wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAB 1.5 HEALTH EDUCATION AND PATIENT SAFETY

Total questions: 75

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Pada Kabupaten X Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 302/100.000 KH, sementara standar MDGs 102/100.000 KH. Banyak hal yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Salah satu cara untuk menurunkan AKI tersebut diperlukan regulasi di daerah untuk mendukung hal tersebut.

Apa yang harus dilakukan seorang tenaga Promosi Kesehatan untuk mendukung pembuatan regulasi tersebut?

a)

Social Support

b)

Empowerment

c)

Advokasi dan Negosiasi

d)

Komunikasi

e)

Politik Kesehatan

2.

Obesitas, lebih banyak ditemukan pada golongan masyarakat yang berstatus ekonomi tinggi, dan sebaliknya, malnutrisi lebih banyak ditemukan dikalangan masyarakat yang status ekonominya rendah. Hal ini merupakan contoh dari beberapa aspek sosial yang mempengaruhi status kesehatan, yaitu?

a)

Umur

b)

Jenis kelamin

c)

Pekerjaan

d)

Sosial ekonomi

e)

Status

3.

Masyarakat di suatu Desa mempunyai kebiasaan membuang sampah sembarangan. Diasumsikan mereka mempunyai tingkat pengetahuan yang rendah tentang pengelolaan Sampah dan mempunyai sikap yang negatif tentang sampah. Setelah dilakukan survei ternyata menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mereka baik dan sikap yang positif, namun tidak tersedia sarana pembuangan sampah. Apa yang harus dilakukan untuk membuat masyarakat MAMPU membuang sampah pada tempatnya?

a)

Penyuluhan Pengelolaan Sampah

b)

Menyiapkan Wadah sampah

c)

Memberi Sanksi

d)

Membuat TPA Sampah

e)

Membantu mengumpulkan sampah

4.

Kasus Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten X pada tahun 2013 50/1000 KH. Menurut beberapa hasil survei dan riset yang dilakukan, ternyata masih banyak ibu bersalin yang ditolong oleh non Tenaga Kesehatan (Dukun). Perilaku Ibu dalam memilih pertolongan persalinan pada dukun ternyata dipengaruhi anggapan bahwa tenaga kesehatan (bidan) masih sangat muda belum berpengalaman.

Apa strategi yang harus dilakukan agar Ibu memilih pertolongan persalinan ke Tenaga Kesehatan?

a)

Penyuluhan

b)

Menyediakan Fasilitas Kesehatan

c)

Mengganti Tenaga Kesehatan yang lebih Tua

d)

Kemitraan Nakes dan Dukun

e)

Memberikan Sanksi ibu yang bersalin ke dukun

5.

Pada suatu kelompok ibu hamil di Desa X berjumlah 10 orang diberikan penyuluhan di Balai Desa X. Namun di Desa tersebut media elektronik tidak dapat digunakan karena tidak terdapat sarana listrik untuk menunjang kegiatan tersebut.

Jenis media apa yang paling tepat digunakan pada penyuluhan tersebut?

a)

Leaflet

b)

Flip Chart

c)

Poster

d)

Baliho

e)

Majalah

6.

Pada suatu komunitas wilayah X 20% masyarakatnya menderita penyakit berbasis lingkungan. Puskesmas X bermaksud melakukan pelayanan kesehatan dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat tersebut dengan cara selalu membersihkan lingkungan mereka dan sasarannya adalah semua masyarakat yang sehat.

Jenis pelayanan kesehatan apa yang sebaiknya dilakukan?

a)

Promotif

b)

Preventif

c)

Kuratif

d)

Rehabilitatif

e)

Kooperatif

7.

Puskesmas X bermaksud melakukan pelayanan kesehatan dengan sasaran Ibu Hamil, Bayi dan tujuannya agar mereka sebagai kelompok berisiko dapat diminimalisir risiko kejadian penyakit terhadap mereka.

Jenis Pelayanan Kesehatan Yang dilakukan adalah?

a)

Penyuluhan

b)

Rehabilitatif

c)

Kuratif

d)

Preventif

e)

Promotif

8.

Di sebuah perusahaan seorang karyawan mengalami keracunan gas karena terjadi kebocoran pipa yang di perbaikinya. Pihak perusahaan enggan membayar biaya rumah sakit karena merasa kecelakaan akibat kecerobohan karyawan.

Apakah yang dapat dilakukan oleh perawat kesehatan kerja berkenaan kasus diatas?

a)

Kemitraan perawat dengan pasien dalam kesembuhan

b)

Advokasi hak-hak karyawan dalam K3

c)

Bermitra dengan asuransi tenaga kerja

d)

Perusaahn mendirikan balai husus untuk karyawan

e)

Bermitra dengan pemerintah

9.

