WorksheetsFilsafat - Modul 100
Total questions: 50
Worksheet time: 17mins
Name
Class
Date
1.
Filsafat dalam bahasa Arab adalah
a)
Falsafah
b)
salfasah
c)
Halfasah
d)
falhasah
2.
Filsafat dalam bahasa Inggris adalah
a)
Philosophy
b)
pholosophy
c)
pholisophy
d)
philosypho
3.
Filsafat berasal dari bahasa Yunani, kata ini terdiri dari kata
a)
Φίλεω (mencintai) dan Σοφια (kebijaksanaan)
b)
Φίλεω (mencari) dan Σοφια (kebijaksanaan)
c)
Φίλεω (mencintai) dan Σοφια (seorang gadis bernama Sofia)
d)
Φίλεω (mencari) dan Σοφια dan Σοφια (seorang gadis bernama Sofia)
4.
Secara etimologis, filsafat berarti berarti
a)
Mencintai kebijaksanaan
b)
Mencari kebijaksanaan
c)
Mencintai gadis bernama Sofia
d)
Mencari gadis bernama Sofia
5.
dalam artinya sedalam-dalamnya. Seorang filosof (philosopher) adalah
a)
Pencinta kebijaksanaan
b)
Pengkritik kebijaksanaan
c)
Pelaku kebijaksanaan
d)
Perusak kebijaksanaan
6.
Menurut catatan sejarah, kata ini pertama kali digunakan oleh
a)
Pythagoras
b)
Pangeran Diponegoro
c)
Yudas Iskariot
d)
Yosafat Sudarso (Yos Sudarso)
7.
Cicero (106-43 SM), seorang penulis terkenal pada zaman- nya berasal dari
a)
Romawi
b)
Yunani
c)
Kalimantan
d)
Sumatera
8.
Menurut Cicero (106-43 SM), kata ‘filsafat’ dipakai Pythagoras sebagi reaksi terhadap kaum cendekiawan pada masanya yang menamakan diri
a)
ahli pengetahuan
b)
ahli pahat
c)
ahli lukis
d)
ahli sihir
9.
Pythagoras menyatakan bahwa pengetahuan itu
a)
begitu luas dan terus berkembang
b)
begitu tua dan terus berkembang
c)
begitu kuno dan terus berkembang
d)
begitu aneh dan terus berkembang
10.
Kata Pythagoras, kita ini lebih cocok dikatakan sebagai
a)
pencari dan pencinta pengetahuan dan kebijaksanaan
b)
pelaku dan pencinta pengetahuan dan kebijaksanaan
c)
pencari dan penonton pengetahuan dan kebijaksanaan
d)
pendukung dan pencinta pengetahuan dan kebijaksanaan
11.
Kata ini kerap pula digunakan oleh
a)
Socrates (470-399 SM)
b)
Socrates (740-399 SM)
c)
Socrates (470-939 SM)
d)
Socrates (470-399 M)
12.
Socrates menggunakan metode
a)
mengajukan pertanyaan
b)
mengajukan jawaban
c)
mengajukan sanggahan
d)
mengajukan bantahan
13.
Socrates mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan tujuan membuat orang menjadi
a)
lebih arif, lebih sadar diri, lebih pintar
b)
lebih ahli, lebih sadar diri, lebih pintar
c)
lebih cekatan, lebih sadar diri, lebih pintar
d)
lebih terampil, lebih sadar diri, lebih pintar,
14.
Ketika Socrates mengajukan pertanyaan-pertanyaan ada yang merasa
a)
disudutkan dan dicemoohkan
b)
Bahagia dan dicemoohkan
c)
disudutkan dan sukacita
d)
terkejut
15.
Oleh sebagian penguasa dan tokoh masyarakat, pertanyaan-pertanyaan Socrates dianggap
a)
berbahaya dan subversif
b)
Tidak berbobot
c)
Baik tapi kurang berisi
d)
Kurang pintar
16.
Pertanyaan Socrates menyadarkan banyak generasi muda yang menjadi
a)
ragu terhadap status quo, memberontak
b)
panik terhadap bunuh diri
c)
ragu terhadap status quo, dipenjara
d)
Anti pemberontakan
17.
Socrates diadili dan dijatuhi hukuman mati dengan cara
a)
minum racun
b)
minum Cincau
c)
minum Air tahu
d)
minum cocacola
18.
Socrates ………………….. minuman beracun untuk menunjukkan bahwa ia filosof yang agung, yang mencintai kebijaksanaan dan membenci kemunafikan
a)
rela menegak sendiri
b)
dipaksa minum
c)
menolak minum
d)
membuang
19.
