karena ceritanya berbelit-belit

c)

Saya malas membaca fabel itu karena bahasanya sulit dipahami

d)

Buku itu dari sampulnya terlihat menarik tetapi isinya tidak semenarik sampulnya

32.

Dari gambar tersebut, termasuk ke dalam jenis dongeng ....

a)

Sage

b)

Mitos

c)

Legenda

d)

Fabel

33.

tokoh utama dalam fabel tersebut adalah . . . .

a)

Kancil dan Buaya

b)

Belalang

c)

Ikan

d)

Burung Gagak

34.

Perhatikan penggalan cerita berikut


a) kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang

b) kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat

c) ketika lomba di mulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura

d) kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari

e) kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang

f) karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon


Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat diatas menjadi sebuah fabel adalah….

a)

a-b-d-f-c-e

b)

b-e-d-f-c-a

c)

b- d-e-c-f-a

d)

b-d-c-e-f-a

35.

Apa pengertian dari Fabel?

a)

Cerita tentang Kancil dan Kelinci yang seperti manusia

b)

Cerita yang diperankan oleh binatang dengan watak dan prilaku seperti manusia

c)

Cerita yang diyakini kebenarannya oleh penduduk setempat

d)

Cerita yang mengandung pelajaran moral

36.

Paragraf yang ditunjukkan oleh gambar pada cerita Bauaya Yang Serakah di atas adalah....

a)

Koda

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Orientasi

37.

"Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah

a)

”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”

b)

”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”

c)

”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

d)

”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”

38.

Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .

a)

“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”

b)

“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”

c)

“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.

d)

“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”

39.

Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.

Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Penyelesaian

40.

Fabel merupakan jenis cerita lama yang mengajarkan nilai-nilai moral kepada pembaca/pendengar melalui tokoh yang berupa binatang. Berdasarkan pengertian tersebut, berikut ini yang termasuk cerita fabel adalah....

a)

Rubah dan Burung Gagak

b)

Terjadinya Danau Toba

c)

Si Kabayan Saba Kota

d)

utri Sabah Nan Aluih

41.

Bagian terakhir fabel yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut disebut...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

42.

(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.

Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....

a)

4-2-3-1

b)

4-1-3-2

c)

4-1-2-3

d)

4-3-2-1

43.

Pedagang asongan itu sedang menjajakan koran di terminal bus. Sinonim kata menjajakan pada kalimat tersebut adalah...

a)

menjual

b)

membagi

c)

membawa

d)

membari

44.

Bacalah kutipan cerita fabel berikut!

Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”

Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”

Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”

Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....

a)

pada, di, dan dari

b)

dari, pada, dan di

c)

di, dari, dan pada

d)

di, dari, dan dari

45.

Bacalah penggalan fabel berikut!


Pada suatu zaman di dalam hutan, tinggallah seekor rusa. Setiap kali ia pergi untuk minum di kolam, ia akan mengagumi dirinya, tertutama tanduknya yang indah. Akan tetapi, manakala ia melihat kakinya ia sangat malu karena sangat kurus dan buruk.

“Aku punya tanduk yang begitu indah, kalau saja kaki-kakiku tidak begitu kurus dan jelek seperti ini,” keluhnya.

Suatu hari rusa dikejar oleh seekor harimau besar. Rusa itu berlari kencang sekuat yang dapat dilakukan kaki-kakinya dan meninggalkan harimau itu. Tahu-tahu tanduknya tersangkut di cabang pohon. Rusa berusaha membebaskan diri, tetapi tidak bisa.

Tidak lama kemudian, harimau berhasil mengejar dan menerkam rusa itu. Rusa itu tersadar bahwa kaki-kakinya yang buruk ternyata lebih berguna daripada tanduknya yang indah.


Amanat dalam kutipan cerita tersebut adalah....

a)

Gunakan akal dan pikiranmu untuk menyelamatkan diri.

b)

Jangan suka menghina kekurangan makhluk lain.

c)

Jangan rakus karena akan berakhir dengan kesialan.

d)

Jangan menilai sesuatu dari penampilannya.

46.

Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu

a)

orientasi - komplikasi - klimaks - koda

b)

orientasi - klimaks - resolusi - koda

c)

orientasi - komplikasi - resolusi - koda

d)

orientasi - klimaks - resolusi - koda

47.

”Jangan kuatir, Bu,” kata sang Ayah dengan congkak. ”Ini belum seberapa besarnya. Aku baru saja mulai menggelembungkan diriku.” Tapi si Ibu Katak tetap berusaha mencegah perbuatan itu. Karena terus diomeli, pada akhirnya Ayah Katak menjadi marah dan berkata, ”Kalau kau tak suka melihatnya, tinggalkan saja kami, jangan menggangguku dan urus saja dirimu. Ia terus menggelembungkan diri hingga akhirnya badan ayah Katak meletus seperti balon pecah.


Tema cerita di atas adalah ....

a)

Ketamakan

b)

Kegigihan

c)

Kesombongan

d)

Ketakutan

48.

Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah

a)

Ibu Domba melirik jam dinding. Ia gelisah anaknya Doug belum pulang.

b)

Jam alarm Bear berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.

c)

Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.

d)

Kelinci membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.

49.

Burung Penyanyi merasa iba. Ia segera mencari cara untuk menghibur sahabatnya itu. "Teman, bagaimana kalau kau membuat gelembung - gelembung air dan aku bersenandung. kita lakukan bersamaan. suara yang dihasilkan pasti enak didengar."

sifat burung Penyanyi dalam cerita di atas adalah ....

a)

baik hati

b)

pemarah

c)

rajin

d)

pemalas

50.

Cermati kalimat berikut!

Pada suatu hari ketika kedua sahabat itu sedang mencari makan, tiba-tiba seekor serigala datang menyerang keduanya.

Antonim kata datang adalah ....

a)

tiba

b)

berangkat

c)

pergi

d)

sampai