Perawat mengkaji sebuah desa yang penduduknya percaya terhadap seorang dukun dalam menghadapi persalinan (melahirkan) asumsi tersebut begitu kuat sehingga mayoritas penduduk lebih mengandalkan dukun disbanding petugas kesehat.

Apakah tindakan perawat untuk mengubah asumsi masyarakat?

a)

Penyuluhan kesehatan

b)

Sebagai advokasi masyarakat

c)

Negosiasi dengan masyarakat

d)

Kolaborasi dengan pemerintah

e)

Melakukan asuhan persalinan normal

10.

Seorang perawat mengkaji sebuah kecamatan didapatkan data terjadi 90 kasus campak pada anak dibawah umur 15 tahun, bulan November 2011 kondisi lingkungan kecamatan tersebut kumuh, rumah penduduk berdekatan, sebagain besar anak mengalami gizi kurang bahkan buruk.

Apakah intervensi prioritas yang perlu dilakukan perawat?

a)

Imunisasi masal

b)

Pendidikan kesehatan

c)

Pemberian makan tambahan

d)

Pengelolaan lingkungan sehat

e)

Evaluasi terjadinya campak berulang

11.

Pada musim kemarau tahun lalu didesa X mengalai kekurangan air, sehingga masyarakat banyak yang menggunakan air sungai untuk mandi, cuci, kakus, dan minum, terdapat kasus oenyakit kulit, dan diare.

Apakah intervensi utama yang dilakukan perawat?

a)

Pendidikan kesehatan

b)

Advokasi dalam pengelolaan air bersih

c)

Pembinaan phbs di masyarakat

d)

Advokasi dalam pengelolaan lingkungan sehat

e)

Advokasi dalam pembuatan jamban sederhana

12.

Kelurahan X berada di lingkungan industry, setiap kali musim hujan sering banjir tampak saluran air tersumbat, sampah berserakan, limbah industry dialirkan ke sungai kumuh. Apakah intervensi utama yang perlu dilakukan perawat?

a)

Advokasi dengan pihak industry

b)

Pengelolaan sampah

c)

Pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat (PHBS)

d)

Pengelolaan limbah industry

e)

Pemberdayaan

13.

Terjadi kasus baru firaliasis di Desa X sebanyak dua orang seluruh warga Desa telah diberikan obat anti Folaria, pada pengobatan tahun ke-2 50 % warga tidak mau minum obat. Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan oleh perwat?

a)

Pendidikan kesehatan tentang keteraturan pengobatan

b)

Pengobatan ulang terhadap seluruh warga

c)

Pemeriksaan darah tepi terhadap seluruh warga

d)

Melakukan sweeping terhadap desa X

e)

Melakukan Pemberdayaan Masyarakat pada desa X

14.

Hasil pengkajian terhadaap penduduk di suatu kelurahan 57% adalah lansia, 10 orang di antaranya mengeluh haus terus , lapar terus, buang air kecil terus, dan berat badan menurun drastiK. Selanjutnya perawat merencanakan akan melakukan screening untuk menjaring para lansia yang menderita penyakit dm yang pada pelaksanaannya akan bekerja sama dengan pihak swasta dalam penyedian alat pemeriksaan gula darah. Apakah strategi intervensi yang akan perawat lakukan ?

a)

Kemitraan

b)

Proses kelompok

c)

Tindakan mandiri

d)

Pendidikan kesehatan

e)

Pemberdayaan masyarakat

15.

Perawat mendapatkan laporan banyaknya balita yang mengalami ISPA di suatu RW, hasil pengamatan menunjukan terdapat kebiasaan merokok yang di lakukan oleh hampir semua orang dewasa yang di lakukan di dalam dan di luar rumah.

Apakah tindakan keperawatan yang di lakukan?

a)

Senam pernafasan

b)

Modifikasi perilaku

c)

Pendidikan kesehatan

d)

Kampanye berhenti merokok

e)

Mengusulkan pelaturan larangan merokok kepada pemerintah

16.

Seorang petugas puskesmas ingin melakukan pendidikan kesehatan tentang HIV/AIDS di sekolah sekolah menengah atas 01 batutimur. Apakah metode pendidikan kesehatan yang paling tepat ?

a)

Ceramah

b)

Demonstrasi

c)

Konseling

d)

Snowball

e)

Simulasi

17.

