Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Vektor 20

Total questions: 35

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Di dalam perkembangan ilmu Entomologi kita kenal istilah Entomologi Terapan, berikut ini yang tidak termasuk ke dalam Entomologi terapan adalah :

a)

Entomologi kesehatan

b)

entomologi pertanian

c)

entomologi pangan

d)

entomologi veteriner

e)

entomologi kehutanan

2.

Dalam mempelajari ilmu Entomologi Kesehatan, perlu diketahui tentang morfologi serangga yang terdiri dari protothorax, mesothorax, dan metathorax. Ini merupakan bagian dari :

a)

kepala

b)

antena

c)

palpi

d)

abdomen

e)

thorax

3.

Dibawah ini termasuk faktor yang mempengaruhi kehidupan serangga dari faktor luar, yaitu :

a)

kemampuan berkembang biak

b)

suhu dan kelembaban

c)

patogen

d)

parasit

e)

predator

4.

Salah satu peranan serangga dalam kesehatan yaitu sebagai vektor penyakit, seperti nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit DBD, dengan cara apa penularannya :

a)

cara mekanik

b)

cara propagatif

c)

cara cyclo propagatif

d)

cara cyclo developmental

e)

cara biologi

5.

Gambar di atas merupakan ciri khas nyamuk jenis :

a)

Aedes albopictus

b)

Culex sp

c)

Aedes aegypti

d)

Anophelos vagus

e)

Anophelos aconitus

6.

Dari gambar diatas merupakan ciri khas dari larva jenis nyamuk :

a)

Anopheles sundaicus

b)

Anopheles subpictus

c)

Aedes aegypti

d)

Aedes albopictus

e)

Mansonia

7.

Dalam melakukan survey jentik ada beberapa metode, salah satunya dengan mengambil satu larva setiap satu container untuk diidentifikasi, metode ini dikenal dengan metode:

a)

Single larva method

b)

Visual

c)

Cidukan

d)

Gayung

e)

Campuran

8.

Jenis nyamuk yang merupakan vektor utama Filariasis bancrofti tipe urban (penyakit kaki gajah di daerah perkotaan) yang disebabkan oleh cacing filaria Wuchereria bancrofti adalah:

a)

Culex quinquefasciatus

b)

Culex tritaeniorhynchus

c)

Anopheles vagus

d)

Anopheles aconitus

e)

Aconitus

9.

Daur hidup nyamuk Culex dari larva menjadi pupa diperlukan waktu berapa lama :

a)

1 - 2 hari

b)

3 - 4 hari

c)

2 - 5 hari

d)

5 - 7 hari

e)

4 - 6 hari

10.

Di bawah ini merupakan ciri-ciri nyamuk genus Anopheles sp, kecuali :

a)

probocis relatif sama panjang dengan palpi

b)

ujung abdomen meruncing

c)

sisik pada sayap simetris

d)

scutelum dengan satu lobus

e)

scutelum dengan tiga lobus

11.

Mahasiswa Universitas Faletehan peminatan kesehatan lingkungan melakukan praktek survey Aedes Control dengan hanya melihat ada tidaknya larva pada container di lingkungan kampus. Dalam survey ini ditemukan 5 container yang positif jentik dari 50 container yang diperiksa, dan ditemukan 3 gedung yang positif jentik dari 20 gedung yang diperiksa.

Berdasarkan kasus ini, metode survey Aedes control yang digunakan adalah :

a)

Single larva methode

b)

Visual

c)

Cidukan

d)

Gayung

e)

Campuran

12.

Mahasiswa Universitas Faletehan peminatan kesehatan lingkungan melakukan praktek survey Aedes Control dengan hanya melihat ada tidaknya larva pada container di lingkungan kampus. Dalam survey ini ditemukan 5 container yang positif jentik dari 50 container yang diperiksa, dan ditemukan 3 gedung yang positif jentik dari 20 gedung yang diperiksa.

Dari kasus di atas, berapakah Angka Bebas Jentik (ABJ) ?

a)

85

b)

15%

c)

15

d)

85%

e)

25%

13.

