wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAP Lensa Kontak

Total questions: 60

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang wanita remaja datang ke tempat anda, mengatakan akan beli dan memakai Lensa Kontak Lunak (LKL), ia belum pernah pakai LKL.

Kacamata yang dipakai sekarang ukuran lensa

R/ Sph. – 5.75 Cyl. – 1.00 Axis 90 derajat,

L/ Sph. – 6.00


Jika anda sebagai seorang Refraksionis Optisien maka akan mengambil sikap sebagai berikut;

a)

Menanyakan LKL yang diinginkan

b)

Menanyakan tentang pekerjaannya

c)

Menanyakan motivasi memakai LKL

d)

Menanyakan keluhan tajam penglihatan

e)

Menanyakan tentang riwayat penyakit

2.

Seorang wanita remaja datang ke tempat anda, mengatakan akan beli dan memakai Lensa Kontak Lunak (LKL), ia belum pernah pakai LKL.

Kacamata yang dipakai sekarang ukuran lensa

R/ Sph. – 5.75 Cyl. – 1.00 Axis 90 derajat,

L/ Sph. – 6.00


Berdasarkan jawaban dari wanita remaja di soal tsb dan setelah dilakukan pemeriksaan segmen depan bola mata “Dalam Batas Normal” sehingga dapat direkomendasikan untuk pakai LKL. Selanjutnya tindakan anda

a)

Melakukan Refraksi Subyektif

b)

Melakukan Lensmetri

c)

Melakukan Keratometri

d)

Melakukan Uji air mata

e)

Melakukan pengukuran HVID

3.

Seorang wanita remaja datang ke tempat anda, mengatakan akan beli dan memakai Lensa Kontak Lunak (LKL), ia belum pernah pakai LKL. Kacamata yang dipakai sekarang ukuran lensa R/ Sph. – 5.75 Cyl. – 1.00 Axis 90 derajat, lensa L/ Sph. – 6.00

Dari hasil Refraksi Subyektif yang anda dapatkan terdapat perbedaan ukuran ODS Sph. – 0.50 lebih tinggi dari kacamata yang dipakai.


Untuk memberikan LKL yang sesuai dengan hasil koreksi maka anda harus melakukan pengukuran...

a)

Monokuler Pupil Distance (MPD).

b)

Distance Vitreor (DV).

c)

Binokuler Pupil Distance (BPD).

d)

Vertex Distance (VD)

e)

Lebar Diameter Pupil.

4.

Seorang wanita remaja datang ke tempat anda, mengatakan akan beli dan memakai Lensa Kontak Lunak (LKL), ia belum pernah pakai LKL. Kacamata yang dipakai sekarang ukuran lensa R/ Sph. – 5.75 Cyl. – 1.00 Axis 90 derajat, lensa L/ Sph. – 6.00

Hasil pengukuran Keratometri OD didapatkan kelengkungan kornea vertikal 7.68, kelengkungan kornea horizontal 7.50.


Maka Base Curve LKL yang mendekati untuk direkomendasikan;

a)

BC. 8.00

b)

BC. 8.20

c)

BC. 8.40

d)

BC. 8.60

e)

BC. 8.80

5.

​Seorang wanita remaja datang ke tempat anda, mengatakan akan beli dan memakai Lensa Kontak Lunak (LKL), ia belum pernah pakai LKL. Kacamata yang dipakai sekarang ukuran lensa R/ Sph. – 5.75 Cyl. – 1.00 Axis 90 derajat, lensa L/ Sph. – 6.00


Jika VD: 12 mm maka Dioptri LKL yang direkomendasikan untuk OS adalah ;

a)

Sph. – 5.50

b)

Sph. – 5.75

c)

Sph. – 6.00

d)

Sph. – 6.25

e)

Sph. – 6.50

6.

Seorang wanita remaja datang ke tempat anda, mengatakan akan beli dan memakai Lensa Kontak Lunak (LKL), ia belum pernah pakai LKL. Kacamata yang dipakai sekarang ukuran lensa R/ Sph. – 5.75 Cyl. – 1.00 Axis 90 derajat, lensa L/ Sph. – 6.00

Hasil pengukuran keratometri OD didapatkan dioptri Kornea Horizontal 45.00 D.


Maka dioptri Kornea Vertikal adalah ..

a)

44.00 D

b)

44.50 D

c)

45.00 D

d)

45.50 D

e)

46.00 D

7.

Seorang mahasiswa umur 23 tahun, 2 bulan yang lalu habis dioperasi mata kiri, yaitu diambil lensa kristalina akibat trauma, hasil koreksi OD. Plano, OS. Sph. + 9.00D, PD jauh: 64mm, VD: 12mm, disarankan oleh Dokter Spesialis Mata untuk memakai lensa kontak lunak.

Hasil Schirmer strip test 5 mm, jarak antara limbus temporal kedua mata 75 mm.


Alasan untuk memakai lensa kontak tersebut diatas yaitu...

a)

Lebih luas lapang pandangnya.

b)

Lebih tampak alami

c)

Lebih praktis perawatannya

d)

Lebih ringan bebannya

e)

Lebih terfokus bersama untuk ODS

8.

