WorksheetsKMB II Kelas RPL
Total questions: 30
Worksheet time: 31mins
Seorang laki laki 32 tahun, 12 jam sebelum masuk rumah sakit pasien mengalami KLL, mekanisme kecelakaan tidak diketahui, sejak kejadian pasien tidak sadar, klien mengalami penurunan kesadaran, GCS 3 (E1 M 1 V1), terdapat hematom pada periorbital bilateral, kebiruan pada kedua bola mata, terdapat edema di wajah, terpasang NGT, TTV, Tensi 100/ 70 mmHg, Nadi 90 x / mnt, RR 26 x / mnt, terdapat luka lecet pada kaki dan tangan. Apakah jenis pemeriksaan penunjang untuk memastikan kondisi yang dialami klien?
ECG
EEG
CT Scan
Schedel Foto
Tn. E mengalami penurunan kesadaran saat diajak bicara, pasien mengeluarkan kata-kata yang tidak patut, nilai verbal pasien tersebut adalah ?
5
4
3
2
Tn. A mengalami kecelakaan lalu lintas, saat di bawa ke puskesmas pasien mengalami fraktur tertutup dibagian ulna dekstra. saat dilakukan pemeriksaan fisik motorik di daerah ulna didapatkan reaksi terhadap rangsang nyeri, nilai motorik pasien tersebut adalah ?
5
4
3
2
Pasien masih dapat dibangunkan dengan rangsang yang kuat , namun kesadarannya segera menurun lagi. pasien masih dapat mengikuti suruhan yang singkat dan masih terlihat gerakan spontan, Tingkat kesadaran pasien tersebut adalah ?
Delirium
Compos mentis
Somnolen
Sopor
Tangan pemeriksa ditempatkan dibawah kepala pasien yang sedang berbaring, kemudian kepala ditekukkan dan diusahakan agar dagu mencapai dada. Selama penekukan diperhatikan adanya tahanan. Jenis pemeriksaan apakah ini ?
Kernig Sign
Kaku Kuduk
Brudzinski
Meningeal
Perawat melakukan pemeriksaan dimana pasien yang sedang berbaring difleksikan pahanya pada persendian panggul sampai membuat sudut 90 derajat. Setelah itu tungkai bawah diekstensikan pada persendian lutut sampai membentuk sudut lebih dari 135 derajat terhadap paha. jenis pemeriksaan apakah ini ?
Kernig Sign
Bruzinski Sign
Kaku Kuduk
Meningeal
Seorang perawat sedang mendeteksi adanya gangguan menghidung, saraf kranialis berapakah fungsi tersebut ?
Okulomotoris
Troklearis
Olfaktorius
Optikus
Saraf yang berfungsi untuk menggerakkan otot mata ekstraokuler dan mengangkat kelopak mata adalah ?
II
VII
V
III
Nilai normal diameter pupil saat diberi rangsang cahaya adalah ?
2 mm
3 mm
4 mm
5 mm
Pasien diminta mempertahankan rahang bawahnya kesamping dan beri tekanan untuk mengembalikan rahang bawah keposisi tengah, fungsi saraf apakah pemeriksaan tersebut ?
Nervus Troklearis
Nervus Kokhlearis
Nervus Fasialis
Nervus Trigeminus
Garpu tala ditempatkan didahi pasien, pada keadaan normal : suara telinga kiri dan kanan sama keras. Jenis pemeriksaan apakah ini ?
Swabach
Rinne
Weber
Audiometri
Jenis pemeriksaan pendengaran yang membandingkan pendengaran melalui tulang dan udara dari pasien, adalah ?
Test Weber
Test Rinne
Test Swabach
Test Audiometri
Perawat meletakan Garpu tala pada planum mastoid sampai pasien tidak dapat mendengarnya lagi. Kemudian garpu tala dipindahkan kedepan meatus eksternus. Jenis pemeriksaan apakah itu ?
Test Rinne
Test Weber
Test Swabach
Tes Audiometri
Garpu tala dibunyikan dan kemudian ditempatkan didekat telinga pasien. Setelah pasien tidak mendengarkan bunyi lagi, garpu tala ditempatkan didekat telinga pemeriksa. Pemeriksaan tersebut termasuk tipe ?
Rinne
Weber
Swabach
Audiometri
Seorang laki-laki umur 56 tahun diagnosa medis : Meningitis dan menjalani perawatan dengan keluhan sesak nafas, semakin hebat jika beraktivitas. Hasil pemeriksaan fisik : adanya retraksi interkostal, edema tungkai, auskultasi ronchi pada daerah basis paru dan bunyi jantung murmur, posisi semi fowler, terpasang O2 3 ltr/menit. Apakah diagnosa keperawatan utama pada kasus diatas ?