Hasil pengkajian perawat terhadap beberapa keluarga ditemukan data sebanyak 58% dari 12 keluarga yang anggota keluarganya mengalami hipertensi. Selanjutnya perawat melakukan koordinasi dengan kader untuk melakukan penyuluhan. Apakah peran yang dilakukan perawat dalam kegiatan tersebut ?

a)

Pendidik

b)

Advokator

c)

Kolaborator

d)

Role model

e)

Pemberi perawatan

18.

Berdasarkan hasil wawancara dengan 15 penduduk di suatu RW di dapatkan data bahwa 7 orang mengatakan sebelum makan jarang cuci tangan dan 8 orang mengatakan tidak pernah memakai sabun saat mencuci tangan, mereka mengatakan selama ini belum pernah mendapatkan informasi tentang cara mencuci tangan yang benar dari petugas kesehatan.

Apakah prioritas intervensi yang akan dilakukan?

a)

Kemitraan

b)

Proses kelompok

c)

Tindakan mandiri

d)

Promosi kesehatan

e)

Pendidikan kesehatan

19.

Saat perawat mengunjungi suatu posiandu di temukan hasil penimbangan balita menunjukan 35% balita berada di pita kuning pada KMS hasil wawancara pada ibu balita memperoleh data bahwa balita mereka pada umumnya susah makan, dan lebih sering jajan. Ibu tidak menyediakan makanan khusus bagi balita dan tidak paham dengan pariasi makanan balita.

Apakah intervensi yang paling tepat diberikan oleh perawat?

a)

Lakukan rujukan ke puskesmas

b)

Berikan penyuluah tentang gizi balita

c)

Berikan penyuluahn tentang pertumbuah balita

d)

Berikan penyuluahn cara mengolah makan yang baik

e)

Berikan penyuluahn tentang pertumbuahn dan perkembangan balita

20.

Pembicaraan secara informal dengan para pejabat untuk menginformasikan dan membahas masalah dan program kesehatan yang dilaksanakan dalam advokasi dikenal dengan sebutan

a)

Seminar

b)

Presentasi mendadak

c)

Perbincangan persuasi informal

d)

Political lobbying

e)

Menarik simpati

21.

Ns. A sedang melakukan bimbingan dan penyuluhan tentang kesehatan terhadap salah satu warga di kampung durian runtuh, sebelum diberikan penyuluhan Ns. A melakukan interview terkait masalah dan kendala yang dihadapai warga tersebut. Cara atau metode yang digunakan oleh Ns. A dalam melakanakan promosi kesehatan tersebut menggunakan metode??

a)

Diskusi Kelompok

b)

Individual

c)

Kelompok

d)

Ceramah

e)

Seminar

22.

Waktu yang berbeda dihari yang sama Ns. A memberikan promosi kesehatan terhadap remaja tentang bahaya merokok, namun sebelum di berikan promosi kesehatan Ns. A memberikan kasus atau pemicu untuk menstimulasi tanggapan dari peserta promkes tersebut. Metode yang digunkana oleh Ns. A adalah?

a)

Diskusi Kelompok

b)

Brain Storming

c)

Snow Balling

d)

Buzz Group

e)

Role Play

23.

Contoh brosur tersebut termasuk dalam salah satu metode promosi kesehatan dengan metode?

a)

Curah Pendapat

b)

Kelompok

c)

Individual

d)

Diskusi

e)

Massa

24.

Beberapa hari sebelum melakukan promosi kesehatan di kampung durian runtuh sudah. Ners A menyiapkan media-media yang dibutuhkan diantaranya flip chart, leaflet dan poster. Jenis media promosi kesehatan yang digunakan oleh Ns. A adalah?

a)

Media Luar Ruang

b)

Media Elektronik

c)

Media Lainnya

d)

Media Massa

e)

Media Cetak

25.

Yang bukan termasuk Metode Promosi kesehatan dengan metode kelompok kecil adalah?

a)

Diskusi Kelompok

b)

Brain Storming

c)

Snow Balling

d)

Role Play

e)

Ceramah

26.

Pada suatu hari di kampus stikes dharma husada bandung, pagi itu dosen masuk dan meminta seorang mahasiswa di tugaskan menjadi tutor bagi mahasiswa lainnya, Hal tesebut merupakan salah satu jenis metode pembelajaran?

a)

Peer teaching

b)

Competitive learning

c)

Co-operative learning

d)

Collaborative learning

e)

Small group discussion

27.

Dalam suatu metode pembelajaran dimana mahasiswa harus bertanggung jawab terhadap pembelajarannya dan menjidkan hubungan dosen- mahasiswa menjadi kolaborasi merupakan salah satu dari jenis metode pembelajaran ?

a)

Peer teaching

b)

Competitive learning

c)

Co-operative learning

d)

Collaborative learning

e)

Small group discussion

28.