Menurut Plato (427-347 SM), filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang
a)
hakekat
b)
malaikat
c)
melekat
d)
duplikat
20.
Bagi Aristoteles (384-322 SM), filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang kebenaran yang meliputi
a)
logika, fisika, metafisika dan pengetahuan praktis
b)
Monika, fisika, metafisika dan pengetahuan praktis
c)
logika, fisika, metanoya dan pengetahuan praktis
d)
logika, fisika, metafisika dan pengetahuan rohani
21.
Menurut Bertrand Russel, filsafat adalah tidak lebih dari suatu usaha untuk
a)
menjawab pertanyaan-pertanyaan terakhir, tidak secara dangkal atau dogmatis
b)
menjawab pertanyaan-pertanyaan terakhir, secara dangkal atau dogmatis
c)
menjawab pertanyaan-pertanyaan terakhir, tidak secara dangkal tetapi dogmatis
d)
menjawab pertanyaan-pertanyaan terakhir, secara dangkal tetapi dogmatis
22.
Menurut R. Beerling, bahwa filsafat adalah
a)
pemikiran-pemikiran yang bebas, diilhami oleh rasio, mengenai segala sesuatu yang timbul dari pengalaman
b)
pemikiran-pemikiran yang tidak bebas, diilhami oleh rasio, mengenai segala sesuatu yang timbul dari pengalaman
c)
pemikiran-pemikiran yang bebas, tidak diilhami oleh rasio, mengenai segala sesuatu yang timbul dari pengalaman
d)
pemikiran-pemikiran yang bebas, diilhami oleh rasio, bukan mengenai segala sesuatu yang timbul dari pengalaman
23.
Immanuel Kant (1724-1804) merumuskan filsafat sebagai
a)
ilmu pengetahuan yang menjadi pokok pangkal dan puncak segala pengetahuan
b)
ilmu pengetahuan yang tidak menjadi pokok pangkal dan puncak segala pengetahuan
c)
ilmu pengetahuan yang menjadi pokok pangkal dan bukan puncak segala pengetahuan
d)
ilmu pengetahuan yang tidak menjadi pokok pangkal dan bukan puncak segala pengetahuan
24.
Menurut Immanuel Kant (1724-1804) filsafat tercakup di dalamnya empat persoalan yaitu
a)
Metafisika, Etika, Agama, Anthropologi
b)
Metanoya, Etika, Agama, Anthropologi
c)
Metafisika, Estetika, Agama, Anthropologi
d)
Metafisika, Etika, Agama, Astrologi
25.
ciri utama filsafat
a)
filsafat adalah upaya manusia untuk mendapatkan hakikat segala sesuatu
b)
filsafat adalah bukan upaya manusia untuk mendapatkan hakikat segala sesuatu
c)
filsafat adalah upaya manusia untuk tidak mendapatkan hakikat segala sesuatu
d)
filsafat adalah bukan upaya manusia untuk mendapatkan kekayaan
26.
Ada tiga ciri utama hingga upaya itu dapat dikatakan filsafat
a)
Universal (menyeluruh), Radikal (mendasar), dan Sistematis
b)
Universal (menyeluruh), Radikal (mendasar), dan masif
c)
Universal (menyeluruh), Rakidal (mendasar), dan Sistematis
d)
Unilever (menyeluruh), Radikal (mendasar), dan Sistematis
27.
Ciri Universal (menyeluruh), yaitu
a)
pemikiran yang luas dan tidak aspek tertentu saja
b)
pemikiran yang tidak luas dan tidak aspek tertentu saja
c)
pemikiran yang luas dan hanya aspek tertentu saja
d)
pemikiran tidak yang luas dan hanya aspek tertentu saja
28.
Ciri Radikal (mendasar), yaitu
a)
pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang fundamental dan essensial
b)
pemikiran yang tidak dalam sampai kepada hasil yang fundamental dan essensial
c)
pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang tidak fundamental dan essensial
d)
pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang fundamental dan tidak essensial
29.
Ciri Sistematis yaitu
a)
mengikuti pola dan metode berpikir yang runtut dan logis meskipun spekulatif
b)
Tidak mengikuti pola dan metode berpikir yang runtut dan logis meskipun spekulatif
c)
mengikuti pola dan metode berpikir yang tidak runtut dan logis meskipun spekulatif
d)
mengikuti pola dan metode berpikir yang runtut dan tidak logis meskipun spekulatif
30.
