wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Fisika Farmasi

Total questions: 41

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Farmasi fisika adalah kajian atau cabang ilmu hubungan antara fisika dengan kefarmasian. Ilmu farmasi dan ilmu fisika memiliki hubungan yang erat dan memiliki banyak manfaat ketika saling dihubungkan.

Manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut, kecuali

a)

Menentukan zat aktif dan eksipien untuk di kombinasikan dengan tepat

b)

Menguji sifat molekul zat obat untuk memastikan kemurnian senyawa tersebut

c)

Mengetahui waktu kadaluarsa berdasarkan hasil uji sediaan suatu obat

d)

Menguji keefektifan zat dalam sediaan agar larut dalam cairan tubuh

e)

Menentukan biaya yang dapat dihabiskan dalam membuat suatu obat

2.

Dalam memproduksi suatu obat banyak pertimbangan yang harus dibuat, salah satunya adalah pertimbangan dalam sifat fisika suatu senyawa. Senyawa obat memiliki sifat fisika yang akan mempengaruhi cara formulasi sediaan obat.

Hubungan yang saling terkait adalah?

a)

Hubungan antara ilmu farmasi dan ilmu fisika

b)

Hubungan antara ilmu farmasi dan ilmu kimia

c)

Hubungan antara ilmu farmasi dan ilmu biologi

d)

Hubungan antara ilmu fisika dan ilmu kimia

e)

Hubungan antara ilmu fisika dan ilmu biologi

3.

Dalam ilmu farmasi fisika banyak mempelajari suatu senyawa obat agar menjadi sediaan yang baik, stabil dan aman. Salah satu tujuan farmasi fisika adalah mempelajari sifat fisik molekul zat aktif obat.

Tujuan tersebut yaitu untuk?

a)

Menentukan waktu kadaluarsa senyawa obat tersebut

b)

Menentukan efek kerja senyawa obat tersebut

c)

Menentukan kadar senyawa obat tersebut

d)

Menentukan bioefektifitas seyawa obat tersebut

e)

Memastikan tingkat kemurnian senyawa tersebut

4.

Dalam ilmu farmasi fisika banyak mempelajari suatu senyawa obat agar menjadi sediaan yang baik, stabil dan aman. Salah satu tujuan farmasi fisika adalah mempelajari kestabilan fisis dalam kinetika kimia.

Tujuan tersebut yaitu untuk?

a)

Menentukan waktu kadaluarsa senyawa obat tersebut

b)

Menentukan efek kerja senyawa obat tersebut

c)

Menentukan kadar senyawa obat tersebut

d)

Menentukan bioefektifitas seyawa obat tersebut

e)

Memastikan tingkat kemurnian senyawa tersebut

5.

Ilmu partikel dituangkan dalam mikromiretik yaitu suatu ilmu dan teknologi yang mempelajari tentang partikel kecil terutama mengenai ukuran partikel. Ukuran partikel dalam bidang farmasi sangat penting dan saling berhubungan dalam pembuatan suatu sediaan.

Hubungan antara dua hal tersebut adalah?

a)

Keaktifan suatu senyawa

b)

Kemurnian suatu senyawa

c)

Ketahanan suatu sediaan

d)

Kelarutan suatu senyawa

e)

Kestabilan suatu sediaan

6.

Salah satu hal yang ditentukan dari ukuran partikel adalah sistem disperse farmasetik pada suatu sediaan obat jadi. Besar ukuran partikel tersebut menentukan sediaan suatu obat jadi.

Contoh sediaan untuk ukuran partikel 0,5 sampai 10 mikrometer adalah …

a)

Emulsi halus

b)

Suspense terflokulasi

c)

Serbuk halus

d)

Serbuk kasar

e)

Granul

7.

Dalam bidang farmasi mengetahui ukuran partikel sangatlah penting, salah satunya yaitu ketika pembuatan tablet.

Hal yang paling penting tersebut adalah untuk?

a)

Mempengaruhi aspek temodinamika

b)

Mempengaruhi kekompakan sediaan

c)

Menentukan sifat alir kelarutan

d)

Mempengaruhi aspek kelarutan

8.

