WorksheetsBahasa Indonesia part 2
Total questions: 15
Worksheet time: 10mins
Teks berikut untuk menjawab soal nomor 1, 2, dan 3.
Baturraden
Baturraden adalah sebuah tempat wisata di Jawa Tengah. Menurut cerita hiduplah seorang pemuda bernama Suta. Ia seorang abdi dalem Adipati Kutaliman yang bertugas merawat kuda. Ia seorang abdi dalem yang baik. Bersama abdi dalem lainnya ia bekerja pada sang Adipati. Suatu hari Suta disuruh Adipati Kutaliman untuk memeriksa danau di sekitar kadipaten. Sesampainya di danau, terdengarlah jeritan perempuan meminta tolong. Tanpa pikir panjang ia menolongnya. Suara tersebut ternyata berasal dari anak Adipati Kutaliman. Putri sang Adipati ketakutan karena melihat seekor ular besar di depannya.
Sejak kejadian itu, Suta dan putri Adipati sering bertemu. Mendengar berita tersebut, Adipati Kutaliman marah dan Suta pun dihukum. Ia dimasukkan dalam penjara bawah tanah. Putri Adipati Kutaliman merasa iba kepada Suta yang telah menolongnya. Akhirnya diam-diam disuruhlah pembantunya untuk membebaskan Suta dari penjara itu.
Suta dan putri pergi ke desa terpencil di luar kadipaten. Di sana mereka hidup bahagia. Desa kecil tersebut akhirnya dinamakan Baturaden. Baturaden berasal dari kata batur yang berarti pembantu dan raden yang berarti bangsawan.
1. Tokoh protagonis dalam cerita tersebut adalah ....
Pemuda Suta
Adipati Kutaliman
Putri Adipati
Pembantu putri
Latar tempat kejadian pada cerita tersebut adalah....
danau
desa terpencil
penjara bawah tanah
kadipaten
Watak yang dimiliki oleh Suta dalam cerita tersebut adalah....
ramah
sabar
pesimis
penakut
Perhatikan puisi berikut!
Desaku
Pohon-pohon yang rindang
Tak pernah bosan aku memandangnya
Pernak-pernik hiasan bunga
Menyatu dalam keindahan
Pak tani berangkat ke sawah
Tanaman padi menghampar luas
Air sungai mengalir jernih
Udara sejuk dan bersih
Makna kata yang dicetak tebal pada puisi tersebut adalah
membentang
melebar
meluas
menjajar
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 5 s.d. 8 !
Alkisah, hiduplah dua orang kakak beradik. Ayahnya telah lama meninggal dunia. Sang ayah meninggalkan harta warisan yang cukup untuk mereka berdua. Hanya saja sang kaka mempunyai sifat serakah. Ia mengambil semua harta, dan adiknya tidak bisa melawannya.
Suatu hari sang adik hendak pergi ke pasar, di jalan dia bertemu dengan seorang kakek yang berjalan dengan membawa barang yang terlihat sangat berat. Adik merasa iba melihatnya. Ia pun membantu membawakan barang tersebut dan mengangtarnya sampai ke rumah si kakek.
Kakek berterima kasih atas ketulusan adik. Sebagai tanda terima kasih kakek itu memberikan sebuah bungkusan kain yang sudah agak kumal. Ternyata bungkusan tersebut berisi bongkahan emas. Sejak kejadian itu hidup sang adik sangatlah berkecukupan.
Kabar itupun sampailah kepada kakaknya. Sang kakak yang serakah mulai merencanakan sesuatu. Suatu hari ia sengaja menunggu kakek-kakek yang berjalan membawa barang yang berat dan berpura-pura menolongnya. Sesampai di rumah kakek ia menunggu pemberian atas pekerjaannya. Karena menunggu lama akhirnya ia pun mengambil sendiri sebuah bungkusan kain lusuh yang ada di rumah itu. Sesampai di rumah dibukanya bungkusan tersebut, ternyata isinya sebongkah batu.
5. Makna kata yang dicetak tebal pada paragraf tersebut adalah ....
tertarik
senang
kasihan
sedih
Makna kalimat yang dicetak miring pada paragraf tersebut adalah....
Seorang kakak yang serakah dengan harta milik adiknya
Adiknya berani melawan kakak untuk mendapatkan harta
Kakak dan adik semua serakah merebut harta orangtuanya
Sikap pasrah adik yang pasrah memberikan harta kepada kakaknya
Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita tersebut adalah
rajin
ketulusan
keberanian
ketaatan
Kesimpulan dari cerita tersebut adalah
Kejujuran merugikan, keserakahan membawa keberuntungan.
kejujuran dan keserakahan sama-sama akan membawa keberuntungan
keserakahan menimbulkan kesengsaraan, kejujuran membawa keberuntungan.
kejujuran tidak akan membawa keberuntungan dan kerugian apa-apa.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 9, 10, dan 11!
