WorksheetsSOAL BAHASA INDONESIA KELAS VI SDN TANAH KALIKEDINDING VI
Total questions: 26
Worksheet time: 13mins
Pertandingan sepakbola antara PSS melawan Persebaya berakhir dengan kemenangan Persebaya. Suasana pertandingan berlangsung sangat meriah. Para suporter telah membanjiri Stadion Maguwoharjo sebelum pertandingan dimulai. Mereka saling menjaga diri untuk tidak membuat keributan sampai pertandingan usai.
Makna kata suporter dalam paragraf tersebut adalah ….
penonton
pendukung
peminat
pemirsa
Bertani jagung dimulai dengan menanam bijinya. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Petani dapat memanen jagung setelah tanaman berusia tiga setengah bulan. Itulah tahapan petani dalam menanam jagung.
Ide pokok paragraf tersebut adalah ….
teknik bertani jagung
awal mula bertani jangung
tahapan bertani jagung
usia jagung dipanen
Air limbah yang berasal dari industri tekstil sangat berbahaya. Air itu mengandung racun. Racun tersebut bisa mengganggu kesehatan manusia.
Makna kata limbah pada paragraf tersebut adalah ….
sesuatu yang tidak dipakai
sisa proses produksi
sisa bahan industri
bahan sortiran pabrik
Pohon itu kelihatan pendek.
Antonim kata pendek dalam kalimat tersebut adalah ….
besar
tinggi
panjang
rimbun
Belanda ingin mengalahkan Diponegoro namun belum berhasil. Belanda berbohong untuk mengalahkannya. Pimpinan Belanda, pura-pura mengajak Diponegoro berunding di Magelang. Akan tetapi, Diponegoro ditangkap. Beliau diasingkan ke Batavia, kemudian Manado. Akhirnya Diponegoro dipindahkan ke Makasar sampai wafat 8 Juni 1855.
Bagaimana cara Belanda mengalahkan Diponegoro?
Cara Belanda mengalahkan Diponegoro dengan ….
penangkapan
penipuan
pengasingan
penculikan
Setiap sekolah menggalakkan gerakan literasi dengan beberapa kegiatan. Salah satu diantaranya adalah membaca buku sepuluh menit sebelum pelajaran dimulai. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca. Dengan membaca, pengetahuan dan wawasan siswa semakin luas.
Mengapa literasi perlu digalakkan?
Literasi perlu digalakkan ….
agar dapat membaca buku sebelum pelajaran dimulai
untuk menumbuhkan kebiasaan dalam membaca
supaya pengetahuan membaca kita semakin banyak
agar wawasan buku yang kita baca semakin luas
Kita dapat membuat kompas dengan cara sederhana. Cara membuatnya dengan menimbun sampah dedaunan di dalam lubang. Sebaiknya, lubang dibuat di tempat teduh. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pembusukan.
Jika timbunan sampah dedaunan tidak diletakkan di tempat teduh yang terjadi adalah ….
tempat teduh akan mempercepat pembusukan
kelembaban udara mempercepat dedaunan busuk
sampah dedaunan tidak akan cepat membusuk
sampah dedaunan tidak akan pernah busuk
Bacalah teks percakapan berikut dengan cermat! Erwin : “Han, ayahmu berada di rumah?”
Hani : “Tidak. Kau jadi akan belajar cara mencangkok pohon?”
Erwin : “Ya. Dimana beliau?” Hani : “Ayahku masih bekerja.” Erwin : “Kapan beliau pulang?” Hani : “Biasanya sore.”
Erwin : “Baiklah, nanti sore aku kembali ke sini.”
Topik teks percakapan tersebut adalah ….
belajar mencangkok pohon
mencangkok pohon bersama
rencana belajar mencangkok
cara mencangkok pohon
Baca cuplikan teks laporan berikut dengan cermat!
Siswa kelas VI SD Mulia mengadakan kunjungan ke Museum Kraton Yogyakarta. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 9 Januari 2018. Museum Kraton Yogyakarta terletak di dalam area Kraton Yogyakarta. Di dalam museum, para siswa sangat tertib dan bersikap sopan. Siswa tidak memegang barang yang tidak boleh disentuh. Mereka mengamati benda koleksi museum dengan tenang.