Seorang mahasiswa umur 23 tahun, 2 bulan yang lalu habis dioperasi mata kiri, yaitu diambil lensa kristalina akibat trauma, hasil koreksi OD. Plano, OS. Sph. + 9.00D, PD jauh: 64mm, VD: 12mm, disarankan oleh Dokter Spesialis Mata untuk memakai lensa kontak lunak.

Hasil Schirmer strip test 5 mm, jarak antara limbus temporal kedua mata 75 mm.


Dioptri LKL untuk OS yang direkomendasikan adalah ...

a)

Sph. + 8.00

b)

Sph. + 8.50

c)

Sph. + 9.00

d)

Sph. + 10.00

e)

Sph. + 11.00

9.

Seorang mahasiswa umur 23 tahun, 2 bulan yang lalu habis dioperasi mata kiri, yaitu diambil lensa kristalina akibat trauma, hasil koreksi OD. Plano, OS. Sph. + 9.00D, PD jauh: 64mm, VD: 12mm, disarankan oleh Dokter Spesialis Mata untuk memakai lensa kontak lunak.

Hasil Schirmer strip test 5 mm, jarak antara limbus temporal kedua mata 75 mm.


Diameter LKL untuk OS yang direkomendasikan :

a)

10 mm

b)

11 mm

c)

12 mm

d)

13 mm

e)

14 mm

10.

Seorang mahasiswa umur 23 tahun, 2 bulan yang lalu habis dioperasi mata kiri, yaitu diambil lensa kristalina akibat trauma, hasil koreksi OD. Plano, OS. Sph. + 9.00D, PD jauh: 64mm, VD: 12mm, disarankan oleh Dokter Spesialis Mata untuk memakai lensa kontak lunak.

Hasil Schirmer strip test 5 mm, jarak antara limbus temporal kedua mata 75 mm.


Saran yang akan anda sampaikan adalah...

a)

Saat tidur LKL dilepas

b)

Cuci tangan saat akan pasang LKL

c)

Mengganti cairan perendam setiap saat

d)

Pastikan LKL tidak terbalik saat dipakai

e)

Mematuhi aturan pemakaian dan perawatan LKL.

11.

Sdr. Budi sejak 7 bulan yang lalu tiap hari memakai LKL yang didapat dari anda. Data LKL yang lama jenis konvensional ukuran R/L Sph. – 7.00D, BC. 8.40 Diameter 14 mm warna Clear. Sistem perawatan LKLsesuai aturan dan menggunakan MPS. Saat istirahat dirumah ia menggunakan kacamata. Sebulan yang lalu mata kanan dan kiri merah disaat LKL nya dipakai. Periksa ke Dokter Spesialis Mata dikatakan sakit radang kornea akibat pakai LKL. Sekarang sudah sembuh dan boleh memakai LKL lagi yang baru.

Ukuran lensa Kacamatanya R/L...

a)

Sph. – 6.75

b)

Sph. – 7.25

c)

Sph. – 7.75

d)

Sph. – 8.25

e)

Sph. – 8.75

12.

Sdr. Budi sejak 7 bulan yang lalu tiap hari memakai LKL yang didapat dari anda. Data LKL yang lama jenis konvensional ukuran R/L Sph. – 7.00D, BC. 8.40 Diameter 14 mm warna Clear. Sistem perawatan LKLsesuai aturan dan menggunakan MPS. Saat istirahat dirumah ia menggunakan kacamata. Sebulan yang lalu mata kanan dan kiri merah disaat LKL nya dipakai. Periksa ke Dokter Spesialis Mata dikatakan sakit radang kornea akibat pakai LKL. Sekarang sudah sembuh dan boleh memakai LKL lagi yang baru.


Pada pemeriksaan segmen depan bolamata ODS oleh Dokter Spesialis Mata terdapat silier injeksi di....

a)

Palpebra

b)

Iris

c)

Kornea

d)

Conjungtiva

e)

Sklera

13.

Sdr. Budi sejak 7 bulan yang lalu tiap hari memakai LKL yang didapat dari anda. Data LKL yang lama jenis konvensional ukuran R/L Sph. – 7.00D, BC. 8.40 Diameter 14 mm warna Clear. Sistem perawatan LKLsesuai aturan dan menggunakan MPS. Saat istirahat dirumah ia menggunakan kacamata. Sebulan yang lalu mata kanan dan kiri merah disaat LKL nya dipakai. Periksa ke Dokter Spesialis Mata dikatakan sakit radang kornea akibat pakai LKL. Sekarang sudah sembuh dan boleh memakai LKL lagi yang baru.


Untuk memakai LKL baru maka anda melakukan :

a)

Pemeriksaan segmen depan bola mata.

b)

Refraksi Subyektif.

c)

Pemasangan LKL uji coba kemudian di over refraksi

d)

Keratometri

e)

Pemberian LKL sesuai ukuran lama.

14.

