NEW
Font size
WorksheetsUTS KEPERAWATAN JIWA UTS SEM. 2
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di rumah sakit jiwa. Tampak mengurung diri, kontak mata kurang. Menurut keluarga, semenjak tidak lulus PNS, menjadi murung dan tidak mau keluar dari kamar lebih dari 1 bulan.
Apakah prioritas masalah keperawatan pada kasus di atas?
Halusinasi
Isolasi sosial
Resiko bunuh diri
Harga diri rendah
Perilaku kekerasan
Mahasiswa perawat laki-laki, 20 tahun sedang melakukan praktik di RSJ Sambang Lihum Kalsel. Sebelum bertemu dengan klien yang mengalami perubahan proses pikir: waham, mahasiswa perawat tersebut berusaha menyatakan dirinya merasa cemas dan mengatakan tidak tahu apa yang akan dilakukannya bila menghadapi klien tersebut pada kepala ruangan.
Apakah tindakan evaluasi yang harus dilakukan perawat pada kasus di atas?
Mengenal diri sendiri
Mengenal perasaan sendiri
Mengenal tujuan interaksi
Mengvalidasi identitas perawat
Melakukan hubungan saling percaya (trust)
Seorang perempuan berumur 20 tahun di rawat di RSJ sejak 3 bulan yang lalu dengan alasan ia lebih senang menyendiri dan membatasi komunikasi dengan orang lain. Saat dilakukan pengkajian klien tampak tidur dengan posisi janin, menghindari cahaya, senang menyendiri, membatasi interaksi dengan orang lain, TD 120/95 mmHg, nadi 80 x/menit, RR 20 x/menit.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Defisit perawatan diri
Halusinasi dengar
Harga diri rendah
Resiko bunuh diri
Isolasi sosial
Seorang laki-laki berusia 27 tahun, menunjukkan tanda sebagai berikut : pasien bersikap negatif terhadap diri sendiri, pesimis, menarik diri dari hubungan sosial, tampak mudah terisinggung/mudah marah, ekspresi wajah malu dan selalu merasa bersalah.
Menurut anda manakah yang menjadi core problem pada kasus tersebut ?
Perubahan persepsi sensori : halusinasi pendengaran
Resiko mencederai diri sendiri, orang lain dan lingkungan
Tidak efektifnya koping individu
Isolasi sosial menarik diri
Gangguan konsep diri : harga diri rendah
Seorang perawat sedang mengecek catatan perkembangan pasien selama dirawat, mencari literatur tentang masalah yang dihadapi oleh pasien serta mengeksplorasi diri untuk mengurangi ketakutan yang ada pada dirinya dalam menghadapi pasien
Komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh perawat berada pada fase apa?
Kerja
Orientasi
Terminasi
Pra interaksi
Post interaksi
Perempuan berusia 30 tahun, sudah 2 minggu dirawat di RSJ. Pada saat pengkajian klien mengatakan masih mendengar seseorang yang mengatakan bahwa dia bodoh, klien tampak gelisah dan mondar mandir.
Apakah prioritas diagnosis keperawatan pada kasus di atas?
Isolasi sosial
Perilaku kekerasan
Harga diri rendah kronik
Perubahan proses pikir : Waham
Perubahan persepsi sensori : Halusinasi
1. Laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di RSJ. Tampak mengurung diri, kontak mata kurang. Menurut keluarga, semenjak tidak lulus PNS, menjadi murung dan tidak mau keluar dari kamar lebih dari 1 bulan.
Apakah prioritas masalah keperawatan pada kasus di atas?
Halusinasi
Isolasi sosial
Resiko bunuh diri
Harga diri rendah
Perilaku kekerasan
Perempuan berusia 30 tahun, datang ke Poliklinik Jiwa dengan keluhan jantung sering berdebar-debar, keringat dingin dan setiap malam merasa was-was. Klien merasa letih karena beberapa minggu terakhir tidak dapat tidur dengan nyenyak. Lebih lanjut mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan, sejak tokonya mengalami kebakaran.
Apakah masalah keperawatan jiwa pada kasus di atas?
Kecemasan
Kehilangan
Gangguan konsep diri
Harga diri rendah situasional
Koping individu tidak efektif
Perempuan berusia 30 tahun, datang ke Poliklinik Jiwa dengan keluhan jantung sering berdebar-debar, keringat dingin dan setiap malam merasa was-was. Klien merasa letih karena beberapa minggu terakhir tidak dapat tidur dengan nyenyak. Lebih lanjut mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan, sejak tokonya mengalami kebakaran.
