wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Modul 200

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.
Kata ‘metode’ berasal dari bahasa Yunani μεθοδος (μετα+οδου) yang berarti
a)
dengan jalan
b)
dengan tujuan
c)
dengan keperluan
d)
dengan kepastian
2.
Metode berpikir adalah
a)
cara dan jalan berpikir menurut sistem aturan tertentu
b)
tujuan berpikir menurut sistem aturan tertentu
c)
keperluan berpikir menurut sistem aturan tertentu
d)
kepastian berpikir menurut sistem aturan tertentu
3.
Teori adalah
a)
seluruh uraian sistematis-metodis mengenai aspek ilmiah tertentu
b)
seluruh uraian aspek ilmiah mengenai sistematis-metodis tertentu
c)
seluruh uraian aspek sistematis tertentu
d)
seluruh uraian metodis ilmiah tertentu
4.
logika adalah
a)
seluruh jalan pikiran terperinci yang menghasilkan teori
b)
seluruh teori terperinci yang menghasilkan jalan pikiran
c)
seluruh jalan teori yang menghasilkan pikiran terperinci
d)
seluruh jalan terperinci yang menghasilkan pikiran teori
5.
Sokrates mengarahkan pemikiran filsafat tentang
a)
aspek etis
b)
aspek estetis.
c)
aspek etisis
d)
aspek estis.
6.
Dalam buku “Apologia”, Sokrates tahu bahwa
a)
ia tidak tahu
b)
ia tahu
c)
ia tidak mau tahu
d)
ia tidak perlu tahu
7.
Sokrates mengajak orang untuk (pilih semua jawaban yang benar)
a)
Berbicara
b)
Berdiskusi
c)
Berdialog
d)
Berdebat
8.
Kerangka metode Sokrates disebut
a)
διαλεκτικη τεχνη
b)
διατελκτικη τεχνη
c)
διαλεκτικη τεχην
d)
διαλεκτικη τηχνε
9.
διαλεκτικη τεχνη berarti
a)
seni berdialog
b)
seni berdebat
c)
seni berbantah
d)
seni berkonflik
10.
proses induksi adalah
a)
mengupas pernyataan dan mendefinisikan istilah
b)
mengupas istilah dan mendefinisikan pernyataan
c)
mendefinisikan pernyataan dan mengupas istilah
d)
mengupas dan mendefinisikan pernyataan istilah
11.
Banyak hal yang selama ini diterima apa adanya dengan baik dan damai, oleh Sokrates
a)
digugat dan diragukan
b)
dicela dan diragukan
c)
digugat dan dihujat
d)
diganti dan diragukan
12.
Sokrates lebih banyak bertugas menjadi
a)
pendobrak dan pembongkar
b)
pencipta dan pembongkar
c)
pendobrak dan pengingkar
d)
pencipta dan pengingkar
13.
Plotinus dikenal sebagai pendiri
a)
Neo-Platonisme
b)
Neo-Plotinusme
c)
Platonisme
d)
Plotinusme
14.
Metode intuitif Plotinus sangat dipengaruhi aliran agama yang memakai cara
a)
mistik dan kontemplatif
b)
mistik dan konsentratif
c)
milenstik dan kontemplatif
d)
milenstik dan konsentratif
15.
Bergson berpendapat bahwa dalam diri manusia ada
a)
vitalitas naluri
b)
vitalitas spiritual
c)
vitalitas biologis
d)
vitalitas kimiawi
16.
Metode yang banyak berkembang pada Abad Pertengahan adalah
a)
Metode Skolastik
b)
Metode Soklastik
c)
Metode Soklatik
d)
Metode Skoslatik
17.
Pada Abad Pertengahan, filsafat dikuasai oleh
a)
pemikiran teologi dan suasana keagamaan Kristen
b)
pemikiran teknologi dan suasana keagamaan Kristen
c)
pemikiran teologi dan suasana keragaman Kristen
d)
pemikiran teknologi dan suasana keragaman Kristen
