NEW
Font size
WorksheetsUji Sejarah Peminatan
Total questions: 54
Worksheet time: 27mins
Kesadaran akan nasib bangsanya mendorong lahirnya Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 dengan pelopornya adalah para mahasiswa....
RHS di Jakarta
MOSVIA di Jakarta
NIAS di Surabaya
STOVIA di Jakarta
Yang tidak termasuk tokoh Tiga Serangkai adalah....
Tjipto Mangunkusuma
Suwardi Suryaningrat
Douwes Dekker
HOS Cokroaminoto
Corak pergerakan nasional yang menolak kerja sama dengan pemerintah kolonial biasa disebut kelompok...
Kooperatif
Radikal
Nonkooperatif
Moderat
Perpecahan Sarekat lslam menjadi Sl Putih dan Sl merah dilatarbelakangi oleh....
Si Putih cenderung ingin menguasai dalam tubuh Sl anggota
Pemahaman yang berbeda tentang nasionalisme
Berkembanngnya liberalisme ditubuh Sarekat lslam
Menyusupnya pengaruh komunis
Penderitaan yang dialami rakyat akibat penjajahan Belanda menyebabkan....
Menggugah semangat penjajah
Menyulitkan persatuan bangsa
Melahirkan politik balas budi penjajah
Memengaruhi timbulnya pergerakan nasional
Sejarah kebangkitan nasionalisme di lndonesia ditandai dengan berdirinya....
Budi Utomo
lndische partij
Sarekat lslam
Taman Siswa
Tujuan pergerakan nasional lndonesia diwujudkan dengan....
Menggulingkan pemerintah yang syah
Kemampuan berorganisasi
Mencapai kemerdekaan lndonesia
Memupuk rasa persatuan
Pergerakan nasional Indonesia dipelopori oleh...
Golongan priyayi
Golongan miiter
Golongan bangsawan
Golongan pelajar
Salah satu faktor dalam negeri yang mempercepat munculnya nasionalisme lndonesia adalah....
penderitaan akibat penjajah
gerakan nasionalisme lndia
kemenangan Jepang atas Rusia
pengaruh pendidikan Barat
lnti politik Trias Politik Van Denventer adalah ....
Politik pintu terbuka
Mencerdaskan rakyat lndonesia
Pendidikan, pengairan, transmigrasi
Mengembangkan perdagangan
Perhatikan keterangan berikut!
1. Kejayaan masa lalu
2. Penderitaan akibat imperialisme
3. Munculnya golongan terpelajar
4. Gerakan nasional di Negara-negara asia
5. Kemajuan dalam bidang politik, sosial, budaya dan
ekonomi
Dari keterangan di atas, nomor yang menunjukan faktor dari dalam lahirnya pergerakan nasioanal di Indonesia adalah ….
1, 2, 3, dan 4
1, 2, 3, dan 5
2, 3, 4, dan 5
2, 3, dan 5
2, 4, dan 5
Indische Partij adalah organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh tiga tokoh yang dikenal dengan sebutan tiga serangkai, yaitu E.F.E Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat. Organisasi ini berdiri pada tahun 1912 dan organisasi ini bersifat politik. Indische Partij menunjukkan garis politik secara jelas dan tegas serta menginginkan suatu kesatuan penduduk yang multirasial. Hal ini disebabkan karena ....
organisasi ini diketuai tokoh yang berpendidikan Belanda
Indische Partij menuntut persamaan hak dalam berbangsa
Indische Partij dalam perjuangannya bersikap moderat
Indische Partij memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
berjuang untuk memperbesar pengaruh pro Hindia Belanda
Hal penting dari perubahan nama Sarekat Dagang Islam (SDI) menjadi Sarekat Islam (SI) oleh H.O.S. Tjokroaminoto pada tahun 1912 adalah adanya dukungan rakyat yang membludak sejak diubah. Hal tersebut dilatar belakangi oleh ….
Keanggotaan SI terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat Islam
Keanggotaannya sangat mendukung kepentingan Islam
memfokuskan diri pada perjuangan politik Islam
Menjadi organisasi ekonomi Islam terbesar
Menjadi organisasi ekonomi Islam terbesar
Bacalah teks berikut dengan seksama!