Gangguan pemenuhan kebutuhan O2
Gangguan perfusi jaringan
Penurunan curah jantung
Pola napas tidak efektif
Seorang laki-laki dengan diagnosa tumor pada kepala, dari hasil pengkajian didapatkan perdarahan merembes pada bagian kepala, setelah anamnesa & pengkajian perkiraan jumlah darah yang sudah keluar 2 kain pernel (750 cc/15%), denyut nadi 86 X/mt, tensi 120/70 mmHg, nadi kuat, pernafasan 18x/mt & terlihat cemas. Apakah tindakan kontrol perdarahan yang tepat pada pasien tersebut?
Balut tekan
Pasang infus
Pantau Tanda -tanda vital
Catat jumlah darah
Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa oleh keluargake IGD dengan keluhan muntah darah 3x sejak 2 hari sebelum masuk RS, BAB hitam dan kesadaran menurun. Hasil pemeriksaan fisik konjungtiva anemis, hepar tidak teraba, akral dingin, TD 90/50 mmHg, nadi 120x/menit RR 35x/menit. Hasil pemeriksaan penunjang didapatkan Hb 5,6 gr%. Bagaimanakah tindakan keperawatan untuk pasien di atas?
Tranfusi darah
Resusitasi cairan
Pemberian oksigen
Pemasangan NGT
Seorang laki-laki usia 28 th mengalami kecelakaan lalu lintas. Klien jatuh terlempar ke depan mobil tersebut sekitar 1 meter, dari hasil pengkajian menunjukan GCS 5, muntah (+), perdarahan hidung dan telinga (+), gurgling (+), kejang (-). Apakah tindakan pertama yang harus di lakukan perawat dipelayanan kesehatan?
Suction
Berikan cairan
Berikan oksigen
Posisikan pasien senyaman mungkin
Seorang laki-laki usia 65 tahun mengalami infeksi, dan harus memperoleh injeksi cefotaxim 2 x 1 gr iv. Perawat melakukan skin test terlebih dahulu sebelum memberikan obat kepada pasien tersebut. Bagaimanakah evaluasi tindakan yang harus dilakukan oleh perawat setelah melakukan skin test?
Memonitor adanya sesak nafas
Memonitor tanda-tanda vital
Melanjutkan pemberian obat melalui intra vena
Menilai reaksi alergi yang terjadi pada area penyuntikan
Seorang laki-laki usia 35 tahun dirawat diruang perawatan. Sudah 3 hari mengalami penurunan kesadaran, demam tinggi, kaku kuduk, tidak masuk makanan ataupun minuman, hasil pemeriksaan menunjukan TD 90 / 50 mmHg, Nadi 88 x / mnt, RR 24 x / mnt, suhu 39 ⁰ C. Hasil lab menunjukan LED meningkat, Leukosit meningkat, HB turun, trombosit dalam batas normal. Apakah rencana tindakan prioritas untuk pasien tersebut?
Berikan O2 lembab
Kompres Hangat/dingin
Berikan nutrisi parenteral melalui NGT
Kolaborasi pemberian obat antipireutik
Seorang wanita usia 35 tahun BB 45 kg TB 165 cm dirawat di ruang cempaka RS X, sudah 3 hari mengalami penurunan kesadaran, demam tinggi, kaku kuduk, selama 3 hari tidak masuk makanan ataupun minuman. Hasil pemeriksaan fisik TD 90 / 50 mmHg, Nadi 88 x / mnt, RR 24 x / mnt, suhu 40 ⁰C. hasil lab menunjukan LED meningkat, Leukosit meningkat, HB turun, trombosit dalam batas normal. Sebelum mengalami penurunan kesadaran klien sempat mengeluh nyeri kepala hebat. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
Perubahan perfusi jaringan serebral
Gangguan pemenuhan nutrisi
Nyeri Akut
Hypertermi
Seorang perempuan usia 25 tahun di rawat dengan keluhan sesak nafas, batuk berdahak serta terlihat ada pernafasan cuping hidung. Hasil auskultasi suara nafas ronkhi pada dada sebelah kiri, TD : 120/70 mmHg, N: 74x/menit, pernafasan 24x/menit, suhu : 36°C. pasien megalami kesulitan untuk mngeluarkan secret. Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan?
Postural drainase
Kolaborasi pemberian O2
Mengajarkan batuk efektif
Kolaborasi pemberian bronkodilator
Seorang laki-laki usia 57 tahun, datang ke IGD dengan kondisi tidak sadarkan diri. hasil pemeriksaan GCS: 7, kejang, sulit menelan, suara nafas ronchi, frekuensi nafas: 37 x/mnt,tidak teratur dan dangkal, muntah, suhu 38 C, frekunsi nadi 90x/menit. Apakah masalah keperawatan utama yang muncul pada kasus di atas?