Sdr. Budi sejak 7 bulan yang lalu tiap hari memakai LKL yang didapat dari anda. Data LKL yang lama jenis konvensional ukuran R/L Sph. – 7.00D, BC. 8.40 Diameter 14 mm warna Clear. Sistem perawatan LKLsesuai aturan dan menggunakan MPS. Saat istirahat dirumah ia menggunakan kacamata. Sebulan yang lalu mata kanan dan kiri merah disaat LKL nya dipakai. Periksa ke Dokter Spesialis Mata dikatakan sakit radang kornea akibat pakai LKL. Sekarang sudah sembuh dan boleh memakai LKL lagi yang baru.


Penyebab mata merah Sdr.Budi karena LKL yang dipakai terjadi adalah....

a)

Elastisitas menurun

b)

Kadar air berkurang

c)

Daya tembus oksigen menurun

d)

Berubah warna

e)

Timbunan deposit

15.

Ibu K (40 th) pegawai Bank Swasta di Semarang, pakai kacamata dengan ukuran jauh R/L Sph. – 5.75D. Sejak 2 hari yang lalu pertama kali memakai LKL konvensional R/L Sph. – 5.25D, BC. 8.40,Diameter 14mm, Warna Clear.

Datang dengan keluhan saat bekerja LKL yang dipakai terasa tak nyaman. Mata terasa kering, terasa mencengkeram, penglihatan dekat kabur. Setelah dilakukan fitting hasilnya; Liputan Penuh tampak kemerahan di sekitar limbus, Centrasi tepat ditengah kornea, Pergerakan LKL uji kedip tidak sampai limbus, Keketatan LKL uji dorong tidak sampai limbus.

Disimpulkan LKL yang dipakai adalah...

a)

Ketat

b)

Longgar

c)

Ideal

d)

Ideal cenderung ketat

e)

Ideal cenderung ketat

16.

Ibu K (40 th) pegawai Bank Swasta di Semarang, pakai kacamata dengan ukuran jauh R/L Sph. – 5.75D. Sejak 2 hari yang lalu pertama kali memakai LKL konvensional R/L Sph. – 5.25D, BC. 8.40,Diameter 14mm, Warna Clear.

Datang dengan keluhan saat bekerja LKL yang dipakai terasa tak nyaman. Mata terasa kering, terasa mencengkeram, penglihatan dekat kabur. Setelah dilakukan fitting hasilnya; Liputan Penuh tampak kemerahan di sekitar limbus, Centrasi tepat ditengah kornea, Pergerakan LKL uji kedip tidak sampai limbus, Keketatan LKL uji dorong tidak sampai limbus.


Agar nyaman dipakai maka dilakukan:

a)

Refraksi Ulang

b)

Penilaian Fitting dengan LKL uji coba

c)

Pemeriksaan Keratometri

d)

BC LKL diperbesar

e)

Diameter LKL diperbesar

17.

Ibu K (40 th) pegawai Bank Swasta di Semarang, pakai kacamata dengan ukuran jauh R/L Sph. – 5.75D. Sejak 2 hari yang lalu pertama kali memakai LKL konvensional R/L Sph. – 5.25D, BC. 8.40,Diameter 14mm, Warna Clear.

Datang dengan keluhan saat bekerja LKL yang dipakai terasa tak nyaman. Mata terasa kering, terasa mencengkeram, penglihatan dekat kabur. Setelah dilakukan fitting hasilnya; Liputan Penuh tampak kemerahan di sekitar limbus, Centrasi tepat ditengah kornea, Pergerakan LKL uji kedip tidak sampai limbus, Keketatan LKL uji dorong tidak sampai limbus.


Agar penglihatan dekat jelas maka dilakukan...

a)

Penambahan dioptri LKL

b)

Pangurangan dioptri LKL

c)

Perbesar BC LKL

d)

Perkecil BC LKL

e)

Penambahan dioptri dan perkecil BC

18.

Ibu K (40 th) pegawai Bank Swasta di Semarang, pakai kacamata dengan ukuran jauh R/L Sph. – 5.75D. Sejak 2 hari yang lalu pertama kali memakai LKL konvensional R/L Sph. – 5.25D, BC. 8.40,Diameter 14mm, Warna Clear.

Datang dengan keluhan saat bekerja LKL yang dipakai terasa tak nyaman. Mata terasa kering, terasa mencengkeram, penglihatan dekat kabur. Setelah dilakukan fitting hasilnya; Liputan Penuh tampak kemerahan di sekitar limbus, Centrasi tepat ditengah kornea, Pergerakan LKL uji kedip tidak sampai limbus, Keketatan LKL uji dorong tidak sampai limbus.


Untuk mengatasi mata terasa kering maka....

a)

Diberikan LKL kadar air tinggi

b)

Diberikan tetes mata pembasah LKL

c)

Jangan berada diruang ber AC

d)

Dilakukan uji fungsi air mata

e)

Sering berkedip

19.