Mahasiswa Universitas Faletehan peminatan kesehatan lingkungan melakukan praktek survey Aedes Control dengan hanya melihat ada tidaknya larva pada container di lingkungan kampus. Dalam survey ini ditemukan 5 container yang positif jentik dari 50 container yang diperiksa, dan ditemukan 3 gedung yang positif jentik dari 20 gedung yang diperiksa.

Berdasarkan kasus di atas, berapakah House Indek (HI) yang ditemukan ?

a)

15%

b)

15

c)

85

d)

85%

e)

25

14.

Mahasiswa Universitas Faletehan peminatan kesehatan lingkungan melakukan praktek survey Aedes Control dengan hanya melihat ada tidaknya larva pada container di lingkungan kampus. Dalam survey ini ditemukan 5 container yang positif jentik dari 50 container yang diperiksa, dan ditemukan 3 gedung yang positif jentik dari 20 gedung yang diperiksa.

Dari kasus di atas, berapa Container Indek (CI) yang ditemukan ?

a)

10%

b)

10

c)

85%

d)

85

e)

15

15.

Mahasiswa Universitas Faletehan peminatan kesehatan lingkungan melakukan praktek survey Aedes Control dengan hanya melihat ada tidaknya larva pada container di lingkungan kampus. Dalam survey ini ditemukan 5 container yang positif jentik dari 50 container yang diperiksa, dan ditemukan 3 gedung yang positif jentik dari 20 gedung yang diperiksa.

Dari kasus di atas, berapakah Breteu Indek (BI) yang ditemukan ?

a)

10%

b)

10

c)

25%

d)

85%

e)

85

16.

Dari survey larva yang dilakukan oleh para kader di persawahan dan pantai ditemukan beberapa larva. Setelah dilakukan pengamatan di bawah mikroskop ternyata larva tersebut tidak mempunyai siphon. Maka larva ini termasuk genus ?

a)

Aedes

b)

Culex

c)

Mansonia

d)

Armigeres

e)

Anopheles

17.

Para petugas KKP Banten melakukan survey di wilayah pelabuhan dan rawa-rawa. Hasil survey ditemukan telur nyamuk dengan ciri-ciri berbentuk seperti perahu, dan mempunyai pelampung. Maka telur ini merupakan telur nyamuk dengan Genus :

a)

Anopheles

b)

Mansonia

c)

Culex

d)

Aedes

e)

Armigeres

18.

Seorang mahasiswa melakukan survey malam dengan umpan badan. hasil survey ditemukan nyamuk dengan ciri terdapat pulvil atau bantalan kaki pada nyamuk. Maka nyamuk tersebut termasuk ke dalam genus :

a)

Aedes

b)

Culex

c)

Anopheles

d)

Mansonia

e)

Armigeres

19.

Ibu-ibu kader melakukan survey container dan ditemukan larva. Setelah dilakukan pengamatan di bawah mikroskop ditemukan ciri siphon panjang dan langsing. ditemukan juga hair tufs lebih dari satu kelompok. Maka larva tersebut termasuk ke dalam jenis nyamuk :

a)

Aedes

b)

Armigeres

c)

Mansonia

d)

Culex

e)

Aniopheles

20.

Di wilayah Pelabuhan Banten ditemukan nyamuk yang merupakan vektor utama dari penyakit Yellow fever dan DBD. Vektor penyakit ini merupakan nyamuk spesies :

a)

Aedes aegypti

b)

Aedes albopictus

c)

Aedes sundaicus

d)

Anopheles vagus

e)

Culex fanfasciatus

21.

Arthropoda yang dapat memindahkan atau menularkan suatu agent infeksius dari sumber infeksi kepada hospes yang rentan disebut:

a)

Helmintes

b)

Filaria

c)

Hospes

d)

Vektor

e)

Host

22.

Agent hidup dan berkambang biak di dalam tubuh vektor dan jika vektor tersebut menggigit manusia maka agent masuk ke dalam tubuh manusia sehingga timbul penyakit disebut metode penyebaran :

a)

Aktif

b)

Pasif

c)

Intermediate

d)

Langsung

e)

Tidak langsung

23.

