NEW
Font size
WorksheetsPediatrics
Total questions: 20
Worksheet time: 12mins
Anak perempuan umur 2 tahun diantar ibunya ke dokter dengan keluhan pucat sejak 4 minggu ini. Anak sering rewel dan nafsu makan menurun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva pucat dan atrofi papil lidah. Tidak terdapat limfadenopati dan hepatosplenomegali. Hasil laboratorium Hb 6,2 g/dl; Leukosit 8.000; trombosit 350.000; PCV 28%. Hitung jenis leukosit 2/8/40/46/2/2. Pemeriksaan tambahan : SI turun, TIBC meningkat, dan serum ferritin menurun. Apa diagnosis pasien tersebut?
Anemia Defisiensi Besi
Anemia defisiensi asam folat
Thalassemia
Anemia karena penyakit kronis
Anemia Megaloblastik
Seorang anak usia 1 tahun datang ke puskesmas diantar oleh ibunya dengan keluhan lemas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan anak tampak lemah, konjungtiva anemis, sclera ikterik dan splenomegali. BB 8,2 kg. Hasil laboratorium Hb 7,2 g/dl, leukosit 9.500, trombosit 190.000, MCV 60 fL, MCH 24 fL, MCHC 21 fL. Hapusan darah tepi didapatkan anisopoikilositosis dan sel target. Pemeriksaan penunjang baku emas untuk menegakkan diagnosis?
Analisa sumsum tulang
Hb elektroforesis
SI, TIBC, Feritin
BT,CT
Pemeriksaan Hapusan Darah Tepi
Bayi laki-laki 5 hari di bawa ibunya ke RS dengan keluhan perdarahan yang sukar berhenti pada bekas suntikan hepatitis B. Pada pemeriksaan fisik tampak darah merembes dari bekas suntikan paha kanan, anemis (+), ikterus(-), hepatomegali(-), splenomegali (-). Riwayat bayi sejak lahir mendapat susu formula karena ASI tidak keluar. Hasil lab Hb 11, Leukosit 8.500, trombrosit 170.000, PT dan aPTT memanjang. Diagnosis yang tepat?
ITP
Hemofilia A
Hemofilia B
Defisiensi Vitamin K
DIC
Seorang anak usia 10 tahun dibawa ibunya dengan keluhan panas mendadak 40⁰C sejak hari ini. Nyeri otot dan nyeri kepala. 1 minggu yang lalu kakaknya didiagnosa DBD. Pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosa?
IgM dan IgG anti dengue
IgM anti dengue
NS1
Darah Lengkap
Kultur Darah
Seorang anak laki laki umur 7 thn datang diantar ibunya ke IGD dengan keluhan demam sejak 3 hari. Pasien juga dikeluhkan mimisan sebelum dibawa ke IGD. Pemeriksaan fisik TD 90/70 mmHg, Nadi 138x/m, RR 28x/m, Tax 380C. Hasil lab Hb 10,9, Hct 42%, trombosit 38.000. Pasien tampak lemas dan tidak mau minum. Terapi apa yg berikan ?
Cairan koloid 10 mg/kgBB
Cairan dextose 5%
Cairan kristaloid rumatan
Cairan kristaloid 20cc/kg BB
Pemberian antibiotik
Seorang anak perempuan umur 5 tahun dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan mimisan sejak 3 jam SMRS. Sebelumnya pasien mengalami demam 3 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum lemah, tanda tanda vital TD 110/80 mmHg, nadi 120 kali/menit, RR 22 kali/menit, suhu 38,20C. pada laboratorium didapatkan trombosit 45.000, hematokrit 45%. Apa diagnosis pada pasien tersebut?
Demam Dengue
DBD gr I
DBD gr II
DBD gr III
DBD gr IV
Anak berumur 8 tahun dibawa ibunya ke dokter karena BAB berdarah sejak 4x hari ini. Anak berkata nyeri perut bila hendak BAB namun setelah BAB membaik. Tidak ada tanda-tanda dehidrasi. Ibu khawatir karena nafsu makan anak menurun dan anak sering bermain-main di lumpur. Pada pemeriksaan tinja ditemukan mikroorganisme berbentuk tempayan. Parasit apa yang dimaksud?