Yuani gadis umur 21 tahun mahasiswi pakai kacamata minus, 1 bulan lagi ia akan menikah, dan saat pernikahan Ia tidak mau pakai kacamata. Oleh temannya ditanya apakah sudah pernah pakai lensa kontak, jawabnya belum pernah. Kemudian disarankan untuk pakai lensa kontak. Kemudian datang ketempat anda untuk mendapatkan LKL.

Salah satu hasil pengamatan kedipan mata 20 kali / menit, sifat penuh.

Dipilihnya pakai lensa kontak lunak oleh karena....

a)

LKL lebih ringan

b)

LKL lebih mudah dipakai

c)

LKL lebih lebih tipis

d)

LKL lebih tampak alami

e)

LKL lebih murah

20.

Yuani gadis umur 21 tahun mahasiswi pakai kacamata minus, 1 bulan lagi ia akan menikah, dan saat pernikahan Ia tidak mau pakai kacamata. Oleh temannya ditanya apakah sudah pernah pakai lensa kontak, jawabnya belum pernah. Kemudian disarankan untuk pakai lensa kontak. Kemudian datang ketempat anda untuk mendapatkan LKL.

Salah satu hasil pengamatan kedipan mata 20 kali / menit, sifat penuh.


Tujuan pengamatan kedipan untuk menilai.....

a)

Fiting pergerakan LKL

b)

Fiting keketatan LKL

c)

Pergerakan LKL

d)

BUT Test

e)

Pembasahan LKL oleh air mata​

21.

Yuani gadis umur 21 tahun mahasiswi pakai kacamata minus, 1 bulan lagi ia akan menikah, dan saat pernikahan Ia tidak mau pakai kacamata. Oleh temannya ditanya apakah sudah pernah pakai lensa kontak, jawabnya belum pernah. Kemudian disarankan untuk pakai lensa kontak. Kemudian datang ketempat anda untuk mendapatkan LKL.

Salah satu hasil pengamatan kedipan mata 20 kali / menit, sifat penuh.


Pemeriksaan Keratometri kelengkungan Kornea Vertikal = Horizontal yaitu 7.50 , HVID = 10 mm, menggunakan LKL uji coba dengan BC 8.4, diameter 12.5 mm, hasil uji kedip lensa kontak sampai ke limbus, maka dapat disimpulkan:

a)

LKL ketat

b)

LKL longgar

c)

LKL Ideal

d)

LKL ideal cenderung ketat

e)

LKL ideal cenderung longgar

22.

Yuani gadis umur 21 tahun mahasiswi pakai kacamata minus, 1 bulan lagi ia akan menikah, dan saat pernikahan Ia tidak mau pakai kacamata. Oleh temannya ditanya apakah sudah pernah pakai lensa kontak, jawabnya belum pernah. Kemudian disarankan untuk pakai lensa kontak. Kemudian datang ketempat anda untuk mendapatkan LKL.

Salah satu hasil pengamatan kedipan mata 20 kali / menit, sifat penuh.


Pemeriksaan Keratometri kelengkungan Kornea Vertikal = Horizontal yaitu 7.50 , HVID = 10 mm, menggunakan LKL uji coba dengan BC 8.4, diameter 12.5 mm, hasil uji dorong lensa kontak sampai ke limbus, maka dapat disimpulkan:

a)

LKL ketat

b)

LKL longgar

c)

LKL ideal

d)

LKL ideal cenderung ketat

e)

LKL ideal cenderung ideal

23.

Yuani gadis umur 21 tahun mahasiswi pakai kacamata minus, 1 bulan lagi ia akan menikah, dan saat pernikahan Ia tidak mau pakai kacamata. Oleh temannya ditanya apakah sudah pernah pakai lensa kontak, jawabnya belum pernah. Kemudian disarankan untuk pakai lensa kontak. Kemudian datang ketempat anda untuk mendapatkan LKL.

Salah satu hasil pengamatan kedipan mata 20 kali / menit, sifat penuh.


Agar LKL sesuai yang direkomendasikan dapat difungsikan maka anda....

a)

Boleh memakaikannya

b)

Boleh melepaskannya

c)

Boleh memakaikan dan melepaskannya

d)

Boleh memperagakan cara pemakaian dan melepaskannya

e)

Boleh melatih cara memakai dan melepas sendiri

24.

Hasil Refraksi Subyektif ODS Sph. – 5.00D, PD Jauh : 65mm, VD: 12 mm memakai LKL R/L Sph. – 5.00D, BC. 8.40, Diameter 14 mm, warna Clear, Water Contens 70 %, Bahan Hidrogel.

Berdasarkan dari power LKL yang dipakai maka akan terjadi adalah....

a)

Over refraksi

b)

Over koreksi

c)

Under refraksi

d)

Under koreksi

e)

Refraksi anomali

25.

Hasil Refraksi Subyektif ODS Sph. – 5.00D, PD Jauh : 65mm, VD: 12 mm memakai LKL R/L Sph. – 5.00D, BC. 8.40, Diameter 14 mm, warna Clear, Water Contens 70 %, Bahan Hidrogel.