Dalam penentuan ukuran partikel terdapat beberapa metode, salah satunya adalah metode yang paling sederhana dengan menggunakan mesin yang diatur kecepatan dan ukuran tertentu yang telah dikalibrasi.

Metode yang dimaksud adalah?

a)

Du nouy

b)

Tensiometer

c)

Pengayakan

d)

Mikroskopik optik

e)

Sedimentasi

9.

Metode ini dapat digunakan untuk menghitung partikel pada sediaan emulsi dan suspense yang sebelumnya diencerkan, kemudian diletakkan pada slide dan kemudian dilihat menggunakan mikroskop dan standar slide.

Metode yang dimaksud adalah?

a)

Du nouy

b)

Tensiometer

c)

Pengayakan

d)

Mikroskopik optik

e)

Sedimentasi

10.

Salah satu faktor yang mempengaruhi proses pengayakan adalah waktu pengayakan. Pengayakan yang terlalu lama dapat membuat sampel menjadi pecah karena saling bertumbukan, sehingga bisa lolos melalui mesh selanjutnya.

Biasanya waktu yang digunakan metode tersebut adalah?

a)

25 menit

b)

20 menit

c)

15 menit

d)

10 menit

e)

5 menit

11.

Berikut merupakan keuntungan dari metode pengayakan, kecuali …

a)

Sederhana, praktis, mudah dan cepat

b)

Adanya gumpalan dapat terdeteksi

c)

Tidak membutuhkan keahlian tertentu untuk melakukannya

d)

Dapat diketahui ukuran partikel dari yang kecil sampai besar

e)

Lebih mudah diamati

12.

Berikut ini merupakan kerugian dari metode pengayakan, kecuali …

a)

Tidak dapat mengetahui bentuk partikel secara pasti

b)

Variasi antar operator besar

c)

Tidak dapat menentukan diameter partikel

d)

Adanya agregasi karena adanya getaran

e)

Dapat menyebabkan erosi pada bahan-bahan granul

13.

Metode sedimentasi adalah metode yang digunakan untuk mengukur diameter partikel berdasarkan ketergantungan laju sedimentasi partikel pada ukurannya. Ukuran pertikel ini dinyatakan dalam hukum stokes.

Untuk menggunakan hukum tersebut, maka tidak boleh terjadi?

a)

Laju sedimentasi

b)

Turbulensi

c)

Tumbukan

d)

Gaya kohesi

e)

Disperse partikel

14.

Serbuk magnesium klorida diketahui kerapatan partikelnya 3,65 g/cm3, dalam medium air yang memiliki densitas 1,05 g/cm3 pada 25oC dan viskositasnya 0,013 poise (0,013 g cm-1 det-1). Partikel menempati jarak 24,0 mm dalam 1 jam pada kecepatan gravitasi 980 cm/det2).

Berapakah diameter partikel dst? (petunjuk: jangan lupa mengubah mm ke cm dan jam ke detik)

a)

1,47 x 10-4 cm

b)

2,47 x 10-4 cm

c)

3,47 x 10-4 cm

d)

4,47 x 10-4 cm

e)

5,47 x 10-4 cm

15.

Suatu bahan dengan kerapatan 3,1 disuspensikan dalam suatu cairan yang viskositasnya 0,483 g/cm3 dan kerapatan cairan tersebut 1,9. Jika nilai Re tidak melebihi 0,2 dan gravitasi 981 cm/det2.

Maka diameter dari bahan tersebut adalah?

a)

72,14 x 10-4 cm

b)

72,14 x 10-3 cm

c)

72,14 x 10-5 cm

d)

82,14 x 10-3 cm

e)

82,14 x 10-4 cm

16.

Dalam bidang farmasi, dikenal sediaan emulsi, dimana emulsi merupakan sediaan hasil campuran antara minyak dan air. Padahal diketahui bahwa minyak dan air tidak dapat saling bercampur.