Ascaris lumbricoides
Taenia saginata
Trichuris trichiura
Giardia lamblia
E.Coli
Seorang anak umur 4 tahun, BB 12kg, datang dengan keluhan mencret, perut kembung, mual, muntah. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak lemah dan ditemukan perut pasien kembung. Dari hasil lab feces terdapat gambaran telur decorticated. Terapi apa yang harus diberikan pada anak tersebut:
Albendazole 100 mg dosis tunggal
Albendazole 200 mg dosis tunggal
Pirantel pamoat 120 mg dosis tunggal
Pirantel pamoat 240 mg dosis tunggal
Pirantel pamoat 360 mg dosis tunggal
Seorang anak laki-laki 10 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan muncul benjolan di pipi kiri sejak 1 minggu yang lalu, semakin lama semakin membesar, nyeri dan disertai demam hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 102 x/menit, napas 22 x/menit, suhu 38,6oC. Didapatkan massa pada preaurikuler sampai mandibula dekstra, kenyal, batas tidak tegas dan nyeri tekan. Pasien mengaku disekolahnya banyak teman- temannya yang mengalami keluhan serupa. edukasi apa ayng perlu dilakukan?
Komplikasi kedepannya dapat terjadi infertilitas
Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi measles-rubella
Memberikan antibiotik sprektum luas
Merujuk ke RS untuk dilakukan penanganan yg tepat
Memberitahu apabila penyakit anaknya tidak membahayakan
Anak perempuaan 12 tahun datang dengan keluhan kaki kanan bengkak sejak 2 minggu yang lalu. Bengkak dirasakan semakin lama semakin bertambah berat. Tetangga pasien juga memiliki riwayat keluhan yang sama. Pada pemeriksaan lokalis didapatkan limfadenopati inguinal, non-pitting edema dan kulit mengelupas. Apakah terapi yang tepat?
Diethylcarbamazinecitrate 6 mg/kgBB/hari selama 6 hari
Diethylcarbamazinecitrate 6mg/kgBB/hari selama 12 hari
Diethylcarbamazine citrate 6 mg/kgBB dosis tunggal
Ivermectin 200-400 µg/kg selama 6 hari
Ivermectin 200-400 µg/kg/hari selama 12 hari
Anak usia 4 tahun dibawa ibunya ke IGD dengan keluhan bengkak seluruh tubuh sejak 5 hari, terkadang disertai sesak terutama saat tidur. Pemeriksaan fisik didapatkan edema anasarka dan asites. Hasil UL: proteinuria +4, eritrosit (-), sedimen eritrosit (-), oval fat bodies (+). Hasil lab darah didapatkan albumin 1,2 mg/dl. Apakah diagnosis pasien ini?
Sindroma Nefrotik
Sindroma Nefritik
GNAPS
Kwashiorkor
Gagal Ginjal Akut
Anak usia 7 tahun dibawa ke RS oleh ayahnya bengkak di sekitar mata dan tungkai. Pasien dikeluhkan sejak 3 hari sebelumnya pasien buang air kecil berwarna merah dan sedikit hanya 2x sehari. Riwayat demam 2 minggu yang lalu pasien mengalami batuk pilek dan nyeri telan, namun saat ini sudah sembuh. Pada pemeriksaan TD 140/100 mmHg, N 100 x/m, RR 42 x/m, suhu 36,5⁰C. Hasil laboratorium darah : Hb 9,5, Leukosit 11.800, trombosit 350.000, Ureum 49, Kreatinin 2,5. Hasil Urinalisis : nitrit (-), leukosit 4-5/lpb, eritrosit 15-20/lpb, albumin ++. Diagnosis?
Sindroma Nefrotik
GNAPS
Gagal Ginjal Akut
Sistitis
Gagal Ginjal Kronis
Seorang anak usia 10 tahun datang dgn keluhan BAK berwarna kemerahan sejak 3 hari yg lalu. Riwayat nyeri tenggorokan 2 minggu yang lalu sembuh sendiri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90 mmHg, nadi 88x/m, RR 26x/m, suhu 36OC, edema minimal pretibial. Pada pemeriksaan urin dipstick didapatkan BJ 1.035, darah +3, protein +2. Apakah etiologi kasus di atas?
Retensi Na akibat GFR menurun
Hipoalbuminemia akibat proteinuria masif
Ekspansi cairan ekstravaskuler akibat proteinuria masif
Deposit kompleks antigen-antibodi
Tekanan onkotik menurun karena proteinuria
Anak laki-laki usia 5 tahun diantar ibunya ke Puskesmas dengan keluhan kencing berbau sejak 2 hari yang lalu disertai rewel dan menangis saat kencing. Pasien juga dikeluhkan demam sejak 3 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 90x/m, RR 26x/m, Tax 38,7OC dan nyeri ketok costovertebrae. Pada pemeriksaan lab : Hb 11,6 g/dl, Hct 37%, Leukosit 22.000, Trombosit 356.000. Pada pemeriksaan urine rutin didapatkan kencing berwarna kuning keruh dan leukosit 60/lpb. Apakah pengobatan yang tepat?