Pada akhir 1929, tersiar kabar bersifat provokasi yang menyebutkanbahwa PNI akan mengadakan pemberontakan pada awal 1930. Berdasarkan hal tersebut pemerintah Kolonial Belanda segera mengadakaan penangkapan terhadap para pemimpin PNI, seperti Ir. Soekarno, Maskun, Gatot Mangkupraja, dan Supriadinata. Penangkapan ini terjadi pada 24 Desember 1929. Mereka kemudian diajukan kedepan pengadilan Landraat di Bandung.
Dengan demikian pengaruh PNI terhadap upaya kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan cara ….
pemberontak
pro rakyat
kooperatif
non kooperatif
radikal
Berikut adalah nama-nama organisasi pergerakan nasional!
1) Budi Utomo
2) Perhimpunan Indonesia
3) Partai Nasional Indonesia
4) Muhammadyah
5) Partai Komunis Indonesia
Organisasi pergerakan nasional yang bersifat kooperatif terhadap pemerintah Hindia Belanda yaitu ….
1)
2)
3)
4)
5)
Pada masa pergerakan nasional yang berlangsung dari awal abad ke-20 hingga masa awal kemerdekaan perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan tidak terlepas dari peranan pemuda dan golongan cendekiawan yang berusaha keras menyebarluaskan ide nasionalisme. Manakah dibawah ini perbandingan yang paling tepat antara perjuangan yang golongan pemuda dan cendekiawan pada kedua masa yaitu ….
diawal abad ke-20 dipimpin oleh golongan terpelajar sedangkan di awal kemerdekaan dipimpin oleh golongan militer dan cendekiawan.
diawal abad ke-20 upaya memperjuangkan berdirinya negara Indonesia yang merdeka sedangkan diawal kemerdekaan perjungan lebih ke dalam upaya mempertahankan kemerdekaan.
diawal abad ke-20 perjuangan bergantung pada sosok pemimpin sedangkan diawal kemerdekaan perjuangan dilakukan sesuai dengan hasil perundingan dengan pihak asing.
diawal abad ke-20 upaya diplomasi menjadi cara yang paling utama sedangkan diawal kemerdekaan perlawanan fisik dengan kekuatan militer lebih diutamakan daripada diplomasi.
diawal abad ke-20 dibentuknya berbagai macam organisasi-organisasi sedangkan diawal kemerdekaan terbentuknya organisasi berdasarkan kedaerahan karena terpecah belahnya persatuan bangsa.
Sumpah pemuda 28 Oktober 1928 merupakan ikrar yang disepakati para kaum muda dari seluruh Indonesia, yang isi ikrarnya adalah ….
Tanah air nusantara, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia
Tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia
Tanah air nusantara, bangsa Indonesia, dan bahasa Melayu
Tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Belanda
Tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Belanda
Saat Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 Wage Rudolf Supratman untuk pertama kalinya mengumandangkan lagu Indonesia Raya ciptaanya. Namun dalam kesempatan tersebut WR Supratman hanya bisa mempersembahkan instumen tersebut tanpa menyanyikan liriknyaa, setelah mendiskusikannya kepada ketua kongres Sugondo. Hal tersebut disebabkan oleh ....
lagu Indonesia Raya menjadi ancaman Belanda
lirik lagu tersebut terlalu puitis untuk dinyanyikan
lirik lagu tidak mendeskripsikan persatuan
syair lagu yang dianggap dipolmatis
syair lagu yang bersifat radikal dan sparatis
Tokoh yang berperan dalam pendidikan kaum pribumi di Priangan pada masa pergerakan nasional adalah ....
Ketua Kongres Pemuda I tahun 1926 adalah ....
