NEW
Font size
WorksheetsPenilaian Harian Bahasa Indonesia Tema 8 Kelas 4
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Tokoh yang berperan penting pada teks fiksi dinamakan tokoh . . .
awal
utama
tambahan
protagonis
Perhatikan teks berikut!
….. Namun kegembiraan mereka mendadak lenyap setelah mengetahui ternyata di kepala si bayi laki-laki itu ada tanduknya. Mereka merasa malu dan takut dihina maupun diejek oleh orang-orang desa.
Pada malam hari, bayi laki-laki itu dimasukkan ke dalam peti, bersama sebutir telur ayam dan secangkir beras lalu dihanyutkan ke sungai.
Kakak perempuan si bayi mengetahui perbuatan orang tuanya. Ia sangat sedih. Diam-diam ia meninggalkan rumah dan mengikuti adiknya yang dihanyutkan ke sungai.
Watak tokoh kakak perempuan dalam penggalan cerita rakyat di atas adalah ….
penyayang
tidak peduli
pemarah
tidak menghormati orang tua
Singa sang raja hutan ditembak pemburu. Penghuni hutan kebingungan mencari pengganti raja. Gajah tidak mau menjadi raja karena Ia tidak pandai berkelahi dan berjalan lambat. Latar tempat pada kutipan cerita di atas adalah ....
gua
rumah
hutan
kebun binatang
Dalam cerita terdapat tokoh yang memiliki sifat baik hati disebut ....
tokoh antagonis
tokoh protagonis
tokoh utama
Tokoh tambahan
Bacalah kutipan berikut !
Suatu hari, seekor Rubah melihat pohon anggur dengan sekumpulan buah anggur yang bergantungan di sepanjang cabangnya. Buah anggur itu terlihat sangat lezat. Rubah ingin mengambil dan memakannya. Akan tetapi, buah itu ada di dahan yang cukup tinggi. Rubah pun harus melompat untuk mencapainya.
Saat pertama kali melompat, Rubah tidak dapat mencapainya karena terlalu tinggi. Kemudian, Rubah itu berlari dan melompat sekali lagi. Namun, Rubah masih tidak dapat mencapai buah anggur itu. Setelah mencoba lagi hasilnya selalu gagal. Rubah akhirnya menyerah. Rubah berjalan pergi meninggalkan pohon anggur itu dengan perasaan yang sangat kesal.
Kalimat yang menunjukkan watak dari tokoh Rubah pada cerita tersebut yaitu ...
Rubah pun menjadi sangat ingin mengambil dan memakannya
Rubah berlari dan melompat sekali lagi
setelah mencoba dan hasilnya selalu gagal, Rubah akhirnya menyerah
Rubah berjalan pergi meninggalkan pohon anggur dengan perasaan sangat kesal
Tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya tidak sesuai yang didambakan pembaca dan menjadi penyebab timbulnya konflik dan ketegangan yang dialami oleh tokoh tersebut disebut ....
tokoh protagonis
tokoh antagonis
tokoh utama
tokoh tambahan
Cerita Kancil dan Buaya termasuk kedalam cerita . . .
Legenda
Mite
Fabel
Saga
Bencana banjir dan tanah longsor banyak menimbulkan korban.
lawan kata banyak adalah ...
ringan
selalu
sedikit
berat
Warga Waborobo terpaksa mengambil air bersih di Kelurahan Kaisabu Baru. Daerah yang berjarak 15 km dari tempat tinggal mereka. Mereka biasanya menumpang mobil dan membawa beberapa jeriken ukuran 15 liter.
Warga Waborobo memang sudah sebulan lebih kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur yang mereka buat, tidak mengeluarkan air. Mereka pun kesulitan memenuhi kebutuhan MCK.
Kelurahan Waborobo, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara berada di dataran tinggi. Di daerah itu air tanah sulit didapat. Daerah itu juga belum mendapatkan akses aliran air bersih, karena pipa-pipa PDAM belum mencapai ke daerah sana.
Judul yang tepat untuk teks nonfiksi di atas adalah ....
Perjalanan yang Melelahkan
Sumur yang Kering Kerontang
Kelangkaan Air Bersih di Woborobo
Hujan yang Tak Kunjung Turun
Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.
“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”
“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”
“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.
” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.
Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .
Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”
”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.
Berdasarkan teks fiksi tersebut, latar waktunya adalah ….