18.
Thomas Aquinas menunjukkan penghargaan yang tinggi terhadap Filsafat skolastik yang dikatakannya
a)
puncak kemampuan akal-budi manusia
b)
puncak akal-budi kemampuan manusia
c)
puncak kemampuan manusia
d)
puncak akal-budi manusia
19.
Semua proses diharapkan mencapai suatu pemahaman baru disebut
a)
‘lectio’
b)
‘letcio’
c)
‘lettio’
d)
‘leccio’
20.
Untuk tingkat yang lebih tinggi, ‘lectio’ diikuti dengan
a)
‘disputatio’ (perdebatan)
b)
‘dispusatio’ (perbantahan)
c)
‘disputasio’ (perbaikan)
d)
‘dispusasio’ (permainan)
21.
Bagi Descartes, hanya tinggal satu kepastian yang bertahan dan tidak dapat disangsikan, dan hal ini terangkumnya dalam kalimat
a)
Cogito, ergo sum (saya berpikir, maka saya ada)
b)
Gocito, ergo mus (saya berpikir, maka saya ada)
c)
Cogito, egro sum (saya berpikir, maka saya ada)
d)
Gocito, ergo mus (saya berpikir, maka saya ada)
22.
Hume mengatakan bahwa filsafat moral bisa dan biasa didasarkan atas
a)
kepercayaan (belief) dan perasaaan (feeling)
b)
perasaaan (belief) dan kepercayaan (feeling)
c)
kepercayaan (feeling) dan perasaaan (belief)
d)
ketakpercayaan (belief) dan persangkaan (feeling)
23.
Metode Transendental, juga sering dijuluki
a)
‘neo-skolastik’
b)
‘neo-metodis’
c)
‘neo-transendental’
d)
‘skolastik-transendental’
24.
Pemikiran Immanuel Kant merupakan titik-tolak periode baru bagi
a)
Filsafat Barat
b)
Filsafat Timur
c)
Filsafat Utara
d)
Filsafat Selatan
25.
Sama dengan kebanyakan filsafat lain, Kant memulai dengan
a)
meragukan segala sesuatu
b)
memercayai segala sesuatu
c)
memastikan segala sesuatu
d)
menjelaskan segala sesuatu
26.
Kant membedakan dua jenis pengertian
a)
Pengertian analisis (penguraian) dan Pengertian sintesis (penggabungan)
b)
Pengertian sintesis (penguraian) dan Pengertian analisis (penggabungan)
c)
Pengertian analisis (penggabungan) dan Pengertian sintesis (penguraian)
d)
Pengertian analisis (sintesis) dan Pengertian penguraian (penggabungan)
27.
Metode Metode Dialektis sering disebut
a)
‘Hegelian Method’
b)
‘Higelian Method’
c)
‘Hegilean Method’
d)
‘Higilean Method’
28.
Filsafat Hegel termasuk aliran
a)
Idealisme
b)
realilsme
c)
abstrakisme
d)
mayisme
29.
Secara ringkas Ungkapan Filsafat Hegel yang terkenal adalah
a)
“Pikiran adalah Kenyataan”
b)
“Kenyataan adalah Pikiran”
c)
“Pikiran adalah nyata”
d)
“Kenyataan adalah berpikir”
30.
The absolute has no opposite, artinya
a)
Yang absolut tidak punya lawan
b)
Yang tidak punya lawan absolut
c)
Yang lawan tidak punya absolut
d)
Yang tidak punya absolut lawan
31.
Untuk memperoleh kebenaran, Hegel menggunakan metode
a)
Konflik konstruktif dan kontradiksi dinamis
b)
Konflik dinamis dan kontradiksi konstruktif
c)
kontradiksi Konflik dan konstruktif dinamis
d)
konstruktif dinamis dan kontradiksi Konflik
32.
Untuk mencapai obyek pengertian menurut keasliannya, maka harus diadakan suatu pembersihan yang disebut
a)
reduksi (ephoce)
b)
induksi (ephoce)
c)
deduksi (ephoce)
d)
produksi (ephoce)