Soekarno
Moh. Hatta
Moh. Yamin
Sugondo
M. Tabrani
Salah satu faktor yang dapat menyatukan dan mengikat organisasi-organisasi pergerakan nasional adalah...
adanya kesadaran tentang arti pentingya berpolitik
adanya tujuan yang sama, yaitu ingin mencapai kemerdekaan
adanya diskriminasi yang dilakukan oleh Belanda
waktu berdirinya yang hampir bersamaan
karena pemerintah Kolonial Hindia Belanda semakin lemah
Corak pergerakan nasional yang menolak kerja sama dengan pemerintah kolonial biasa disebut kelompok...
kooperatif
radikal
nonkooperatif
moderat
sosialis kanan
Penderitaan yang dialami rakyat akibat penjajahan Belanda menyebabkan....
menggugah semangat penjajah
menyulitkan persatuan bangsa
melahirkan politik balas budi penjajah
mempengaruhi timbulnya pergerakan nasional
memperlambat laju pergerakan nasional
Tujuan pergerakan nasional di Indonesia adalah untuk...
mencapai kemerdekaan tanah air dari penindasan penjajah
menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu berorganisasi
mencapai kemerdekaan tiap-tiap darah
merebut kekuasaan di bidang politik
mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan
Pergerakan nasional Indonesia dipelopori oleh...
golongan priyayi
golongan miiter
golongan bangsawan
golongan pemuda
golongan pelajar
Kesadaran akan nasib bangsanya mendorong lahirnya Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 dengan pelopornya adalah para mahasiswa....
RHS di Jakarta
MOSVIA di Jakarta
NIAS di Surabaya
STOVIA di Jakarta
OSVIA di Surabaya
Sejarah mencatat Budi Utomo berdiri pada 20 Mei 1908 atas prakarsa...
dr. Wahidin Sudirohusodo
Ki Hajar Dewantara
Ir. Soekarno
K.H. Ahmad Dahlan
dr. Douwes Dekker
Setelah perhimpunan Indonesia berhaluan politik maka tujuan Perhimpunan Indonesia adalah menjadikan Indonesia...
berparlemen
berbentuk uni
berbentuk serikat
merdeka dengan pemerintahan sendiri
menjadi daerah persemakmuran
Sarekat Islam merupakan gerakan nasionalis demokratis dan ekonomis serta berasaskan Islam dengan haluan....
kooperatif
moderat
low profil
nonkooperatif
radikal
Sejak tahun 1923, majalah yang diterbitkan oleh Indonesiche Vereeniging berubah dari...
Hindia Magazine menjadi Balai Pustaka
Indonesia merdeka menjadi Hindia Magazine
Hindia Putra menjadi Indonesia Merdeka
Indonesiche Foreing menjadi Hindia School
Poste Indonesische menjad Boemiputera
SI dalam perkembangannya pecah menjadi dua kelompok, yakni SI Putih dan SI Merah. SI Putih adalah...
kelompok religus
kelompok ekonomis
kelompok ekonomis-liberalis
kelompok nasionalis-religius
kelompok ekonomis-dogmatis
Ki Hajar Dewantara bukan saja seorang ahli pendidikan nasional Indonesia, tetapi juga seorang kritikus yang tulisannya sangat tajam. Hal tersebut terbukti dari tulisannya yang berjudul...
Max Havelaar
Gema Tanah Air
Indonesia Menggugat
Habis Gelap Terbitlah Terang
Als Ik Een Nederlander Was
Indische Partij merupakan organisasi pergerakan kebangsaan yang bertujuan...
memajukan kebudayaan Jawa, Madura, dan Bali
menyatukan seluruh warga negara Indonesia yang berada di negeri Belanda
mengusahakan kemajuan yang selaras bagi bangsa dan tanah air
menggalang persatuan semua orang Indonesia untuk berjuang demi kemerdekaan RI
mengusahakan kerja sama antara orang Indonesia yang satu agama
Dengan taktik “blok-within” yang dilakukan Sarekat Islam (SI), terpecah menjadi dua, yaitu SI Merah dan SI Putih. Tokoh-tokoh yang termasuk dalam SI Putih, antara lain adalah....
