wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS KMB 1 NON REGULER

Total questions: 144

Worksheet time: 1068hrs 59mins

Name
Class
Date
1.
Seorang laki-laki, usia 28 tahun dengan anemia, dirawat dengan keluhan lemas, mudah lelah, konjungtiva anemis, mukosa bibir kering dan pucat, CRT > 3 detik. Hasil lab Hb 6,8gr/dl. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah
a)
Keletihan
b)
Risiko infeksi
c)
Risiko perfusi perifer tidak efektif
d)
Risiko syok
e)
Gangguan rasa nyaman
2.

Tindakan terapeutik untuk manajemen energi pada pasein dengan keletihan yaitu

a)

Identifikasi gangguan fungsi tubuh yang mengakibatkan kelelahan

b)

Monitor pola dan jam tidur

c)

Lakukan latihan rentang gerak pasif dan atau aktif

d)

Anjurkan tirah baring

e)

Kolaborasi dengan ahli gizi untuk meningkatkan asupan makanan

3.
Hal yang benar tentang HEMOGLOBIN antara lain, kecuali
a)
Merupakan substansi yang mengandung zat besi di dalam eritrosit
b)
Nilai HB wanita lebih tinggi dari laki-laki
c)
Berikatan dengan oksigen
d)
Berikatan dengan karbondioksida
e)
Ketika sel darah merah rusak, HB terpecah menjadi faktor heme dan globin
4.
Produk buangan dari hasil akhir metabolisme protein adalah
a)
Urea
b)
Kreatinin
c)
Asam urat
d)
Bilirubin
e)
Bikarbonat
5.
Seorang perempuan, usia 26 tahun dirawat dengan anemia, keluhan lemas, mual dan tidak nafsu makan. Berat Badan 40 kg, Tinggi Badan 160cm. Intervensi terapeutik untuk manajemen nutrisi yaitu
a)
Identifikasi kebutuhan kalori dan jenis nutrien
b)
Sajikan makanan yang menarik dan suhu yang sesuai
c)
Monitor asupan makanan
d)
Ajarkan diet yang diprogramkan
e)
Kolaborasi pemberian antiemetik
6.
Seorang laki-laki, usia 28 tahun, dirawat dengan Dengue High Fever hari ke 4. Pasien masih merasa lemah, nafsu makan sudah mulai membaik. Infus RL terpasang, hasil trombosit 72ribu/mcL. Pasien menanyakan bagaimana perawatan dirumah. Edukasi yang perlu diberikan oleh perawat adalah
a)
Makanan yang dipantang
b)
Waktu terbaik untuk istirahat tidur
c)
Cara penularan dan pencegahan penyakit
d)
Aktifitas pasien
e)
Keteraturan minum obat
7.
Pasien mendapatkan transfusi darah Packed Red Cell 300cc, monitor yang dilakukan oleh perawat setelah produk darah diberikan ke pasien
a)
Setiap 5 menit
b)
Setiap 10 menit
c)
Setiap 15 menit
d)
15 menit pertama setiap 5 menit
e)
30 menit pertama
8.
Seorang laki-laki, usia 38 tahun dirawat dengan Dengue High Fever di ruang HCU. Ku lemah, kesadaran compos mentis, GCS E4M6V5, TD 100/60mmHg, Nadi 110x/menit, Suhu 38C, Nafas 24x/menit. BAB warna hitam, perdarahan di gusi, ptekie (+), hasil trombosit 38ribu/mcL. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah
a)
Hipovolemia
b)
Ketidakseimbangan cairan
c)
Risiko perdarahan
d)
Hipertermia
e)
Risiko infeksi
9.
Kriteria hasil dari rehidrasi cairan pada pasien dengan masalah hipovolemia adalah
a)
Intake dan ouput seimbang
b)
Kesadaran compos mentis
c)
Urine output 0,5cc-1cc/kgBB/jam
d)
TTV stabil
e)
Pupil isokhor
10.
Hasil pengkajian pada pasien Dengue High Fever, didapatkan tanda ptekie pada ektremitas. Tes ini dilakukan dengan cara
a)
Barthel indeks test
b)
Rumple leed test
c)
Kernig test
d)
Kremaster test
e)
Rosolimo test
11.
Hasil AGD pasien dengan pH 7,29 PO2 75 mmHg PCO2 50mmHg HCO3 24mEq/L , pasien mengalami kondisi
a)
Asidosis metabolik
b)
Asidosis respiratorik
c)
Asidosis metabolik terkompensasi
d)
Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian
e)