LKL desentrasi maka disimpulkan :

a)

LKL Longgar

b)

LKL ketat

c)

LKL Ideal

d)

LKL ideal cenderung longgar

e)

LKL ideal cenderung ketat

26.

Hasil Refraksi Subyektif ODS Sph. – 5.00D, PD Jauh : 65mm, VD: 12 mm memakai LKL R/L Sph. – 5.00D, BC. 8.40, Diameter 14 mm, warna Clear, Water Contens 70 %, Bahan Hidrogel.


Saat dilakukan Schirmer strip test hasilnya 5mm, maka....

a)

ata terasa nyaman

b)

ata terasa kering

c)

Mata berair

d)

Mata keluar sekret

e)

Mata terasa basah

27.

Hasil Refraksi Subyektif ODS Sph. – 5.00D, PD Jauh : 65mm, VD: 12 mm memakai LKL R/L Sph. – 5.00D, BC. 8.40, Diameter 14 mm, warna Clear, Water Contens 70 %, Bahan Hidrogel.


Bila diukur jarak antara limbus temporal ODS : 76mm, maka diameter LKL yang direkomendasikan :

a)

12 mm

b)

12.5 mm

c)

13 mm

d)

13.5 mm

e)

15 mm

28.

Hasil Refraksi Subyektif OD. Sph. – 7.00 Cyl. – 0.50 Axis 90 derajat,Visus: 6/6, OS. Sph. – 7.00 Visus: 6/6, VD. 12 mm. Pemeriksaan Keratometri OD Kelengkungan Kornea Vertikal 7.60, Horizontal 7.70. Yang OS Kelengkungan Kornea Vertikal = Horizontal. HVID ODS : 11mm

OD dipasang LKL uji coba ukuran Sph. – 5.00 BC. 8.40 Diameter 13 mm, Hasil Over Refraksi Sph. – 2.00 Visus : 6/6, Maka direkomendasikan pemberian LKL adalah...

a)

Torik

b)

Spheris

c)

Spheris hasil konversi

d)

Torik Front Power

e)

Torik Back Power

29.

Hasil Refraksi Subyektif OD. Sph. – 7.00 Cyl. – 0.50 Axis 90 derajat,Visus: 6/6, OS. Sph. – 7.00 Visus: 6/6, VD. 12 mm. Pemeriksaan Keratometri OD Kelengkungan Kornea Vertikal 7.60, Horizontal 7.70. Yang OS Kelengkungan Kornea Vertikal = Horizontal. HVID ODS : 11mm


Pemberian Over Refraksi OD dengan Lensa Spheris bisa Visus: 6/6 karena ....

a)

Mata adaptasi terhadap LKL

b)

Air mata bersama LKL mengoreksi Astigmat Kornea

c)

Astigmat Kornea terkoreksi Astigmat Lensa

d)

Astigmat Kornea hilang

e)

Kelenturan LKL mengoreksi Astigmat Total.

30.

Seorang mahasiswa umur 23 tahun, 2 bulan yang lalu habis dioperasi mata kiri, yaitu diambil lensa kristalina akibat trauma, hasil koreksi OD. Plano, OS. Sph. + 9.00D, PD jauh: 64mm, VD: 12mm, disarankan oleh Dokter Spesialis Mata untuk memakai lensa kontak lunak.

Hasil Schirmer strip test 5 mm, jarak antara limbus temporal kedua mata 75 mm.


Water Contens yang direkomendasikan adalah ....

a)

LKL clear dengan kadar air rendah

b)

LKL clear dengan kadar air tinggi

c)

LKL clear dengan kadar air normal

d)

LKL clear dispossible kadar air normal

e)

LKL clear konvensional kadar air normal

31.

Berikut adalah hasil uji dan pengukuran yang harus dilakukan dalam Fitting Lensa Kontak

kecuali :

a)

Rhima Palpebra dan Diameter Pupil

b)

Keratometeri, Jenis Astigmat , Astigmat Kornea

c)

Horisontal Visible Iris Diameter

d)

Water Content, Warna, Bahan

e)

Frekfensi Kedipan dan Sifat Kedipan

32.

Berikut adalah Hasil penilaian fitting lensa kontak Longgar/ Too Flat adalah...

a)

Gerakan dengan uji kedip 1 mm

b)

Ketetatan 45%

c)

Gerakan Uji Kedip 2 mm

d)

Keketatan 65 %

e)

Gerakan Uji Dorong 2 mm

33.

Berikut adalah Ketentuan Over Refraksi , Kecuali :

a)

Lensa Kontak terpasang di mata

b)

Dilakukan setelah Lensa kontak dilepas

c)

Dilakukan setelah fittingnya baik

d)

Lensa Kontak yang terpasang bisa tidak sesaui power pasien

e)

Adalah pemeriksaan refraksi ulang

34.

Seorang RO melakukan pemeriksaan refraksi obyektif dengan keratometer dan

​didapatkan data sebagai berikut:

K OD = 43.00 – 44.00 @ 180. Data tersebut menunjukan bahwa status refraksi mata kanan penderita adalahastigmatismus....

a)

With The Rule dengan ukuran cylinder -1.00 x 90

b)

Against The Rule dengan ukuran cylinder -1.00 x 90

c)

With The Rule dengan ukuran cylinder -1.00 x 180

d)

Against The Rule dengan ukuran cylinder -1.00 x 180

e)

Against The Rule dengan ukuran cylinder +1.00 x 90

35.