Beberapa ciri-ciri filsafat yang lain adalah
a)
Deskriptif, Kritis, Analisis, Evaluatif, Spekulatif
b)
Despriktif, Kritis, Analisis, Evaluatif, Spekulatif
c)
Desfiktif, Kritis, Analisis, Evaluatif, Spekulatif
d)
Deskriptif, Kritis, Analisis, Evaluatif, Slepulatif
31.
Ciri Deskriptif yaitu
a)
uraian yang terperinci tentang sesuatu, menjelaskan mengapa sesuatu berbuat begitu
b)
uraian yang tidak terperinci tentang sesuatu, menjelaskan mengapa sesuatu berbuat begitu
c)
uraian yang terperinci tentang sesuatu, tidak menjelaskan mengapa sesuatu berbuat begitu
d)
uraian yang terperinci tentang sesuatu, menjelaskan mengapa sesuatu tidak berbuat begitu
32.
Ciri Kritis yaitu
a)
mempertanyakan segala sesuatu (termasuk hasil filsafat), dan tidak menerima begitu saja apa yang terlihat sepintas, yang dikatakan dan yang dilakukan masyarakat
b)
Tidak mempertanyakan segala sesuatu (termasuk hasil filsafat), dan tidak menerima begitu saja apa yang terlihat sepintas, yang dikatakan dan yang dilakukan masyarakat
c)
mempertanyakan segala sesuatu (termasuk hasil filsafat), dan menerima begitu saja apa yang terlihat sepintas, yang dikatakan dan yang dilakukan masyarakat
d)
Tidak mempertanyakan segala sesuatu (termasuk hasil filsafat), dan menerima begitu saja apa yang terlihat sepintas, yang dikatakan dan yang dilakukan masyarakat
33.
Ciri Analisis, yaitu
a)
mengulas dan mengkaji secara rinci dan menyeluruh sesuatu, termasuk konsep-konsep dasar yang dengannya kita memikirkan dunia dan kehidupan manusia
b)
Tidak mengulas dan mengkaji secara rinci dan menyeluruh sesuatu, termasuk konsep-konsep dasar yang dengannya kita memikirkan dunia dan kehidupan manusia
c)
mengulas dan mengkaji secara rinci dan tidak menyeluruh sesuatu, termasuk konsep-konsep dasar yang dengannya kita memikirkan dunia dan kehidupan manusia
d)
mengulas dan mengkaji secara rinci dan menyeluruh sesuatu, tidak termasuk konsep-konsep dasar yang dengannya kita memikirkan dunia dan kehidupan manusia
34.
Ciri Evaluatif dikatakan juga normatif, maksudnya
a)
upaya sungguh- sungguh untuk menilai dan menyikapi segala persoalan yang dihadapi manusia
b)
upaya tidak sungguh- sungguh untuk menilai dan menyikapi segala persoalan yang dihadapi manusia
c)
upaya sungguh- sungguh untuk menilai dan tidak menyikapi segala persoalan yang dihadapi manusia
d)
upaya sungguh- sungguh untuk menilai dan menyikapi segala persoalan yang tidak dihadapi manusia.
35.
Ciri Spekulatif, yaitu
a)
upaya akal budi manusia yang bersifat perekaan, penjelajahan dan pengandaian dan tidak membatasi hanya pada rekaman indera dan pengamatan lahiriah
b)
Bukan upaya akal budi manusia yang bersifat perekaan, penjelajahan dan pengandaian dan tidak membatasi hanya pada rekaman indera dan pengamatan lahiriah
c)
upaya akal budi manusia yang bersifat perekaan, penjelajahan dan pengandaian dan membatasi pada rekaman indera dan pengamatan lahiriah
d)
upaya akal budi manusia yang tidak bersifat perekaan, penjelajahan dan pengandaian dan tidak membatasi hanya pada rekaman indera dan pengamatan lahiriah
36.
Pertanyaan filsafat adalah
a)
pertanyaan yang jawabannya kemungkinan besar mempunyai konsekuensi yang dalam dan dampak yang luas bagi keseluruhan pandangan dunia kita
b)
pertanyaan yang jawabannya kemungkinan besar tidak mempunyai konsekuensi yang dalam dan dampak yang luas bagi keseluruhan pandangan dunia kita
c)
pertanyaan yang jawabannya kemungkinan besar mempunyai konsekuensi yang tidak dalam dan dampak yang luas bagi keseluruhan pandangan dunia kita
d)
pertanyaan yang jawabannya kemungkinan besar mempunyai konsekuensi yang dalam dan dampak yang tidak luas bagi keseluruhan pandangan dunia kita
37.