Abdul Muis, Alimin, dan Muso
Adul Muis, Agus Salim, Cokroaminoto
Semaun, Darsono, dan Tan Malaka
Cokroaminoto, Semaun, dan Darsono
Cokroaminoto, Agus Salim, Surjopranoto
Yang termasuk tokoh Tiga Serangkai adalah....
dr. Sutomo
Suwardi Suryaningrat
dr. Wahidin Sudirohusodo
HOS Cokroaminoto
H. Samanhudi
Pada awal abad ke-20, Pemerintah Hindia Belanda mengubah arah kebijakannya terhadap kaum bumiputera dari kebijakan konservatif menuju kebijakan yang lebih humanis, demi meningkatnya kesejahteraan kaum bumiputera. Kebijakan ini dinamakan…
direct rule
politik etis
Trias Politica
Devide et Impera
Cultuurstetsel
Untuk memenuhi tenaga kerja di pemerintahan, Pemerintah Hindia Belanda memerlukan tenaga-tenaga terdidik, terutama dari kalangan bumiputra. Kebijakan ini merupakan penerapan dari salah satu poin dalam Trias van Deventer yaitu…
Edukasi
Imigrasi
Transmigrasi
Inovasi
Renovasi
Berikut ini merupakan faktor luar (eksternal) pergerakan nasional di Indonesia
kemenangan Jepang atas Rusia pada tahun 1905
penerapan politik etis
lahirnya kaum cerdik pandai
kenangan masa lalu
persamaan senasib sepenanggungan
Budi Utomo adalah organisasi pergerakan nasional pertama yang didirikan oleh pelajar…
MULO
THS
HIS
STOVIA
ELS
Dalam dinamika organisasi, tujuan perjuangan Budi Utomo dalam menghadapi Belanda mengalami pertentangan dari golongan muda dan golongan tua. Hal ini terjadi karena…
Golongan tua menginginkan perjuangan secara kooperatif sedangkan golongan muda menginginkan radikal
Golongan tua bersikukuh dengan cara sosio-kultural sedangkan golongan muda ingin berpolitik
Golongan tua tidak mau kerjasama Belanda sedangkan golongan muda bekerjasama dengan Belanda
Golongan tua menghendaki perang fisik sedangkan golongan muda menghendaki ideologi
Golongan tua menghendaki politik sedangkan golongan muda menghendaki revolusi sosial
Pada tahun 1913, Sarekat Dagang Islam berpindah ke Surabaya dan namanya berubah menjadi Sarekat Islam (SI). Kini, Sarekat Islam dipimpin oleh H. O. S. Tjokroaminoto. Pada masa kepemimpinannya, SI berubah menjadi organisasi pergerakan nasional dengan jumlah massa terbanyak pada masa pergerakan nasional. Hal ini terjadi karena…
H. O. S. Tjokroaminoto memiliki jiwa kharismatik sehingga dapat memengaruhi massa
Padatnya jumlah penduduk Surabaya saat itu
Mayoritas penduduk Kota Surabaya beragama Islam
SI memiliki budaya organisasi yang sehat
SI berubah menjadi partai politik
Pada tahun 1914, paham sosialisme masuk ke Hindia Belanda. Adalah jasa H. J. K. Sneevliet yang mendirikan perserikatan sosialis Hindia (ISDV) pada tahun tersebut. Di tahun-tahun berikutnya, paham ini berkembang pesat, sehingga banyak organisasi yang berhasil disusupi ideologi ini. Salah satu organisasi yang disusupi ideologi ini adalah Sarekat Islam. Ideologi ini berhasil memecah SI menjadi dua kelompok, yaitu…
SI Biru dan SI Putih
SI Hijau dan SI Merah
SI Putih dan SI Merah
SI Hijau dan SI Kuning
SI Biru dan SI Kuning
Pada tahun 1913, Kerajaan Belanda merayakan satu abad kemerdekaannya dari Perancis. Perayaan kemerdekaan itu dirayakan hingga Hindia Belanda. Menyikapi hal itu, Indische Parij membuat sebuah tulisan yang dimuat dalam harian De Express yang berjudul…
Indonesia Menggugat
Indonesia Merdeka
Perjuanganku
Manifesto Politik
Andaikan aku seorang Belanda
Tokoh di gambar ini pada masa kemerdekaan Indonesia kelak menjadi Perdana Menteri. Pada masa pergerakan nasional, tokoh ini berasal dari organisasi…
Jong Java
Jong Batak
Jong Sumatranen Bond