Dosen A masuk dan membagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil, kemudian kelompok diminta untuk melakukan kompetisi dengan kelompok yang lain, dosen sudah membagi anggota kelompok berganti setiap pertemuan, serta komposisi kelompok di bagi dengan level kemampuan yang berbeda, yang digunakan dosen A dalam kasus diatas merupakan salah satu dari jenis metode pembelajaran?

a)

Peer teaching

b)

Competitive learning

c)

Co-operative learning

d)

Collaborative learning

e)

Small group discussion

29.

Salah satu jenis metode pembelajaran dalam PBL adalah dengan metode tutorial, dimana dalam setiap aktivitas pemebalajan tutorial tersebut harus selalu ada komponen-komponen sebagai berikut, kecuali?

a)

Tutor

b)

Chair

c)

Scriber

d)

Peserta

e)

Papan Tulis

30.

Pada saat metode pembelajaran PBL berupa tuorial dilaksanakan, setiap peserta dalam kelompok tersebut diminta untuk menyebutkan istilah yang mereka tidak ketahui dan mendefinisikan artinya sesuai prior knowledge. Masuk kedalam step apakah hal tersebut?

a)

Brainstorm

b)

Problem definition

c)

Analysing the problem

d)

Clarifying unfamiliar terms

e)

Formulating learning issues

31.

Pada saat metode pembelajaran PBL berupa tuorial , setiap peserta dalam kelompok tersebut dilarang membagi tugas berdasarkan learning objectives, tetapi boleh membagi berdasarkan sumber belajar, Sumber belajar disini bisa berupa : textbook, journal, dosen pakar, internet, sumber lain. Masuk kedalam step apakah hal tersebut?

a)

Reporting

b)

Self study

c)

Brainstorm

d)

Problem definition

e)

Analysing the problem

32.

Disuatu desa akan dilakukan perubahan oleh kepala desa yang baru dengan sistem otoriter dan semua warga harus tunduk patuh agar desa tersebut bisa terlihat bersih dan rapih, karena selama ini warga sering membuang sampah sembarangan? Yang dilakukan kepala desa tersebut masuk dalam kategori cara untuk merubah perilaku?

a)

Paksaan

b)

Memberi imbalan

c)

Membina hubungan baik

d)

Memberikan kemudahan

e)

Menunjukan contoh-contoh

33.

Ns. A akan melakukan pendidikan kesehatan disuatu desa binaan puskesmas ditempat dia bekerja, setelah berdiskusi dengan kepala puskesmas dan kepala desa setempat akhirnya di sepakati pendidikan kesehatan tersebut akan diberikan dengan cara berdiskuasi dan mendengarkan curah pendapat dari warga. Metode tersebut masuk dalam metode pendidikan kesehatan?

a)

Massa

b)

Individu

c)

Ceramah

d)

Kelompok

e)

Wawancara

34.

Petugas CSSD akan melakukan sterilisasi dengan alat Autoklaf suhu 121 ⁰c dengan waktu sekitar 20 menit. Metode yang digunakan oleh petugas tersebut masuk kedalam metode?

a)

Penyaringan

b)

Pemanasan

c)

Radiasi

d)

Filtrasi

e)

Kimia

35.

Cara sterilisasi dengan perebusan (Boiling Water), Suhu 100 ⁰c, selama 10-15 Menit. Masuk kedalam metode sterilisasi

a)

Pemanasan Basah

b)

Penyaringan

c)

Radiasi

d)

Filtrasi

e)

Kimia

36.

Seseorang yang mampu mengekspresikan rasa takut, gembira, khawatir, sedih,dan sebagainya serta mampu berpikir logis dan berpikir secara runtut termasuk kategori kesehatan secara?

a)

Fisik

b)

Sosial

c)

Mental

d)

Spiritual

e)

Ekonomi

37.

Sifat-sifat intrinsik dari suatu zat atau proses yang dapat menyebabkan kerusakan atau membahayakan adalah.?

a)

Risiko

b)

Bahaya

c)

Kerentanan

d)

Kapasitas

e)

Ketangguhan

38.

Seberapa besar kemungkinan seorang pekerja terkena bahan/material, proses, atau kondisi untuk menimbulkan kerusakan atau kesakitan (kerugian) pada saat melakukan pekerjaannya biasa disebut dengan?

a)

Risiko

b)

Bahaya

c)

Kerentanan

d)

Kapasitas

e)

Konsekuensi

39.

