wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bahasa Indonesia Teks Fiksi

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks berikut!

(1) Suatu hari di sebuah lembah, Monyet bertemu dengan Burung Pipit yang sedang mencari biji-bijian. “Hai Burung Pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya? Pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek Monyet. Burung Pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh Monyet.


(2) Suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. Lembah itu pun tertutup oleh air. Semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. Tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. Tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan.


(3) Saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, Monyet bertemu lagi dengan Burung Pipit. Burung Pipit iba dengan kondisi Monyet. Burung Pipit mengajak Monyet ke atas bukit. Betapa terkejutnya Monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. Ternyata, Burung Pipitlah yang menanam pohon buahbuahan itu. Itulah sebabnya kenapa Burung Pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.

Mengapa Burung Pipit mengumpulkan biji-bijian?

a)

Burung Pipit tahu akan turun hujan deras dan banjir yang menumbangkan pepohonan.

b)

Monyet kehabisan makanan karena pepohonan di lembah tersapu banjir.

c)

Burung Pipit menanam biji-bijian tersebut di atas bukit.

d)

Burung Pipit adalah burung pemakan biji-bijian.

2.

Dongeng yang didalamnya terdapat tokoh binatang dinamakan dongeng ....

a)

Misteri

b)

Fabel

c)

Cerpen

d)

Humor

3.

Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat berdasarkan …..

a)

Imajinasi atau karangan penulisnya

b)

Kisah nyata yang telah terjadi pasti

c)

Cerita misteri yang menakutkan

d)

Mitos dan kejadian aneh di dunia

4.

Alkisah, ada dua pengelana yang sedang melintasi gurun pasir. Kedua pengelana itu memiliki sifat yang berbeda. Lihatlah setiap kali berhenti. Kohar tidak langsung membuka bekal makanannya. Ia menunggu sampai Abdullah menawarinya makan dan minum. Senyum terkembang di bibir Kohar karena mendapat makanan dan air gratis. Jadi, bekal air dan makanan Kohar masih utuh. Begitulah selama beberapa hari, Kohar makan dari bekal rekan seperjalanannya.

Tokoh utama pada cerita tersebut adalah ....

a)

Kohar

b)

Abdullah

c)

Penduduk gurun pasir

d)

Kedua pengelana

5.

Alkisah, ada dua pengelana yang sedang melintasi gurun pasir. Kedua pengelana itu memiliki sifat yang berbeda. Lihatlah setiap kali berhenti. Kohar tidak langsung membuka bekal makanannya. Ia menunggu sampai Abdullah menawarinya makan dan minum. Senyum terkembang di bibir Kohar karena mendapat makanan dan air gratis. Jadi, bekal air dan makanan Kohar masih utuh. Begitulah selama beberapa hari, Kohar makan dari bekal rekan seperjalanannya.

Sifat kedua pengelana pada cerita tersebut adalah . . . .

a)

Kohar dan Abdullah memiliki sifat pelit

b)

Kohar dan Abdullah memiliki sifat baik

c)

Kohar memiliki sifat baik, Abdullah memiliki sifat pelit

d)

Abdullah memiliki sifat baik, Kohar memiliki sifat pelit

6.

Dongeng di atas bertemakan…

a)

Kehidupan seorang pemalas

b)

Kegemaran memancing di saungai

c)

Seorang pembangkang

d)

Nasihat seorang ibu

7.

Si Lancang sudah mulai bosan dengan kehidupan yang serba kekurangan. Ia mengeluh. Tampak putus asa. Berkali-kali ibunya memberi nasihat kepada si Lancang agar anaknya tekun bekerja. "Sabarlah, Nak! Janganlah kamu terus-terusan mengeluh! Kita memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jangan putus asa dan jangan menyerah." Begitu ibu si Lancang menasihati anak semata wayangnya itu.

Dikutip dari ”Si Lancang” dalam Kumpulan Cerita Rakyat, Citra Aji Parama, 2007)


Berikut ini merupakan sifat si Lancang, kecuali . . . .

a)

suka mengeluh

b)

mudah putus asa

c)

tekun bekerja

d)

tidak sabar

8.

Tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca disebut dengan ...

a)

tokoh utama

b)

tokoh tambahan

c)

tokoh protagonis

d)

tokoh antagonis

9.

Tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya yang jahat atau tidak baik disebut dengan ...

a)

tokoh antagonis

b)

tokoh protagonis

c)

tokoh utama

d)

tokoh tambahan

10.

Jenis cerita fiksi "Asal Mula Danau Toba" adalah ...

a)

cerita legenda

b)

cerita fabel

c)

cerita sage

d)

cerita mite

11.

Unsur cerita fiksi yang menjelaskan jalan cerita disebut . . . .

a)

a. tema

b)

b. tokoh

c)

c. latar

d)

d. alur

12.

Yang termasuk teks fiksi adalah . . . .

a)

a. berita

b)

b. laporan percobaan

c)

c. surat

d)

d. cerpen

13.

Watak tokoh Malin Kundang adalah . . . .

a)

a. durhaka pada orang tua

b)

b. baik hati

c)

c. jujur

d)

d. pemalas

14.

Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.

“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”

“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”

“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.

” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.

Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .

Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”

”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.


1. Berdasar teks fiksi tersebut, latar waktunya adalah ….

a)

A. Pagi hari

b)

B. Siang hari

c)

C. Sore hari

d)

D. Senja

15.

Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.

“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”

“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”

“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.

” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.

Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .

Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”

”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.

