NEW
Font size
WorksheetsPOST TEST FIRE SUPRESSION INDE
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Kebakaran karena terjadinya short electric system termasuk dalam kebakaran kelas.
Kelas A
Kelas B
Kelas C
Kelas D
Untuk memadamkan kebakaran kelas A maka untuk proses memadamkan api yang sangat efektif menggunakan :
Air
CO2
Busa
Foam
Yang berfungsi untuk menjaga agar pada saat pengisian air tidak melebihi spesifikasinya adalah :
Anti over fill
Anti full valve
Anti over full
Burst disc
Gas yang digunakan sebagai tekanan untuk fire supression system adalah :
NO2
CO2
N2
O2
Metode penggunaan APAR dengan istilah
Pull - Aim - Squeze - sweep
Aim - Pass - Squeze - sweep
Push - Aim - Squeze - sweat
Squeze - sweat - Aim - Pull
Bila terjdi kenaikan pressure pada sensing line maka fire suppression akan aktif, system yang di pakai adalah.
ROPS
ROP
LOPS
LOP
Bila terjadi penurunan (leak) pressure pada sensing tube maka fire supression akan aktif, system yang di pakai adalah.
ROPS
ROP
LOPS
LOP
Yang di maksud dengan line detecting pressure (sensing pressure) adalah.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Yang di maksud dengan manual activating dalah.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
apa isi cartridge Manual actuator pada system ROPS?
CO2
H2O
CO
N2
Dari gambar diatas Pyro tube adalah.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Dari gambar diatas filter adalah.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Dari gambar diatas check valve adalah.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Dari gambar diatas manifold block adalah.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Dari gambar diatas manul actuator adalah.
Nomer 5
Nomer 4
Nomer 3
Nomer 6
Filter pada line pyro tube berukuran.
300 micron
320micron
400 micron
420micron
Fungsi check valve pada ROP system adalah.
Untuk mencegah pressure masuk ke manual actuator/pyrotube
Untuk mencegah pressure masuk ke manual cylinder valve
Untuk mencegah pressure masuk ke manifold block
Untuk mencegah pressure keluar dari pyro tube
Ciri - ciri LOP system adalah:
Letak pressure gauge hanya ada di luar cabin.
Menggunakan manual actuator Type C02
Di cylinder valve ada handel manual actuator
Pressure gauge lebih dari satu
Berapa tekanan pada system fire suppression?
1350 kPa
1350 Bar
1530 kPa
1350 kg/cm2
Tabung dengan type C23 standart water content sebanyak.
16,9 lt
22,6 lt
32 lt
18 lt
Tabung dengan type C23 total charge sebanyak.
16,9 lt
22,6 lt
32 lt
18 lt
Nilai standart AFFF yang di isikan dalam tabung adalah.
6 % dari total foam solution
20 % dari total volume tabung
6 % dari volume tabung
20 % dari total foam solution
Filler plug ada pada.
Nomer 3
Nomer 4
Nomer 5
Nomer 7
Anti over fill ada pada.
Nomer 3
Nomer 4
Nomer 5
Nomer 7
siphon tube ada pada.
Nomer 3
Nomer 4
Nomer 5
Nomer 7
Burst disc ada pada.
Nomer 3
Nomer 4
Nomer 5
Nomer 7
Bahan untuk memberikan tekanan pada tabung fire suppression adalah.
N2
NOS
CO2
O2
Berapakah quantity foam solution yang di isikan tada tabung fire suppression?
60 %
75 %
80 %
90 %
Tabung fire suppression dapat di posisikan vertical maupun horisontal, dan tidak menggangu system fire actuating nya, karena ada komponent..............
Anti over fill
Shipon tube
Pyro tube
Burst disc
Pyro tube akan bekerja jika mendeteksi panas sebesar.
> 100 °C
> 150 °C
> 175 °C
> 200 °C
Pyro tube mampu mendeteksi panas dengan jarak.
10 - 100 mm
50 - 100 mm
200 - 1000 mm
1000 - 2000 mm
Masa kadaluarsa untuk CO2 cylinder adalah.
2 tahun
3 tahun
42 tahun
5 tahun
Untuk pengujian shut down pada fire supression system, maka kita mengaktifkan tombol apa/
Delay
Reset
Shutdown
Reset dan delay
Discharge pressure switch akan aktif jika mendapatkan pressure sebesar.
> 100 Kpa
> 200 Kpa
> 300 Kpa
> 400 Kpa
Discharge pressure switch jika aktif ber type.
NC
NO
NCB
NC dan NO
Low pressure switch akan aktif jika.
Perssure di dalam tabung < 100 Kpa
Perssure di dalam tabung < 200 Kpa
Perssure di dalam tabung < 300 Kpa
Perssure di dalam tabung < 400 Kpa
Cylinder low pressure switch di hubungkan dengan connector fire alarm shutdown panel pada pin berapa?
Pin 1 & 2
Pin 3 & 4
Pin 5 & 6
Pin 7 & 8
LHD (Linier Heat Detector) berwarna merah akan bekerja pada suhu berapa?
168°C - 180°C
180°C - 190°C
101°C - 108°C
150°C - 170°C
Nilai resistor saat LHD aktif adalah.
0 Ω
Min 1MΩ
1000 Ω
Max 1 Ω
Low pressure switch ditunjukan oleh.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Discharge pressure switch ditunjukan oleh.
Nomer 1
Nomer 2
Nomer 3
Nomer 4
Fungsi nomer 3 adalah
Untuk membuka cylinder valve saat fire di aktifkan,
Untuk mendeteksi sensing pressure dari pyro tube.
Untuk delay shutdown
Selenoid tersebut akan aktif jika mendapatkan sensing dari discharge pressure switch.
Fungsi tombol DIM pada modul diatas adalah.
Untuk mengatur cahaya dari LED
Untuk mengatur waktu delay shutdown
Untuk menampilkan error yang terjadi.
Untuk aktivasi fire supression secara manual.
Berapakah nilai resistance pada manual release saat aktif?
1000 Ω
10 Ω
0 Ω
33 Ω
Jika pada display panel muncul LED power (hijau) hidup, LED Fault (orange) hidup dan Buzzer bunyi, maka penyebab trouble tsb adalah.........
Kerusakan LHD cable (putus)
Low pressure pada tank
Manual release ditekan operator
Connection discharge pressure switch putus