Seorang laboran yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan bahan kimia berbahaya tertentu dan akhirnya untuk mengurangi risiko pekerjaannya bahan kimia yang sangat berbahaya tersebut digantikan dengan bahan kimia yang tingkat risikonya lebih rendah, hal ini merupakan salah satu pengendalian risiko yaitu?

a)

Eliminasi

b)

Subtitusi

c)

Administrative Control

d)

Engineering control

e)

Personal Protective Equipment

40.

Seorang perawat bekerja di Ruang IGD dengan beban kerja yang tinggi, perawat mengalami konflik dengan sejawat lain karena ada ketidak sesuaian pendapat. Hal ini menjadi potensi hazard kesehatan kerja bagi perawat yaitu terkait faktor?

a)

Faktor Fisik

b)

Faktor Kimia

c)

Faktor Psikologis

d)

Faktor Ergonomis

e)

Faktor Biologi

41.

Suatu proses pengelolaan risiko dengan melakukan identifikasi, evaluasi, dan pengendalian serta melakukan monitoring secara berkelanjutan sehingga terwujud tempat kerja atau proses kerja dengan risiko yang dapat diterima (acceptable) dari sudut pandang proses, keselamatan dan kesehatan. Hal ini merupakan pengertian dari?

a)

Manajemen

b)

Risiko

c)

Manajemen Risiko

d)

Bahaya

e)

Kecelakaan

42.

Menentukan tingkat risiko kesehatan dari setiap bahaya kesehatan yang teridentifikasi adalah merupakan Tujuan dari ?

a)

Komunikasi dan Konsultasi

b)

Identifikasi Risiko

c)

Analisis Risiko

d)

Penanganan Risiko

e)

Monitoring dan Evaluasi

43.

Memastikan bahwa rencana manajemen tetap relevan, merpakan bagian dari proses manajemen risiko yang terdapat dalam?

a)

Komunikasi dan Konsultasi

b)

Identifikasi Risiko

c)

Analisis Risiko

d)

Penanganan Risiko

e)

Monitoring dan Evaluasi

44.

Low Back Pain merupakan Risiko Pekerjaan di Rumah Sakit yang mungkin dapat terjadi pada Perawat. Hal ini merupakan keluhan yang diakibatkan dari bahaya?

a)

Biological Hazard

b)

Physical Hazard

c)

Ergonomical Hazard

d)

Chemical Hazard

e)

Bahaya lainnya

45.

Tertusuk jarum, Terjatuh, Terpeleset merupakan Risiko Pekerjaan di Rumah Sakit yang mungkin dapat terjadi pada Perawat. Hal ini merupakan kejadian yang diakibatkan dari bahaya?

a)

Biological Hazard

b)

Physical Hazard

c)

Ergonomical Hazard

d)

Chemical Hazard

e)

Bahaya lainnya

46.

Suatu Kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki yang mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktifitas dan dapat menimbulkan kerugian korban baik manusia maupun harta benda adalah pengertian dari?

a)

Penyakit Akibat Kerja

b)

Kecelakaan Akibat Kerja

c)

Kesakitan Akibat Kerja

d)

Bahaya Akibat Kerja

e)

Risiko Akibat Kerja

47.

Perawat D sedang membuat rencana asuhan keperawatan. Dari hasil pengkajian didapatkan data bahwa pasien kelolaanya belum mengetahui bagaimana pola diet yang sesuai dengan penyakit yang dideritanya.

Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan oleh Perawat D selanjutnya?

a)

mencari sumber materi penyuluhan

b)

membuat satuan acara penyuluhan

c)

menentukan tempat penyuluhan

d)

menyiapkan media penyuluhan

e)

menentukan topik penyuluhan

48.

Perawat M adalah kepala ruang rawat inap penyakit dalam. Saat ini ia menugaskan staf perawatnya untuk memberikan pendidikan kesehatan pada seluruh pasien dan keluarganya yang dirawat di ruang tersebut. Hal ini ditujukan untuk mencegah penularan covid-19 di lingkungan rumah sakit.

Apakah topik penyuluhan yang paling relevan pada situasi tersebut di atas?

a)

cara menggunakan APD lengkap

b)

pola diet penderita covid-19

c)

peta penyebaran covid-19

d)

cara penularan covid-19

e)

jumlah kasus covid-19

49.

ekelompok mahasiswa praktik akan melakukan penyuluhan mengenai pentingnya menyikat gigi dengan benar. Adapun yang menjadi sasaran adalah sekelompok anak kelas 1 di sebuah SDN kota Bandung. Salah satu materi yang akan disampaikan berupa peragaan cara menyikat gigi.

