WorksheetsAver1Protista_MolluscaPJJ
Total questions: 21
Worksheet time: 16mins
Gambar diatas merupakan anggota kelompok Protista
(A) Phylum Stramenopila, Opalina. (B) Phylum Ciliata, Stentor. (C) Phylum Euglenida, Lepocinclis
(A) Phylum Kinetoplastida, Trypanosoma. (B) Phylum Dinoflagellata, Ceratium hirudinella. (C) Phylum Stramenopila, Dinobryo
(A) Phylum Dinoflagellata, Peridinium. (B) Phylum Amoebozoa, Amoeba proteus
(A) Phylum Stramenopila, Fucus (a brown alga). (B) Phylum Granuloreticulosa, Gobigerinella (C) Phylum Radiolaria, Amphilonche heteracantha
Pernyataan yang tidak tepat mengenai gambar tersebut:
Endosymbiosis primer terbentuk antara eukariot heterotropik dan kariot fotosintetik
Tiga turunan eukariot membentuk plastid dengan glaucophyta sebagai cikal bakal tanaman darat
Endosimbion sekunder terjadi pada sel eukariot dengan sel eukariot lainnya
Keragaman eukariot secondary plastids euglenids dan chlorarachniopytes didapatkan dari alga hijau
Enam kategori Mitosis pada Protista, ketidakcocokan gambar dengan pilihan penjelasan dari urutan atas ke bawah
Orthomitosis spindle membentuk bipolar dan simetris serta membentuk plat equatorial dengan mitosis terbuka
Closed mitosis : membran inti tetap ada utuh dengan mitosis terjadi didalam membran inti
Semi-open mitosis : membran inti tetap ada dengan adanya lubang kecil untuk spindle mikrotubulus melewati membran inti
Open mitosis : membran inti terlepas sempurna
Phylum Stramenopila.membran bersilika, heterotroph atau fotosintetik, chlorophyll a, c1dan c2, pigmen fucoxanthin dan carotenoids
Phylum Haptophyta. Terdapat 2/3 flagela, sel ditutup kalsium karbonat, pigmen diadinoxanthin dan fucoxanthin
Phylum Radiolaria, pergerakan dengan aksopoda,sitoplasma terbagi menjadi dua dengan dipisahkan oleh mucoprotein
Phylum Parabasalida, tubuh ditutupi membrane dan kadangt] terdapat eksoskeleton yang bergabung dengan flagel
Cabang Rhizaria : bersifat mixotrophic, anggota: phyIum Chlorarachniophyta, dan Granuloreticulosa (foraminifera dan kerabatnya), Radiolaria, Haplosporidia, dan kelompok kecil lainnya
Excavata : Parabasalida (trichomonads, hypermastigotes, dll.), Diplomonada, Heterolobosea, Jakobida, Oxymonada, Retortainonada, dan beberapa lainnya
Amoebozoa: memiliki lobosa pseudopodia/lobopoda
Alveolata : Polipiletik dengan anggota : Dinoflagellata, Apicomplexa, dan Ciliata
Memiliki spikula triaksonal dengan filamen internal berprotein yang membedakan dengan spons silika lain; Sel-sel permukaan membentuk pinacoderm (pinacocytes); cara makan kadang dengan Cladorhizdae karena menjebak mangsa dengan spikula berbentuk kait ; sel permukaan dlam berflagel (choanocytes) ciri dari :
Protozoa
Cnidarian
Porifera
Placozoa
Protozoa
Cnidarian
Porifera
Placozoa
Koanosit
Porosit
Spikula
Pinakosit
tipe pembelahan dari
trichimella larva (Hexactinellida)
calciblastula larva (Calcarea: Calcinea)
amphiblastula larva (Calcarea: Calcaronea)
cinctoblastula larva (Homosderomorpha)
Hydrozoa
Anthozoa
Scyphozoa
Cubozoa
Berikut urutan penyusun tubuh Phylum Cnidaria dari garis bantu atas sampai bawah
Sel Sensory, sel interstitial, sel otot, sel otot epidermis, nematosit
Coelenteron, gastrodermis, mesoglea, epidermis
Vacuola makanan, sel kelenjar mukus, sel kelenjar enzim, nematosit
Sel otot gastrodermis, sel syaraf gastrodermis, nematosit, sel syaraf epidermis
Medusa, berukuran 1-30 cm, sebagian besar tidak berwarna; polip masing-masing menghasilkan medusa, tunggal dengan metamorfosis sempurna. Cnidae dari jenis nematocyst; sengatannya sangat beracun,perenang hebat melimpah di kawasan lndo-Pasifik Barat, dibagi menjadi ordo Chirodropida dan Ordo Carybdeida. Ciri dari kelas
Hydrozoa
Anthozoa
Scyphozoa
Cubozoa
Untuk karakteristik nenekmoyang yang tetap dimiliki di anggotA Octocorallia dan Hexacorallia no 1,2,3, adalah
Cnidae, sel otot epitelium, larva planula
Cnidae Operculat, DNAnya linear, medusa
Simetri, aktinopharink, siphonoglyph
Rhopalia, nematosit, velarium
Ciri dari Phylum Ctenophora yang tidak tepat
Diploblastik, ectoderm dan endoderm terpisah dengan adanya lapisan mesenkim
Berantena dengan adanya sekat-sekat dan sisir-sisir
Biradial symmetry dengan oral-aboral
Struktur perekat eksositotik yaitu collblast
Phylum Platyhelminthes
Phylum Nemerthea
Phylum Xenacoelomopha
Phylum Protostome
Phylum Platyhelminthes
Phylum Nemerthea
Phylum Xenacoelomopha
Phylum Chaegthonantha
Nama spesies dan kelas yang menjadi penyebab penyakit pada Platyhelminthes
Paragonimus westermani = trematoda
Taenia saginata = Gastrotricha
Dicyema japonicum: Rhombozoa
Caeccosaggita : Chaegthonantha
Disebut juga cacing panah, ada sekitar 130 spesies dilaut, Ukurannya sekitar 0,5-12 cm
Phylum Platyhelminthes
Phylum Nemerthea
Phylum Xenacoelomopha
Phylum Chaegthonatha
Dikompresi secara lateral, Cangkang umumnya dari dua katup yang disatukan secara dorsal oleh ligamen elastic, Cangkang ditutup oleh otot adduktor yang berasal dari otot mantel, Kepala rudimenter, tanpa mata, tentakel atau radula
Caudofoveata
Solenogaster
Bivalvia
Gastropoda
Hipotesis terkait moluska, yang tidak sesuai
Kerang ganda mungkin leluhur, kerang tunggal hasil evolusi dari perpaduan cangkang yang menyatu.
Cangkang tunggal mungkin leluhur, cangkang ganda muncul dari pembagian cangkang tunggal.
Cangkang tunggal dan ganda muncul secara independen dari kerang tanpa cangkang, mungkin perpaduan dari sklerite.
Tanpa cangkang kemungkinan dari platyhelminthes
apa hubungannya antara Protista, Porifera, Cnidaria, Ctenophora, kelompok fila Protostom dan Molusca?