A. Pagi hari
B. Siang hari
C. Sore hari
D. Senja
Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.
“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”
“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”
“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.
” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.
Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .
Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”
”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.
Tokoh utama cerita tersebut adalah ….
A. Lebah
B. Mawar
C. Anak jahil
D. Bunga
Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.
“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”
“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”
“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.
” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.
Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .
Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”
”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.
Watak tokoh utamanya adalah ….
A.Baik hati dan suka menolong
B.Suka menolong dan suka berbagi
C.Menyakiti manusia dan tidak peduli
D.Suka membantu dan ramah pada semua
Siang itu, matahari bersinar dengan teriknya. Tiba – tiba ada seekor Lebah terbang mendekati Bunga Mawar yang berwarna merah. Lebah menghisap nektar yang ada di Bunga Mawar.
“ Terima kasih, Lebah! Engkau telah membantuku .”
“ Sama – sama, Bunga Mawar yang cantik!”
“Siang ini panas sekali, ya!” ucap Lebah.
” Ya, Lebah. Kalau kau tidak keberatan berteduhlah di bawah daunku supaya tidak kepanasan!” kata Bunga Mawar.
Lebah hinggap di bawah daun Bunga Mawar. Tiba – tiba datanglah seorang anak jahil ingin memetik Bunga Mawar. Dengan cepat si Lebah menancapkan sengatnya ke tangan anak itu. Anak itu pun mengurungkan niatnya karena kesakitan .
Mawar pun berkata, ”Terima kasih Lebah engkau telah menolongku.”
”Sama-sama Bunga Mawar.Engkau juga telah menolongku,“ sahut Lebah.
Amanat cerita tersebut adalah ….
A. Bila memetik bunga harus izin pemiliknya
B. Kita boleh bergaul dengan siapa saja asal tidak menyakiti
C. Tolong menolong adalah tindakan yang harus kita lakukan
D. Sesama makhluk hidup harus saling membantu dan tolong
menolong
Buah Kesombongan
Di tengah hutan belantara, hiduplah sekawanan burung. Salah satunya Burung Deo. Ia berwajah sangat tampan. Ketampanan yang ia miliki membuatnya sombong.
“Di hutan ini tidak ada burung yang setampan aku,” ujar Deo pada Burung Pipit dan Burung Dara.”Kalian pasti kagum padaku,” ujarnya lagi. Burung-burung lainnya geleng-geleng kepala.
“ Sebenarnya kita makhluk Allah yang diciptakan dengan penuh kesempurnaan. Dan kita mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Burung Pipit sambil tertunduk menunjukkan kerendahan hatinya.
Suatu hari Deo terbang mengelilingi hutan. Tanpa sengaja ia menabrak pohon besar. Ia terjatuh dan badannya pun lemas.
Datanglah seekor Elang. Dalam hatinya berkata, ”Wah, ada makanan lezat!”
Ketika Elang hendak memangsanya, datanglah teman-teman Deo. Mereka mengusir Elang itu. Deo pun terselamatkan. “Terima kasih ya, kalian telah menolongku.
Maafkan atas kesombonganku,” kata Deo.
Tokoh protagonis cerita tersebut adalah …
A. Burung Deo
B. Burung Pipit
C. Burung Dara
D. Burung Elang
Buah Kesombongan
Di tengah hutan belantara, hiduplah sekawanan burung. Salah satunya Burung Deo. Ia berwajah sangat tampan. Ketampanan yang ia miliki membuatnya sombong.
“Di hutan ini tidak ada burung yang setampan aku,” ujar Deo pada Burung Pipit dan Burung Dara.”Kalian pasti kagum padaku,” ujarnya lagi. Burung-burung lainnya geleng-geleng kepala.
“ Sebenarnya kita makhluk Allah yang diciptakan dengan penuh kesempurnaan. Dan kita mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Burung Pipit sambil tertunduk menunjukkan kerendahan hatinya.
Suatu hari Deo terbang mengelilingi hutan. Tanpa sengaja ia menabrak pohon besar. Ia terjatuh dan badannya pun lemas.
Datanglah seekor Elang. Dalam hatinya berkata, ”Wah, ada makanan lezat!”
Ketika Elang hendak memangsanya, datanglah teman-teman Deo. Mereka mengusir Elang itu. Deo pun terselamatkan. “Terima kasih ya, kalian telah menolongku.
Maafkan atas kesombonganku,” kata Deo.
Perbedaan watak Burung Deo dan Burung Pipit adalah ….