Dalam penggunaan alat keratometer, apabila kita lihattarget mires (berupa tiga buah lingkaran) belum terlihat jelas (berbayang/ganda) maka harus dibuat sejelasmungkin.


Apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Memutar Okuler pada keratometer

b)

Menaikan atau menurunkan keratometer

c)

Memaju atau memundurkan keratometer

d)

Memutar keratometer kekiri atau kekanan

e)

Menggerakan keratometer kekiri atau kekanan

36.

Seorang Refraksionis Optisien melakukan pemeriksaanrefraksi obyektif kepada seorang klien dengan menggunakan keratometer didapatkan hasil untuk mata kanan dan kiri sebagai berikut 46.00 – 47.50 @ 90

Berapakah besar kelainan astigmat pada klien tersebut ?

a)

-1.50 x 90

b)

+1.50 x 90

c)

-1.50 x 180

d)

+1.50 x 180

e)

-1.75 x 180

37.

Refraksionis Optisien melakukan pemeriksaanKeratometer untuk klien yang akan memakai lensa kontak dengan hasil sebagai berikut :

KOD : 44.00 – 46.00 @ 180

KOS : 44.50 – 46.00 @ 180


Berapa flat meridian hasil keratometri mata kanan?

a)

44.00 D @ 90

b)

44.00 D @ 180

c)

46.00 D @ 90

d)

46.00 D @ 180

e)

47.00 D @ 180

38.

Nn Desi, umur 18 tahun mempunyai kelainan refraksi dengan ukuran kacamata untuk kanan: S -3.00 C -0.50 x 90, dan kiri : S – 2.00 C – 1.00 x 90. Pada sebuah lensa dapat dilakukan perubahan tanda minus ke plus tanpa merubah kekuatan dari lensa tersebut.


Berapakah transposisi ukuran lensa kanan dan kiri pada kasus di atas ?

a)

R = S -3.50 C + 0.50 x 90 dan

L = S – 2.50 C + 1.00 x 90

b)

R = S -3.00 C – 0.50 x 180 dan

L = S - 2.00 C – 1.00 x180

c)

R = S -3.50 C + 0.50 x 180 dan

L = S – 3.00 C + 1.00 x 180

d)

R = S -3.00 C – 0.50 x 90 dan

L = S - 2.00 C – 1.00 x 90

e)

R = S +0.50 C -3.50 x 180 dan

L = S +1.00 C -2.50 x 180

39.

Seorang Refraksionis Optisien dalam penggunaan alatkeratometer dimana lingkaranmires harus disatukan dan akan terlihat menjadi 3 lingkaran yang disebut penggandaan bayangan tetapi masih belum dapat memposisikan target di lingkaran tengah

Apakah langkah yang harus dilakukan oleh seorang Refraksionis Optisien ?

a)

Menaik atau menurun keratometer

b)

Memutar Okuler pada keratometer

c)

Memaju atau memundurkan keratometer

d)

Memutar keratometer kekiri atau kekanan

e)

Menggerakan keratometer kekiri atau kekanan

40.

Seorang Refraksionis Optisien melakukan pemeriksaanrefraksi obyektif kepada seorang

klien dengan menggunakan keratometer didapatkan hasil untuk mata kanan dan kiri sebagai berikut 45.00 – 48.00 @ 90


Berapakah besar kelainan astigmat pada klien tersebut ?

a)

-3.00 x 90

b)

+3.00 x 90

c)

-3.00 x 180

d)

+3.00 x 180

e)

-2.75 x 180

41.

Seorang RO melakukan wawancara dengan pasiennya untuk mendapatkan Informasi yang lengkap tentang masalah penglihatannya. Dia menanyakan tentang riwayat penyakit terdahulu, dan sekarang.Tahap ini ia lakukan untuk mendiagnosa yang akan digunakan sebagai acuan dalam langkah pemeriksaan selanjutnya.​


Pada kasus diatas tahap apakah yang dilakukan oleh ROtersebut?

a)

Anamnesa

b)

Pemeriksaan Refraksi

c)

Pemeriksaan Pendahuluan

d)

Diagnosa dan Tata Laksana

e)

Pemeriksaan Penglihatan Binokuler

42.

Yoga berusia 25 tahun, ingin menggunakan lensa kontak. Pemeriksaan pendahuluanmenggunakankeratometer, didapatkan hasil pemeriksaan sebagaiberikut:

KOD : Horisontal = 7.76 / Vertikal = 7.86 dan KOS : Horisontal = 7.75 / Vertikal : 7.84.

Yang manakah base curve lensa kontak lunak yang direkomendasikan kepada klien?

a)

BC = OD : 8 .64 / OS : 8 .62

b)

BC = OD : 8 .66 / OS : 8 .62

c)

BC = OD : 8 .66 / OS : 8 .64

d)

BC = OD : 8 .68 / OS : 8 .66

e)

BC = OD : 8 .62 / OS : 8 .62

43.

