wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian Teks Fabel

Total questions: 30

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Di suatu pohon di tengah taman, hiduplah semut berdampingan dengan belalang. Sepanjang hari semut selalu rajin mengumpulkan makanan, baik itu di siang hari yang terik hingga saat hujan pun semut masih rajin mengumpulkan makanan di sarangnya. Melihat itu belalang pun mengejek, sambil bermalas-malasan dan berjemur ia pun menyebut semut sebagai mahluk bodoh dan konyol, karena masih saja sibuk bekerja mengumpulkan makanan di sarangnya, padahal taman di sekitar tempat mereka tinggal itu terdapat banyak sekali makanan.

Tokoh dalam teks tersebut adalah...

a)

semut

b)

belalang

c)

semut dan belalang

d)

pohon

2.

Belalang pun meminta maaf atas segala ucapannya di musim panas dulu yang telah mengejek semut yang rajin dan lalu ia sebut sebagai hewan yang pintar dan dirinya lah yang bodoh itu. Pelajaran yang bisa dipetik adalah agar jadi orang yang rajin dan pintar, agar bisa selamat, jangan suka bermalas-malasan dan bertindak bodoh supaya tidak malu dan menjadi celaka.

Tahapan struktur teks fabel dalam teks tersebut adalah...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

3.

Semuanya berjalan baik-baik saja hingga tibalah musim kemarau, raja Rusa lalu mengutus kedua menterinya, yakni rusa totol dengan rusa merah untuk mencari sumber air minum dan makanan untuk kawanan mereka.

Kataa kerja intransitif pada kalimat tersebut adalah...

a)

berjalan

b)

mengutus

c)

mencari

d)

makanan

4.

"Tidurlah di sarangku, kamu pasti merasa nyaman" kata burung pipit pada temannya.

Kalimat langsung tersebut jika diubah menjadi kalimat langsung adalah...

a)

Tidurlah di sarangku, kamu pasti nyaman.

b)

Tidurlah di sarangku, kamu pasti nyaman, kata burung pipit pada temannya.

c)

Burung pipit berkata untuk segera tidur di sarangnya.

d)

Burung pipit menyuruh temannya untuk tidur di sarangnya agar ia merasa nyaman.

5.

Pada suatu ketika hiduplah empat sekawan, yakni gagak, tikus, rusa dan kura-kura yang hidup bersama, bersebelahan rumah. Setiap pagi mereka berangkat bekerja ke tempat masing-masing. Dengan jadwal yang sama, rutin tiap hari mereka lalukan.

Tahapan struktur teks fabel dalam teks tersebut adalah...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

6.

Setelah kepenatannya hilang, Sang Kancil menyusuri tebing sungai tersebut sambil memakan dedaun kegemarannya yang terdapat disekitarnya. Apabila tiba di satu kawasan yang agak lapang, Sang Kancil terpandang kebun buah-buahan yang sedang masak ranum di seberang sungai."Alangkah enaknya jika aku dapat menyeberangi sungai ini dan dapat menikmati buah-buahan tersebut" fikir Sang Kancil.

Kata sandang yang digunakan dalam teks tersebut adalah...

a)

setelah

b)

sang

c)

di

d)

alangkah

7.

Sementara itu Sang Kancil terus melompat kegembiraan dan terus meniggalkan buaya-buaya tersebut dan terus menghilangkan diri di dalam kebun buah-buahan untuk menikmati buah-buahan yang sedang masak ranum itu.

Latar tempat dalam cerita fabel tersebut adalah...

a)

kebun sayur

b)

kebun anggur

c)

kebun buah

d)

kebun binatang

8.

berikut ini yang termasuk judul teks fabel adalah...

a)

Anak yang Sombong

b)

Cara Menanam Buah Anggur

c)

Budidaya Kelinci

d)

Kelinci yang Cerdik

9.

1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.

2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.

3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.

4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.

Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

1 dan 4

10.

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.

Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Koda

11.