Apakah yang harus dikaji oleh perawat pada kasus di atas?
Tanda-tanda vital
Obat yang sudah dikonsumsi
Keluhan fisik lain yang dirasakan
Penyebab toko klien mengalami kebakaran
Penyebab tidak dapat tidur dengan nyenyak
Perempuan berumur 30 tahun, datang ke Poliklinik Jiwa dengan keluhan jantung sering berdebar-debar, keringat dingin dan setiap malam merasa was-was. Klien merasa letih karena beberapa minggu terakhir tidak dapat tidur dengan nyenyak. Lebih lanjut mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan, sejak tokonya mengalami kebakaran.
Apakah tindakan evaluasi yang harus dilakukan perawat pada kasus di atas?
Bagaimana kualitas tidur pasien
Apakah obat diminum secara teratur
Apakah tokonya sudah dibangun kembali
Masih adakah keluhan fisik lain yang dirasakan
Apakah tanda-tanda vital sudah dalam batas normal
Mahasiswa perawat laki-laki, 20 tahun sedang melakukan praktik di RSJ Sambang Lihum Kalsel. Sebelum bertemu dengan klien yang mengalami perubahan proses pikir: waham, mahasiswa perawat tersebut berusaha menyatakan dirinya merasa cemas dan mengatakan tidak tahu apa yang akan dilakukannya bila menghadapi klien tersebut pada kepala ruangan.
Apakah rencana tindakan prioritas yang dapat dilakukan perawat pada kasus di atas?
Mengenal diri sendiri
Mengenal perasaan sendiri
Mengenal tujuan interaksi
Memvalidasi identitas perawat
Melakukan hubungan saling percaya (trust)
Laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan tidak bisa tidur, sakit kepala dan nafsu makan menurun, sejak di PHK dari pekerjaannya. Klien mengatakan: “Selama ini saya yang menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah, sekarang saya tidak bisa menafkahi keluarga saya”.
Apakah pertanyaan yang harus disampaikan oleh perawat untuk mendapatkan data adanya masalah psikososial pada kasus di atas?
Apa yang akan saudara lakukan?
Sejak kapan saudara kehilangan pekerjaan?
Mengapa perusahaan memberhentikan saudara?
Sudah berapa lama saudara bekerja di perusahaan tersebut?
Bagaimana pandangan saudara terhadap diri sudara saat ini?
Seorang perempuan berumur 25 tahun yang baru menjalani hukuman 1 minggu datang ke poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Martapura. Dia mengeluh dirinya merasa tidak nyaman selama menjalani hukuman karena selalu teringat anaknya yang masih kecil yang dititipkan kepada ibunya yang sudah tua. Saat dikaji tampak sulit berkonsentrasi.
Apakah masalah psikososial yang prioritas pada kasus di atas ?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Gangguan citra tubuh
Harga diri rendah situasional
Perempuan berumur 25 tahun datang ke poliklinik RS Jiwa Sambang Lihum mengeluh dirinya malu terhadap penampilan fisiknya yang gemuk dan merasa tidak nyaman terhadap cemoohan teman-temannya. Saat dikaji berat badan klien 89 kg dan tinggi badan 155 cm.
Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas ?
Harga diri rendah siuasional
Gangguan citra tubuh
Ketidakbedayaan
Keputusasaan
Ansietas
Laki-laki berumur 18 tahun datang ke poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Banjarmasin. Dia mengeluh merasa tidak percaya diri dengan lingkungan rumah dan teman-temannya di SMU, setelah dirinya dijatuhi hukuman karena telah melakukan tindakan kriminal bersama geng motor. Pada saat ngobrol dengan perawat, dia tampak menundukkan kepala.
Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Gangguan citra tubuh
Harga diri rendah situasional
Warga binaan laki-laki berumur 35 tahun, sudah menjalani hukuman 3 tahun. Datang ke poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Banjarmasin, mengeluh dirinya merasa tidak mampu menyelesaikan masalah hidupnya karena istrinya meninggalkan dirinya saat masuk rutan. Saat ibunya mencemoohkan dirinya tidak mampu mempertahankan keluarganya, membuat semakin tidak berdaya. Pada saat ngobrol, tampak menundukkan kepala, berdasarkan data dari petugas belum ada keluarga yang berkunjung.
Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Gangguan citra tubuh
Harga diri rendah situasional
Perempuan berumur 30 tahun, sudah menjalani hukuman selama 6 bulan. Datang ke poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Martapura, mengeluh dirinya merasa menyerah menghadapi masalah hidupnya dan merasa tidak ada seorangpun yang dapat membantunya. Saat ngobrol, tampak menundukkan kepala dan berdasarkan data dari petugas, belum ada keluarga klien yang berkunjung.
Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Gangguan citra tubuh
Harga diri rendah situasional
Seorang pria berusia 40 tahun ditemukan oleh warga dengan keadaan berbicara meracau, tidak mengenakan pakaian, rambut acak-acakan, berbicara kasar, nada suara tinggi, tangan sering mengepal dan tatapan mata tajam.
Masalah utama yang ditemukan adalah :
Defisit perawatan diri
Risiko perilaku kekerasan
Halusinasi
Waham : Curiga
Resiko bunuh diri
Seorang laki-laki usia 48 tahun dirawat di RSJ, pasien mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu dari wali yang ditunjuk Allah SWT untuk meneruskan ajaran Nabi Muhammad SAW dan telah menyusun Al-Quran baru. Pasien selalu menyangkal apabila pernyataan atau keyakinannya di tentang atau di orientasikan pada realita sebenarnya.
Apakah masalah keperawatan yang dialami oleh pasien?
Resiko perilaku kekerasan
Halusinasi pendengaran
Resiko bunuh diri
Waham agama
Isolasi sosial
Seorang perempuan berusia 25 tahun dinyatakan tidak naik kelas pada saat pengumuman kenaikan kelas. Pasien tetap menyemangati diri sendiri, berasumsi bahwa kegagalan hari ini merupakan langkah awal untuk menjadi lebih baik, berjanji akan belajar lebih rajin lagi.
Apakah kriteria sehat jiwa yang ada pada klien?
Otonomi
Integrasi
Sikap positif
Persepsi realita
Aktualisasi diri
1. Seorang klien depresi di unit rawat inap mengatakan kepada perawat, “Keluarga saya akan lebih baik tanpa saya”.
Apakah respon terbaik dari perawat?
"Sudahkah anda berbicara dengan keluarga anda tentang hal ini?”
“Semua orang merasakan ini ketika tertekan”
“Anda merasa lebih baik setelah obat anda mulai bekerja”
“Anda terdengar sangat tertekan. Apakah anda berpikir untuk menyakiti diri sendiri?”
"Saya tahu perasaanmu, lebih baik bicara seperti itu”
Perawat mengamat dari dekat perilaku klien yang menunjukkan agresif. Perawat mengamati perilaku yang ditunjukkan klien tersebut meningkat perlahan-lahan.
Apakah intervensi keperawatan yang kurang membantu klien pada waktu ini?
Memulai langkah penahanan
Mengargai perilaku klien
Membantu klien ditempat yang tenang
Menjaga jarak yang aman dari klien
Mengontrol klien
Seorang perempuan berusia 28 tahun merasa bahwa dirinya tidak pantas untuk hidup karena cacat, mengatakan ingin mati, tidak memiliki masa depan dan merasa hidupnya tidak berguna lagi. Setiap melihat tali atau pisau, klien berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya. Klien akan memukul siapa saja yang ada di dekatnya ketika klien mendengar suara yang selalu muncul saan melamun.
Apakah diagnosis keperawatan yang tepat untuk kasus di atas?
Harga diri rendah
Halusinasi pendengaran
Isolasi sosial
Risiko perilaku kekerasan
Resiko bunuh diri
Seorang klien dengan diagnosis depresi berat yang telah melakukan percobaan bunuh diri berkata kepada perawat “Saya seharusnya mati, saya selalu gagal. Tidak pernah ada hal yang baik bagi saya.”
Apakah respon perawat yang menunjukkan komunikasi terapeutik?
“Anda memiliki segalanya untuk hidup”
“Mengapa anda melihat diri anda sebagai suatu kegagalan?”
“Merasa seperti ini adalah bagian dari depresi”
“Anda sudah merasa gagal untuk berapa lama?”