Isi laporan tersebut adalah ….
ketertiban siswa kelas VI SD Mulia di dalam Museum Kraton Yogyakarta
siswa SD Mulia mengamati bangunan-bangunan di dalam Kraton Yogyakarta
pada Selasa, 9 Januari 2018, siswa kelas VI SD Mulia mengunjungi kraton
Museum Kraton Yogyakarta menerapkan berbagai peraturan bagi pengunjung.
Perhatikan cuplikan pidato berikut!
Teman-teman, waktu ujian sekolah semakin dekat. Jangan terlena dan bermalas-malasan, jika tidak ingin kecewa. Nilai ujian sekolah yang memuaskan harus diraih. Dengan demikian kita dapat melanjutkan ke sekolah lanjutan yang diinginkan. Marilah belajar dengan lebih rajin agar mendapat nilai ujian yang memuaskan!
Isi pidato tersebut adalah ….
belajar rajin agar memperoleh nilai ujian sekolah yang memuaskan
siswa tidak boleh terlena terhadap nilai ujian sekolah yang memuaskan
setelah lulus, siswa sekolah dasar harus melanjutkan ke sekolah lanjutan
siswa yang bermalas-malasan pasti tidak bisa melanjutkan ke sekolah lanjutan
Perhatikan cuplikan pidato berikut!
Teman-teman, waktu ujian sekolah semakin dekat. Jangan terlena dan bermalas-malasan, jika tidak ingin kecewa. Nilai ujian sekolah yang memuaskan harus diraih. Dengan demikian kita dapat melanjutkan ke sekolah lanjutan yang diinginkan. Marilah belajar dengan lebih rajin agar mendapat nilai ujian yang memuaskan!
Isi pidato tersebut adalah ….
belajar rajin agar memperoleh nilai ujian sekolah yang memuaskan
siswa tidak boleh terlena terhadap nilai ujian sekolah yang memuaskan
setelah lulus, siswa sekolah dasar harus melanjutkan ke sekolah lanjutan
siswa yang bermalas-malasan pasti tidak bisa melanjutkan ke sekolah lanjutan
Cara membuat permainan tradisional bakiak raksasa sangat sederhana. Kita perlu menyediakan dua bilah kayu yang panjangnya kira-kira 1,5 meter. Setiap kayu tersebut dibuat seperti sandal raksasa. Jepitan kaki dibuat dari karet dengan jarak antar jepitan setengah meter.
Kalimat utama paragraf tersebut adalah ….
cara membuat permainan tradisional bakiak raksasa sangat sederhana
kita perlu menyediakan dua bilah kayu yang panjangnya kira-kira 1,5 meter
setiap kayu tersebut dibuat alas kaki dengan ukuran yang sangat besar
jepitan kaki dibuat dari karet dengan jarak antar jepitan setengah meter
Teks 1
Hampir empat tahun Andi merantau di Tangerang. Andi menjadi buruh pabrik elektronik. Selama itu, belum sekalipun Andi pulang ke kampung halaman karena kesibukannya. Keluarga sangat merindukan Andi. Mereka berharap tahun depan Andi pulang.
Teks 2
Arif seorang direktur di perusahaan. Belum lama ini perusahaan Arif membuka cabang di Tangerang. Ia ditugaskan di cabang baru itu. Perusahaannya berkembang pesat sehingga membuatnya sibuk. Ia tidak pernah pulang kampung.
Perbedaan isi kedua teks tersebut adalah ….
mereka bekerja di bidang ekonomi
jenjang karir mereka di perusahaan
kesibukan yang mereka alami
mereka bukan warga asli Tangerang
kita wajib mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru. Segeralah mengerjakan PR dan hindari menunda pekerjaan. Jangan malas mengerjakan PR. Jangan menghindari PR yang sulit. Kita harus optimistis bisa mengerjakan PR sesulit apapun.
Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ….
kita tidak boleh menghindari pekerjaan rumah yang diberikan guru
pekerjaan rumah (PR) merupakan tugas yang diberikan guru di rumah
optimistis akan membawa kita berhasil dengan mengerjakan PR yang sulit
menunda mengerjakan PR berarti mempersulit tugas yang harus dikerjakan
Beberapa tahapan perlu diperhatikan saat kita becocok tanam. Kita perlu menyiapkan media tanam yang baik. Pemilihan bibit akan memengaruhi pertumbuhan tanaman. Pemupukan perlu dilakukan agar tanaman tumbuh subur. Pengairan yang cukup membuat tanaman terpenuhi kebutuhan airnya. Hama harus diberantas agar tidak mengganggu tanaman.
Pernyataan yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah ….
pemupukan yang berlebihan membuat pertumbuhan tanaman lebih cepat
hama tidak akan muncul lagi setelah dilakukan pemberantasan
air merupakan salah satu unsur yang sangat dibutuhkan tanaman
pemilihan bibit unggul dilakukan agar tanaman terhindar dari hama
Siswa kelas VI SD Merapi mengadakan kunjungan ke peternakan sapi. Disana, mereka akan belajar berbagai hasil peternakan. Sekar, Leny, Bayu, dan Richi belajar membuat camilan. Dani, Rafa, Novi, dan Tuti mendengarkan pemandu menerangkan cara membuat yoghurt. Sedangkan Vino, Andi, Caca, dan Nabila belajar memerah.
Ilustrasi tersebut disajikan dalam tabel di atas
Isian
yang tepat untuk melengkapi tabel camilan, yoghurt, dan pemerahan adalah ….
Rafa;
Bayu; Caca
Bayu;
Rafa; Caca
Caca; Rafa;
Bayu
Bayu; Caca; Rafa
Adisucipto menempuh pendidikan di berbagai kota. Beliau menamatkan pendidikan setingkat SD di HIS Muntilan. Kemudian, Adisucipto melanjutkan pendidikan setingkat SMP di MULO St. Louis Ambarawa. Setelah lulus, Adisucipto masuk AMS yang merupakan pendidikan setingkat SMA di Semarang. Setamat AMS, Adisucipto melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Kedokteran di Jakarta. Adisucipto tidak menamatkan pendidikannya di sekolah ini. Ia pindah ke Sekolah Penerbangan Belanda di Kalijati, Jawa Barat.
Jenis paragraf tersebut adalah ….
narasi
deskripsi
argumentasi
persuasi
“Begini Intan, saat ini musim penghujan. Jadi, persediaan air di desa ini sangat melimpah. Sawah disini termasuk sawah tadah hujan sehingga air hujan merupakan sumber pengairan yang utama. Nah, selagi air melimpah, para petani memanfaatkan sawahnya untuk ditanami padi. Padi termasuk tanaman yang membutuhkan banyak air. Jadi musim hujan begini saat paling tepat untuk menanam padi. Namun, tidak berarti petani disini tidak suka menanam sayuran atau buah-buahan. Pada musim kemarau, ada yang menanam sayuran, misalnya, cabai, sawi, terung, tomat, dan kubis. Ada juga petani yang menanam buah- buahan, seperti semangka dan melon,” Paman Danu menjelaskan.
“Selain itu, yang ditanam pada musim kemarau apa, Paman?” Tanya Intan lagi. “Yang ditanam antara lain palawija, misalnya kacang tanah, jagung, atau kedelai.”
“Mengapa petani menanam sayuran dan palawija pada musim kemarau, Paman?” Tanya Intan.
Paman Danu pun menjelaskan, “Hal ini karena tanaman sayuran dan palawija termasuk kurang cocok ditanam pada lahan banyak air. Namun, tidak berarti tanaman tersebut tidak memerlukan air.” “Semua tanaman membutuhkan air. Namun, tanaman sejenis palawija dan sayuran hanya memerlukan pengairan pada saat-saat tertentu. Tanah tempat tanaman itu tumbuh tidak boleh basah atau tergenang air terus- menerus. Jika air sampai menggenang terus-menerus, akar atau batangnya dapat membusuk,”tambah Paman Danu.
