NEW
Font size
WorksheetsBAHASA INDONESIA
Total questions: 25
Worksheet time: 17mins
Ciri bahasa dalam fabel bersifat ....
A. naratif
B. monolog
C. narator
D. prolog
Cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah disebut ....
Prosa
Fabel
Legenda
Hikayat
Cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang disebut ....
Legenda
Fabel
Hikayat
Pantun
Perbedaan yang paling dasar antara fabel dan legenda adalah ....
Fabel memiliki latar, sedangkan legenda tidak memiliki latar.
Fabel menggunakan kata kiasan, sedangkan legenda tidak menggunakan kata kiasan.
Fabel menggunakan majas, sedangkan legenda menggunakan kata konkret.
Fabel tokohnya adalah binatang, sedangkan legenda tokohnya adalah manusia.
Kancil sudah diberi mentimun oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin mengambil mentimun di kebun Pak Tani. Sang Kancil pun mengambil mentimun itu. “Kancil, bisanya mencuri!” teriak Pak Tani ketika memergoki kancil. Watak tokok kancil pada cerita di atas adalah ....
cerdik
malas
nakal
rakus
Pada zaman dahulu kala hiduplah keluarga kura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekeliling mereka yang iri dengan keluarga kura-kura. Suatu hari, Bara si Kura-kura ingin pergi mencari makan. Saat di jalan Bara bertemu dengan Rodi si Kuda. “Hei kamu, kura-kura yang lambat sini kamu!” kata Rodi.
Teks tersebut termasuk teks fabel karena ....
menceritakan kisah hidup seseorang
menceritakan asal-usul terjadinya suatu tempat
berisi tentang penggambaran karakter tokoh
menggunakan tokoh hewan yang dapat bertingkah seperti manusia
Gora dan Gori adalah dua gorila bersaudara. Walaupun bersaudara, sifat mereka berdua sangat berbeda. Gora sang kakak adalah anak rajin dan bersih, sedangkan Gori, sang adik, malas dan jorok. Uff, terkadang Gora harus menutup hidung kalau ada di dekat Gori. Badan Gori kotor dan bau. Gori senang bermain lumpur tetapi malas mandi.
Amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
jangan malas mandi
saling mengingatkan sesama saudara
selalu menjaga kebersihan badan
mandi lumpur menyehatkan
Bacalah teks berikut. Konon, di tepi desa damai hiduplah sepasang merpati yang amat rukun. Mereka sedang membuat rumah. Keluarganya amat rukun karena yakin bahwa setelah rumahnya jadi, mereka akan segera menempatinya dengan tenang.
Dalam struktur teks fabel, bagian teks tersebut adalah ....
koda
solusi
komplikasi
orientasi
Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
Koda
Komplikasi
Resolusi
Orientasi
Raja Agung mempunyai dua orang putri, yaitu Ajeng Ayu dan Ajeng Rara. Ajeng Ayu sangat cantik. Ia tidak pernah membeda-bedakan orang. Semua orang yang bertemu dengan dia disapanya. Semua orang sangat menyukai Ajeng Ayu. Ajeng Rara menjadi benci kepada saudaranya. Ajeng Rara juga menjadi tidak suka melihat kecantikan Ajeng Ayu. Karena itu, ia ingin mencelakakan saudaranya. Dia menyuruh pelayannya untuk membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya. Ia ingin saudaranya menjadi buruk rupanya. Watak yang dimiliki Ajeng Rara adalah ....
Murah hati
Iri hati
Ramah
Sombong
Di suatu kampung yang damai, hidup sepasang suami istri yang miskin. Mereka tinggal di sebuah gubuk berdinding kulit kayu dan beratap rumbia di pinggir hutan. Sebagian atapnya sudah berlubang. Jika hujan datang, suami istri itu sibuk menambal atap tersebut dengan daun-daun kayu yang besar.
Berdasarkan kutipan tersebut, latar tempat ceritanya adalah ....
Pinggir hutan
Tengah kota
Tengah hutan
Pinggir danau
Cerita rakyat dari Jawa Barat adalah ....
Dari judul cerita tersebut termasuk cerita rakyat yang berbentuk ....