Jong Celebes
Jong Minahasa
Pada tahun 1912, berdiri sebuah organisasi pergerakan nasional yang berbasisi keagamaan yaitu Muhammadiyah. Tujuan berdirinya organisasi ini adalah…
menghimpun perjuangan para ulama
menghimpun solidaritas kaum muslim di Indonesia
mengembalikan kemurnian ajaran Islam berdasarkan Al Quran dan Hadits
mempersatukan umat Islam di seluruh Indonesia
memajukan perekonomian umat Islam di Indonesia
Perhatikan nama-nama tokoh berikut
1. Ir. Soekarno
2. Moh. Hatta
3. Sutan Syahrir
4. Ali Sastroamidjojo
5. Iwa Koesoemasoemantri
Yang merupakan tokoh Perhimpunan Indonesia adalah nomor…
1,2, dan 3
1,2, dan 4
2,3, dan 4
2,4, dan 5
3,4, dan 5
“Dibelakang memberikan dorongan” adalah salah satu asas Taman Siswa yang saat ini digunakan sebagai semboyan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Dalam bahasa Jawa, asas ini dikenal dengan istilah…
Ing Madyo Mangun Karso
Tut Wuri handayani
Ing ngarso sung tulodo
gemah ripah repeh rapih
repeh rapih kertaraharja
Kongres Pemuda I belum menghasilkan keputusan yang menggembirakan. Hal ini terjadi karena…
masih melekatnya semangat egosentrisme pada para peserta kongres
Kongres yang berlangsung kacau
Masih ada poin-poin Kongres Pemuda I yang rancu
Kongres ini mendapat pengamanan dari Belanda
Kongres ini dihadiri oleh sedikit peserta
Selain melahirkan Sumpah Pemuda, Kongres Pemuda II melahirkan sebuah organisasi yang bernama…
Partai nasional Indonesia
Partai Indonesia Raya
Partai Komunis Indonesia
Perhimpunan Indonesia
Indonesia Muda
Pada tahun 1930, Soekarno diadili di Gedung Landraat Bandung. dalam pengadilan tersebut, Soekarno membacakan pledoi yang mengguncangkan pemerintah Belanda saat itu. Pidato pledoi itu berjudul…
Indonesia merdeka
indonesia menggugat
Indonesia melawan
Indonesia Berparlemen
Indonesia Berjuang
Mohammad Hatta kembali ke Indonesia pada tahun 1931. Ia medirikan sebuah organisasi pergerakan nasional yaitu PNI Pendidikan. Organisasi ini merupakan kelanjutan dari PNI yang dipimpin oleh Soekarno. Baik PNI Soekarno dan PNI Pendidikan memiliki pola perjuangan yang berbeda yaitu…
PNI mengandalkan kharisma tokoh sedangkan PNI Pendidikan fokus pada pembelajaran
PNI mengandalkan radikalisme sedangkan PNI Pendidikan kooperatif dengan Belanda
PNI melakukan pemogokan sedangkan PNI Pendidikan menghendaki diplomasi
PNI mengandalkan kharisma tokoh sedangkan PNI Pendidikan melakukan kaderisasi
PNI lebih banyak berorasi sedangkan PNI Pendidikan banyak melakukan kajian
Pada tahun 1935, Budi Utomo dan PBI melebur menjadi Partai Indonesia Raya. Tujuan Parindra adalah…
Budi Utomo kehilangan wibawa sebagai organisasi pergerakan nasional
Mencapai Indonesia Raya yang hakekatnya mencapai Indonesia Merdeka
Memperkuat kedudukan bumiputera di Volkstraad
Menghimpun tokoh-tokoh Budi Utomo
Menghapus pola perjuangan yang Jawasentris
Pada tanggal 15 Juli 1936, lahir Petisi Soetardjo yang menuntut pemerintahan sendiri bagi bangsa Indonesia. Akan tetapi, petisi ini mendapatkan penolakan dari Pemerintah Belanda. Alasan Belanda menolak petisi ini adalah…
Belanda khawatir petisi ini dapat membahayakan kedudukannya di Indonesia
Belanda menilai bangsa Indonesia belum siap untuk memerintah bangsanya sendiri
Belanda ingin bercokol lebih lama di Indonesia
Belanda diserang NAZI
Belanda akan menangkap tokoh Volkstraad yang mendukung petisi itu
Ditolaknya Petisi Soetardjo menghasilkan reaksi bagi tokoh-tokoh Indonesia di Volkstraad dengan membentuk organiasi…
GAPI
PNI
PSII
Partindo
Parindra