Hal tersebut disebabkan oleh?

a)

Adanya gaya kohesi

b)

Kecepatan geser

c)

Tekanan permukaan

d)

Tegangan antarmuka

e)

Kekuatan sediaan

17.

Terdapat sebuah bahan yang dapat bekerja dengan cara menurunkan tegangan antarmuka kedua zat, yang mengakibatkan globul air dan globul minyak dapat bersatu membentuk emulsi.

Bahan tersebut adalah?

a)

Etanol

b)

Propilen glikol

c)

Sorbitol

d)

Surfaktan

e)

Nipagin

18.

Sebuah pipa kapiler dengan diameter 0,04 cm dimasukkan ke dalam zat cair yang mempunyai kerapatan 1,92 g/cm3. Bila kenaikan cairan dalam kapiler 1,5 cm dan gravitasi 981 cm/det2.

Maka tegangan permukaan zat cair tersebut adalah?

a)

113,01 dyne/cm

b)

78,35 dyne/cm

c)

56,51 dyne/cm

d)

28,25 dyne/cm

e)

4,83 dyne/cm

19.

Tegangan antarmuka adalah gaya per satuan panjang yang terdapat pada antarmuka 2 fase yang tidak dapat bercampr. Salah satu contoh sedian yang pada fase permukaan cairan tidak bercampur adalah sediaan suspense.

Fase yang dimaksud adalah?

a)

Gas/cairan

b)

Gas/padatan

c)

Cairan/cairan

d)

Cairan/padatan

e)

Padatan/padatan

20.

Metode pengukuran tegangan antarmuka dapat diukur dengan berbagai cara, salah satunya dengan suatu alat yang prinsip kerjanya mengukur gaya yang diperlukan untuk melepaskan suatu cincin platina iridium yang dicelupkan pada permukaan sampel.

Prinsip kerja yang dimaksud adalah pengukuran metode?

a)

Kenaikan kapiler

b)

Dilatan

c)

Adsopsi antarmuka

d)

Du Nouy

e)

Porositas

21.

Aplikasi dari adsorpsi pada antarmuka adalah membantu penetrasi, contohnya dengan konsentrasi rendah surfaktan pada heksilresoksinol akan membantu penetrasi zat tersebut ke dalam cacing kremi sehingga mempermudah adsorpsi dan penyebaran heksiresorsinol diatas permukaan cacing.

Hal tersebut disebabkan karena?

a)

Penambahan tegangan antarmuka fase cair dan dinding sel organisme

b)

Penambahan tegangan antarmuka fase cair pada sediaan

c)

Penurunan tegangan antarmuka fase cair dan dinding sel organisme

d)

Penurunan tegangan antarmuka fase cair pada sediaan

e)

Pelekatan tegangan antarmuka fase cair dan dinding sel organisme

22.

Aplikasi adsorpsi antarmuka padat/cair berupa fenomena pembasahan dan proses deterjen. Zat pembasah dapat menurunkan sudut kontak dengan membantu memindahkan fase udara pada permukaan dan menggantikannya dengan suatu fase cair.

Contoh dari kasus diatas adalah sebagai berikut, kecuali …

a)

Pendispersian obat-obatan seperti sulfur, arang dan serbuk lain dengan air

b)

Pemindahan udara dari matriks kapas dan perban penyerap

c)

Senyawa ammonium kuartener yang mempunyai aktivitas antibakteri

d)

Pemindahan kotoran dengan menggunakan deterjen dalam pencucian luka

e)

Pemakaian losio dan spray obat pada permukaan kulit dan selaput lendir

23.

Suatu sediaan cair memiliki suatu ciri mengandung solute lebih banyak daripada sediaan normal lainnya, sehingga terdapat solute yang tidak larut.

Ciri dari tersebut termasuk jenis?

a)

Larutan jenuh

b)

Kelarutan

c)

Larutan lewat jenuh

d)

Larutan tidak jenuh

e)

Larutan mengendap

24.

Dalam suatu sediaan terdapat suatu zat aktif yaitu parasetamol. Diketahui zat aktif tersebut larut dalam 70 bagian air.

