wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remidi UTS Kimia Farmasi II

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang mahasiswa farmasi ingin melakukan analisa kuantitatif parasetamol dengan berat sampel 300 mg. Berdasarkan berat sampel tersebut, analisa ini dikelompokkan menjadi ….

a)

Makro

b)

Semi-makro

c)

Mikro

d)

Semi-mikro

2.

Seorang TTK akan melakukan titrasi argentometric metode volhard dengan ammonium tiosianat sebagai titranya. Sebelum digunakan sebagai titran, larutan tersebut harus distandarisasi terlebih dahulu menggunakan AgNO3 0,1 N sebanyak 10 mL. titrasi ini dilakukan sebanyak 3 kali dengan volume ammonium tiosianat yaitu 11.8 mL, 12.9 mL, dan 11.6 mL. hitung konsentrasi larutan titran tersebut…

a)

0,0682 N

b)

0,0683 N

c)

0,0826

d)

0,0862

3.

titrasi redoks merupakan penentuan kadar suatu analit dengan suatu larutan yang diketahui konsnetrasinya dengan prinsip reaksi oksidasi reduksi yang berkaitan dengan perpindahan electron antara analit dengan titran. Dibawah ini yang merupakan titrasi redoks yaitu….

a)

Alkalimetri

b)

Asidimetri

c)

Gravimetri

d)

Permanganometri

4.

Seorang TTK ingin melakukan penentuan kadar vitamin B12 menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 423 nm. Jika diketahui, sampel obat tersebut berwarna sehingga spektrofotometer yang digunakan adalah..

a)

Spektrofotometer UV

b)

Spektrofotometer UV-Vis

c)

Spektrofotometer massa

d)

Spektrofotometer Serapan

5.

Seorang mahasiswa ingin menganalisis kadar asam cuka (CH3COOH) pada suatu sampel. Hal yang pertama dilakukan adalah menyiapkan sampel dan membuat titran yang bersifat basa yaitu natrium hidroksida. Titrasi ini merupakan ……….

a)

Iodometri

b)

Iodimetri

c)

Asidimetri

d)

Alkalimetri

6.

Asetosal merupakan jenis obat turunan asam salisilat yang digunakan sebagai analgetik, antipiretik dan antiinflamasi. Untuk menentukan kadar jenis obat ini dapat menggunakan volumetric dengan NaOH sebagai titrannya. Prosedur kerja yang dilakukan yaitu NaOH 0,1 N dilakukan standarisasi menggunakan .....

a)

Asam Oksalat

b)

asam sitrat

c)

Asam Sulfat

d)

Asam Asetat

7.

Asetosal merupakan jenis obat turunan asam salisilat yang digunakan sebagai analgetik, antipiretik dan antiinflamasi. Untuk menentukan kadar jenis obat ini dapat menggunakan volumetric dengan NaOH sebagai titrannya. Prosedur kerja yang dilakukan yaitu NaOH 0,1 N dilakukan standarisasi menggunakan suatu reagen. Selanjutnya ditimbang ±300 mg asetosal dan dilarutkan ke dalam 15 mL ……………….sampai homogeny.

a)

Metanol 96%

b)

Metanol 70%

c)

Etanol 96%

d)

Etanol 70%

8.

Trayek pH untuk indikator PP adalah...

a)

7,0-8,9

b)

9,0-10,00

c)

8,0-9,8

d)

9,0-10,9

9.

Dari titrasi diatas dapat diketahui data sebagai berikut : massa asetosal berturut-turut 0.3019, 0.2991, dan 0,3001 dengan volume NaOH 13.01, 12,9 dan

12,95. Hitung kadar asetosal tersebut.

a)

74,79%

b)

73,78%

c)

74,78%

d)

73,79%

10.

Titrasi permanganometri merupakan titrasi yang menggunakan kalium permanganate (KMnO4) sebagai titrannya. Titrasi ini tidak membutuhkan indicator, kecuali terlalu encer. Kalium permanganate bertindak sebagai ……..

a)

Oksidator Lemah

b)

Oksidator Kuat

c)

Reduktor Lemah

d)

Reduktor Kuat

11.

