NEW
Font size
WorksheetsMAJAS
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
"Wajahnya selalu bersinar terang bagaikan bulan purnama" merupakan contoh majas....
Asosiasi
Personifikasi
Metafora
Metonimia
Ironi
Perhatikan kalimat berikut!
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dalam perannya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kalimat tersebut merupakan majas....
Metonimia
Metafora
Perumpamaan
Personifikasi
Hiperbola
"Bulan pun tersipu malu untuk menampakkan kecantikannya" merupakan majas....
Alegori
Personifikasi
Metonimia
Metafora
Paradoks
Ayah menyiapkan 10 ekor ayam untuk acara tahun baru di rumah.
Kalimat tersebut merupakan majas....
Pars Prototo
Totem Pro Parte
Personifikasi
Metafora
Alegori
DIY gagal membawa pulang emas sesuai target dalam pertandingan olahraga.
Kalimat tersebut merupakan majas....
Totem pro parte
Pars prototo
Metafora
Perumpamaan
Metonimia
Berikut ini contoh majas metonimia adalah....
Semangatknya kuat seperti baja
Raja siang belum juga menampakkan diri
Dia berbelanja di matahari
Si Jago merah melahap habis rumah Kevin
Baunya harum seharum molto
Kalimat berikut memakai majas hiperbola, kecuali ....
Anak itu nakal sekali, setan pun takut padanya
Hampir saja jantungku copot gara-gara perbuatanmu
Ia mati kelaparan di tengah-tengah kekayaan yang melimpah
Suara Sri membela angkasa
Ia setiap hari membanting tulang untuk kleuarganya
Contoh majas eufimisme adalah.....
Gaji Nanang hanya cukup membeli es teh
Seto selalu membelikan seikat bunga untuk Rizka
Penyandang difabel diharapkan datang tepat waktu
Kemarin angin meluluhlantahkan rumah Siti
Suara Sri membela angkasa
Cinta yang Agung
Adalah ketika kamu menitikkan air mata.
Dan masih peduli terhadapnya.
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu.
Dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Majas apa yang mendominasi puisi diatas adalah………
Majas pararelisme
Majas metonimia
Majas sinekdok.
Majas antiklimaks.
Majas Reduplikasi
(1) Dan bebaskan daku dari siksaan ini.
(2) Biarkan sang rembulan menyapaku.
(3) Melepas rindu untuk bertemu.
(4) Dan angin yang menemukanku.
Larik yang bermajas sama dalam puisi diatas adalah….
(1) dan (2).
(2) dan (3).
(1) dan (3).
(2) dan (4).
2,3 dan 4
Perjalanan hidup manusia seperti roda yang berputar, kadang-kadang berada di atas untuk merasakan kenikmatan, tetapi kadang-kadang di bawah merasakah kesusahan dan hinaan.
Kalimat tersebut merupakan majas....
Alegori
Metafora
Metonimia
Sinekdoke pars prototo
Litotes
Memang salahku.
Buaya darat kepercayai.
Memang tak bisa dipungkiri melati kini telah ternodai.
Memang salahku.
Kepercayai bonglon itu.
Dan tak kusangka dia berpindah warna.
Jenis majas yang ada dalam puisi diatas adalah?
Majas Simbolik
Majas Metafora
Majas Simile
Majas Repetisi
Majas Alegori
Kalimat yang menggunakan majas metafora adalah….
Pena menari-nari di atas kertas.
Dewi malam bersembunyi di balik awan.
Halilintar bersahut-sahutan ditengah derasnya hujan.
Harimau mengaung memecahkan keheningan malam
Sinta naik honda ke sekolah
Kalimat berikut yang menggunakan majas ironi adalah……
Bukan, bukan, bukan, ini bukan salahku.
Suaranya menggelegar memecah angkasa.
Betapa bagusnya kelakukanmu sehingga sudah dua orang tuamu menanggis karena keisenganmu.
Dewi malam teah keluar dari balik awan.
Datuk marah total maksimal hingga aku tak bisa bernafas
Teratai
Kepada Ki Hajar Dewantara
Dalam kebun di tanah airku
…….
Tersembunyi kembang indah permai
Tidak terlihat orang yang lalu
Akarnya tumbuh di hati dunia
Daun bersemi Laksmi mengarang
Biarpun ia diabaikan orang
Seroja kembang gemilang mulia
(Sanusi Pane)
Majas alegori yang tepat untuk melengkapi puisi di atas adalah….
Tumbuh sekuntum bunga teratai
Lahirlah bunga bangsaku
Bunga bangsa berguguran
Tumbuhlah bunga-bunga bangsa
ada kumbang purnaku
Hitam, hitam sekali penghidupan perempuan bangsa kita di masa silam, lebih hitam, lebih kelam, dari malam yang gelap! Perempuan bukan manusia seperti laki-laki yang mempunyai pikiran dan pemandangan sendiri, yang mempunyai hidup sendiri. Perempuan hanya hamba sahaya, perempuan hanya budak yang harus bekerja dan melahirkan anak bagi laki-laki, dengan tiada memiliki hak.
Kalimat yang dicetak miring dalam paragraf tersebut menggunakan majas yang sama dengan kalimat ...
Tidak, saya tidak mau lagi bertemu dengan dia, tidak juga sekarang dan nanti.
Anak, cucu, ayah, ibu, nenek, kakek sampai bebuyutan hadir dalam pesta upacara adat itu.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, serta Saudara-saudara saya minta kita harus tetap bersatu padu.
Pangkat, jabatan, uang itu bagiku tidak ada artinya selain cinta yang sejati.
Mainanku, peliharaanku harus kukorbankan untuk biaya pengobatan adikku.
Apalah daya kami hanya bisa menyediakan pondok sederhana ini untuk kalian.
Kalimat di atas menggunakan majas....
Sinekdoke Totem Pro Parte
Eufimisme
personifikasi
Litotes
paradoks
Kalimat-kalimat di bawah ini menggunakan majas paradoks, kecuali....
Dia merasa lapar, padahal tinggal di pusat kuliner.
Dia tersenyum, meski hatinya sedih karena ditinggal sang kekasih.
Tinggi rendah martabat kita tergantung pada tingkat laku kita.
Didi merasa bising di ruangan kosong yang sepi ini.
Ia mati kelaparan di tengah-tengah kekayaan yang melimpah
1) Silahkan angkat tangan ke atas bagi yang setuju.
2) Kita harus selalu mengingat sejarah di masa lalu.
3) Tua, muda, juga anak-anak punya hak yang sama untuk bahagia.
4) Gadis di pelaminan itu adalah gadis yang cantik, manis, dan anggun.
Kalimat diatas yang menggunakan majas pleonasme ditandai dengan nomor....
1,2 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 3
1 dan 2
Majas yang dipakai dalam kalimat Adik pergi ke sekolah naik honda yaitu ....
Metafora
Personifikasi
Litotes
Alegori
Metonimia