Rubah terus mengejar Kelinci. Sang Rubah tidak menyerah begitu saja. Rubah itu memiliki kemampuan berlari tanpa henti sehingga dia mampu mengejar Sang Kelinci tanpa kelelahan. Meskipun demikian sang Kelinci melompat dengan sangat cepat menghindari kejaran Rubah. Sang Rubah kehilangan jejak Kelinci. Rubah mulai mengendus-ngendus bau sang Kelinci. Tidak lama kemudian dia menemukan Kelinci itu. Kini dia mengejarnya lebih cepat dari sebelumnya, tetapi sang Kelinci itu tidak dapat dia kejar. Akhirnya, Rubah itu menyerah dan tidak melakukan pengejaran terhadap Kelinci itu la

Kalimat untuk melengkapi cerita yang mengandung keterangan tempat yang tepat adalah. . . .

a)

Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.

b)

Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.

c)

Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang

d)

Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.

12.

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.

Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekali pun.

b)

Seorang pemimpin harus menyelamatkan diri terlebih dahulu.

c)

Seorang pemimpin harus bisa melakukan semua hal.

d)

Seorang pemimpin harus menjadi contoh bagi rakyatnya.

13.

Sudah dua hari ini Imah tidak ke sekolah. Padahal, dia itu anak yang rajin dan sebelumnya tak pernah begini. Oleh karena itu, aku, Ana, dan Afga berencana mengunjunginya usai pulang sekolah. Kami bertiga sepakat untuk berangkat bersama-sama.

Kalimat yang tidak mengandung keterangan waktu pada kutipan fable di atas yaitu kalimat…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

14.

Di hutan belantara hiduplah seekor landak. Namanya Landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya. Setiap hari Landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari. Pada saat binatang lain tidur pulas, dia baru mencari makan. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa diajak berbicara dan bermain.

Penulisan kata depan yang salah pada cerita di atas adalah …

a)

Di hutan belantara hiduplah seekor landak.

b)

Dia khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

c)

Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari.

d)

Pada saat binatang lain tidur pulas, dia baru mencari makan.

15.

Babi muda tersebut berteriak dan meronta. Melihat hal itu, kawanan domba pun berteriak.

“Dasar penakut”

Kemudian salah satu dari kawanan domba menambahkan “mengapa kamu menangis dan teriak denga gaduh. Padahal temanmu yang lain jarang melakukan sesuatu yang sama. Mereka pasrah dengan nasib sekalipun harus disembelih”

Struktur teks fabel dalam kutipan fabel tersebut adalah...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

16.

(1)Rubah pun mulai memancing dan tak lapa kemudian pancingnya bergetar. (2) Ia pun bergegas menarik pancingnya dan menyaksikan seekor ikan di sana. (3)Dengan penuh suka cita ia berkata, “Asyik aku akan pesta besar nanti malam." (4)Rubah membereskan alat memancingnya.

Kalimat langsung terdapat pada kalimat...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

17.

(1)Akhirnya, sang buaya melihat ada seekor bebek yang tengah berenang. (2) Ketika sang bebek tahu sedang diincar oleh buaya, ia pun akhirnya menepi. (3) Melihat bebek yang hendak dimangsa tersebut kabur, akhirnya buaya pun mengejarnya dan alhasil bebek tertangkap olehnya.(4) Bebek menangis ketakutan.

Kata sandang terdapat pada kalimat ke...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

18.

Anak gajah pun berteriak dan meminta tolong kepada sang ibu. Sedangkan buaya terus saja berusaha untuk menjatuhkan gajah tersebut. Namun sayangnya tidak bisa. Mendengar teriakan sang anak, sekumpulan gajah pun akhirnya mendatangi dan menginjak buaya hingga ia tidak bisa bernapas.

Akhirnya, sang buaya tetap saja tidak mampu melawan karena ukuran ibu gajah yang amat besar. Belum lagi ia dalam keadaan lemas karena belum makan. Setelah itu, buaya pun mati karena sudah kehabisan tenaga.

Amanat yang tepat dalam kutipan teks tersebut adalah...

a)

Jangan suka berbuat iseng.

b)

Jangan melakukan hal melebihi batas kemampuan kita.

c)

Janganlah sombong.

d)

Janganlah mati sia-sia karena tidak berhati-hati.

19.

Akhirnya, kadal pun mencari tali ... bagian pinggir kolam dan ia mendapatkannya. Kemudian kadal menalikan kaki depannya ... ekor ular dengan sedikit kuat. Akhirnya ular dan kadal tersebut berenang di kolam yang luas bersama-sama. Namun, ketika sampai di bagian tengah kolam, ular berpikir untuk membuat kadal tenggelam.