Niken wanita berusia 22 tahun. ingin memakai lensa kontak. Hasil pemeriksaan keratometer adalah:

KOD : Horisontal = 7.76 / Vertikal = 7.86 dan KOS : Horisontal = 7.75 / Vertikal : 7.84.

HVID : 11.

Trial lensa kontak : 8.70 /-1.00 / 14.

Penilaian fitting = liputan : Penuh, Centrasi : nasal/temporal : 1 /3, superior/inferior : 1/3. Gerakan dengan kedipan : Primer : 2 mm, up lag : 2 mm, Gerakan tanpa kedipan : Up Lag Gase : 2 mm.


penilaian fitting tersebut?

a)

Apa kesimpulan Ketat, ditolak

b)

Longgar, ditolak

c)

Ideal, diterima

d)

Ketat, diterima

e)

Longgar, diterima

44.

Fitting lensa kontak menggunakan trial lensa kontak dengan parameter sebagai berikut

: 8.40 / -1.00 / 14,

dari penilaian hasil fitting trial lensa kontak, disimpulkan bahwa trial lensa kontak yang digunakan: Ketat, ditolak.


Apa rekomendasi yang dapat diberikan?

a)

Base curve ditambah, diameter diperkecil

b)

Base curve diperkecil, diameter ditambah

c)

Base curve ditambah, diameter tetap

d)

Base curve tetap, diameter tetap

e)

Base curve tetap, diameter ditambah

45.

Seorang Klien datang ke optik, mengeluh lensa kontak lunak-nya kalau dipakai lama sering mengganjal sehingga penglihatannya tidak nyaman

Apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk menangani kasus diatas ?

a)

Periksa Kelengkungan Lensa Kontak

b)

Periksa Kadar Air Lensa Kontak

c)

Periksa Diameter Lensa Kontak

d)

Periksa Gerakan Lensa Kontak

e)

Periksa Ukuran Lensa Kontak

46.

Diana wanita berumur 19 tahun, hobinya berolah raga bola voley. Menderita kelainan myopia dengan ukuran kacamata: R - 5.50 D 6/6; L - 1.75 D 6/6. DV: 64 mm; VD: 12 mm. Merasa tidak nyaman memakai kacamata jika sedang berolah raga.

Berapa ukuran lensa kontak yang direkomendasikan?

a)

Diberikan ukuran R – 5,50 D, L - 1,75

b)

Diberikan ukuran R – 5,50 D, L - 1,50

c)

Diberikan ukuran R – 5,25 D, L - 1,50

d)

Diberikan ukuran R – 5,00 D, L - 1,75

e)

Diberikan ukuran R – 5,75 D, L - 2,00

47.

Seorang Wanita berumur 25 tahun bekerja sebagai sekretaris di perusahaan swasta, Wanita ini menginginkan pemasangan lensa kontak Disposable, setelah dilakukan pemeriksaan pendahuluan, refraksi obyektif dan pemeriksaan subyektif didapatkan hasil pemeriksaan sebagai berikut :

OD : -1.50 D

OS : -1.00 D PD : 65/63 mm

KOD: 7.50 – 7.80 mm

KOS : 7.60 – 7.80 mm

Diamater Iris (HVID) : 11 mm

Berapakah Base Curve (BC) lensa kontak disposable yang harus diberikan kepada wanita tersebut ?

a)

7.65 mm untuk mata kanan dan 7.70 mm untuk matakiri

b)

7.70 mm untuk mata kanan dan 7.70 mm untuk mata kiri

c)

8.40 mm untuk mata kanan dan 8.40 mm untuk mata kiri

d)

8.40 mm untuk mata kanan dan 8.50 mm untuk matakiri

e)

8.50 mm untuk mata kanan dan 8.50 mm untuk mata kiri

48.

Seorang pemakai kacamata dengan ukuran R/L S–3.00C–0.50 x 180 dan vertex distance 13 mm berkeinginan memakai lensa kontak . Karena lensa kontak menempel pada kornea maka kita harus menghitung kembali dioptri lensa kontak yang dibutuhkan.


Berapa Ukuran lensa kontak spheris yang bisa diberikan ?

a)

-2.50 DS

b)

-2.75 DS

c)

-3.00 DS

d)

-3.25 DS

e)

-3.50 DS

49.

Seorang Refraksionis Optisien melakukan pengukuran kelengkungan kornea klien dengan keratometer dimana hasil pengukurannya adalah 7.85/7.95 @ 90 untuk kedua mata

Berapakah hasil keratometer rata-ratanya dari pengukuran tersebut ?

a)

7.95 mm

b)

7.90 mm

c)

7.85 mm

d)

7.80 mm

e)

7.60 mm

50.