Istilah kelarutan zat aktif tersebut adalah …

a)

Mudah larut

b)

Larut

c)

Agak sukar larut

d)

Sukar larut

e)

Sangat sukar larut

25.

Kelarutan zat padat dalam cair dipengaruhi oleh hal berikut kecuali …

a)

Temperatur

b)

Penambahan zat terlarut

c)

Kekentalan

d)

Konstanta dielektrik pelarut

e)

pH larutan

26.

Polimorfisme adalah kapasitas suatu senyawa untuk terkristalisasi menjadi lebih dari satu jenis bentuk Kristal. Bentuk polimer dapat mempengaruhi sifat-sifat lain dari senyawa.

Pengaruh tersebut antara lain sebagai berikut, kecuali…

a)

Kelembapan

b)

Warna

c)

Kekerasan

d)

Kelarutan

e)

Titik leleh

27.

Larutan adalah campuran homogen yang terdiri atas satu atau lebih zat terlarut dalam pelarut yang sesuai, membentuk sistem termodinamika yang stabil secara fisika dan kimia, dimana zat terlarut terdispersi dalam sejumlah pelarut tersebut.

Keuntungan sediaan tersebut adalah sebagai berikut, kecuali …

a)

Dosis dapat lebih mudah divariasikan

b)

Sediaan lebih stabil dan bertahan lama

c)

Mudah diberikan pewarna, pengaroma dan pemanis

d)

Mudah diberikan pada anak-anak

e)

Penampilan menarik karena jernih

28.

Larutan natrium klorida dalam air merupakan sediaan larutan. Karena campuran tersebut homogen dan natrium klorida terdispersi dalam sejumlah pelarut air tersebut.

Fase larutan tersebut terdiri atas?

a)

Zat terlarut gas dan pelarut zat cair

b)

Zat terlarut padat dan pelarut gas

c)

Zat terlarut padat dan pelarut zat cair

d)

Zat terlarut gas dan pelarut zat padat

e)

Zat terlarut padat dan pelarut zat padat

29.

Terdapat suatu asam sulfat pekat dengan volume 100 ml yang kemudian dicampurkan kedalam air yang bervolume 100 ml, setelah dicampurkan dan didiamkan sampai suhunya mencapai suhu ruangan hasil volume akhir larutan tersebut adalah 180 ml

Campuran tersebut termasuk?

a)

Larutan cair

b)

Larutan pekat

c)

Larutan ideal

d)

Larutan nyata

e)

Larutan asam

30.

Terdapat banyak faktor untuk menambah ataupun mempercepat kelarutan, salah satu faktor yang mempengaruhi kelarutan adalah temperatur. Zat padat umumnya bertambahlarut bila suhunya dinaikkan, namun ada beberapa sediaan farmasi yang tidak boleh dipanaskan.

Sediaan farmasi tersebut adalah sebagai berikut kecuali …

a)

Etanol

b)

Natrium karbonat

c)

Aqua calsis

d)

Minyak atsiri

e)

Kalium iodin

31.

Terdapat suatu sediaan farmasi berisikan 0,016 g oksigen yang dilarutkan dalam 1 liter air pada suhu 250C dan tekanan oksigen tersebut 300 mmHg.

Tentukan berapakah koefisien kelarutan gas pada sediaan tersebut?

a)

5,33 x 10-5

b)

6,33 x 10-5

c)

7,33 x 10-5

d)

8,33 x 10-5

e)

9,33 x 10-5

32.

Diketahui panas penguapan pelarut karbon disulfat adalah 6682 kal dan volume molar adalah 60,4 cm3 pada suhu 250C

Maka tekanan dalam dari kelarutan sediaan tersebut adalah?

a)

103 kal/cm3

b)

101 kal/cm3

c)

99 kal/cm3

d)

97 kal/cm3

e)

95 kal/cm3

33.

