NEW
Font size
WorksheetsLarutan Elektrolit dan Redoks
Total questions: 30
Worksheet time: 36mins
Suatu larutan dikatakan larutan elektrolit yang baik jika larutan tersebut mengandung …
Air yang terionisasi
Logam yang menghantar listrik
Elektron yang bebas bergerak
Air yang merupakan penghantar listrik
Ion-ion yang bebas bergerak
Larutan di bawah ini yang dapat menghantarkan arus listrik adalah larutan ...
gula aren
garam dapur
alkohol
urea
glokusa
Pernyataan yang benar tentang larutan elektrolit adalah ...
Terurai menjadi kation
Tidak dapat digunakan sebagai larutan infus
Dapat menghantarkan arus listrik
Hanya merupakan senyawa kovalen
Hanya merupakan senyawa ionik
Data hasil pengamatan terhadap beberapa larutan adalah seperti tabel di sebelah kiri.
Larutan yang bersifat elektrolit adalah ...
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
2, 3, dan 4
2, 4, dan 5
1, 3, dan 5
Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodanya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tapi pada elektrodanya tetap terbentuk gelembung gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah ...
asam cuka bukan elektrolit
sedikit sekali asam cuka terionisasi
gas yang terbentuk adalah asam cuka yang menguap
alat penguji elektrolit rusak
asam cuka merupakan elektrolit kuat
Pernyataan di bawah ini yang benar adalah …
Lelehan senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik
Lelehan senyawa ionik tidak dapat menghantarkan listrik
Daya hantar listrik larutan elektrolit tidak tergantung pada jenis larutan
Larutan elektrolit mengandung ion yang bebas bergerak
Senyawa kovalen non polar dapat membentuk larutan elektrolit
Berikut ini yang keduanya merupakan larutan elektrolit lemah adalah larutan …
HCl (asam klorida) dan NH3 (ammoniak)
HNO3 (asam nitrat) dan H2SO4 (asam sulfat)
C12H22O11 (gula) dan CH3COOH (asam cuka)
CH3COOH (asam cuka) dan NH3 (ammoniak)
C6H12O6 (glukosa) dan CO(NH2)2 (urea)
Terdapat tiga macam air dari sumber yang berbeda, yaitu air laut, air danau, dan air hujan. Setelah dilakukan pengujian dengan alat uji elektrolit, ternyata air tersebut dapat menyalakan lampu walaupun ada yang terang ada yang redup. Pernyataan yang benar tentang air tersebut adalah …
Sebagiam air merupakan elektrolit dan sebagian lagi non elektrolit
Semua air merupakan elektrolit, tapi tidak mengandung zat terlarut
Semua air mengalami ionisasi, tapi bukan merupakan elektrolit
Semua air merupakan elektrolit dan tidak menglami ionisasi
Partikel zat terlarut dalam air mengalami ionisasi dan merupakan elektrolit
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai rekasi oksidasi adalah ...
Reaksi penerimaan pasangan elektron
Reaksi pelepasan oksigen dari senyawanya
Reaksi penerimaan elektron
Reaksi penaikan bilangan oksidai
Reaksi penurunan bilangan oksidai
Pada senyawa di bawah ini atom klorin ( Cl ) memiliki bilangan oksidasi tertinggi pada …
Cl2O5
KClO
HCl
NaClO2
Cl2O7
Reduksi dapat dipandang sebagai peristiwa ...
penambahan bilangan oksidasi
penambahan proton
penambahan muatan atom
penambahan elektron
penambahan potensial elektroda
Dalam senyawa manakah belerang mempunyai bilangan oksidasi paling rendah …
H2SO4
H2SO3
H2S
SO3
SO2
Atom clorin ( Cl ) yang tidak dapat mengalami reduksi terdapat pada senyawa ...
KClO4
KClO3
KClO2
KClO
KCl
Atom mangaan ( Mn ) yang tidak dapat mengalami oksidasi terdapat pada senyawa ...
KMnO4
K2MnO4
MnO2
Mn2O3
MnCl2
Pernyataan yang kurang tepat tentang reaksi redoks adalah …
oksidasi melibatkan penerimaan elektron
reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi
oksidator adalah zat yang mengalami reduksi
reduktor berfungsi mereduksi zat lain
oksidasi melibatkan kenaikan biloks
Reaksi yang menunjukkan oksidasi adalah …
Cl2 (g) + 2 e– → 2 Cl–(aq)
Fe2+(aq) → Fe3+(aq) + e–
Fe3+(aq) + e– → Fe2+(aq)
MnO4– + 8H+ + 5e– → Mn2+ + 4H2O
2 Fe2+(aq) + 3 Cl2 (g) → 2 FeCl3(aq)
Reaksi reduksi ditunjukkan oleh ...