A. Burung Deo sifatnya ramah, sedangkan Burung Pipit
menutup diri.
B. Burung Beo sombong, sedangkan Burung Pipit rendah hati.
C. Burung Beo suka membantu, sedangkan Burung Pipit sombong.
D. Burung Beo dan Burung Pipit saling tolong menolong dan rendah hati.
Si Kancil berjalan berjingkat-jingkat di kebun Pak Tani. Kancil hendak mencuri mentimun. Di tengah kebun ada boneka orang-orangan, si Kancil tidak takut malah menendang boneka itu. Ternyata boneka orang-orangan itu telah diberi getah nangka sehingga kaki si Kancil menempel pada boneka itu dan sulit dilepaskan. Kemudian Pak Tani datang menangkap Kancil.
Pelajaran yang dapat diambil dari kutipan dongeng di atas adalah......
A.Jangan nakal
B.Jangan suka mencuri
C.Jangan sombong
D.Jangan malas
Bacalah teks berikut!
(1) Suatu hari di sebuah lembah, Monyet bertemu dengan Burung Pipit yang sedang mencari biji-bijian. “Hai Burung Pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya? Pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek Monyet. Burung Pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh Monyet.
(2) Suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. Lembah itu pun tertutup oleh air. Semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. Tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. Tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan.
(3) Saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, Monyet bertemu lagi dengan Burung Pipit. Burung Pipit iba dengan kondisi Monyet. Burung Pipit mengajak Monyet ke atas bukit. Betapa terkejutnya Monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. Ternyata, Burung Pipitlah yang menanam pohon buahbuahan itu. Itulah sebabnya kenapa Burung Pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.
Mengapa Burung Pipit mengumpulkan biji-bijian?
Burung Pipit tahu akan turun hujan deras dan banjir yang menumbangkan pepohonan.
Monyet kehabisan makanan karena pepohonan di lembah tersapu banjir.
Burung Pipit menanam biji-bijian tersebut di atas bukit.
Burung Pipit adalah burung pemakan biji-bijian.
Nama lain dari gagasan pokok yang terdapat dalam teks bacaan adalah ....
pikiran utama
pikiran penjelas
gagasan pendukung
informasi tambahan
Si Ulil
Ulil adalah seekor cacing kecil. Ia berpamitan pada ibunya untuk berjalan-jalan di sekitar rumah. Ibunya berpesan agar Ulil selalu waspada dan berhati-hati. “Nak, kamu tidak boleh lengah, banyak musuhmu yang ingin memburumu!’ pesan Ibu kepada Ulil. Ulil hanya menganggukan kepalanya dan segera bergegas keluar.
Suasana hari ini memang sangat terik, sehingga Ulil gerah. Ia sudah tidak sabar untuk meninggalkan rumahnya yang mungil. Sampailah ia di bawah pohon yang rindang. Ia ketiduran karena terbawa suasana yang nyaman dan teduh.
Ulil tidak menyadari kedatangan si Piku, seekor ayam jantan yang sedang mengintainya. Dengan hati-hati Piku berjalan mendekati Ulil. Piku sudah tidak sabar ingin menikmati makanan lezat di hadapannya. Ia bersiap-siap untuk mematok Ulil.
Tiba-tiba Ulil terbangun. Ia menyadari ada bahaya di sekelilingnya. Dengan segera ia bersembunyi di bawah tanah. Akhirnya Ulil selamat dari santapan Piku. Setelah menunggu keadaan aman, ia segera pulang ke rumah. Ia meminta maaf kepada ibunya serta berjanji akan selalu waspada dan berhati-hati.
Si Ulil ingin berjalan-jalan di sekitar rumah karena ....
A. suasana sangat terik sehingga membuatnya gerah
B. Ingin berteduh di bawah pohon yang rindang
C. tidak sabar menikmati makanan yang lezat
D. harus selalu waspada dan berhati-hati
Prabu Tapa Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti menduduki tahta kerajaan. Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan ayah mereka.Kegeraman Purbararang yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang penyihir untuk memantrai Purbasari sehingga saat itu juga tiba – tiba kulit Purbasari menjadi bertotol - totol hitam.
Tokoh antagonis dalam dongeng di atas adalah ...
A.Prabu Tapa agung dan Purbararang
B.Purbasari dan Nenek sihir
C.Purbasari dan Purbararang
D.Purbararang dan Nenek sihir