Kata depan yang tepat untuk melengkapi kutipan teks fabel tersebut adalah...

a)

di, atas

b)

di, oleh

c)

di, dengan

d)

di, kepada

20.

“Keledai, silahkan bagilah makanan itu” Pinta sang macan tutul.

Kalimat tidak langsung yang tepat untuk mengubah kalimat lansung tersebut adalah...

a)

Sang macan meminta keledai untuk membagi makanan itu.

b)

Sang macan menyuruh keledai untuk membagi makanan menjadi dua.

c)

Sang macan meminta keledai untuk mempersilahkan makan.

d)

Sang macan meminta keledai untuk membagi makanan dan menghabiskannya.

21.

Akhirnya dengan cepat sang kelinci melompat sangat jauh. Anjing itu terus mengejar kelinci dan kelinci semakin menjauh. Namun, sang anjing tidak menyerah karena kemampuannya untuk mengejar mangsa sangat tinggi. Namun, tetap saja kelinci berhasil menghindari kejaran anjing tersebut.

Watak sang anjing dalam teks fabel tersebut adalah....

a)

pemberani

b)

pantang menyerah

c)

serakah

d)

setia

22.

Perhatikan penggalan cerita berikut

a) Kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang

b) Kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat

c) Ketika lomba dimulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura

d) Kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari

e) Kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang

f) Karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon

Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat diatas menjadi sebuah fabel adalah….

a)

a-b-d-f-c-e

b)

b-e-d-f-c-a

c)

b- d-e-c-f-a

d)

b-d-c-e-f-a

23.

Pesan moral yang dapat di ambil dari fabel tersebut ialah kita jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memilki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.

Penggalan fabel diatas termasuk struktur fabel pada bagian…

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

24.

Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya.

Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu.

“Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada singa lain yang tadi memburu saya,” kata si kelinci.

Kemudian, singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut, “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”

“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”

Akhirnya, binatang-binatang itu menjadi lega. Berkat kecerdikan kelinci sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.

Tema teks fabel tersebut adalah...

a)

kemalangan

b)

kecerdikan

c)

keberanian

d)

kebodohan

25.

Sembari menangis ketakutan sang bebek berkata, “Ampun buaya, lepaskanlah aku. Dagingku hanya sedikit. Mengapa engkau tidak memangsa kambing saja di hutan”. Sembari menunjukkan taring tajamnya, sang buaya berkata,”Baiklah kalau begitu antarkan aku ke tempat persembunyian kambing di hutan sekarang”.

Watak bebek dalam teks fabel adalah...

a)

lemah

b)

cerdik

c)

berani

d)

sombong

26.

Pada pinggiran sebuah sungai, hidup seekor buaya yang tengah kelaparan. Ia tidak memakan apapun selama tiga hari. Dan kini perutnya sangat lapar dan jika ia tidak makan, maka bisa-bisa mati. Ia pun kemudian masuk ke dalam sungai dan berenang di dalamnya untuk menemukan makanan.

Struktur teks fabel tersebut termasuk bagian...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

27.

Suatu hari di hutan yang sangat lebat, ada seekor ulat bernama Fintu dan Tuvi. Fintu adalah ulat yang sangat ramah, dia baik kepada siapapun. Fintu juga merupakan ulat yang sangat rendah hati. Sedangkan Tuvi adalah seekor ulat yang sangat angkuh dan sombong. Bahkan dia sering menganggap remeh binatang lainnya.”

Latar tempat dalam teks fabel tersebut adalah...

a)

sungai

b)

rumah

c)

sawah

d)

hutan

28.

“Itulah kisah ulat yang sombong bernama Fintu. Sikapnya yang angkuh dan suka mengejek teman, akan merugikan dirinya sendiri. Semua ucapan buruk dari mulut kita akan berbalik pada diri kita sendiri. Maka mari jaga ucapan dan sikap kita, dan kita harus selalu berbuat baik kepada orang lain.”

Struktur teks fabel tersebut merupakan bagian...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

29.

Kemudian pemilik ladang datang dan membawa kancil pulang ke rumahnya.

Kata kerja transitif dalam kalimat tersebut adalah...

a)

kemudian

b)

pemilik ladang

c)

datang

d)

membawa

30.

Kancil sempat sedih karena rumahnya ikut hangus terbakar.

yang termasuk kata sifat dalam kalimat tersebut adalah...

a)

kancil

b)

sedih

c)

rumah

d)

terbakar