Seorang Refraksionis Optisien melakukan pengukuran kelengkungan kornea klien dengan keratometer dimana hasil pengukurannya adalah 7.85/7.95 @ 90 untuk kedua mata,


Apakah jenis astigmat kondisi tersebut :

a)

Oblique

b)

Mixtus

c)

Againts The Rule

d)

Myopicus Simplex

e)

With The Rule

51.

Pemakai kacamata S +6.00 D dengan jarak vertex sebesar 14 mm, bila memakai lensa kontak untuk efektifitas yang sama kekuatan dioptri lensa kontak berbeda dengan kacamata. Kinerja fitting lensa kontak ujicoba dengan base curve lebih datar 0.50 D menunjukkan kreteria fitting ideal.


Berapakah Dioptri Lensa Kontak yang dibutuhkan ?

a)

+5.00DS

b)

+5.50DS

c)

+6.50DS

d)

+6.75 DS

e)

+7.00DS

52.

Seorang penderita astigmat dengan resep R/L S–6.50D C–2.50 x 180 dan vertex distance 14 mm berkeinginan memakai lensa kontak. Karena lensa kontak menempel pada kornea maka kita harus menghitung kembali dioptri lensa kontak yang dibutuhkan.


Berapakah kekuatan dioptri lensa kontak yang dibutuhkan pasien tersebut ?

a)

S -6.00D C–2.00 x180

b)

S–6.00D C–2.50 x 180

c)

S–6.75D C–2.25 x 180

d)

S–6.75D C–2.00 x 180

e)

S–6.25D C–2.00 x 180

53.

Lensa kontak lunak uji coba yang terpasang menunjukan bahwa gerakan terlalu banyak dan posisinya dibawah. Kelengkungan dasar lensa kontak uji coba adalah 8.80 dan diameternya 14,3 mm. Salah satu upaya membuat fitting lensa ini ideal adalah dengan merubah kelengkungandasar.

Agar fiting lensa kontak pada kasus diatas menjadi optimal, berapakah kelengkungan dasar lensa kontak tersebut ?

a)

9.00

b)

8.85

c)

8.60

d)

8.86

e)

8.30

54.

Lensa kontak lunak uji coba yang terpasang menunjukan bahwa Gerakan dengan uji dorong berkisar 0,5 mm. Kelengkungan dasar lensa kontak uji coba adalah 8.80 dan diameternya 14,3 mm.


Salah satu upaya membuatfitting lensa ini ideal adalah dengan merubahkelengkungan dasar adalah

a)

9.0

b)

8.85

c)

8.6

d)

8.86

e)

8.3

55.

Ketika diperiksa gerakan lensa kontak uji coba torik bergerak searah jarum jam sebesar 10 derajat. Kondisi ini mengharuskan kita memperhitungkan aksis lensa kontak torik yang akan kita pesan. Lensa kontak uji coba dipasangS -4.00 C -1.00 x 180 pada seorang pasien.


Visus yang dicapai 6/6.

Berapakah axis lensa kontak yang harus dipesan?

a)

10

b)

20

c)

170

d)

160

e)

165

56.

Ketika diperiksa gerakan lensa kontak uji coba torik bergerak searah jarum jam sebesar 10 derajat, pada pasien dengan Rx S-5, 00 C-125 x 10Kondisi ini mengharuskan kita memperhitungkan aksis lensa kontak torik yang akankita pesan. Lensa kontak uji coba dipasang S -4.00 C-1.00 x 180 pada seorang pasien..


Berapakah axis lensa kontak yang harus dipesan?

a)

10

b)

20

c)

170

d)

160

e)

165

57.

Penggunaan alat keratometer pada pemeriksaan refraksi obyektif akan sangat membantu dalam kecepatan dan ketepatan status refraksi pada proses pemeriksaan refraksi subyektif monokuler.

Apakah hasil dari pemeriksaan diatas?

a)

Daya bias kornea.

b)

Sumbu bola mata.

c)

Sagita kornea.

d)

Diameter kornea.

e)

Ketebalan kornea.

58.

Tita berusia 22 tahun datang ke optikal bermaksud inginmenggunakan lensa kontak lunak warna dengan alasan kosmetik. Pada pemeriksaan HVID diperoleh data diameter horisontal iris adalah 11 mm.

Berapakah diameter lensa kontak yang digunakan ?

a)

8.5 mm

b)

11 mm

c)

13 mm

d)

14 mm

e)

15 mm

59.

Rina berusia 22 tahun datang ke optikal bermaksudingin menggunakan lensa kontak RGP. Pada pemeriksaan HVID diperoleh data diameter horisontal iris adalah 11mm.

Berapakah diameter lensa kontak yang digunakan ?

a)

8,5 mm

b)

11 mm

c)

13 mm

d)

14 mm

e)

15 mm

60.

Sita berusia 17 tahun datang ke optikal, mengeluh matanya terasa perih dan kesat menggunakan lensa kontak lunak yang baru dipakainya di dalam ruangan berAC.

Apakah Solution yang diberikan untuk mengatasi kasus di atas?

a)

Buffered Saline

b)

Daily Cleaner

c)

Neutralizer

d)

Enzymatic

e)

Eyedrop