Bagaimana cara petani memanfaatkan air hujan yang melimpah?
Cara petani memanfaatkan air hujan yang melimpah dengan ….
membuat sawah tadah hujan untuk ditanami sayuran
menanam palawija di sawah tadah hujan
menanam padi di sawah tadah hujan
mengalirkan air ke sawah dan ladang
“Begini Intan, saat ini musim penghujan. Jadi, persediaan air di desa ini sangat melimpah. Sawah disini termasuk sawah tadah hujan sehingga air hujan merupakan sumber pengairan yang utama. Nah, selagi air melimpah, para petani memanfaatkan sawahnya untuk ditanami padi. Padi termasuk tanaman yang membutuhkan banyak air. Jadi musim hujan begini saat paling tepat untuk menanam padi. Namun, tidak berarti petani disini tidak suka menanam sayuran atau buah-buahan. Pada musim kemarau, ada yang menanam sayuran, misalnya, cabai, sawi, terung, tomat, dan kubis. Ada juga petani yang menanam buah-
buahan, seperti semangka dan melon,” Paman Danu menjelaskan.
“Selain itu, yang ditanam pada musim kemarau apa, Paman?” Tanya Intan lagi.
“Yang ditanam antara lain palawija, misalnya kacang tanah, jagung, atau kedelai.”
“Mengapa petani menanam sayuran dan palawija pada musim kemarau, Paman?” Tanya Intan.
Paman Danu pun menjelaskan, “Hal ini karena tanaman sayuran dan palawija termasuk kurang cocok ditanam pada lahan banyak air. Namun, tidak berarti tanaman tersebut tidak memerlukan air.” “Semua tanaman membutuhkan air. Namun, tanaman sejenis palawija dan sayuran hanya memerlukan pengairan pada saat-saat tertentu. Tanah tempat tanaman itu tumbuh tidak boleh basah atau tergenang air terus-menerus. Jika air sampai menggenang terus-menerus, akar atau batangnya dapat membusuk,” tambah Paman Danu.
Mengapa tanaman palawija tidak memerlukan pengairan secara terus menerus? Tanaman palawija tidak memerlukan pengairan secara terus menerus karena ….
buah pada tumbuhan palawija akan membusuk jika terlalu banyak air
daun tanaman palawija akan membusuk jika tanahnya tergenang air
tanaman palawija membutuhkan banyak air di waktu tertentu untuk tumbuh
akar atau batang tanaman palawija akan membusuk jika terlalu banyak air
Ibu Kelinci tinggal bersama anaknya di dalam hutan. Mereka tinggal berdekatan dengan keluarga ayam. Suatu hari, Ibu Kelinci ingin pergi ke suatu lembah. Ia berpesan agar anaknya tidak membuka pintu rumah, kecuali untuknya. Agar anaknya tidak salah mengenali, Ibu Kelinci mengajarkan sebuah lagu. Jika lagu itu dinyanyikan di depan pintu, maka Ibu Kelinci yang datang. Namun, tanpa mereka ketahui, ternyata Musang ikut mendengarkan lagu tersebut.
Ibu Kelinci akhirnya pergi. Musang segera datang ke depan pintu. Ia menyanyikan lagu yang didengarnya tadi. Mendengar lagu itu, anak kelinci menjadi ragu. Bukankah ibunya baru saja pergi? Kok ibunya sudah kembali? Suara yang didengarnya juga tidak seperti suara ibunya. Haruskah ia membuka pintu?
Namun anak kelinci tidak segera membuka pintu. Ia mengintip lewat celah di bawah pintu. Ia melihat sepasang kaki milik musang. Anak kelinci berteriak sehingga Pak Ayam dan keluarganya bedatangan. Musang ketakutan dan segera pergi menuju goa.
Tokoh utama cerita tersebut adalah ….