“Anda tidak boleh mengatakan seperti itu”
Seorang klien berusia 30 tahun di rawat di RSJ. Saat makan siang, klien tampak marah-marah sambil melempar piring makan. Perawat memutuskan untuk memasukkan klien ke ruang isolasi sambil berkata “Jika anda tidak marah seperti tadi lagi, akan segera saya keluarkan”.
Apakah teknik terapi perilaku yang digunakan perawat tersebut?
Positive reinforment
Negative punishment
Negative reinforcement
Positive punishment
Reward and punishment
Seorang pria berusia 40 tahun ditemukan oleh warga dengan keadaan berbicara meracau, tidak mengenakan pakaian, rambut acak-acakan, berbicara kasar, tatapan mata tajam dan tangan selalu mengepal.
Masalah utama yang ditemukan adalah :
Defisit perawatan diri
Risiko perilaku kekerasan
Halusinasi
Waham: curiga
Resiko bunuh diri
Seorang wanita berusia 28 tahun, mengatakan bahwa dirinya malu dengan keadaan dirinya yang tidak lulus sekolah, merasa dirinya adalah wanita yang tidak cantik, dan mengatakan tidak mampu melakukan sesuatu yang berguna untuk dirinya dan keluarga serta terkadang sulit untuk mengambil suatu keputusan yang berkaitan dengan dirinya
Intervensi keperawatan yang dapat diberikan pada wanita tersebut adalah :
Ajarkan teknik relaksasi untuk meningkatkan kontrol dan rasa percaya diri
Bentuk lingkungan yang memberikan dukungan berdasarkan realitas untuk pemecahan masalah dan umpan balik yang efektif
Kaji pengalaman masa lalu klien terhadap kehilangan, keberadaan support system, dan kegiatan berduka yang biasa dilakukan
Libatkan klien dalam pembuatan keputusan tentang rutinitas kegiatan yang dapat dilakukan
Bantu klien mengidentifikasi area-area situasi kehidupan yang dapat dikontrol oleh klien
Seorang pria berusia 30 tahun, memiliki keluhan berkeringat yang berlebihan, sakit kepala, sulit tidur pada malam hari, dan mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Berdasarkan hasil pengkajian lebih lanjut, klien mengatakan selalu merasakan keluhan-keluhan tersebut apabila sedang menghadapi beberapa persoalan yang tidak dapat dipecahkannya.
Berdasarkan data di atas, diagnosis keperawatan yang muncul adalah :
Koping individu tidak efektif
Berduka antisipasi
Ketidakberdayaan
Risiko bunuh diri
Cemas
Seorang laki-laki usia 48 tahun dirawat di RSJ, pasien mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu dari wali yang ditunjuk Allah SWT untuk meneruskan ajaran Nabi Muhammad SAW dan telah menyusun Al-Quran baru. Pasien selalu menyangkal apabila pernyataan atau keyakinannya di tentang atau di orientasikan pada realita sebenarnya.
Apakah masalah keperawatan yang dialami oleh klien tersebut?
Risiko perilaku kekerasan
Halusinasi pendengaran
Risiko bunuh diri
Waham agama
Isolasi sosial
Seorang perempuan usia 26 tahun, lebih senang menyendiri, menjauhi teman-temannya termasuk keluarga, di rumah lebih banyak menghabiskan waktu di kamarnya sendirian dan berdiam diri, apatis, serta tidak memperhatikan personal hygiene nya dengan baik.
Apakah masalah keperawatan yang dialami oleh klien?
Perilaku kekerasan
Harga Diri Rendah
Isolasi sosial
Halusinasi
Waham
Seorang perawat memberikan intervensi SP tindakan keperawatan pada seorang klien yang dirawat di RSJ karena pasien sering menyendiri, tidak mampu melakukan personal hygiene secara mandiri, afek tumpul, dan selalu berdiam diri.
Apakah SP 3 pasien tindakan keperawatan yang diberikan oleh perawat?
Mengajarkan cara berkenalan dengan 1 orang
Mengajarkan cara berkenalan dengan 2 orang atau lebih
Membantu memasukan kegiatan berkenalan kedalam ADL
Memberikan kesempatan mempraktikkan berkenalan dengan 1 orang
Menjelaskan pengertian, tanda-gejala dan proses terjadinya isolasi sosial yang dialami klien
Seorang klien laki-laki usia 27 tahun mengatakan sedang mencium bau yang sangat tidak enak dan menyengat di badannya, ini sering tercium pada saat ingin tidur ataupun berdiam diri. Klien membenci bau itu dan merasa terganggu. Kadang dibiarkan saja dan kadang pasien langsung mandi setiap tercium bau itu.
