wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MID SEMESTER PENGEMBANGAN ORGANISASI

Total questions: 15

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Harold Koontz, Cyril O’ Donnell dan Heinz Weihrich

Pengembangan Organisasi adalah suatu ancangan atau pendekatan sistematis, terpadu, dan terencana untuk meningkatkan keefektifan perusahaan, merupakan pendapat dari ....

a)

George R. Terry

b)

Harold Koontz, Cyril O’ Donnell dan Heinz Weihrich

c)

Warren Bennis

d)

S.P. Siagian

2.

Berdasarkan beberapa rumusan definisi yang telah dikemukakan di atas tersirat makna bahwa pengembangan organisasi berhubungan dengan dengan menggunakan ilmu perilku dalam memecahkan berbagai permasalahan organisasi secara keseluruhan (system) dengan memanfaatkan jasa konsultan baik eksternal maupun internal yang digerakkan oleh pimpinan untuk meningkatkan harmonisasi dan efektivitas organisasi.

a)

menggunakan ilmu perilku dalam memecahkan berbagai permasalahan organisasi

b)

berbagai upaya yang dilakukan secara berencana

c)

untuk meningkaytkan keuntungan perusahaan

d)

digerakkan oleh pimpinan

3.

S.P. Siagian mengemukakan ciri-ciri PO yang efektif sebagai berikut: kecuali,

a)

PO harus berupa kolaborasi antara berbagai pihak yang akan terkena dampak perubahan yang akan terjadi

b)

PO mengandung nilai-nilai humanistik

c)

PO merupakan suatu strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional

d)

PO tidak menggunakan pendekatan kesisteman

4.

Untuk fleksibilitas pengembangan, memperbaharui diri sendiri yang dapat mengatur cara-cara yang berbeda bergantung pada tugas-tugas yang ditangani adalah salah satu tujuan Pengembangan Organisasi yang dikemukakan oleh :

a)

Felix A. Nigro dan Lloyd G. Nigro

b)

Herbert G. Hicks dan Ray Gullet,

c)

French dan Bell

d)

Miftah Toha

5.

Sejarah pengembangan organisasi, secara sistimatis sekurang-kurangnya memiliki tiga landasan penting yaitu: kecuali,.... landasan pertama dari pengembangan organisasi Landasan penting kedua adalah Kedua landasan tersebut saling berhubungan dengan landasan ketiga yaitu

a)

terdiri dari berbagai inovasi dalam aplikasi pemahaman latihan laboratorium pada organisasi yang kompleks.

b)

riset survei dan metodoloogi umpan balik.

c)

konsep peningkatan keuntungan

d)

kemunculan riset aksi (action research).

6.

Siagian mengemukakan berbagai faktor yang menyebabkan timbulnya tantangan dan perubahan yang yaitu: kecuali,...

a)

Kesehatan dan status sosial

b)

Tantangan Utama di Masa Depan

c)

Persaingan,

d)

Teknologi

7.

Yang merupakan kekuatan internal perubah dalam Pengembangan Organisasi adalah

a)

ekonomi

b)

tujuan

c)

politik

d)

pendidikan

8.

Menurut S.P Siagian ciri-ciri perubahan yang berhasil antara lain:, kecuali :

a)

1.Kemampuan bergerak lebih cepat dalam arti lebih inovatif dan tanggap terhadap tuntutan lingkungannya.

b)

1.Sadar tentang pentingnya komitmen pada peningkatan mutu produk yang dihasilkan, berupa barang dan atau jasa.

c)

1.Orientasi pada pelanggan yang kemampuan membeli, preferensi dan kecenderungannya berperilaku selalu berubah.

d)

Perubahan berencana selalu berusaha untuk menggunakan pengetahuan dan data yang sehat dalam melakukan usaha perubahan

9.

para agen pengubah pada umumnya melakukan tahap kegiatan, yaitu

a)

1.Menumbuhkan kesadaran bahwa suatu bentuk perubahan perlu dilakukan;

2.Masuk dalam organisasi untuk melakukan intervensi tertentu;

3.Menumbuhkan hubungan fungsional dengan kliennya;

4.Melakukan intervensi dalam bentuk pengumpulan data;

5.Diagnosis masalah-masalah spesifik;

6.Intervensi dengan menggunakan teknik-teknik PO;

7.Memantau, melakukan evaluasi dan memantapkan perubahan;

8.Mengakhiri hubungannya selaku konsultan dengan kliennya.

b)
  1. Menumbuhkan kesadaran bahwa suatu bentuk perubahan perlu dilakukan;
  2. Melakukan intervensi dalam bentuk pengumpulan data;
  3. Melakukan intervensi dalam bentuk pengumpulan data;
  4. Mengakhiri hubungannya selaku konsultan dengan kliennya.
c)
  1. Masuk dalam organisasi untuk melakukan intervensi tertentu;
  2. Menumbuhkan kesadaran bahwa suatu bentuk perubahan perlu dilakukan;
  3. Diagnosis masalah-masalah spesifik;
  4. intervensi dengan menggunakan teknik-teknik PO;
  5. Memantau, melakukan evaluasi dan memantapkan perubahan;
  6. Mengakhiri hubungannya selaku konsultan dengan kliennya.
d)
  1. Masuk dalam organisasi untuk melakukan intervensi tertentu;
  2. Menumbuhkan hubungan fungsional dengan kliennya
  3. Melakukan intervensi dalam bentuk pengumpulan data;
  4. Diagnosis masalah-masalah spesifik;
  5. Intervensi dengan menggunakan teknik-teknik PO;
  6. Memantau, melakukan evaluasi dan memantapkan perubahan;
  7. Mengakhiri hubungannya selaku konsultan dengan kliennya.
10.