Apakah jenis media penyuluhan yang paling tepat digunakan pada situasi tersebut di atas?

a)

poster tahapan sikat gigi

b)

alat peraga gigi 3D dan sikat gigi

c)

flip chart teknik menyikat gigi

d)

leaflet pentingnya menyikat gigi

e)

video singkat teknik menyikat gigi

50.

Seorang petugas puskesmas diberi tugas untuk melakukan penyuluhan pada warga sekitar. Puskesmas tersebut memiliki wilayah kerja yang terdiri dari lima RW; masing-masing RW terdiri dari 3 RT. Adapun topik yang akan diberikan mengenai pentingnya cuci tangan untuk mencegah penularan covid-19.

Apakah metode penyuluhan yang paling tepat digunakan pada penyuluhan tersebut?

a)

demonstrasi

b)

metode panel

c)

bermain peran

d)

curah pendapat

e)

diskusi kelompok

51.

Sehubungan dengan pandemic covid-19, seorang direktur rumah sakit membuat program penyuluhan mengenai cara menggunakan APD lengkap sesuai tingkatannya. Hal ini diperuntukan bagi seluruh tenaga kesehatan yang merawat pasien.

Manakah tempat yang paling tepat untuk dilakukan penyuluhan agar efektif dan efisien?

a)

lobi rumah sakit

b)

setiap nurse station

c)

lapangan rumah sakit

d)

ruang rapat rumah sakit

e)

setiap unit kerja/ruangan

52.

Perawat W sedang melakukan penyuluhan pada salah satu pasien kelolaannya yang menderita diabetes mellitus. Materi penyuluhan yang diberikan mengenai pentingnya menjaga pola diet bila sudah pulang ke rumah. Di akhir sesi penyuluhan, ia meminta pasien tersebut untuk menjelaskan kembali jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi beserta alasannya.

Apakah tipe evaluasi yang dilakukan oleh Perawat W dalam kasus tersebut?

a)

lisan

b)

tulisan

c)

sumatif

d)

formatif

e)

perbuatan

53.

Seorang kader PKK sedang memberikan penyuluhan k20. Perawat G sedang menyiapkan obat yang akan diberikan pada pasien kelolaannya. Saat membuka loker pasien tersebut, terlihat dua sediaan obat yang sekilas tampak sama kemasan dan warnanya.

Manakah yang tidak termasuk dalam hal penting yang harus diperhatikan dan dilakukan pada kasus tersebut?

a)

membaca ulang nama obat

b)

mengecek tanggal kadaluarsa

c)

memastikan rute pemberian obat

d)

menyimpan obat di loker yang berbeda

e)

mengecek dosis obat yang harus diberikan

54.

Perawat N bertugas di kamar operasi. Saat ini ia sedang menerima operan dari perawat yang mengantar dari intalasi gawat darurat. Pasien yang dioperkan berjenis kelamin wanita berusia 45 tahun penderita usus buntu payudara yang harus segera dioperasi. Setelah selesai operan, Perawat N kemudian melakukan validasi pada pasien tersebut.

Apakah hal yang pertama kali harus diperhatikan oleh Perawat N dalam kasus tersebut?

a)

pemahaman pasien mengenai operasi yang akan dijalani

b)

kesamaan identitas pasien dengan gelang yang dipakai

c)

jenis obat yang diberikan saat pasien ditangani di IGD

d)

jenis operasi yang akan dijalankan pasien

e)

jenis pembayaran yang digunakan pasien

55.

Seorang perawat sedang memasang infus pada pasien kelolaanya yang menderita demam berdarah. Pasien tersebut rencananya akan diberikan dua jenis cairan dalam kemasan botol (plebot) secara bergantian; salah satunya memiliki konsentrasi yang pekat.

Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat dilakukan oleh perawat dalam kasus tersebut?

a)

menuliskan etiket pada plebot

b)

mengecek stok persediaan cairan infus

c)

melapor pada dokter penanggung jawab pasien

d)

mengevaluasi respon pasien setelah diberikan infus

e)

mendokumentasikan segera tindakan yang telah dilakukan

56.

Saat melakukan pengkajian, Perawat L melihat gelang kuning terpasang pada salah satu pasien kelolaannya yang baru saja masuk untuk dirawat. Ia kemudian menjelaskan pada pasien dan keluarganya tentang pentingnya memasang pagar pengaman (bedplang) agar pasien tidak jatuh dari tempat tidur selama menjalani perawatan.

Apakah jenis kejadian yang dicegah oleh Perawat L pada kasus tersebut?

a)

Sentinel

b)

Kejadian tidak cedera (KTC)

c)

Kejadian nyaris cedera (KNC)

d)

Kejadian potensial cedera (KPC)

e)

Kejadian tidak diharapkan (KTD)

57.