Potensial gangguan keseimbangan cairan
Gangguan pemenuhan oksigen : ventilasi
Gangguan pemenuhan nutrisi
Gangguan penurunan kesadaran
Seorang perempuan berusia 45 datang ke klinik mengeluh lemas badan hasil pemeriksaan didapatkan tampak pucat, keringat berlebih, frekuensi denyut nadi125 x/mnt, hasil gula darah sewaktu 60 gr/dl. Memiliki riwayat DM Tipe 1. Berdasarkan data tersebut diagnosis yang tepat adalah ?
Hiperglikemi
Hipoglikemia
Asites
Diabetes Melitus
Pemeriksaan rangsangan meningeal yang dilakukan dengan Cara :pasien tidur terlentang . pemeriksa berdiri disebelah kanan pasien, tangan kiri dibawah kepala tangan kanan diatas dada, kmd fleksikan kepala secara pasif, sehingga dagu menyentuh dada.
Hasil positif bila gerak pasif tadi disusul dengan gerakan fleksi sendi lutut dan panggul kedua tungkai secara reflektorik. adalah…
Kaku kuduk
Brudzinki I
Brudzinki II
Laseque sign
Pada saat anda dinas pagi di ruang bedah, anda menemukan pasien Tn S (50 th) dengan diagnosa Diabetes Melitus. Pada pasien tersebut terdapat luka gangren di bagian tungkai kaki kanan. Keadaan luka : luka grade 3, pus (+), jaringan nekrotik (+).Tiga minggu SMRS, pasien tertusuk tulang ayam di tumit kiri hingga berdarah dan nyeri. Luka tidak kunjung sembuh, bertambah bengkak, dan menghitam. Kaki juga kebas dan baal, selain itu pasien juga mengalami demam (suhu > 38 ºC). Pasien diketahui menderita Diabetes Melitus sejak 15 tahun yang lalu dan tidak teratur berobat.
Perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan cara perawatan untuk mencegah terjadinya luka gangren.Pada klien tersebut untuk mencegah terjadinya luka gangren pada kaki kirinya dapat dilakukan...
Menggunakan sepatu yang agak longgar dan terbuka bagian jari kaki.
Mengoleskan losion atau minyak pada seluruh bagian kaki.
Membasuh kaki dengan air hangat dan sabun kemudian dikeringkan dengan cermat.
Gunakan bantal pemanas pada kaki.
Tn. N, 51 tahun, DM tipe 2 dengan ulkus pedis dextra. Dirawat di R.S Rajawali. Sejak 2 tahun yang lalu tidak kontrol teratur.Mengeluh penurunan berat badan 10-12 Kg selama 2 tahun.Pemeriksaan fisik, Konjungtiva anemis, BB: 58 Kg, TB: 160 cm.Kelemahan (+), Riwayat tidak nafsu makan sejak 2 minggu SMRS.Hb: 7,8 Mg/dL, MCV : 80, MCH : 28, MCHC : 35. GDS : 431 mg/dL, Na : 132, K: 4,6, Cl: 100, Ur/Cr :meningkat.
Berdasarkan kasus di atas intervensi apa yang cocok diberikan kepada klien sesuai dengan prioritas diagnosa?
Berikan makanan sedikit tapi sering.
Anjurkan klien untuk tidak makan makanan yang mengandung protein terus menerus.
Anjurkan klien untuk makan makanan yang mengandung serat.
Timbang berat badan klien setiap hari atau sesuai indikasi.
Seorang perawat memperoleh hasil pemeriksaan Glasgow Coma Score pada seorang pasien laki-laki berusia 45 tahun, sebagai berikut: membuka mata 3, respon motorik 6, respon verbal 4.
Apakah data yang ada pada pasien sehingga perawat mengintrepretasikan hasil tersebut?
Membuka mata bila diminta, mengikuti perintah, dan terlihat bingung
Membuka mata spontan, melokalisir nyeri, dan tidak ada respon verbal.
Membuka mata bila diberi rangsangan nyeri, melokalisir nyeri, dan tidak ada respon verbal
Membuka mata bila diberi rangsangan nyeri, tidak ada respon motorik, dan tidak ada respon verbal
Seorang wanita, usia 40 tahun di bawa ke klinik karena nyeri dada selama 10 menit setelah melakukan olah raga voly. Oleh dokter, klien disarankan untuk
istirahat. Tekanan darah 140/80 mmHg, Nadi 96 kali permenit, suhu 36 .C, pernafasan
28 kali permenit.
Apakah tindakan yang tepat untuk pasien tersebut?
Memberikan oksigen
Kolaborasi pemberian analgetik
Menganjurkan untuk nafas dalam
Menganjurkan untuk tirah baring
Perempuan umur 40 tahun mengeluh sakit di daerah kepala, setelah diperiksa nampak ada jejas, nampak muka pucat dan keluar keringat dingin serta akral dingin. RR : 35 x/menit, Nadi : 120 x/menit kecil dan cepat, GCS : 14
Prioritas utama masalah keperawatan yang mungkin muncul ?
Gangguan volume cairan
Nyeri
Gangguan aktifitas
Cemas
