WorksheetsTES BIDAN ONLINE RS. SANSANI PEKANBARU
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang bayi berusia 9 bulan dibawa ibunya ke RS Sansani untuk diimunisasi campak. Hasil pemeriksaan BB 7500 gram, kondisi bayi sehat dan belum pernah menderita campak sebelumnya. Bagaimana cara penyuntikkan imunisasi yang akan diperoleh oleh bayi tersebut?
Sub cutan
Intra vena
Intra cutan
Intra muskular
Oral
Seorang perempuan usia 30 tahun telah melahirkan anak ketiga secara spontan di VK RS Sansani. Setelah diberi suntikan oksitosin pertama pada pukul 10.30 WIB dengan dosis 10 IU/IM, maka dilakukan perengangan tali pusat terkendali tetapi plasenta belum lepas. Pada pukul 10.45 WIB plasenta masih belum lepas sehingga diberikan kembali suntikan oksitosin yang kedua dengan dosis 10 IU/IM, Pukul 11.00 WIB plasenta masih belum lepas dan tambak adanya perdarahan pervaginam. Apakah tindakan yang harus dilakukan pada pasien teresebut?
Reposisi uteri
Manual plasenta
Kompresi bimanual interna
Kompresi bimanual eksternal
Melakukan masase funkus uteri
Seorang perempuan usia 28 tahun, P1A0 postpartum 12 hari datang ke RS Sansani mengeluh payudara nyeri dan bengkak. Hasil pemeriksaan diperoleh terdapat inflamasi dan kemerahan pada payudara sebelah kiri. Ibu demam 2 hari ini. Ibu mengaku bayi tidak sering menyusu. Apakah diagnosa pada pasien tersebut ?
Mastitis
Ca. Payudara
Abses Payudara
Tumor Payudara
Lecet Payudara
Seorang ibu berusia 26 tahun, G2 P1 a0, datang ke RS Sansani dengan keluhan tidak haid selama 3 bulan, sering mual dan kadang-kadang muntah. Pada hasil pemeriksaan kebidanan didapat TFU 3 jari di baweah pusat, tidak teraba ballotemen, serta ada pengeluaran gumpalan darah seperti buah anggur berwarna kecoklatan. Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus di atas?
kehamilan ektopik terganggu
kehamilan dengan mola hidatidosa
kehamilan dengan plasenta previa marginalis
kehamilan dengan abortus imminen
kehamilan dengan plasenta previa totalis
Bayi berusia 12 hari, lahir dirumah dan ditolong oleh dukun datang dibawah oleh bidan ke RS Sansasni dengan kondisi kejang, hasil pemeriksaan suhu tubuh 390C, wajah memberi, mulut mencucu dan bayi tidak mau menyusu. Apakah diagnosa kasus diatas?
Difteri
Epilepsi
Meningitis
Kejang demam
Tetanus neonatorum
Seorang ibu berusia 25 tahun G2 P1 A0 usia kehamilan 12 minggu datang RS Sansani dengan keluhan nyeri perut bagianbawah, mulas-mulas seperti mau haid. Ibu mengatakan keluar darah sedikit-sedikit setelah tiga hari yang lalu jatuh dari kamar mandi. Pada pemeriksaan diperoleh hasil tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80x/i, suhu 360C, pernafasan 22x/i, HB 11 gr%, DJJ (-). Pada Pemeriksaan dalam ostium uteri tertutup dan pemeriksaan inspekulo terlihat darah dari intoitus vagina. Apakah diagnosa yang tepat berdasarkan kasus diatas?
Abortus imminens
Abortus insipien
Abrotus inkomplit
Abortus komplit
Missed abortion
Seorang perempuan usia 17 tahun, datang ke RS Sansani. Datang dengan keadaan kondisi lemas, jantung berdebar-debar, pusing, mimisan. Hasil pemeriksaan TD : 90/70 mmHg, Hb : 8 gr%. Apakah diagnosis kebidanan dari hasil kasus diatas?
Anemia
Hipotensi
Leukimia
Defesiensi zat besi
Hipertensi
Seorang perempuyan umur 27 tahun G:4 P:3 A:0 hamil aterm datang ke RS Sansani. Ia datang diantar oleh suaminya dengan keluhan kejang-kejang. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan TD : 190/140 mmHg, muka, tangan dan kaki oedema. VT pembukaan servuks 5 cm. Protein urine +4, apakah diagnosis kebidanan yang tepat pada kasus diatas?
Eklampsia
Pre eklampsia ringan
Pre eklampsia sedang
Pre eklampsia ringan-sedang
Superimposed preeklamsia
Tindakan awal seorang bidan dalam menangani kasus di atas adalah :
Ukur TTV
Pasang Invus
Lakukan kateterisasi
Pemeriksaan Leopold dan DJJ
Lakukan penanganan kejang, pasang IV Line dan kolaborasi dengan dokter
Seorang perempuan usia 36 tahun G1 P0 A0 hamil 30 minggu. Datang ke RS Sansani dengan keluhan sewaktu bangun tidur mrnghrluarkan darah segar lewat jalan lahir, tidal disertai nyeri perut. Hasil pemeriksaan KU lemah, pucat TD : 90/60 mmHg, Hb : 8,4gr%. Apakah diagnosis kebidanan pada kasus diatas?