Pertanyaan filsafat secara khas merupakan
a)
pertanyaan yang sangat umum. Jadi, bukan permasalahan individual
b)
pertanyaan yang sangat tidak umum. Jadi, bukan permasalahan individual
c)
pertanyaan yang sangat umum. Jadi, merupakan permasalahan individual
d)
pertanyaan yang sangat tidak umum. Jadi, merupakan permasalahan individual
38.
Pertanyaan filosofis bukanlah pertanyaan tentang
a)
kebebasan individu tertentu, atau tentang sekelompok warga negara, tetapi, tentang manusia seluruhnya
b)
kebebasan individu tertentu,dan bukan tentang sekelompok warga negara, tetapi, tentang manusia seluruhnya
c)
kebebasan individu tertentu, atau tentang sekelompok warga negara, tetapi, bukan tentang manusia seluruhnya
d)
kebebasan individu tertentu, atau bukan tentang sekelompok warga negara, tetapi,bukan juga tentang manusia seluruhnya
39.
tujuan umum penyelidikan filsafat adalah untuk
a)
mencapai gambaran lengkap, konsep realita yang menyeluruh dan dapat diterima sebagai kebenaran
b)
mencapai gambaran yang tidak lengkap, konsep realita yang menyeluruh dan dapat diterima sebagai kebenaran
c)
mencapai gambaran lengkap, konsep realita yang tidak menyeluruh dan dapat diterima sebagai kebenaran
d)
mencapai gambaran lengkap, konsep realita yang menyeluruh dan tidak dapat diterima sebagai kebenaran
40.
Banyak pertanyaan filsafat merupakan
a)
pertanyaan tentang logika (logical questions)
b)
pertanyaan tentang konoha (Conoha questions)
c)
pertanyaan tentang hokage (hocage questions)
d)
pertanyaan tentang haikeng (Haiceng questions)
41.
Dengan mempelajari logika, seseorang dapat membedakan antara
a)
penalaran yang benar dan tidak benar
b)
penalaran yang unik dan tidak unik
c)
penalaran yang aneh dan tidak aneh
d)
penalaran yang kuno dan tidak kuno
42.
suatu penyelidikan tentang karakter segala sesuatu yang ada sebagaimana adanya adalah definisi dari
a)
Ontologi
b)
Ontalogi
c)
Otnologi
d)
Otonomi
43.
Bidang filsafat yang berupaya memastikan hakikat dan batasan pengetahuan manusia disebut
a)
Epistemologi
b)
Esiptemologi
c)
Epismetologi
d)
Etispemologi
44.
Jenis keempat dari pertanyaan filsafat secara tehnis disebut
a)
Axiologi
b)
Aixologi
c)
Aoxilogi
d)
Axologi
45.
Cabang aksilogi yang membahas nilai-nilai yang terkait khusus dengan seni disebut
a)
Estetika
b)
Etsetika
c)
Estiteka
d)
Esketika
46.
Cabang aksilogi yang berkenaan dengan hakikat baik dan buruk, benar dan salah, disebut
a)
etika atau filsafat moral
b)
estetika atau filsafat moral
c)
etika atau filsafat normal
d)
estetika atau filsafat normal
47.
Yang bukan pembagian cabang filsafat menurut Harry Hamersma adalah
a)
Filsafat tentang pengetahuan penyakit
b)
Filsafat tentang kenyataan menyeluruh
c)
Filsafat tentang tindakan
d)
filsafat tentang penyakit
48.
Manfaat lain filsafat adalah
a)
membimbing menjadi pengkaji dan ilmuwan yang kritis dan inovatif
b)
membimbing menjadi pengkaji dan ilmuwan yang tidak kritis dan inovatif
c)
membimbing menjadi pengkaji dan ilmuwan yang kritis dan tidak inovatif
d)
membimbing menjadi pengkaji dan ilmuwan yang tidak kritis dan tidak inovatif
49.
Filsafat membuat kita lebih arif dan bijaksana jika
a)
mempermasalahkan persoalan dan mempertanyakan jawaban
b)
Tidak mempermasalahkan persoalan dan mempertanyakan jawaban
c)
mempermasalahkan persoalan dan tidak mempertanyakan jawaban
d)
Tidak mempermasalahkan persoalan dan tidak mempertanyakan jawaban
50.
Filsafat akan membuat kita
a)
sadar, insyaf dan tidak sombong atas keterbatasan manusia
b)
Tidak sadar, insyaf dan tidak sombong atas keterbatasan manusia
c)
sadar, insyaf dan sombong atas keterbatasan manusia
d)
sadar, tidak insyaf dan sombong atas keterbatasan manusia
100 %
