NEW
Font size
WorksheetsBudaya Dayak dan Tionghoa
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Suku Dayak secara umum mendiami Pulau Kalimantan dan terdiri dari ratusan sub-suku dayak. Suku Dayak yang berada di Kab. Barito Selatan dan mendiami sepanjang tepi timur Sungai Barito adalah:
Ngaju
Ot-Danum
Ma'anyan
Banjar
Dalam sistem sosial Suku Dayak mengenal ada ritual khusus. Secara umum kapan ritual khusus tersebut dilaksanakan:
Saat bulan purnama
Saat putusan selesai dilakukan oleh pengadilan adat
Saat menjelang musim panen
Saat memasuki musim panen raya ikan di laut
Bahasa yang digunakan oleh Suku Dayak terdiri banyak ragamnya. Berikut adalah bahasa yang sedikit digunakan oleh Suku Dayak
Bahasa Banjar
Bahasa Mendawai
Bahasa Ngaju
Bahasa Katingan
Dalam sistem kemasyarakat Dayak Kayan, kaum bangsawan disebut:
Pinyin
Dipan
Banua
Hipi
Suku Dayak tidak mengenal tulisan, sehingga komunikasinya hanya melalui tradisi lisan. Hal ini sejalan dengan syarat utama sistem norma yang berlaku, KECUALI:
Daya ingat baik
Kesetiaan
Kekuatan Fisik
Kejujuran
Baju Adat Suku Dayak untuk perempuan seperti gambar di atas disebut:
King Baba
Baju Sangkurat
King Bibinge
Baju Pawang
Suku Dayak memiliki berbagai macam senjata adat yang disegani oleh suku lainnya. Senjata adat Suku Dayak yang sangat ditakuti seperti gambar di atas bernama:
Lonjo
Mandau
Sumpit
Dohong
Makanan khas Suku Dayak di atas sudah sangat dikenal dan terdapat juga di beberapa daerah lain, disebut:
Kue Lepet
Tempoyak
Juhu Singkah
Kue Dange
Rumah adat Suku Dayak di atas disebut:
Rumah Panjang
Rumah Panggung
Rumah Betang
Rumah Kebaya
Jembatan yang terdapat di Provinsi Kalimantan Tengah seperti gambar di atas tersebut melintasi:
Sungai Barito
Sungai Kapuas
Sungai Kahayan
Sungai Mahakam
Agama asli Suku Dayak adalah
Agama Budha
Agama Hindu
Agama Kaharingan
Agama Kristen atau Kekristenan
Tarian adat Suku Dayak pada gambar di atas adalah tarian:
Tari Gantar
Tari Giring-Giring
Tari Mandau
Tari Kayau
Orang Tionghoa yang ada di Indonesia sebagian besar berasal dari Propinsi:
Fujian dan Guangdong
Hubei dan Henan
Liaoning dan Jiangsu
Yunnan dan Gansu
Berikut ini BUKAN Bahasa Cina yang banyak digunakan di Indonesia, yaitu:
Hokkien
Teo-Chiu
Mandarin
Hakka
Sistem budaya tradisional Tionghoa mengenal adanya Tri Dharma. Berikut yang BUKAN termasuk dalam Tri Dharma adalah:
Taoisme
Komunisme
Konfusianisme
Budhisme
Sistem pengetahuan Tionghoa yang menyangkut metodologi peramalan dan analisis tata letak disebut:
Wu Su
Shio
Feng Shui
Hanzi
Kota di Kalimantan Barat yang dikenal sebagai pusat perkembangan Budaya Tionghoa di Indonesia adalah:
Pontianak
Singkawang
Sambas
Sanggau
Perayaan hari besar yang dilakukan 15 hari setelah Perayanaan Tahun Baru Imlek oleh Orang Tionghoa adalah
Cap Go Meh
Qi Xi
Ceng Beng
Duan Wu
Makanan Tionghoa banyak dikenal di Indonesia. Gambar di atas merupakan jenis makanan khas Tionghoa yang disebut:
Bakmie
Bakso
Ifumie
Cap cai
Gambar tersebut di atas adalah tempat ibadah Orang Tionghoa yang disebut:
Vihara
Klenteng
Siheyuan
Tulou
