NEW
Font size
WorksheetsPTS Online BAB V DAN VI
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 2mins
Perhatikan pantun berikut!
Kapal berlayar tanpa muatan
Diiringi musik orkes simponi
Bumi merana kehabisan hutan
Tanam pohon hanya seremoni
Tema yang sesuai dengan pantun tersebut adalah....
Lingkungan hidup
Sosial
Pendidikan
Semangat perjuangan
Bacalah pantun berikut!
Burung bangau terbang tinggi
Turun ke sawah panen padi
Kalau kelak kau besar nanti
Janganlah sampai lupa diri
Kekurangan pantun tersebut adalah....
Jumlah suku kata tidak sesuai dengan persyaratan pantun
Persajakan tidak sesuai dengan persyaratan pantun
Baris pertama dan kedua bukan sampiran
Baris pertama dan kedua tidak ada keterkaitan isi
Salah satu jenis puisi rakyat yang berbentuk bait-bait, tiap bait terdiri atas dua baris, baris pertama merupakan sebab dan baris kedua merupakan akibat serta semua baris merupakan isi, ada 8-14 suku kata pada tiap baris, dan bersajak a-a, b-b, c-c, dan seterusnya disebut....
Gurindam
Syair
Pantun
Talibun
Perhatikan pantun yang dirumpangkan berikut!
Jika padi sudah ditanam
Jangan lagi untuk bermalas
Jika budi sudah ditanam
.........................................
Baris pantun yang paling tepat untuk melengkapi pantun yang rumpang di atas adalah....
Jangan lagi untuk merampas
Jangan lagi meminta balas
Jangan coba menghempas
Jangan lagi meminta berbalas
Bacalah syair yang dirumpangkan berikut!
Hidup ini hanya sementara
Semua makhluk kan pasti binasa
Jangan sampai kita tergoda
...............................................
Baris syair yang tepat untuk melengkapi syair yang rumpang di atas adalah....
Oleh tipu daya dunia
Oleh dunia yang gemerlapan
Oleh dunia yang serba maya
Oleh dunia yang menyilaukan
Berikut adalah contoh gurindam yang tepat ...
buah salak buah kedongdong
rasanya asam sebelum matang
buah manggis
buah nangka
Barang siapa mencari ilmu
Maka carilah ke para guru
buah nangka manis rasanya
anak baik tak boleh menangis baik budinya
Dengan ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Isi puisi itu menyatakan bahwa ....
sikap durhaka itu tidak baik
setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan
Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Tuhan
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Kata lalai bermakna ....
lengah
santai
malas
lemah
Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan
Rima akhir puisi di atas berpola ....
a - b - a - b
a - a - a - a
b - b - b - b
a - b - c - d
(1) Jalan-jalan ke Pasar Lempayung
(2) [...]
(3) Jika ingin selalu sayang
(4) [...]
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
(2) Jangan lupa bawa keranjang
(4) Rajin mengaji dan sembahyang
(2) Membeli kain barang sehelai
(4) Salat mengaji janganlah lalai
(2) Jangan lupa membeli nanas
(4) Salat mengaji janganlah lalai
(2) Jangan lupa bawa keranjang
(4) Salat mengaji janganlah lalai
Aduh-aduh si bunga 1 [...]
Daunnya lebat seperti 2 [...]
Aku sering mendengar 3 [...]
Abang punya sahabat 4 [...]
Kata yang tepat digunakan untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
(1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati
(1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru
(1) mawar, (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan
(1) anggrek, (2) hujan, (3) lagu, (4) dayang
Dari Jakarta, menuju Semarang
Jangan lupa beli sutra
Engkau senang, aku senang
Karena kita memang Saudara
Balasan yang tepat untuk pantun tersebut adalah ....
Buah lengkung enak rasanya
Beli murah di Temanggung
Kita memang bersaudara
Susah senang kita tanggung
Makan gulai di atas batu
Kerasnya batu tak terasakan
Jika boleh aku bertamu
Datang bertamu sambil berjalan
Jika kenyang karena makan
Janganlah lupa akan minumnya
Jika datang dengan ancaman
Akan kuterima dengan gembira
Jika engkau pergi ke Pati
Belikan aku sekilo duku
Jika engkau berbaik hati
Bantulah aku bawakan buku
(1) Kalau Anda ingin cerdas
(2) Pergi ke pasar beli talas
(3) Sebelum makan rebus dahulu
(4) Siang malam baca buku
Larik-larik kalimat acak tersebut akan menjadi pantun apabila disusun dengan urutan ....
1-4-3-2
2-3-1-4
3-2-1-4
4-2-1-3
Usaha yang selalu ada
Dapat mengubah nasib sengsara
Karena Tuhan Maha Pemurah
Selalu mendengar doa dan pinta
Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut, kecuali . . . .
baitnya terdiri atas empat baris
terdiri dari 8-14 suku kata
terdiri dari sampiran dan isi
rima akhir berpola a-a-a-a
Wahai ananda intan pilihan
Berterus terang janganlah segan
Apa yang benar engkau katakan
Apa yang salah engkau tunjukkan
Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, maka pernyataan yang benar adalah ….
baris pertama menggunakan kalimat ajakan
baris kedua menggunakan kalimat larangan
baris ketiga merupakan kalimat majemuk
baris keempat menggunakan pola hubungan cara
gurindam berasal dari ....
india
arab
belanda
melayu
Persamaan bunyi pada akhir kata dalam pantun disebut ....
bait
isi
rima
sampiran
Di bawah ini yang tidak termasuk jenis puisi rakyat adalah..