Fabel
Epos
Mitos
Legenda
Ketika Ibu Malin Kundang menyapa anaknya, Malin Kundang tidak memperdulikannya. Bahkan, ia menghardik dan berlaku kasar. Sikap seperti itu membuat ibunya tanpa sadar mengeluarkan kutukan terhadap anaknya. Akhirnya, Malin Kundang berubah menjadi batu.
Amanat dalam cuplikan tersebut adalah....
surga itu ada di telapak kaki ibu
perhatikan keinginan orang tua
jangan menyakiti hati orang tua
tidak ada ibu yang tidak menyayangi anaknya
Raja Kuripan mempunyai dua orang putra, yaitu Raden Panji dan Raden Anom. Raden Anom lebih cerdas daripada Raden Panji. Raden Panji menjadi iri hati melihat kecerdasan Raden Anom. Oleh karena itu, ia ingin mencelakai saudaranya.
Perbedaan watak Raden Anom dan Raden Panji adalah....
Raden Anom cerdas dan Raden Panji kurang cerdas
Raden Anom disayang Raja dan Raden Panji dibenci Raja
Raden Anom tampan dan Raden Panji tidak tampan
Raden Anom adil kepada rakyatnya dan Raden Panji zalim
(1) Ketika Ibu Malin Kundang menyapa anaknya, Malin Kundang tidak memperdulikannya. (2) Bahkan, ia menghardik dan berlaku kasar. (3) Sikap seperti itu membuat ibunya tanpa sadar mengeluarkan kutukan terhadap anaknya. (4) Akhirnya, Malin Kundang berubah menjadi batu.
Bagian yang tidak masuk akal dalam cerita tersebut tedapat pada bagian nomor....
(1)
(2)
(3)
(4)
Perhatikan kalimat berikut!
1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.
Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 3
2 dan 4
“Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah . . . .
”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”
”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”
”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”
Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
Koda
Komplikasi
Resolusi
Orientasi
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Kemudian tanpa berpikir panjang diikatnya akar itu ke kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
Tidak ada akar badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinya.
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang agar selamat.
Seorang pepimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya.
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun.
Seekor anak ayam berlari-lari di dekat parit. Induk ayam memperingatinya dengan berteriak, "Jangan berlarian di dekat parit!". Anak ayam tidak menghiraukannya, dan akhirnya terperosok ke parit.
Dilihat dari tokoh-tokohnya, cerita di atas disebut dengan....
cerita pendek
fabel
dongeng
legenda
Ketika itu, Raden Banterang mengancam istrinya dengan sebilah senjata, tetapi Dewi Surati saat itu juga menceburkan dirinya ke sungai dan tenggelam. "Banyuwangi, istriku tidak bersalah!" seru Raden Banterang. Ketika itu, seketika memang tercium bau yang harum dari sungai itu.
Cuplikan di atas merupakan bagian dari jenis cerita....
fabel
legenda
mitos
dongeng
"Wah, usul yang bagus sekali Bu Kucing Putih...". Ibu Kucing Belang sangat bergembira. Ia pulang ke rumah dengan wajah cerah, secerah cuaca hari itu.
Peristiwa yang diceritakan itu terjadi pada waktu....
malam hari
dini hari
pagi hari
siang hari
Dahulu kala, di Kerajaan Kahyangan, ada tujuh puteri yang sangat jelita. Nama-nama mereka diambil dari nama bunga yaitu Mawar, Dahlia, Cempaka, Tanjung, Kenanga, Melati, dan Cendana. Mereka masing-masing mempunyai kesukaan yang berbeda. Diantar mereka yang paling baik adalah si bungsu, Cendana.
Kata sandang tokoh dalam cuplikan itu adalah....
si
nama
yang
Melati
Dahulu kala, di Kerajaan Kahyangan, ada tujuh puteri yang sangat jelita. Nama-nama mereka diambil dari nama bunga yaitu Mawar, Dahlia, Cempaka, Tanjung, Kenanga, Melati, dan Cendana. Mereka masing-masing mempunyai kesukaan yang berbeda. Diantar mereka yang paling baik adalah si bungsu, Cendana.
Legenda mempunyai kekhasan dengan adanya urutan waktu, yakni....
dahulu kala
Kerajaan Kahyangan
tujuh puteri
si bungsu