Asidosis respiratorik terkompensasi penuh
12.
Pasien mendapatkan transfusi Packed Red Cell 250cc. Pasien mengalami reaksi akut ringan saat pemberian transfusi dengan tanda
a)
Demam
b)
Palpitasi
c)
Gelisah
d)
Pruritus
e)
Dispnoe ringan
13.
Penyakit Systemic Lupus Eritematosis (SLE) adalah penyakit yang mulai banyak dialami oleh manusia. Apakah sistem tubuh yang diserang oleh penyakit ini
a)
Sistem kardiovaskuler
b)
Sitem imunologi
c)
Sistem integument
d)
Sistem muskuloskeletal
e)
Sistem perkemihan
14.
Seorang perempuan, usia 21 tahun dengan SLE, mengeluh nyeri pada persendian dan sakit saat digerakkan. Tampak bercak kemerahan pada kulit pasien, hasil ANA Blood test Positif. Apakah ciri khas awal yang mudah dikenali pada pasien tersebut
a)
Adanya rash kemerahan berbentuk kupu-kupu pada wajah pasien
b)
Tampak bercak kemerahan pada seluruh tubuh pasien
c)
Adanya perubahan bentuk struktur wajah seperti singa
d)
Sangat tidak toleran terhadap sinar matahari
e)
Selalu menggunakan jaket di siang hari
15.
Seorang perempuan, usia 38 tahun dengan SLE disertai komplikasi ginjal. Mendapat pengobatan kortikosteroid jangka panjang. Apakah penyakit tulang yang mungkin akan timbul akibat pengobatan kortikosteroid tersebut
a)
Fraktur
b)
Osteomyelitis
c)
Osteoporosis
d)
Osteosarkoma
e)
Multiple myeloma
16.
Komplikasi dari penyakit SLE akan merusak organ ginjal. Bagian dari ginjal yang dimaksud adalah
a)
Tubulus ginjal
b)
Glomerulus
c)
Piala ginjal
d)
Ansa henle
e)
Ureter
17.
Keluhan umum yang banyak dirasakan oleh pasien dengan SLE adalah
a)
Lemas
b)
Demam
c)
Anoreksia
d)
Berat badan menurun
e)
Nyeri pada persendian
18.
Seorang penderita SLE mengalami fotofobia saat melihat sinar matahari. Apakah tindakan keperawatan yang dianjurkan pada pasien tersebut?
a)
Tidak perlu keluar rumah
b)
Tutup gorden dan jendela
c)
Gunakan cadar pada saat keluar rumah
d)
sebaiknya keluar rumah saat malam hari
e)
Gunakan kaca mata hitam saat keluar rumah
19.
Seorang laki-laki, usia 17 tahun dengan SLE. Keluhan lemah, sesak nafas, wajah sembab, nyeri pada sendi, kaki bengkak, urin berwarna pekat. TD 110/70 mmHg, RR 28x/mnt, Frekuensi nadi 88 x/mnt, suhu 36,7oC. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
a)
Nyeri akut
b)
Hipervolemia
c)
Kelemahan fisik
d)
Defisit perawatan diri
e)
Pola napas tidak efektif
20.
Pasien SLE dengan masalah hipervolemia mengalami sesak nafas, wajah sembab, kaki bengkak, urine pekat, maka tindakan yang paling tepat diberikan adalah
a)
Berikan posisi semi fowler
b)
Berikan oksigen nasal kanul
c)
Ajarkan tehnik relaksasi
d)
Lakukan latihan ROM
e)
Batasi intake cairan
21.
Kriteria evaluasi yang tepat untuk masalah hipervolemia pada pasien SLE adalah
a)
Nyeri berkurang
b)
Frekuensi napas 16-24 x/menit
c)
Sendi tidak kaku saat digerakkan
d)
Dapat melakukan mobilisasi
e)
Tidak terdapat edema anasarka
22.
Kekakuan pada sendi yang terjadi pada pagi hari (morning steafness), ditemukan pada penyakit
a)
Osteoporosis
b)
Osteomyelitis
c)
Osteomalacia
d)
Osteosarkoma
e)
Rhematoid Arthritis
23.
Rhematoid Arthritis dapat menyebabkan keringnya produksi cairan tubuh seperti keringnya air saliva, keringnya air mata dan keringnya kulit. Kondisi ini disebut
a)
Bamboo spine
b)
Palmar erytema
c)
Sjorgen syndrome
d)
Raynaud fenomena
e)
Morning steafness
24.
Seorang laki-laki, usia 68 tahun mengalami kekakuan pada sendi tulang belakang yang disebut dengan “bamboo spine”. Pasien mengeluh nyeri pada saat tidur dan bangun dari tidur. Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada pasien tersebut