33.
Fenomena berasal dari bahasa Yunani
a)
φαινομαι
b)
φενομε
c)
φενομαι
d)
φαινομε
34.
Fenomena berasal dari bahasa Yunani φαινομαι artinya
a)
yang terlihat
b)
yang terpahat
c)
yang terlibat
d)
yang terjilat
35.
Fenomenologi mengadakan refleksi mengenai pengalaman langsung sejauh
a)
bertindak secara sengaja
b)
bertindak secara tidak sengaja
c)
tidak bertindak secara sengaja
d)
tidak bertindak secara tidak sengaja
36.
Ludwig Wittgenstein meneliti dan menemukan bahwa kebingungan terhadap filsafat banyak disebabkan oleh
a)
bahasa filosofis yang rancu dan kacau
b)
bahasa rancu yang filosofis dan kacau
c)
bahasa kacau yang rancu dan filosofis
d)
bahasa rancu dan kacau yang filosofis
37.
Wittgenstein menolak
a)
segala bentuk reduksi
b)
segala bentuk deduksi
c)
segala bentuk induksi
d)
segala bentuk produksi
38.
Metode Kritis
a)
Sokrates dan Plato
b)
Plotinus dan Hendri Bergson
c)
Aristoteles dan Thomas Aquinas
d)
Descartes
39.
Metode Intuitif
a)
Plotinus dan Hendri Bergson
b)
Aristoteles dan Thomas Aquinas
c)
Descartes
d)
David Hume
40.
Metode Skolastik
a)
Aristoteles dan Thomas Aquinas
b)
Descartes
c)
David Hume
d)
Immanuel Kant
41.
Metode Matematis
a)
Descartes
b)
David Hume
c)
Immanuel Kant
d)
George Willhelm Friedrich Hegel
42.
Metode Empiris-Eksperimental
a)
David Hume
b)
Immanuel Kant
c)
George Willhelm Friedrich Hegel
d)
Edmund Husserl
43.
Metode Transendental
a)
Immanuel Kant
b)
George Willhelm Friedrich Hegel
c)
Edmund Husserl
d)
Heidegger, Sartre dan Merleau-Point
44.
Metode Dialektis
a)
George Willhelm Friedrich Hegel
b)
Edmund Husserl
c)
Heidegger, Sartre dan Merleau-Point
d)
Ludwig Wittgenstein
45.
Metode Fenomenologis
a)
Edmund Husserl
b)
Heidegger, Sartre dan Merleau-Point
c)
Ludwig Wittgenstein
d)
Sokrates dan Plato
46.
Eksistensialisme
a)
Heidegger, Sartre dan Merleau-Point
b)
Ludwig Wittgenstein
c)
Sokrates dan Plato
d)
Plotinus dan Hendri Bergson
47.
Metode Analitika Bahasa
a)
Ludwig Wittgenstein
b)
Sokrates dan Plato
c)
Plotinus dan Hendri Bergson
d)
Descartes
48.

Komposisi Disputasio biasanya sebagai berikut

1. persoalan (quaestio) diterangkan oleh dosen;

2. jawaban (solutio) diberikan oleh mahasiswa senior

3. keberatan-keberatan (videtur quod non) diajukan;

4. kesimpulan (summarium/determinatio) diberikan oleh dosen

Urutan yang benar adalah

a)

1, 3, 2, 4

b)

1, 2, 3, 4

c)

1, 4, 3, 2

d)

1, 3, 4, 2

49.

Tiga Langkah metode Filsafat Hegel (pilih semua jawaban yang benar)

a)

mengiyakan konsep yang lazim diterima dan jelas (arti sehari- hari yang spontan)

b)

mengingkari pengiyaan konsep yang lazim diterima dan jelas

c)

mengingkari pengingkaran pengiyaan konsep yang lazim diterima dan jelas

d)

mengkritik konsep yang lazim diterima tetapi tidak jelas (arti sehari- hari yang spontan)

50.

Tiga Reduksi dalam Metode Fenomenologis adalah (pilih semua jawaban yang benar)

a)

Reduksi unsur tradisi

b)

Reduksi eidetis

c)

Reduksi wende zum subjekt

d)

Reduksi ephoce