NEW
Font size
WorksheetsRemedUASGnBK-Mekanika Teknik-X-KGSP-2020
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 10mins
Perhitungan gaya batang dilakukan untuk menghitung dan menentukan …
Tengangan torsi
Dimensi / ukuran batang
Tengangan lentur
Tegangan ijin
Tegangan geser
Rangka batang merupakan suatu bentuk dari susunan batang-batang lurus membentuk pola …
Persegi
Lingkaran
Traspesium
Lengkungan
Segitiga
Untuk menentukan stabil/tidak stabilnya suatu kontruksi rangka batang yaitu memenuhi syarat kesetimbangan rangka batang. Berikut ini rumus syarat kesetimbangan yang benar adalah …
S+2R=K
2S+R=K
S+R=2K
S+R=K
S+2K=R
Urutan analisis rangka batang adalah …
Cek kesetimbangan rangka batang – metode analisis gaya batang – daftar gaya batang
Cek kesetimbangan rangka batang – daftar gaya batang – gambar rangka batang
Gambar rangka batang – kesetimbangan rangka batang – cek stabilitas rangka batang
Gambar rangka batang – daftar rangka batang – cek analisis rangka batang
Semua salah
Berikut adalah keuntungan dari penggunaan kontruksi rangka batang, kecuali ...
Lebih ekonomis
Cocok untuk bentang dan beban yang besar
Penghematan bahan menjadi pertimbangan yang utama
Pekerjaannya memakan waktu yang lama
Dapat digunakan pada bangunan yang memiliki bentang yang panjang
Perhatikan hal-hal di bawah ini !
1) Memiliki banyak sambungan
2) Biaya pekerjannya tinggi
3) Pekerjaannya memakan waktu lama
Yang termasuk kerugian penggunaan konstruksi rangka batang adalah …
1)
1) dan 2)
1) dan 3)
2) dan 3)
1), 2), dan 3)
Gaya batang yang bernilai positif menandakan bahwa batang tersebut bersifat …
Lentur
Geser
Tekan
Tarik
Puntiran
Gaya batang yang bernilai negatif menandakan bahwa batang tersebut bersifat …
Lentur
Geser
Tekan
Tarik
Puntiran
Metode perhitungan gaya batang dengan cara analisis dapat dilakukan dengan …
Metode Cremona
Metode culmann
Metode Persegi
Semua Salah
Metode Titik Simpul
Metode perhitungan gaya batang dengan cara grafis dapat dilakukan dengan …
Metode Cremona
Metode culmann
Metode Persegi
Semua Salah
Metode Titik Simpul
Perbedaan antara metode titik simpul dan cremona pada analisis rangka batang adalah …
Perbedaan nama
Perbedaan syarat kesetimbangan
Perbedaan cara mengerjakan
Perbedaan daftar gaya
Perbedan jenis rangka
Metode Titik Simpul disebut juga dengan metode …
Metode Cremona
Metode culmann
Metode Persegi
Semua Salah
Metode Titik Buhul
Lihat gambar !
Berdasarkan gambar tersebut, maka nilai RVA adalah … kg
5
10
30
35
45
Lihat gambar !
Berdasarkan gambar tersebut, maka nilai RVB adalah … kg
5
10
30
35
45
Berdasarkan gambar tersebut, jika menggunakan metode titik buhul dalam pengerjaannya, maka nilai batang S1 adalah …
-10 kg (tekan)
10 kg (tarik)
-5 kg (tekan)
5 kg (tarik)
-2,5 kg (tekan)
Berdasarkan gambar tersebut, jika menggunakan metode titik buhul dalam pengerjaannya, maka nilai batang S1 adalah …
-200 kg (tekan)
200 kg (tarik)
-100kg (tekan)
100 kg (tarik)
-50 kg (tekan)
Berdasarkan gambar tersebut, berikut ini pernyataan yang benar adalah ...
Nilai S1=S2
Nilai S1=S3
Nilai S1=S4
Nilai S1=S5
Nilai S4=S3
Berdasarkan gambar tersebut, berikut ini pernyataan yang benar adalah ...
Nilai S1=S2
Nilai S1=S3
Nilai S2=S3
Nilai S1=S5
Nilai S2=S5
Berdasarkan gambar tersebut, berikut ini pernyataan yang benar adalah ...