Beriku ini adalah binatang/vektor yang menyebarkan penyakit secara pasif, yaitu:

a)

Aedes aegypti

b)

Culex

c)

Tungau

d)

Lalat

e)

Sarcoptes scabei

24.

Berikut ini adalah yang bukan merupakan faktor yang terlibat dalam siklus penularan penyakit melalui vektor:

a)

Parasit

b)

Host

c)

Vektor

d)

Lingkungan

e)

Kebijakan pemerintah

25.

Manusia terinfeksi pinjal melalui:

a)

Memakan makanan yang mengandung pinjal

b)

Meminum air yang mengandung telur pinjal

c)

Tinja pinjal yang mengandung agent masuk melalui luka pada kulit

d)

Menembus kulit secara langsung

e)

Terhirup melalui pernafasan

26.

Penyakit schistosomiasis ditularkan oleh vektor :

a)

Tungau

b)

Pinjal

c)

Siput air

d)

Binatang pengerat

e)

Leptospira

27.

Tikus dapat menyebabkan penyakit dibawah ini, kecuali :

a)

Typhus

b)

Riketsia

c)

Demam berdarah

d)

Salmonelosis

e)

Leptospirosis

28.

Upaya pengendalian yang paling bijaksana dilakukan untuk mencegah terjadinya Leptospirosis adalah :

a)

Menangkap tikus dan membunuhnya

b)

Memberantas tikus dengan insektisida DDT

c)

Memberantas tikus dengan bensin heksaklorida

d)

Menangkap tikus lalu membersihkan pinjalnya kemudian di lepas

e)

Membiarkan saja tikus karena belum tentu terdapat pinjal di tubuhnya

29.

Besarnya masalah penyakit yang ditularkan oleh vektor yang terdapat pada sekelompok manusia adalah Epidemiologi yang ditinjau dari segi :

a)

Frekuensi

b)

Distribusi

c)

Faktor determinan

d)

Waktu

e)

Pajanan

30.

Berikut ini adalah tujuan Epidemiologi penyakit yang ditularkan oleh vektor

a)

Mengumpulkan fakta tentang penyakit yang tidak menular

b)

Menjelaskan penyakit yang ditularkan oleh air

c)

Menggambarkan status penyakit degeneratif

d)

Merencanakan pemecahan masalah penyakit yang ditularkan oleh vektor serta mengevaluasi aktivitas pelaksanaan

e)

Mengembangkan sistem pengendalian penyakit tidak menular

31.

Siklus hidup vektor penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue adalah :

a)

Telur-larva-pupa-dewasa

b)

Telur-pupa-larva-dewasa

c)

Pupa-telur-larva-dewasa

d)

Pupa-larva-pupa-dewasa

e)

Telur-larva-dewasa-pupa

32.

Berdasarkan waktu, penyakit DBD secara epidemiologi dipengaruhi oleh faktor berikut ini, kecuali :

a)

Perubahan iklim dapat memperpanjang masa penularan penyakit

b)

Berhubungan dengan indeks curah hujan

c)

Dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat dalam kegiatan PSN

d)

Daerah dengan ICH tinggi perlu kewaspadaan sepanjang tahun

e)

Untuk daerah dengan musim kemarau kewaspadaan dilakukan setelah selesai musim hujan

33.

Vektor dari agent Plasmodium falcifarum adalah :

a)

Aedes aegypti

b)

Anopheles

c)

Culex

d)

Lalat

e)

Pinjal

34.

Tempat berkembang biak vektor malaria adalah di tempat berikut ini, kecuali :

a)

Pegunungan

b)

Persawahan

c)

Hutan

d)

Pantai

e)

Aliran sungai

35.

Untuk mengetahui penyebaran penyakit filariasis, maka ditegakkan berdasarkan perhitungan :

a)

Insiden rate

b)

Prevalensi rate

c)

Attack rate

d)

API

e)

Mikrofilaria rate