Font size
WorksheetsMID STERIL 20-21
Total questions: 22
Worksheet time: 40mins
Dalam pembuatan formulasi sediaan steril, dibutuhkan dua bahan secara umum, yaitu bahan aktif dan bahan tambahan. Berikut ini yang merupakan bahan tambahan yang hanya ada pada sediaan steril, adalah
Pengikat
Pengawet
Pengisotonis
Antioksidan
Pelarut yang paling sering digunakan pada sediaan steril adalah air. Syarat air untuk injeksi adalah
ph 8,0-9,0
dapat melarutkan senyawa organik
bebas pirogen
dapat bercampur dengan cairan tubuh
Penggunaan pelarut non air bisa digunakan dalam sediaan steril, syarat pelarut non air, adalah
Tidak kompatibel dengan bahan aktif
Tidak toksik
Tidak stabil dalam sediaan sediaan
Tidak cair pada rentang suhu tertentu
Pelarut non air ada yang bisa larut dalam air dan ada yang tidak larut dalam air. Pelarut non air yang bisa larut dalam air yang biasa digunakan dalam pelarut sediaan steril, adalah
Minyak zaitun
Minyak kacang
Propilen glikol
Benzil benzoat
Pelarut non air yang tidak larut dalam air yang biasa digunakan dalam pelarut sediaan steril, adalah
Etil oleat
Etanol
Gliserin
Propilen glikol
Seorang formulator akan membuat injeksi yang berisi hormone progesteron. Pelarut yang bisa digunakan adalah
Etil oleat
Etanol
Gliserin
Proplilen glikol
Pengemas untuk sediaan steril harus memenuhi persyaratan, yaitu :
Bereksi dengan isi wadah
Rapuh
Menyebabkan kebocoran
Mencegah kontaminasi
Dalam pembuatan kemasan primer sediaan steril, bahan yang tidak bisa digunakan adalah
Elastik
Gelas
Kertas
Metal
Gelas merupakan bahan yang bisa digunakan sebagai wadah sediaan steril. Tipe gelas yang digunakan untuk sediaan steril adalah
Tipe I
Tipe II
Tipe III
Tipe Non parenteral
Bahan elastic yang baik digunakan sebagai wadah sediaan steril, adalah
Tidak mudah ditembus oleh jarum spoit
Tidak mengalami perubahan setelah sterilisasi
Permeabel terhadap udara dan lembab
Tidak elastik
rute pemberian obat parenteral yang harus isotonis adalah
Intra muscular
Intra vena
Sub cutan
Intra dermal
pengaturan pH sediaan steril dengan mempertimbangkan alasan yaitu
stabilitas obat
rute pemberian
kemasan
pH tubuh
Tujuan pemberian obat secara intra muscular, salah satunya adalah
Untuk infeksi ringan
Untuk dehidrasi ringan
Pemberian obat lepas lambat
Menjamin distribusi obat dalam keadaan syok
Sediaan parenteral yang menggunakan minyak sebagai pembawa, umumnya diberikan melalui rute …
Intra vena
Intra muscular
Sub cutan
Intra dermal
Dalam pembuatan sediaan parenteral faktor yang menentukan pemberian rute adalah
Pembawa
Sifat bahan aktif
Wadah
Pengawet
Setelah produksi, sampling produk parenteral di uji pada medium pertumbuhan mikroorganisme, untuk menguji
Kekedapan
Kejernihan
Sterilitas
Pirogenitas
Sampling produk parenteral di uji dengan cara disuntikkan pada beberapa kelompok kelinci, untuk melihat adanya perubahan suhu, metode tersebut untuk menguji
Kekedapan
Kejernihan
Sterilitas
Pirogen
Sediaan parenteral merupakan salah satu bentuk sediaan farmasi yang memiliki keuntungan, salah satunya yaitu
Pemberian obat harus diberikan personil terlatih
Menimbulkan rasa nyeri
Efek fisiologis sukar dihilangkan
Respon fisiologis segera
Tuliskan minimal 5 syarat wadah kemasan primer sediaan steril
Tuliskan 5 alasan mengapa pelarut air paling sering digunakan sebagai pelarut sediaan steril
Ruangan pembuatan sediaan steril yang dibuat secara aseptik, dilakukan pada ruangan
A
B
C
D
Sumber kontaminan pada pembuatan sediaan farmasi steril, kecuali
partikel
personil
mesin
bahan