Nilai S1=S4 = 10kg (Tarik)
Nilai S1=S4 = -10Kg (Tekan)
Nilai S2=S4 = -5 kg (Tekan)
Nilai S2=S4 = 5 kg (Tarik)
Nilai S2=S3 = -2,5 kg (Tekan)
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai tegangan adalah …
Tegangan Izin harus lebih kecil dari Tegangan yang terjadi
Tegangan Izin sama dengan Tegangan yang terjadi
Tegangan Izin harus lebih besar dari Tegangan yang terjadi
Tegangan Izin harus lebih kecil dari Tegangan lentur
Tegangan Izin harus lebih kecil dari Tegangan tarik
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai tegangan adalah …
Tegangan = Gaya (beban) dikali Luas Penampang
Tegangan = Gaya (beban) ditambah Luas Penampang
Tegangan = Gaya (beban) dikurangi Luas Penampang
Tegangan = Gaya (beban) dibagi Luas Penampang
Tegangan = Gaya (beban) dibagi Luas Penampang dikali enam
Tegangan tarik yang diizinkan pada kontruksi sebuah bata adalah 2 N/mm2. Luas penampang batu bata tersebut adalah 120 mm2. Gaya tarik maksimum yang mampu ditahan oleh bata tersebut adalah …
60 N
0,6 N
240 N
24 N
0,24 N
Diketahui luas penampang balok kayu 8cm2 dan menerima beban tarik 5 ton. Maka, besar tegangan tarik balok tersebut adalah … kg/cm2.
0,625
62,5
625
1,6
0,0016
Suatu batang mempunyai luas penampang sebesar 4cm2 dan menerima beban tarik 4 ton. Maka, besar tegangan tarik balok tersebut adalah … kg/cm2.
1
100
1000
16
16000
Suatu batang mempunyai luas penampang sebesar 12 cm2 dan menerima tegangan tarik 1000kg/cm2. Maka, besar beban tarik yang terjadi pada balok tersebut adalah … kg.
12
988
1000
1012
12000
Suatu patok dari kayu kelas I memiliki dimensi 4/8cm dengan tegangan 130kg/cm2. Maka, besarnya beban yang dapat dipikul oleh patok tersebut adalah … kg.
4160
1040
520
32,5
16,25
Suatu kaso dari kayu memiliki dimensi 5/7cm dengan tegangan tarik 100kg/cm2. Maka, besarnya beban yang dapat dipikul oleh patok tersebut adalah … ton.
3,5
35
100
350
3500
Suatu pondasi dibebani muatan P = 3600Kg. Apabila ukuran penampang pondasi 60cm x 60cm. Maka tegangan yang terjadi pada permukaan pondasi adalah … kg/cm2.
3600
3480
120
60
1
Perhatikan hal-hal di bawah ini !
1) Kontrol kekuatan dan kekakuan
2) Variasi besaran material
3) Variasi bentuk balok pada seluruh panjangnya
4) Kondisi ujung elemen struktur
5) Variasi kondisi tumpuan dan batas
Faktor-faktor yang termasuk prinsip-prinsip desain umum dalam perencanaan balok adalah …
1), 2), 4), dan 5)
1), 2), 3), dan 4)
1), 2), 3), dan 5)
1), 3), 4), dan 5)
2), 3), 4), dan 5)
Perhatikan hal-hal di bawah ini !
1) Faktor beban angin 1,0
2) Faktor sifat kayu
3) Faktor beban untuk angin 1,33
4) Faktor beban normal 1,0
5) Faktor beban normal 1,33
Yang termasuk prinsip desain praktis balok kayu adalah …
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 5)
2), 4), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
Perhatikan hal-hal di bawah ini !
1) Pembuatan desain momen
2) Penentuan penampang balok menerus
3) Variasi bentuk balok pada seluruh panjangnya
4) Penggunaan titik hubung konstruksi
5) Pengontrolan distribusi momen
Beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan dalam desain balok statis tak tentu adalah …
1), 2), 4), dan 5)
1), 2), 3), dan 4)
1), 2), 3), dan 5)
1), 3), 4), dan 5)
2), 3), 4), dan 5)
Perhatikan hal-hal di bawah ini !
1) Panjang Kolom
2) Kekakuan
3) Variasi bentuk balok pada seluruh panjangnya
4) Variasi kondisi tumpuan dan batas
5) Kondisi ujung elemen struktur
Faktor-faktor yang mempengaruhi beban tekuk (Pcr) pada suatu elemen struktur tekan panjang …
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 5)
2), 4), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
Perhatikan hal-hal di bawah ini !
1) Pengontrolan distribusi momen
2) Penampang
3) Kolom pada konteks gedung
4) Pembuatan desain momen
5) Ukuran kolom
Beberapa faktor yang menjadi petimbangan dasar atau prinsip-prinsip dalam desain elemen
struktur tekan secara umum adalah …
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 5)
2), 4), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
Tegangan geser maksimum pada penampang balok adalah …
0,5 kali tegangan geser rata-rata penampang balok segiempat
1,0 kali tegangan geser rata-rata penampang balok segiempat
1,5 kali tegangan geser rata-rata penampang balok segiempat
2,0 kali tegangan geser rata-rata penampang balok segiempat
2,5 kali tegangan geser rata-rata penampang balok segiempat
Penyebab defleksi pada balok adalah …
Adanya momen puntir pada balok
Adanya momen torsi pada balok
Adanya momen pada balok
Adanya lendutan pada balok akibat beban
Adanya gaya geser internal dan eksternal