Viskositas adalah suatu pernyataan tahanan dari suatu caian untuk mengalir, sifat kekentalan merupakan faktor utama yang mempengaruhi daya mengalirnya suatu cairan, banyak hal yang dapat mempengaruhi viskositas.

Hal-hal yang dimaksud adalah sebagai berikut, kecuali …

a)

Suhu

b)

Tekanan

c)

Kelembaban

d)

Konsentrasi larutan

e)

Bobot molekul

34.

Terdapat dua sediaan, satu sediaan berisikan 3 sendok gula didalamnya, dan sediaan satu lagi berisikan 1 sendok gula didalamnya. Sediaan pertama memiliki viskositas yang lebih kental dibandingkan dengan sediaan kedua.

Hal tersebut membuktikan bahwa viskositas dipengaruhi oleh?

a)

Suhu

b)

Tekanan

c)

Kelembaban

d)

Konsentrasi larutan

e)

Bobot molekul

35.

Rheologi diterapkan dalam beberapa aspek dibidang farmasi salah satunya pada sediaan cairan, seperti sirup, suspensi dan emulsi.

Aplikasi sediaan tersebut adalah sebagai berikut, kecuali …

a)

Pencampuran cairan dengan bahan yang lain

b)

Pelewatan sediaan melalui mulut wadah

c)

Pemompaan dan pengaliran sediaan pada pipa

d)

Stabilitas fisik dari sistem disperse

e)

Penyebaran dan pelekatan pada kulit

36.

Viskositas diukur dengan menggunakan alat yang disebut viscometer. Viscometer yang menggunakan prinsip bahwa suatu viskositas cairan dapat ditentukan dengan mengukur waktu yang dibutuhkan oleh cairan tersebut untuk lewat diantara 2 tanda ketika mengalir akibat gaya gravitasi.

Viscometer yang dimaksud adalah?

a)

Viscometer Oswald

b)

Viscometer Hoeppler

c)

Viscometer Cup and bob

d)

Viscometer Cone and plate

e)

Viscometer Brookfiled

37.

Campuran antara benzene dan metil benzene termasuk kedalam larutan yang ideal. Sifat dari aliran ini adalah viskositasnya tetap pada suhu dan tekanan tertentu dan tidak membutuhkan energy (tekanan) untuk bisa mengalir.

Tipe aliran sediaan tersebut adalah?

a)

Sistem newton

b)

Sistem nonnewton

c)

Sistem plastis

d)

Sistem pseudoplastis

e)

Sistem dilatan

38.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengalirkan air pada viscometer Ostwald pada 200C adalah 297,3 detik. Densitas air pada 200C adalah 0,9982 g/ml dan densitas sampel minyak zaitun adalah 0,910 g/ml. viskositas air pada 200C adalah 1,002 cp dan viskositas sampel minyak zaitun adalah 84 cp.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengalirkan minyak zaitun?

a)

25.339 detik

b)

26.339 detik

c)

27.339 detik

d)

28.339 detik

e)

29.339 detik

39.

Viskometer yang menggunakan prinsip kerja dengan cara menggelindingkan bola melalui tabung gelas yang hamper vertical berisi zat cair yang akan diselidiki, ini untuk mengukur viskositas dengan jenis aliran newton.

Viscometer yang dimaksud adalah?

a)

Viscometer Brookfiled

b)

Viscometer Oswald

c)

Viscometer Hoeppler

d)

Viscometer Cup and bob

e)

Viscometer Cone and plate

40.

Untuk viscometer Oswald pada 200C, waktu yang diperlukan untuk pengaliran air lewat alat adalah 297,3 detik. Bila alat dikeringkan dan diisi dengan karbon disulfide, waktu alir adalah 85,1 detik. Densitas air pada 200C adalah 0,9982 dan densitas CS2 adalah 1,2632 g/ml. viskositas air pada 200C adalah 1,002 cp.

Berapakah viskositas karbon disulfide pada 200C?

a)

2,3629 cp

b)

1,3629 cp

c)

0,3629 cp

d)

0,0036 cp

e)

0,0003 cp

41.

Tuliskan Nama dan NIM anda

4 lines