Ibu kelinci
Anak kelinci
Musang
Pak ayam
Ibu Kelinci tinggal bersama anaknya di dalam hutan. Mereka tinggal berdekatan dengan keluarga ayam. Suatu hari, Ibu Kelinci ingin pergi ke suatu lembah. Ia berpesan agar anaknya tidak membuka pintu rumah, kecuali untuknya. Agar anaknya tidak salah mengenali, Ibu Kelinci mengajarkan sebuah lagu. Jika lagu itu dinyanyikan di depan pintu, maka Ibu Kelinci yang datang. Namun, tanpa mereka ketahui, ternyata Musang ikut mendengarkan lagu tersebut.
Ibu Kelinci akhirnya pergi. Musang segera datang ke depan pintu. Ia menyanyikan lagu yang didengarnya tadi. Mendengar lagu itu, anak kelinci menjadi ragu. Bukankah ibunya baru saja pergi? Kok ibunya sudah kembali? Suara yang didengarnya juga tidak seperti suara ibunya. Haruskah ia membuka pintu?
Namun anak kelinci tidak segera membuka pintu. Ia mengintip lewat celah di bawah pintu. Ia melihat sepasang kaki milik musang. Anak kelinci berteriak sehingga Pak Ayam dan keluarganya bedatangan. Musang ketakutan dan segera pergi menuju goa.
Latar tempat cerita tersebut adalah ….
dalam hutan
dalam goa
depan rumah
suatu lembah
Ibu Kelinci tinggal bersama anaknya di dalam hutan. Mereka tinggal berdekatan dengan keluarga ayam. Suatu hari, Ibu Kelinci ingin pergi ke suatu lembah. Ia berpesan agar anaknya tidak membuka pintu rumah, kecuali untuknya. Agar anaknya tidak salah mengenali, Ibu Kelinci mengajarkan sebuah lagu. Jika lagu itu dinyanyikan di depan pintu, maka Ibu Kelinci yang datang. Namun, tanpa mereka ketahui, ternyata Musang ikut mendengarkan lagu tersebut.
Ibu Kelinci akhirnya pergi. Musang segera datang ke depan pintu. Ia menyanyikan lagu yang didengarnya tadi. Mendengar lagu itu, anak kelinci menjadi ragu. Bukankah ibunya baru saja pergi? Kok ibunya sudah kembali? Suara yang didengarnya juga tidak seperti suara ibunya. Haruskah ia membuka pintu?
Namun anak kelinci tidak segera membuka pintu. Ia mengintip lewat celah di bawah pintu. Ia melihat sepasang kaki milik musang. Anak kelinci berteriak sehingga Pak Ayam dan keluarganya bedatangan. Musang ketakutan dan segera pergi menuju goa.
Watak anak kelinci pada cerita tersebut adalah ….
peduli
cerdik
ragu
takut
Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”
Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasna membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam menengok kakinya. “Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.
Kesimpulan cerita tersebut adalah ....
burung elang berhasil memburu anak-anak ayam
kedua sahabat itu saling mengingkari perjanjiannya
induk ayam sudah tidak mencari cincin milik burung elang
persahabatan keduanya tercederai akibat ulah induk ayam
Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”
Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasna membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam menengok kakinya. “Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.
Induk Ayam menengok kakinya,”Hah, celaka aku!”
Maksud pernyataan dalam penggalan cerita tersebut adalah ....
induk ayam mengalami kehilangan saat pesta malam itu
cincin yang dipakai induk ayam hilang dari cakarnya
induk ayam terkejut karena cincin yang dipakainya musnah
burung elang mengancam induk ayam yang menghilangkan cincin
Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”
Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasna membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam menengok kakinya. “Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.
Hal yang akan terjadi jika induk ayam tidak pergi ke pesta malam itu adalah ....
induk ayam tidak perlu melindungi anaknya
cincin burung elang menjadi milik induk ayam
pesta kaum ayam tidak akan meriah malam itu
induk ayam tidak meminjam cincin burung elang
Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”
Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasna membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam menengok kakinya. “Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.
Awal konflik cerita tersebut adalah ....
induk ayam dan burung elang hidup berdampingan
induk ayam mendapat undangan pesta pada malam itu
induk ayam menghilangkan cincin yang indah milik elang
induk ayam meminjam cincin milik elang dengan perjanjian