Penetapan kadar reduktor dengan menggunakan larutan serium (IV) sulfat sebagai titran dan indicator yang biasa digunakan dalam titrasi ini adalah ferroin sulfat atau difenil sulfonate. Titrasi ini yaitu….

a)

Dikramtometri

b)

Dikromatometri

c)

Iodometri

d)

Serimetri

12.

Ampisilin merupakan salah satu antibiotic turunan penisilin yang mempunyai pusat aktivitas berupa cincin β-laktam. Untuk menentukan kadar ampisilin, bisa menggunakan titrasi...........

a)

Iodometri

b)

Iodimetri

c)

Permanganometri

d)

Serimetri

13.

Ampisilin merupakan salah satu antibiotic turunan penisilin yang mempunyai pusat aktivitas berupa cincin β-laktam. Untuk menentukan kadar ampisilin, bisa menggunakan titrasi reduksi-oksidasi dengan larutan titer yaitu Na2S2O3 dengan kanji sebagai indikatornya. Prosedur kerja yang dilakukan yaitu ditimbang sekita 50 mg sampel dan dimasukkan ke dalam labu ukur 100 mL. Selanjutnya ditambahkan dengan pelarut............

a)

etanol

b)

metanol

c)

aquades

d)

asam klorida

14.

dalam suatu titrasi redoks, prosedur lain yang dapat dilakukanyaitu penmabahan 5 mL lar. Dapar pH 4,5 dan 1 mL lar. ...................dan 10 mL yodium 0,01 N. selanjutnya diinkubasi selama 20 menit.

a)

HCl 0,1 N

b)

HCl 1 N

c)

HCl 2 N

d)

HCl 3 N

15.

titrasi penentuan kadar ampisilin tersebut dilakukan titrasi blanko (tanpa penambahan NaOH). Dari prosedur diatas, diketahui volume Natrium tiosianat dengan blanko yaitu 9.15, 8,95 dan 9,00 sedangkan untuk sampel 4,71, 4,65 dan 4,6 mL. Hitung kadar ampisilin tersebut (angka desimalnya ambil dua angka dibelakang koma)

a)

16,27 mg

b)

16,28 mg

c)

16,26 mg

d)

16,25 mg

16.

Kloramfenikol merupakan antibiotic berspektrum luas yang memiliki aktifitas bakteriostatik, selain itu kloramfenikol memiliki nama kimia 1-(pnitrofenil)-2-dikloroasetamido- 1,3- propandiol (C11H12C12N2O5-Cl2) atau termasuk senyawa nitro aromatic yang mempunyai atom klorida. Sehingga senyawa ini dapat di analisis kadarnya menggunakan titrasi argentometric. Prosedur kerja yang dilakukan yaitu lebih kurang 300 mg kloramfenikol ditimbang dan dipijarkan dengan 500 mg natrium karbonat dan kalium karbonat hingga tidak berwarna. Tujuan pemijaran tersebut .........

a)

mengubah cincin aromatis

b)

menjadikan garam diazonium

c)

mempercepat reaksi yang terjadi

d)

menjadikan garam klor

17.

hasil meijaran pada titrasi kloramfenikol dengan argentometri Selanjutnya ditambahkan dengan 25 mL aquades dan dinetralkan dengan …………..

a)

asam sulfanilat

b)

asam klorida

c)

asam nitrat

d)

asam sulfat

18.

titran yang digunakan untuk menganalisis kloramfenikol pada titrasi argentometri yaitu....

a)

Ammonium tiosainat

b)

Ammonium tiosianat

c)

Kalium tiosianat

d)

Kalium kromat

19.

Titik akhir pada pada analisis kloramfenikol ditandai dengan munculnya warna...

a)

Biru

b)

Putih

c)

Merah

d)

Cokelat

20.

tiap mL Perak Nitrat 0,1 N setara dengan (20) ………… mg kloramfenikol

a)

16,16 mg

b)

16,06 mg

c)

16,26 mg

d)

16,06 mg