Pada suatu desa hiduplah seorang ibu dengan kedua anaknya. Suatu hari ia memanggil kedua orang anak laki-lakinya. Kedua anaknya itu tidak pernah rukun. Beliau meminta mereka mengisi bak mandi dengan air dari sumur. Kedua anak ini pun bergegas setengah berlari menuju sumur.
Di dekat sumur hanya ada satu ember, mereka berebut untuk mendapatkan ember tersebut hingga terjadi perkelahian. Melihat itu ibunya mencoba melerai. Beliau memberikan adiknya kesempatan pertama, namun ember itu terlalu besar untuk diangkat sendiri, bahkan oleh si kakak sekalipun. Mereka bingung sehingga telah beberapa saat, belum setetes air pun berhasil mengisi bak mandi.
Melihat keadaan ini, ibu menunjuk sebatang tongkat kayu untuk mereka gunakan bersama. Dengan tongkat kayu ini kedua anaknya dapat mengangkat ember berisi air itu dan membawanya ke dalam mengisi bak mandi. Tak lama kemudian pekerjaan pun dapat diselesaikan.
- Konflik yang terjadi pada cerita tersebut adalah
Kakak beradik itu berkelahi memperebutkan ember.
Kedua anak berkelahi menghindari perintah ibunya.
Sang ibu meminta anak-anaknya mengisi bak mandi.
Ibu menunjukkan sebuah tongkat kayu pada anak-anaknya.
Tema yang tepat untuk cerita tersebut adalah
riang gembira
tulus ikhlas
kasih sayang
kerjasama
Amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah
Laksanakanlah perintah orang tua setelah keperluanmu selesai.
Bekerjasamalah dalam menyelesaiakan semua pekerjaan
Biasakanlah menyiapkan perlengkapan sebelum mulai bekerja
Bersikap mengalahlah kepada sesama saudara yang lebih tua
Teks berikut untuk menjawab soal nomor 12, 13, dan 14.
Di sebuah hutan, hiduplah seekor kelinci yang terkenal karena lompatannya yang cepat. Keterkenalanya ini membuat kelinci menjadi sombong. Di bagian hutan lainnya, hiduplah juga seekor siput yang terkenal lambat geraknya.
Suatu ketika mereka bertemu, kelinci mengejek dan menantang siput lomba lari. Di luar dugaan, siput menerima tantangan kelinci.
Menunggu hari perlombaan, siput mengumpulkan teman-temannya untuk menyusun strategi. Setiap siput akan berbaris di sepanjang rute perlombaan. Hal ini untuk mengelabui si kelinci yang sombong itu.
Pada waktunya, kelinci dan siput bersiap di garis awal. Saat peluit dibunyikan, kelincipun melesat dengan cepatnya. Dalam sekejap ia sudah tak terlihat. Siput yang lambat tertinggal jauh. Kesempatan ini dimanfaatkan kelinci untuk berhenti dan beristirahat di bawah pohon.
Dalam istirahatnya kelinci memanggil siput, Siput tanpa diduga siput menjawab Aku disini!” suara siput terdengar dari arah depan. Kelinci terkejut, ia kembali berlari meninggalkan siput. Setelah merasa cukup jauh meninggalkan siput, kelinci kembali memanggil siput dan siput selalu menjawab panggilannya dari arah depan. Karena merasa selalu dapat dikejar, kelinci berlari tanpa henti hingga kelelahan dan akhirnya menyerah. Kelinci mengakui kekalahnya dan sejak itu hilanglah kesombongannya.
Apa yang akan terjadi jika kelinci tidak menantang siput lomba lari?
Kelinci tidak akan diperdaya oleh siput.
Siput tidak akan bertemu dengan kelinci.
Kelinci tetap akan bersikap sombong.
Kelinci menjadi hewan yang cepat larinya.
Nilai-nilai positif apa yang dapat diambil dari kisah kelinci dan siput?
Akal dapat mengalahkan kekuatan fisik
Kerjasama dalam mengatasi masalah
Kesombongan hanya boleh bagi yang memiliki
Kesabaran tak akan menyelesaikan persoalan
Keteladanan yang dimiliki oleh siput pada teks tersebut adalah
Mudah tersinggung jika diejek
Sayang dan menyerah kepada sesama
Ramah dalam menjawab panggilan
Tenang dalam menghadapi masalah.
Pada 30 Desember 2009, rakyat Indonesia sangat berduka karena Presiden RI ke-4, Bapak KH. Abdurahman Wahid telah ...
Kata yang paling tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah
mati
meninggal
wafat
mangkat
