WorksheetsBuku Fiksi dan Nonfiksi
Total questions: 20
Worksheet time: 14mins
Cermati kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal berikut!
Telah lebih dari satu dasawarsa ku lalui hidupku di rumah besar ini. Rumah di atas bukti kecil di wilayah Tegal Alang. Tepatnya di sebelah kiri jalan menuju Kintamani. Tidak di tepi jalan raya, tetapi di antara sawah dan terasering. Tak seperti rumah di sekitarnya yang tetap tradisional melebar, rumah bercat putih ini berlantai dua, bergaya kolonial. Seperti sebuah kesendirian yang telah di rancang sejak mula, rumah ini sangat tidak menyatu dengan lingkungannya.
(Sumber: "Pengakuan Rusmini', disarikan dari Kompas, Minggu, 20 Maret 2016, Wina Bojonegoro)
Hal yang dominan dibahas pada cerpen tersebut adalah ....
latar
alur
penokohan
perwatakan
amanat
Cermati kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal berikut!
Telah lebih dari satu dasawarsa kulalui hidupku di rumah besar ini. Rumah di atas bukti kecil di wilayah Tegal Alang. Tepatnya di sebelah kiri jalan menuju Kintamani. Tidak di tepi jalan raya, tetapi di antara sawah dan terasering. Tak seperti rumah di sekitarnya yang tetap tradisional melebar, rumah bercat putih ini berlantai dua, bergaya kolonial. Seperti sebuah kesendirian yang telah di rancang sejak mula, rumah ini sangat tidak menyatu dengan lingkungannya.
(Sumber: "Pengakuan Rusmini', disarikan dari Kompas, Minggu, 20 Maret 2016, Wina Bojonegoro)
Hal yang dibahas dalam cerpen tersebut adalah ....
cerita tokoh aku tentang keadaan rumah di daerahnya
rumah yang ditempati tokoh aku sangat besar
kehidupan yang dihadapi aku untuk tinggal di rumah besar
kebahagiaan tokoh aku tentang rumah besarnya
cerita tokoh aku tentang kehidupannya di rumah besar
Cermati bagian buku berikut ini untuk menjawab soal berikut!
Judul Buku : Di Bawah Lindungan Ka'bah
Penulis : Prof. Dr. (Buya) Hamka
Penerbit : PT Bulan Bintang
Tahun Terbit : Jumadil Awal 1422 / Agustus 2001
Catatan Ke- : 25
Tebal Buku : 80 Halaman
Bagian buku tersebut tergolong ....
identitas
kelebihan dan kekurangan
sinopsis
ulasan
memo
"Kamu mengapa, Du?" tanya kakek dengan sedih. "Maafkan Badu, Kek. Tadi Badu makan mangga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut," kata Badu sambil terisak. "Sudahlah, Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya."
Amanat penggalan cerpen tersebut adalah...
Jangan melawan kepada orang tua.
Kita harus menuruti nasihat orang tua.
Janganlah memetik mangga sembarangan.
Janganlah makan mangga yang masih kecil.
Makanlah makanan yang bersih
Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.
(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")
Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
halte depan sekolah
terminal
depan rumah
di halte dekat rumah
tempat parkir
“Rumah kita kemasukan pencuri,” sahut Bu Shinta. Dia merasa sulit bernafas tatkala melihat isi lemari berantakan. Uang dan perhiasannya telah lenyap. Juga televisi dan beberapa perlengkapan elektronik yang ada di ruang tengah.
Bu Shinta terduduk lemas tatkala melihat catatan-catatan kecil di atas bantal, “Sekarang kalian tau siapa pengirim karcis itu.”
Tema cerita yang pas untuk cerita di atas adalah ...
Pencurian
Kesedihan
Kekhawatiran
Kelalaian
kecerobohan
... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.
"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"
"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."
(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")
Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....
ramah, telaten, dermawan
rajin, pemarah, teliti
ceroboh, malas, kaya
cermat, pelit, perhitungan
ceroboh, telaten, kaya
(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….
1
2
3
4
2, 3
Setiap saat anak-anak selalu bemain di lapangan. Anak laki-laki bermain sepakbola, anak perempuan bermain lompat tali. Semua tampak gembira kecuali tuning. Ia hanya memerhatikan kami dari balik
pohon besar. “Kenapa Tuning tidak kita ajak main?” usulku. Isna langsung melotot, “ Apa kamu mau ketularan kutu rambutnya?” “belum ingusnya yang menjijikan itu,” tambah Heppy. Teman-teman ramai komentar, semua menjelek-jelekan Tuning. Sejak itu, aku tidak berani usul lagi untuk mengajak Tuning bermain bersama.
Konflik pada cerita anak tersebut adalah …
Tokoh aku dijauhi teman-temanya.
Tokoh aku malu bermain dengan Tuning.
Teman-teman Tuning membenci karena penyakitan
Tuning tidak diajak bermain oleh teman-temannya karena penyakitan.
Tokoh aku suka menyendiri
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
orang pertama pelaku utama
orang ketiga pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga sebagai pengamat
campuran
Pada paragraf Induktif, kalimat utama terletak pada ....
awal paragraf
akhir paragraf
tengah paragraf
awal dan akhir paragraf
semua kalimat
(1) Bangsa Indonesia memiliki enam agama resmi. (2) Keenam agama tersebut adalah Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. (3) Keragaman agama di Indonesia tidak membuat bangsa Indonesia terpecah belah. (4) Indonesia tetap menjaga persatuan dan kesatuan sesuai dengan semboyannya, “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya “ meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.(5) menjaga isu SARA adalah hal no 1 yang diutamakan
Gagasan pokok paragraf di atas terdapat pada kalimat nomor ....