Ruptur Uteri
Abortus Iminens
Plasenta Previa
Solusio Plasenta
Abrortus Inkomplit
Seorang perempuan 47 tahun, datang ke RS Sansani mengeluh sering berkeringat malam hari, merasa panas diwajahnya, jantung berdebar-debar, pusing, nyeri persendian, susah tidur dan mengatakan sudah 2 bulan tidak haid. Hasil pemeriksaan TTV normal. Apakah diagnosa kasus diatas?
Menopause
Andropause
Pramenopause
Klimakterium
Perimenpause
Seorang perempuan berusia 25 tahun melahirkan anak ke 5 secara spontan, 3 jam yang lalu dirujuk ke RS Sansani dengan indikasi perdarahan. Hasil pemeriksaan : kondisi ibu lemah dan pucat, uterus tidak teraba, lumen vagina terisi massa. Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus tersebut?
Atonia uteri
Ruptur uteri
Inersia uteri
Inversio uteri
Prolapsus uteri
Seorang perempuan datang ke posyandu membawa anak yang berusia 2 bulan untuk imunisasi. Imunisasi yang telah diberikan bidan baru 1 kali setelah lahir, hasil pemeriksaan keadaan bayi sehat. Apakah imunisasi yang diberikan untuk bayi tersebut?
Memeberi imunisasi HB Combo
Memberikan imunisasi Hipatitis
Memberikan imunisasi Plio 4
Memberikan imunisasi DPT
Memberikan imunisasi BCG
Seorang bayi berusia 4 bulan dibawa orang tuanya ke RS Sansani mengeluh sudah 2 hari bayinya diberikan susu formula, namun sejak malam tadi bayi tidak menyusu, rewel dan sejak pagi sudah 6x BAB encer. Hasil pemeriksaan fisik nadi cepat dan perut gembung. Apakah diagnosa yang tepat pada kasus tersebut?
Diare
Infeksi
Obstipasi
Konsipasi
Sudde infant death syndrom
Seorang perempuan umur 29 tahun datang ke RS Sansasni pada tanggal 3 juni 2016 untuk memeriksakan kehamilannya. HPHT 9 mei 2016. Mengeluh mual, dan kang-kadang muntah, belumberasakan gerakkan janin. Hasil pemeriksaan : Tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 76x/menit, Pernafasan 24x/menit, suhu 360C, Tinggi Fundus Uteri dibawah simpisis, tidak teraba bagian janin, DJJ tidak terdengar. Berapakah usia kehamilan berdasarkan HPHT pada kasus diatas?
14 minggu
16 minggu
18 minggu
20 minggu
4 minggu
Berikut ini adalah tanda pasti hamil, kecuali:
Plano test positif dan pembesaran perut
Teraba rangka janin
DJJ
Gerakan janin
USG
Neonatus adalah bayi baru lahir (0 hari) sampai usia :
12 hari
28 hari
45 hari
30 hari
6 bulan
Salah satu faktor penentu keberhasilan ASI Eksklusif adalah motivasi ibu dan dukungan tenaga kesehatan sebagai ini pertama dan educator pertama pada pasien, salah satu upaya adalah:
Meletakkan bayi di ruangan terpisah
Melaksankan IMD dan rawat gabung
Memberikrikan susu formula sebagai pemancing asi
Metode Kangguru
Memberikan madu di putting susu ibu
Seorang ibu G1P0A0 hamil 36-37 minggu, datang mengeluh keluar darah dan lender sejak tadi pagi, nyeri pada pinggang dan perut sering mulas, dari pemeriksaan DJJ 152x/I, pembukaan 2 cm. Dari kasus diatas, pada persalinan ibu termasuk pada fase:
Fase Dilatasi Maksimal
Fase Dilatasi Minimal
Fase aktif
Fase Laten
Fase bertindak
Seorang ibu G1P0A0 hamil 36-37 minggu, datang mengeluh keluar darah dan lender sejak tadi pagi, nyeri pada pinggang dan perut sering mulas, dari pemeriksaan DJJ 152x/I, pembukaan 2 cm.
Dari kasus di atas, 4 jam kemudian, dilakukkan pemeriksaan kembali, diperoleh hasil kepala sudah masuk PAP, Pembukaan 6 cm, DJJ 149x/i, serviks menipis. Tindakan Selanjutnya adalah
Pimpin persalinan
Anjuran ibu jalan-jalan di sekitar RS
Pantau ibu menggunakan partograf dan siapkan alat
Lakukan persiapan SC
Indukasi persalinan