Seorang pasien anak yang dinyatakan harus menjalani rawat inap setelah diperiksa oleh dokter di poli anak. Pasien tersebut bersama ibunya kemudian diantar oleh perawat menuju ruang perawatan anak. Perawat tersebut kemudian mengoperkan pasien; mengawalinya dengan menyebutkan identitas lengkap pasien, diagnosa medis, serta DPJP.

Apakah informasi selanjutnya yang harus disampaikan sesuai urutan yang benar pada kasus tersebut di atas?

a)

tingkat saturasi oksigen

b)

riwayat penyakit pasien

c)

tanda-tanda vital pasien

d)

jenis obat yang harus diberikan

e)

jenis tindakan yang sudah dilakukan

58.

Perawat M adalah seorang perawat pelaksana di ruang ICU. Saat ini Ia sedang mengecek tanda-tanda vital pada salah satu pasien kelolaanya. Hasil pengukuran suhu menunjukkan pasien tersebut mengalami demam secara tiba-tiba.

Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat dilakukan oleh Perawat M pada kasus tersebut?

a)

mengecek ulang tanda-tanda vital

b)

memberikan obat penurun demam

c)

membuat rencana asuhan keperawatan

d)

melapor pada dokter penanggung jawab

e)

membuat dokumentasi asuhan keperawatan

59.

Seorang perawat sedang melaporkan kondisi terkini dari salah satu pasien kelolaannya pada DPJP melalui telepon. Hal ini terpaksa dilakukan karena dokter tersebut sedang cuti. Saat berbicara di telepon, dokter meminta perawat memberikan satu jenis obat obat tambahan pada pasien yang dilaporkan.

Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut?

a)

menanyakan pemeriksaan lain yang perlu dilakukan

b)

menuliskan jenis obat tambahan yang harus diberikan

c)

menanyakan harga obat tambahan yang harus diberikan

d)

meminta keluarga pasien untuk membeli obat tambahan

e)

membaca ulang jenis obat tambahan yang harus diberikan

60.

Perawat B sedang membuat dokumentasi hasil konsultasi via telepon pada salah satu pasien kelolaannya dengan dokter penanggung jawab. Ia menuliskan secara rinci situation, background, assessment, dan recommendation.

Manakah pernyataan di bawah ini yang tidak termasuk dalam aspek legal etik yang perlu diperhatikan oleh Perawat B dalam kasus tersebut?

a)

menuliskan rincian instruksi dokter

b)

menuliskan waktu dilakukannya konsultasi

c)

menuliskan nama jelas perawat yang melapor

d)

mencantumkan tanda tangan perawat yang pelapor

e)

menuliskan keterangan tulis (+), baca(+), konfirmasi (+)

61.

Perawat A akan melakukan tindakan pemberian obat kepada pasien X yang berada di ruang isolasi. Diketahui bahwa pasien X merupakan pasien dengan penyakit menular TB paru. Sebelumnya perawat A sudah menyiapkan obat untuk pasien tersebut. Apakah tindakan Yang perlu di perhatikan Perawat A sebelum datang ke ruangan pasien?

a)

menggunakan kacamata google

b)

Menggunakan sarung tangan

c)

Menggunakan masker

d)

Menggunakan penutup kepala

e)

Menggunakan sepatu boot

62.

Perawat A datang ke kamar 301 karena mendapatkan panggilan pasien. Saat mendatangi kamar tersebut pasien menyampaikan bahwa sprei yang d gunakan telah basah terkena air kencing. Perawat A lalu mengganti sprei yang baru supaya pasien merasa nyaman kembali. Apakah yang perlu diperthatikan oleh perawat ketika akan mengganti sprei?

a)

Menyiapkan kantong plastic

b)

Memakai sarung tangan

c)

Mencuci tangan terlebih dahulu

d)

Pastikan sprei baru dalam keadaan bersih

e)

Meminta pasien untuk pindah terlebih dahulu ketika akan mengganti sprei

63.

Perawat S adalah perawat baru yang bekerja di sebuah Rumah Sakit Umum Daerah Bandung bagian IGD sejak 2 minggu yang lalu. Pada saat berdinas Perawat S tidak sengaja tertusuk jarum saat akan memasukan jarum habis pakai ke safety box. Perawat S kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kepala ruangan. Apakah insiden yang dialami perawat S ?

a)

Injury

b)

Injury time

c)

Needle injury

d)

Needle stick

e)

needle stick injury

64.