2.Tokoh utama cerita tersebut adalah ….

a)

A. Lebah

b)

B. Mawar

c)

C. Anak jahil

d)

D. Bunga

16.

Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.

“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”

“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”

“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.

” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.

Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .

Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”

”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.

4.Amanat cerita tersebut adalah ….

a)

A. Bila memetik bunga harus izin pemiliknya

b)

B. Kita boleh bergaul dengan siapa saja asal tidak menyakiti

c)

C. Tolong menolong adalah tindakan yang harus kita lakukan

d)

D. Sesama makhluk hidup harus saling membantu dan tolong

menolong

17.

Buah Kesombongan

Di tengah hutan belantara, hiduplah sekawanan burung. Salah satunya Burung Deo. Ia berwajah sangat tampan. Ketampanan yang ia miliki membuatnya sombong.

“Di hutan ini tidak ada burung yang setampan aku,” ujar Deo pada Burung Pipit dan Burung Dara.”Kalian pasti kagum padaku,” ujarnya lagi. Burung-burung lainnya geleng-geleng kepala.

“ Sebenarnya kita makhluk Allah yang diciptakan dengan penuh kesempurnaan. Dan kita mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Burung Pipit sambil tertunduk menunjukkan kerendahan hatinya.

Suatu hari Deo terbang mengelilingi hutan. Tanpa sengaja ia menabrak pohon besar. Ia terjatuh dan badannya pun lemas.

Datanglah seekor Elang. Dalam hatinya berkata, ”Wah, ada makanan lezat!”

Ketika Elang hendak memangsanya, datanglah teman-teman Deo. Mereka mengusir Elang itu. Deo pun terselamatkan. “Terima kasih ya, kalian telah menolongku.

Maafkan atas kesombonganku,” kata Deo.

7. Latar tempat cerita tersebut adalah …

a)

A. Pinggir hutan

b)

B. Pinggir desa

c)

C. Tengah hutan

d)

D. Dekat sungai

18.

Buah Kesombongan

Di tengah hutan belantara, hiduplah sekawanan burung. Salah satunya Burung Deo. Ia berwajah sangat tampan. Ketampanan yang ia miliki membuatnya sombong.

“Di hutan ini tidak ada burung yang setampan aku,” ujar Deo pada Burung Pipit dan Burung Dara.”Kalian pasti kagum padaku,” ujarnya lagi. Burung-burung lainnya geleng-geleng kepala.

“ Sebenarnya kita makhluk Allah yang diciptakan dengan penuh kesempurnaan. Dan kita mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Burung Pipit sambil tertunduk menunjukkan kerendahan hatinya.

Suatu hari Deo terbang mengelilingi hutan. Tanpa sengaja ia menabrak pohon besar. Ia terjatuh dan badannya pun lemas.

Datanglah seekor Elang. Dalam hatinya berkata, ”Wah, ada makanan lezat!”

Ketika Elang hendak memangsanya, datanglah teman-teman Deo. Mereka mengusir Elang itu. Deo pun terselamatkan. “Terima kasih ya, kalian telah menolongku.

Maafkan atas kesombonganku,” kata Deo.

8. Tokoh antagonis cerita tersebut adalah …

a)

A. Burung Deo

b)

B. Burung Pipit

c)

C. Burung Dara

d)

D. Burung Elang

19.

Sungguh di luar dugaan. Begitu terbebas dari batu yang menghimpitnya, ular itu langsung mematuk kaki saudagar. Si saudagar kaget bukan kepalang hingga jatuh terjengkang. Tentu saja saudagar menjadi berang.

“Dasar ular tak tahu terima kasih. Kenapa kau mematukku?”

“Buat apa aku harus berterima kasih?” jawab ular.

“Hai! Kalau tadi tak kutolong, kau pasti mati di bawah batu itu!”

“Benar. Tapi aku tidak akan tertindih batu kalau kau tidak menindihkannya.”

Saudagar itu kaget. Ia baru ingat, rupanya itu ular yang siang tadi ditindihnya dengan batu. Saudagar itu tidak mau mendengar segala macam alasan. Ia tak mau mengingat kesalahannya sendiri. Yang dipikirkannya hanyalah bahwa ia telah menolong ular itu.

14. Watak saudagar pada cerita di atas adalah ….

a)

A. Suka menolong

b)

B. Tidak mengakui kesalahan

c)

C. Lapang dada terhadap kesalahan

d)

D.Suka usil

20.

Dongeng kepahlawanan,kesaktian dan keperkasaan para pangeran,Raja ataupun tokoh-tokoh tertentu disebut .....

a)

Mite

b)

Sage

c)

Legenda

d)

Kikayat

21.

Dalam sebuah karya sastra, terdapat pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Pesan tersebut disebut...

a)

Tema

b)

Alur

c)

Setting

d)

Amanat

22.

Apakah yang dimaksud dengan latar?

a)

Tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita

b)

Tokoh yang ada dalam cerita

c)

Pesan yang ada dalam cerita

d)

Urutan kejadian peristiwa

23.

Gambar di atas termasuk jenis cerita rakyat yaitu ....

a)

Mite

b)

Legenda

c)

Fabel

d)

Sage

24.

Gambar di atas termasuk jenis cerita rakyat yaitu ....

a)

Sage

b)

jenaka

c)

Fabel

d)

Mite

25.

gambar di atas termasuk jenis cerita rakyat yaitu ....

a)

jenaka

b)

fabel

c)

mite

d)

legenda