Karmina
Seloka
Legenda
Syair
Perhatikan gurindam berikut!
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Maksud dari gurindam di atas adalah.....
orang yang baik dapat dilihat dari kelakuannya dan lihatlah atau contoh orang yang berkelakuan baik.
manfaatkanlah kesempatan jangan bosan untuk belajar dan bertanya kepada orang yang berilmu karena akan banyak mendapat manfaat dan syafaatnya.
banyak-banyaklah menuntun ilmu sampai kau puas.
jangan lelah untuk banyak belajar dan selalu berusaha.
Pergi ke laut membawa jala,
Jala ditebar sambil mengingat;
Meski hidup banyak kendala,
Haruslah kita selalu semangat.
Pesan Isi pantun tersebut adalah …
Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan
Jika kita berusaha dengan keras, maka cita-cita akan tercapai.
Kita harus selalu membantu sesama manusia agar hidup kita jadi bahagia.
Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat berjuang.
(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.
Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....
4-2-3-1
4-1-3-2
4-1-2-3
4-3-2-1
Bacalah teks berikut dengan saksama!
Dahulu kala di sebuah kolam yan luas tinggalah seekor anak katak hijau dan ibunya. Anak katak tersebut sangat nakal dan tidak pernah mengindahkan kata-kata ibunya. Jika ibunya menyuruhnya ke gunung, dia akan pergi ke laut. Jika ibunya menyuruhnya pergi ke timur, dia akan pergi ke barat. Pokoknya apapun yang diperintahkan ibunya, dia akan melakukan yang sebaliknya.
“Apa yang harus kulalukan pada anak ini” pikir ibu katak. “Kenapa dia tidak seperti anak-anak katak lain yang selalu menuruti kata orang tua mereka.”
Suatu hari si ibu berkata, “Nak, jangan pergi keluar rumah karena di luar sedang hujan deras. Nanti kau hanyut terbawa arus.”
Belum selelsai ibunya berbicara, anak katak tersebut sudah melompat keluar sambil tertawa gembira,”hore…banjir aku akan bermain sepuasnya!”
Setiap hari ibu katak menasehati anaknya namun kelakuan anak katak itu bahkan semakin nakal saja. Hal itu membuat ibu katak murung dan sedih sehingga dia pun jatuh sakit. Semakin hari sakitnya semakin parah.
Teks di atas termasuk cerita fabel karena ........
Menceritakan sebuah peristiwa
Menggunakan sudut pandang orang pertama
Mengandung unsur magis
Tokoh utamanya binatang
Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Kerbau. Rupanya, ia tetap ingin piang yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu. “Dasar monyet, biasanya mencuri!” teriak pak Kerbau ketika memergoki monyet.
Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah . .
Cerdik
Nakal
Malas
Rakus
Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.
Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....
koda
resolusi
komplikasi
abstrak
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Berikut ini yang merupakan kalimat seru adalah....
Namun tiba-tiba…
Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Ia sangat menyesal.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah....
“Anjing, kenapa kau menangis,” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu."
Pesan yang disampaikan secara langsung oleh pengarang disebut....
pesan eksplisit
pesan implisit
pesan moral
pesan tersirat
Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!
Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....
fabel alami
fabel dengan koda
fabel tanpa koda
fabel adaptasi
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....
pada, di, dan dari
dari, pada, dan di
di, dari, dan pada
di, dari, dan dari
Bagian teks fabel yang memuat pengenalan latar dan tokoh disebut...
Resolusi
Orientasi
Komplikasi
Koda
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah...
Andi membolos dan ketahuan guru
Rina bertengkar dengan kakaknya
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Yossi memelihara kucing di rumah
Penulisan kalimat langsung yang tepat adalah...
Buaya berteriak,"Awas, ada pemburu datang."
"Ah, masak ada pemburu datang," Sahut Kancil.
"Aku tidak takut pada pemburu", kata Singa.
"Hmm... kalian berisik sekali." kata Semut.
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada....
Latar
Amanat
Tema
Tokoh
Kancil merasa paling cepat berlari. Ia menantang siput berlomba. Tetapi siput mengerahkan bangsanya. Setiap kancil memanggil waktu berlomba itu, selalu siput yang di depan yang menyahut. Akhirnya kancil merasa kalah. Amanat penggalan cerita tersebut adalah...
Kancil hewan yang cerdik
Kancil dan siput sama-sama kuat
Kita tidak boleh meremehkan sesama makhluk yang lebih kecil
Jangan menjadi orang yang sombong
Ciri-ciri tokoh utama, kecuali...
Sering dibicarakan
Sering muncul
Menjadi pusat perhatian
Sering disalahkan
Penulisan kata sandang si atau sang pada kalimat berikut tepat, kecuali ...
Surat itu dikem,balikan kepada si Kupu-Kupu
Raja rimba memberikan hadiah kepada si Kancil.
“Kita harus berserah diri kepada Sang Pencipta, “ kata si Harimau
Buaya itu marah sekali kepada Sang Kancil.