Perawat S adalah perawat baru yang bekerja di sebuah Rumah Sakit di Bandung dan bertugas bagian IGD sejak 2 minggu yang lalu. Pada saat berdinas Perawat S tidak sengaja tertusuk jarum saat akan memasukan jarum habis pakai ke dalam safety box. Perawat S kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kepala ruangan.. Apakah pertolongan pertama yang harus dilakukan pada perawat S?

a)

cuci tangan dengan dengan air mengalir atau alcohol 70%

b)

keluarkan darah dengan memencet area luka tusukan

c)

hisap darah dengan mulut

d)

plester luka tusukan

e)

oleskan betadine pada luka tusukan

65.

Perawat S adalah perawat baru yang bekerja di sebuah Rumah Sakit Umum Daerah Bandung bagian IGD sejak 2 minggu yang lalu. Pada saat berdinas Perawat S tidak sengaja tertusuk jarum saat akan memasukan jarum habis pakai ke safety box. Perawat S kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kepala ruangan..Apakah kemungkinan penyebab Suster S tertusuk jarum?

a)

tidak memakai APD

b)

Safety box terlalu penuh

c)

Safety box terlalu jauh dari jangkauan

d)

Perawat S ceroboh

e)

Perawat S adalah perawat baru

66.

Pasien K usia 25 tahun berjenis kelamin perempuan merupakan pasien baru yang di rawat di ruang rawat inap dengan diagnosa gastritis. Perawat yang bertugas akan memasangkan gelang identitas pada pasien tersebut. Pasien diketahui tidak memiliki riwayat alergi dan tidak memiliki resiko jatuh. Apakah warna gelang yang harus terpasang pada pasien K?

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Ungu

d)

Biru

e)

Pink

67.

Perawat sedang melakukan pengkajian pada pasien baru. Pasien diketahui berjenis kelamin laki-laki usia 30 tahun. Diketahui dari hasil pengkajian didapatkan bahwa pasien mengalami resiko jatuh. Perawat kemudian menyiapkan gelang resiko jatuh supaya pasien mudah dikenali karena kondisinya dan supaya perawat lebih waspada pada kondisi pasien. Apakah warna gelang yang harus dipasang pada pasien tersebut ?

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Ungu

d)

Biru

e)

Pink

68.

Suster Ani akan memberikan obat antibiotik via intra selang pada pasien X. apakah identifikasi yang harus dilakukan suster Ani sebelum memberikan obat pada pasien agar tidak terjadi kesalahan saat memberikan obat?

a)

Menanyakan kabar

b)

Menanyakan nama pasien

c)

Menanyakan usia pasien

d)

Menanyakan tanggal lahir pasien

e)

Menanyakan nama dan tanggal lahir pasien

69.

Apakah jenis APD untuk mencegah terjadinya PAK tertular melalui airborne ?

a)

masker

b)

sarung tangan

c)

apron

d)

hair cup

e)

kacamata google

70.

Melakukan cuci tangan dengan cairan berbasis Alkohol/Handsrub membutuhkan waktu?

a)

5-10 detik

b)

20-30 detik

c)

30-40 detik

d)

40-50 detik

e)

50-60 detik

71.

Ny. B usia 35 tahun post operasi cesar mendapatkan tranfusi darah . Apakah tindakan manajemen safety yang harus dilakukan perawat?

a)

Pastikan identifikasi pasien sebut nama dan cocokkan dengan etiket

b)

Beri pengaman pada tempat tidur klien

c)

Menggunakan jarum ukuran paling kecil

d)

Pastikan tepat lokasi prosedur pembedahan

e)

Memberikan Nacl sebelum tranfusi darah

72.

Seorang perawat ditugaskan untuk melakukan indentifikasi obat yang termasuk katagori lasa LASA. Apakah warna label obat yang harus di tempelkan pada katagori obat tersebut?

a)

Merah

b)

Kuning

c)

hijau

d)

Hitam

e)

Ungu

73.

Seorang perawat ditugaskan untuk melakukan indentifikasi obat yang termasuk katagori Hight Alert . Apakah warna label obat yang harus di tempelkan pada katagori obat tersebut?

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Ungu

74.

Perawat A sedang menilai resiko jatuh seorang pasien dewasa dengan menggunakan skala morse. Total skor jatuh pasien didapatkan 45. Apakah katagori resiko jatuh pada pasien tersebut?

a)

Tinggi

b)

Resiko tinggi

c)

Rendah

d)

Resiko rendah

e)

Resiko sedang

75.

Perawat N di tugaskan untuk mengkaji resiko jatuh pada seorang anak. Apakah instrumen yang tepat digunakan perawat N?

a)

Morse fall scale

b)

Humpty Dumpy

c)

Edmonson scale

d)

Face scale

e)

Wong baker scale