1
2
3
4
5
Para petani banyak diuntungkan dengan memanfaatkan pupuk organik. Jangka waktu kesuburan tanah menjadi semakin lama. Biaya yang dikeluarkan untuk pembelian pupuk juga semakin murah. Hasil panennya pun lebih menyehatkan apabila dikonsumsi. Harga jual hasil panen dengan pupuk organik di pasaran lebih tinggi. Dengan demikian, petani mendapatkan keuntungan yang berlipat.
Ide pokok bacaan di atas adalah ... .
keuntungan petani yang berlipat
manfaat pembuatan pupuk organik
hasil panen pupuk organik
keuntungan memakai pupuk organik
harga jual pupuk organik
5. Di dunia moneter dikenal tiga macam inflasi. Seperti lemah sering diartikan sebagai laju inflasi yang kurang dari 5 %, sedangkan inflasi moderat adalah inflasi yang mencapai 20 %, meskipun ada yang memberi batasan inflasi moderat itu sampai 30 %. Inflasi yang melebihi 30 % umumnya dianggap inflasi keras.
Paragraf tersebut dikembangkan melalui cara ....
Deduktif
Naratif
Deskriptif
Induktif
Gabungan
Cermatilah kutipan berikut!
Orang mengatakan...... gua di Indonesia banyak yang sudah rusak..... kurangnya pengawasan dan perhatian...... gua-gua itu tidak dilestarikan.
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah....
bahwa, karena, sehingga
bahwa, maka, bagaimana
jika, maka, sebab
karena, maka, sehingga
bila, karena, atau.
Bacalah paragraf berikut.
Setelah dilakukan penilaian terhadap ulangan bahasa Indonesia kelas X, yang memperoleh nilai 80 sebanyak 25 orang, nilai 70 sebanyak 4 orang, dan 60 hanya 1 orang. Jumlah siswa 30 orang.
Simpulan paragraf tersebut adalah......
Dapat dikatakan nilai mereka baik.
Belum dapat dikatakan mereka pintar.
Mereka belum dikatakan siswa yang pandai.
Jadi, guru mereka boleh berbangga.
Memang mereka anak yang rajin-rajin.
Bacalah paragraf berikut.
Pada suatu waktu, sebuah batang pohon akan mengeluarkan cabang baru. Cabang-cabang baru itu kemudian mengeluarkan ranting-ranting baru yang lebih kecil, demikian seterusnya. Begitu pula dalam bahasa, suatu bahasa proto menjadi dua bahasa atau lebih. Setiap bahasa baru itu dapat bercabang pula menjadi bahasa-bahasa kecil yang jumlahnya banyak.
Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah.....
Jadi, pohon-pohon bisa tumbuh subur dan mengeluarkan cabang-cabang baru bila setiap hari disiram dan diberi pupuk.
Jadi, bahasa dapat tumbuh dan berkembang menjadi bahasa yang banyak, seperti halnya pohon yang bercabang dan beranting.
Jadi, bahasa harus dipupuk dan disirami, terus dengan cara menggunakannya agar tumbuh dengan subur.
Jadi, menggunakan bahasa dengan baik dan benar merupakan cara yang baik dalam melestarikannya.
Jadi, kita harus selalu menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar sesuai dengan rantingnya.
Pada hakikatnya pekerja adalah aset perusahaan yang perlu mendapat perlindungan mengenai keselamatan dan kesehatan kerjanya. Pada masa lalu program keselamatan kerja bersifat mangatasi kecelakaan yang sudah terjadi, tetapi sekarang lebih bersifat preventif yakni memperkirakan apa yang akan terjadi. Akibat kerja dapat dihindarkan perlu dilakukan upaya kuratif dan rehabilitatif. Pekerja yang mengalami cacat kerja akan dievaluasi serta ditetapkan tingkat kecelakaannya sebelum menerima BPJS Ketenagakerjaan.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah ... .
Pekerja adalah aset perusahaan yang perlu perlindungan
Keselamatan dan kesehatan pekerja perlu dijaga.
Program keselamatan kerja dulu bersifat mengatasi kecelakaan.
Program keselamatan kerja sekarang bersifat produktif.
Pekerja yang mengalami kecelakaan kerjamenerima BPJS Ketenagakerjaan
Seluruh pegolf putri Indonesia yang saat ini telah ikut serta dalam pemusatan pelatihan nasional untuk SEA Games Thailand, di akhir tahun ini mereka menampilkan penampilan yang buruk pada babak pertama turnamen Indonesia Open ke-30 yang dilangsungkan di Dumai Indah Jakarta.
Kritikan yang benar pada isi paragraf tersebut adalah …
Seharusnya pegolf tersebut menjaga citra pegolf putri Indonesia jangan sampai berpenampilan buruk bagaimanapun caranya
Namanya juga manusia pastilah sekali-kaliakan jatuh juga
Penampilan buruk tersebut wajar karena mereka tampil tanpa persiapan
SEA Games di negara Thailand
Memang semua pegolf putri selaluberpenampilan buruk
“Setidak-tidaknya, sebagai gambaran apakah Anda bersedia seandainya nanti Dewan Komisaris menunjuk Anda sebagai wakil saya?” Taksu menunduk, “Saya sungguh tidak berani mengatakan apa-apa sebelum terjadi.”
Karakter Taksu sesuai dengan penggalan cerita tersebut adalah ….
sombong
rendah hati
penakut
jujur
pemalu