organisasai sebagai suatu sistem terbuka terdiri atas sub-subsitem yaitu:

a)

a. organisasi statis; b. organisasi dinamis

b)

“a. technological subsystem, b. managerial subsystem, c. human subsystem, d. subsystem of organization culture, values, and norms”.

c)

a. manusia ; b. teknologi ; c. sistem ; d. lingkungan

d)

a. Sumber daya alam ; b. sumber daya manusia ; teknologi

11.

Salah satu faktor mengapa individu sering menolak adanya perubahan karena adanya "proses informasi selektif" maksudnya adalah ...

a)

Tidak dapat disangkal bahwa dalam kehidupannya, seseorang membentuk kebiasaan-kebiasaan tertentu seperti dalam hal makanan, berpakaian, kebiasaan tidur, kebiasaan berolah raga, kebiasaan bekerja dan lain sebagainya. Sadar atau tidak sadar, pembentukan kebiasaan itu dimaksudkan untuk mempermudah pengambilan keputusan tentang apa yang dilakukan atau tidak

b)

Apabila perubahan yang akan terjadi dipandang sebagai ancaman terhadap terhadap rasa aman dalam pekerjaan, jabatan, karier dan penghasilan, seseorang akan cenderung menolak perubahan tersebut.

c)

Pada umumnya manusia senang bergerak di “medan” yang sudah dikenalnya. Manusia tidak menyenangi sesuatu yang asing. Jika perubahan akan membawa sesuatu yang asing, terjadi penolakan karena seseorang memandang bahwa yang asing itu membawa ketidakjelasan dan ketidakpastian. Hal yang sama terjadi dalam kehidupan organisasi.

d)

Telah umum diketahui bahwa seseorang “menciptakan dunianya” melalui persepsi tertentu yang dikembangkannya. Dengan “dunia ciptaannya” itu seseorang akan menolak perubahan karena ia tidak mau ada gangguan terhadap keutuhan persepsi yang telah dibentuknya itu.

12.

Yang dimaksud dengan inersia kelompok ialah

a)

Organisasi dikelola dengan pendekatan kesisteman yang, antara lain, berarti bahwa bagaimanapun pembagian tugas dilakukan dan satuan-satuan kerja apa pun yang diciptakan, satuan-satuan kerja tersebut merupakan “sub sistem” dari organisasi sebagai keseluruhan. Karena itu apa yang terjadi pada satu sub sistem pasti akan berpengaruh pula pada berbagai sub sistem yang lain.

b)

Mudah memahami bahwa kelompok-kelompok tertentu dalam organisasi yang sudah terbiasa menguasai sarana, prasarana, daya dan dana pasti akan melihat perubahan sebagai suatu ancaman. Mereka akan lebih senang jika praktek-praktek yang sudah lama berlangsung dibiarkan berlanjut.

c)

Yang dimaksud di sini ialah bahwa dalam organisasi yang besar, biasanya terdapat sekelompok orang atau karyawan yang merupakan spesialis dalam bidangnya. Jika terjadi perubahan yang akan mengancam keberadaan kelompok itu, mereka akan cenderung menolak perubahan yang direncanakan akan terjadi.

d)

situasi dalam mana para anggota kelompok sebagai individu bersedia menerima perubahan akan tetapi terhalang oleh norma-norma kelompok di mana seseorang

13.

Siagian mengemukakan para pakar pada umumnya berpendapat bahwa dalam mengelola perubahan, lima kekuatan perlu diperhitungkan yaitu:

a)

1.ekonomi

2.sosial

3.budaya

4.pendidikan

5.politik

b)

1.Pendorong Perubahan

2.Tingkat Dan Cakupan Perubahan

3.Kerangka Waktu

4.Dampak Budaya

5.Evaluasi Perubahan

c)

1.ekstern

2.intern

d)

1.kesejahteraan anggota

2.tingkat pendidikan

3.lingkungan

14.

Kotter dan Schlesinger dalam Handoko mengemukakan cara penanggulangan penolakan terhadap perubahan yaitu:, kecuali

a)

Pendidikan Dan Komunikasi

b)

Kemudahan Dan Dukungan

c)

Militery Strategy

d)

Paksaan Eksplisit Dan Implisit

15.

Memaksa semua pihak dalam organisasi menerima perubahan yang akan direalisasikan. Penggunaan taktik ini berarti aplikasi ancaman atau kekuatan langsung terhadap para penolak perubahan. Jika ancaman menutup pabrik, yang telah disinggung di muka, benar-benar menjadi kenyataan jika para pekerja menolak penurunan penghasilan, berarti bentuk tindakan manajemen untuk melakukan perubahan adalah paksaan.

Pernyataan diatas merupakan salah satu cara penolakan perubahan yaitu :

a)

Partisipasi

b)

Kemudahan dan dukungan

c)

Manipulasi Dan “Bekerja Sama”

d)

Paksaan Eksplisit Dan Implisit