2 Br– → Br2 + 2 e–
Mg2+ + 2 e– → Mg
Cu → Cu2+ + 2 e–
H2O → 2 H+ + O2–
Zn → Zn2+ + 2 e–
Dalam reaksi berikut : Cu (s) + H2SO4 (aq) → CuSO4 (aq) + SO2 (g) + H2O (l), dapat dikatakan ...
tembaga mengalami reduksi
asam sulfat bersifat oksidator
asam sulfat bersifat dehidrator
gas SO2 adalah reduktor
biloks Cu berubah dari 0 menjadi +1
Pada reaksi berikut : NaI + MnO2 + H2SO4 → MnSO4 + Na2SO4 + I2 + H2O, yang bertindak sebagai reduktor adalah ...
NaI
MnO2
H2SO4
MnSO4
I2
Reaksi-reaksi berikut termasuk reaksi redoks, kecuali …
SnCl2 + HNO3 + HCl → H2O + SnCl4 + NO2
K2CrO4 + H2SO4 → K2SO4 + K2Cr2O7 + H2O
Zn + H2SO4 → ZnSO4 + H2
H2O2 + H2S → H2O + S
NaOH + Cl2 → NaCl + NaClO + H2O
Diantara persamaan reaksi berikut, yang merupakan reaksi redoks adalah ...
NaOH + HCl → NaCl + H2O
CaSO4 + 2 LiOH → Ca(OH)2 + Li2SO4
Mg(OH)2 + 2 HCl → MgCl2 + 2 H2O
Fe2O3 + CO → 2 FeO + CO2
BaCl2 + H2SO4 → BaSO4 + 2 HCl
Diantara persamaan reaksi berikut, yang merupakan reaksi autoredoks (disproporsionasi) adalah ...
H2O2 + H2S → H2O + S
Fe + H2SO4 → FeSO4 + H2
SnCl2 + HNO3 + HCl → H2O + SnCl4 + NO2
MnO2 + 4 HCl → MnCl2 + 2 H2O + Cl2
NaOH + Cl2 → NaCl + NaClO + H2O
Atom clor dalam senyawa dapat ditemukan dalam bilangan oksidasi –1 s.d. +7. Berikut ini yang tidak dapat mengalami reaksi disproporsionasi (autoredoks) !
Cl– dan ClO–
Cl2 dan ClO2–
Cl– dan ClO3–
Cl2 dan Cl–
Cl– dan ClO4–
Reaksi pengolahan bijih besi menjadi besi adalah sebagai berikut :
(1) 2 C + O2 → 2 CO2
(2) Fe2O3 + 3 CO → 2 Fe + 3 CO2
Zat yang mengalami reduksi adalah ...
Fe2O3 dalam reaksi (2)
C dalam reaksi (1)
CO dalam reaksi (2)
CO2 dalam reaksi (1)
CO2 dalam reaksi (2)
Atom strontium (nomor atom = 38) berikatan dengan atom nitrogen (nomor atom = 7), maka rumus kimia dan nama yang tepat adalah ...
SrN (strontium nitrida)
Sr3N2 (tristrontium dinitrida)
Sr3N2 (strontium nitrida)
Sr2N3 (distrontium trinitrida)
Sr2N3 (strontium nitrida)
Menurut IUPAC rumus kimia untuk dibromium trioksida adalah …
B2O3
B3O2
Br2O3
Br3O2
Bo2O3
Rumus kimia dan nama senyawa berikut ini tepat, kecuali …
PCl3 (phosfor triklorida)
NH3 (nitrogen trihidrida)
SO3 (sulfur trioksida)
H2O (dihidrogen monoksida)
Cl2O (diklorin monoksida)
Nama yang tepat untuk senyawa dengan rumus kimia Ca3(PO4)2 adalah …
Kalium phosfat
Kalsium phosfat
Kalsium III phosfat
Kalsium phosfit
Kalium phosfit
Rumus kimia yang tepat untuk senyawa timbal II sulfit adalah …
PbSO3
Pb2SO3
PbSO4
Pb(SO3)2
Pb(SO4)2
Ion ammonium ( NH4+ ) dengan ion karbonat ( CO32– ) akan membentuk senyawa dengan rumus kimia:
NH4CO3
(NH4)2CO3
NH4(CO3)2
(NH4)2(CO3)2
(NH4)2(CO3)3