Ciprofloksasin PO
Cefixime PO
Ceftriaxone IV
Ampicilin IV
Gentamisin IV
Seorang bayi laki-laki usia 13 bulan dibawa oleh orang tuanya dengan keluhan diare sejak 6 hari. Diare tidak berlendir ataupun berdarah sebanyak ±15 kali/hari. Pasien tampak lesu dan malas minum sejak 6 jam yang lalu, nadi 150 x/m. Pemeriksaan fisik : ubun-ubun besar cekung, mata cekung, bibir dan mukosa mulut kering, turgor kulit sangat lambat, akral dingin, pengisian kapiler > 2 detik. Apakah penatalaksanaan yang tepat pada kasus tersebut?
Rehidrasi oral dengan oralit 75 cc/kgbb dalam 3 jam
Rehidrasi intravena 30cc/kgBB dilanjutkan 70cc/kgBB
Pemberian antibiotik berupa ampicillin dan kloramfenikol
Pemberian RL 20 ml/kgbb infus cepat dan pantau tanda vital
Rawat jalan dan diberi oralit
Anak berusia 2 tahun dibawa ibunya ke RS IGD karena BAB mencret dan cair sejak sehari sebelumnya. Keluhan demam disangkal. Tanda-tanda dehidrasi (+) tetapi anak tidak menunjukkan tanda-tanda nyeri. BAB tidak berlendir dan tidak berdarah. Dari kultur tinja pada agar McConkey didapatkan bakteri gram negatif, pertumbuhan bakteri baik, koloni bundar, halus, cembung, dan memfermentasi laktosa. Bakteri apakah yang kemungkinan menyebabkan kelainan pada pasien?
Enteropathogenic E. coli
Enterotoxigenic E. coli
Enteroaggregative E. coli
Enterohemorrhagic E. coli
Enteroinvasive E. coli
Seorang anak usia 13 tahun dibawa ibunya ke dokter karena diare 3 hari dengan frekuensi 6-10 kali/hari. Diare berlendir dan berdarah. Keluhan juga disertai demam. Keadaan umum tampak sakit sedang, nadi 120x/m, rr 30x/m, Tax 38,5°C, mata cowong, turgor kulit menurun, perut cembung. Pada pemeriksaan penunjang feses lengkap didapatkan eritrosit +++, leukosit +++. Terapi yang tepat diberikan adalah?
Amoksisilin
Ciprofloxacin
Tetrasiklin
Metronidazole
Cotrimoxazole
Seorang anak laki-laki usia 10 tahun datang ke dokter dengan keluhan bab berlemak sejak 3 hari ini. Keluhan juga disertai demam, mual dan nyeri perut. Pemeriksaan tanda vital Nadi 88x/m, RR 24x/m, Tax 38 C. Pada pemeriksaan feses ditemukan parasit berbentuk seperti layang-layang. Apakah etiologi penyakit yang dialami pasien?
Entamoeba hystolitica
Shigella dysentriae
Giardia lamblia
Balantidium coli
Salmonella thypii
Anak usia 7 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan BAB terus menerus dengan konsistensi cair, tidak berlendir, tidak berdarah, berbuih dan berbau asam. BAB keluar sebanyak 3-4 sendok dengan frekuensi 4x dalam satu hari ini. Riwayat anak minum susu formula sejak 1 minggu, sebelumnya hanya minum ASI. Riwayat ibu pasien memiliki asma. Pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum anak baik, tidak didapatkan tanda dehidrasi, perut kembung, bising usus normal. Apakah kemungkinan penyebab kasus diatas ?
Intoleransi laktosa
Alergi susu sapi
Gastroenteritis
Peritonitis
Amubiasis
Anak 4 tahun mengalami kejang seluruh tubuh. Kejang disertai demam. Ini merupakan yang pertama kali. Di rumah sudah diberikan diazepam per rektal oleh orangtuanya. Sewaktu sampai di RS, pasien kembali kejang dan perawat memberikan diazepam per rektal. Jika pasien kejang kembali, terapi apa yang diberikan?
Diazepam rektal 10 mg
Diazepam oral 0,2-0,5 mg/kgBB
Fenitoin bolus IV 15-20 mg/kgBB
Fenobarbital IV 10-20 mg/kg BB
Diazepam IV 0,2-0,5 mg/kgBB
