NEW
Font size
WorksheetsPengelolaan Air dalam Usaha Tani Lahan Kering
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Hasil identifikasi Balitbangtan menunjukkan permasalahan utama yang dihadapi NTT dalam pengembangan pertanian yaitu .... kecuali
Curah hujan rendah
Ketersediaan air terbatas
produktivitas dan indeks pertanaman rendah
Menurunnya lahan kosong di NTT
Upaya peningkatan produksi tanaman pangan dapat dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan air seperti ....
optimalisasi fungsi air permukaan
meningkatkan presipitasi
menggunakan bibit unggul
menerapkan penggunaan panel surya
Upaya peningkatan produksi tanaman pangan dapat dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan air seperti .... kecuali
Optimalisasi saluran peresapan air tanah
Pembuatan rorak dan biopori
Strategi panen hujan
Modifikasi komposisi atmosfer
Teknologi distribusi air yang murah dan mudah dimanfaatkan oleh petani yaitu seperti ... kecuali
bak tampung
irigasi tetes
sprinkler
dinamo pompa air
Fasilitas irigasi seharusnya tidak hanya diutamakan di lahan sawah karena lahan kering pun membutuhkan irigasi untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan.
Benar
Salah
Sebagian besar bentuk wilayah NTB dan NTT berbukit dan bergunung dengan lereng 15-40%, bahkan sebagian lahan memiliki lereng > 40%, maka untuk tetap berusaha tani harus mempertimbangkan ... kecuali
konservasi tanah
konservasi air
kombinasi tanaman pangan dan tahunan
meningkatkan indeks pertanaman
Kebiasaan masyarakat menggembalakan ternak di lahan usaha tani pada musim kemarau menjadi kendala utama dalam peningkatan indeks pertanaman sehingga petani perlu melakukan pemagaran di sekeliling lahan usaha tani.
Benar
Salah
Pengandangan ternak (kandang komunal) yang dilengkapi dengan bank pakan untuk musim kemarau, serta penyediaan hijauan pakan dapat menurunkan indeks pertanaman pada musim kemarau.
Benar
Salah
Berdasarkan karakteristik biofisik lahan terutama ketinggian tempat dan lereng, Balitbangtan (2012) membagi wilayah lahan kering (kasus Bima) menjadi ....
1 klaster
2 klaster
3 klaster
4 klaster
Wilayah klaster A mempunyai karakteristik ....
bentuk wilayah datar sampai bergelombang dengan lereng < 15%, terletak pada ketinggian < 200 mdpl.
bergelombang sampai berbukit dengan lereng 15-40%, terletak pada ketinggian 200-700 m dpl.
daerah berbukit sampai bergunung dengan lereng > 40% dan ketinggian tempat > 700 m dpl.
Semua benar
Wilayah klaster B mempunyai karakteristik ....
mempunyai bentuk wilayah datar sampai bergelombang dengan lereng < 15%, terletak pada ketinggian < 200 mdpl.
bergelombang sampai berbukit dengan lereng 15-40%, terletak pada ketinggian 200-700 m dpl.
daerah berbukit sampai bergunung dengan lereng > 40% dan ketinggian tempat > 700 m dpl.
Semua benar
Wilayah klaster C mempunyai karakteristik ....
mempunyai bentuk wilayah datar sampai bergelombang dengan lereng < 15%, terletak pada ketinggian < 200 mdpl.
bergelombang sampai berbukit dengan lereng 15-40%, terletak pada ketinggian 200-700 m dpl.
daerah berbukit sampai bergunung dengan lereng > 40% dan ketinggian tempat > 700 m dpl.
Semua benar
Klaster A dominan pada wilayah datar dan telah dimanfaatkan secara semiintensif dan intensif untuk tanaman pangan, terutama padi, jagung, dan kedelai di NTB serta padi, jagung, dan kacang hijau di NTT.
Benar
Salah
Alternatif pengembangan pertanian di klaster A yaitu .... kecuali
intensifikasi tanaman pangan
pengembangan konservasi
sistem integrasi tanaman ternak
peningkatan produktivitas dan IP
Alternatif pengembangan pertanian di klaster C yaitu .... kecuali
Rehabilitasi hutan
Pengembangan agroforestri
pengembangan lebah madu
sistem integrasi tanaman ternak