Apakah masalah keperawatan yang dialami oleh klien?
Halusinasi perabaan
Perilaku kekerasan
Halusinasi penciuman
Waham kecurigaan
Defisit perawatan diri
Seorang klien mengatakan sangat terganggu dengan bayangan yang selama satu bulan ini menggangunya. Bayangan itu berwarna hitam dan setiap klien sendirian atau ingin tidur bayangan itu sering muncul, sehingga klien sering marah-marah sendiri dan tidak bisa istirahat.
Apakah masalah keperawatan yang dialami oleh klien?
Gangguan isi pikir
Gangguan konsep diri
Gangguan proses pikir
Gangguan sensori persepsi
Gangguan hubungan sosial
Data objektif yang ditemukan perawat pada klien ketika dilakukan pengkajian adalah flight of ideas dan terkadang sirkumstansial, menunjukkan keyakinan yang kuat bahwa klien akan disakiti oleh istrinya, klien yakin bahwa pikirannya itu dikontrol oleh kekuatan dari luar dirinya.
Apakah masalah keperawatan utama yang dialami oleh klien?
Waham
Halusinasi
Isolasi sosial
Harga diri rendah
Perilaku kekerasan
Seorang perempuan usia 24 tahun dibawa oleh keluarga ke RSJ dengan keluhan klien berulang kali mengatakan bahwa dirinya memiliki penyakit kanker stadium akhir. Setelah diperiksa oleh dokter, tidak didapatkan tanda-tanda kanker yang ada pada klien.
Apakah jenis waham yang dialami oleh klien?
Curiga
Agama
Somatik
Nihilistik
Kebesaran
Seorang perempuan usia 30 tahun dibawa oleh keluarga ke RSJ dengan keluhan klien mengatakan berulang kali bahwa dirinya merupakan seorang ratu kerajaan di negeri antah berantah, klien selalu menyangkal ketika keluarga mencoba meluruskan keyakinannya.
Apakah jenis waham yang dialami oleh klien?
Curiga
Agama
Somatik
Nihilistik
Kebesaran
Seorang perawat terlihat sedang duduk di taman berdampingan dengan klien yang sedang menceritakan masalah yang dihadapinya. Perawat mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan masukan-masukan yang membangun kepada klien.
Apakah peran yang dilakukan oleh perawat pada kasus?
Respek
Memahami kita
Mendemonstrasikan penerimaan
Mengobservasi perubahan klien
Mempromosikan ketertarikan dalam interaksi
Seorang perawat tampak sedang berjabat tangan dengan klien, mengevaluasi keefektifitasan latihan menghardik yang sudah diajarkan pada pertemuan sebelumnya. Membuat kontrak tema, waktu, tempat untuk mengajarkan cara kedua dalam mengontrol halusinasi yang dialami klien.
Apa fase komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat tersebut?
Kerja
Orientasi
Terminasi
Pra Interaksi
Post Interaksi
Seorang perawat terlihat mengevaluasi latihan nafas dalam yang sudah diajarkan dan dilakukan klien secara mandiri, mengisi catatan kegiatan harian klien dan melakukan kontrak tema, waktu dan tempat untuk pertemuan selanjutnya.
Apa fase komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat tersebut?
Kerja
Orientasi
Terminasi
Pra interaksi
Post Interaksi
Seorang laki-laki usia 36 tahun dirawat inap ruang kasuari RSJ. Saat di RSJ klien pernah tiga kali mencoba melakukan usaha bunuh diri dengan membenturkan kepalanya di dinding dan menggesekkan pembuluh darah vena tangan kirinya ke pinggiran teralis ruangan. Menurut pengkajian pada klien bahwa ia melakukan hal tersebut karena ia sangat kehilangan ibunya dan ingin menyusul ibunya disurga. Perawat ruang yang bertanggung jawab mengimplementasikan asuhan keperawatan sesuai strategi pelaksanaan sesuai masalah keperawatan utama saat ini pada klien.
Apakah strategi pelaksanaan klien pada kasus di atas?
Mengendalikan dorongan bunuh diri
Menyebutkan aspek negatif diri
Melatih koping destruktif
Menyusun rencana
Mengamankan diri