a)
Kolaborasi pemberian obat analgetik
b)
Ajarkan tehnik relaksasi napas dalam
c)
Lakukan massage pada bagian punggung pasien
d)
Anjurkan tidur di kasur yang kaku dan tidak berbusa
e)
Hindari gerakan yang tiba-tiba saat berpindah posisi
25.
Penyakit Rhematoid Arthritis adalah penyakit yang menyerang sistem imunologi tubuh. Apakah ciri khas kronis pada penyakit ini
a)
Sendi pada tubuh menyatu menjadi tulang
b)
Adanya bercak kemerahan pada kulit tubuh
c)
Bengkak pada tubuh akibat gagal ginjal
d)
Tidak toleransi terhadap panas
e)
Nyeri pada persendian
26.
Pada Rheumatoid Arthtritis ditemukan istilah “bamboo spine”. Apakah yang dimaksud dengan istilah tersebut
a)
Kekakuan pada sendi
b)
Nyeri pada sendi saat digerakkan
c)
Tulang belakang yang sudah bengkok
d)
Densitas tulang belakang yang menurun
e)
Sendi pada tulang belakang yang menyatu
27.
Komplikasi yang dialami oleh pasien Rhematoid Arthritis diantaranya kemerahan pada telapak tangan dan putih pada ujung jari. Kondisi ini dikenal dengan istilah
a)
Bamboo spine
b)
Palmar erytema
c)
Sjorgen syndrome
d)
Raynaud fenomena
e)
Morning steafness
28.
Ciri khas dari Rhematoid Arthritis adalah kaku pada persendian setiap pagi hari. Sehingga pasien merasa nyeri sendi setiap bangun dari tidur. Apakah nama keluhan tersebut?
a)
Bamboo spine
b)
Palmar erytema
c)
Sjorgen syndrome
d)
Raynaud fenomena
e)
Morning steafness
29.
Seorang perempuan,usia 33 tahun dengan Rhematoid Arthritis. Mengeluh mulut nya kering, air liur sedikit, setiap kali makan makanan pasien mengalami kesulitan. Selain itu pasien merasa kulit semakin kering dan bersisik. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien
a)
Gangguan menelan
b)
Risiko kurang cairan
c)
Risiko gangguan nutrisi
d)
Gangguan rasa nyaman
e)
Risiko gangguan integritas kulit
30.
Seorang laki-laki,usia 30 tahun dengan Rhematoid Arthritis. Mengeluh mulut nya kering, air liur sedikit, setiap kali makan makanan pasien mengalami kesulitan. Apakah pendidikan kesehatan yang harus diberikan pada pasien
a)
Bernapas melalui hidung
b)
Sering minum air hangat
c)
Kunyah permen karet bebas gula
d)
Menghisap serpihan es setiap hari
e)
Minum air selama makan dan menelan
31.
Seorang perempuan,usia 28 tahun dengan Rhematoid Arthritis. Mengeluh kulit kering dan sering gatal, kulit tampak kering, pecah-pecah, dan bersisik. Kadang menggaruk kulit sampai berdarah. Selain itu pasien mengeluh air liurnya mulai sedikit. Apakah tindakan keperawatan utama pada pasien tersebut
a)
Hindari terkena sinar matahari
b)
Menggunakan pelembab kulit
c)
Sering minum air hangat
d)
Mandi jangan terlalu lama
e)
Gunakan tabir surya
32.
Seorang laki-laki,usia 70 thn mengalami Rhematoid Arthritis sejak 10 tahun yang lalu. Keluhan nyeri pada sendi lutut dan sudah tidak bisa ditekuk lagi. Sendinya sudah menyatu. Pasien sulit untuk berjalan, mengeluh nyeri setiap kali berjalan dan merasa sangat cemas. Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut
a)
Cemas
b)
Nyeri akut
c)
Risiko cedera
d)
Defisit perawatan diri
e)
Gangguan mobilisasi fisik
33.
Keluarga pasien menolak dilakukan RJP pada pasien dan mengisi informed concent. Dalam hal ini perawat harus menghargai keputusan keluarga pasien dan menerapkan perinsip
a)
Confidentiality
b)
Autonomy
c)
Justice
d)
Accountability
e)
Veracity
34.
Pasien mengeluh sesak dan batuk-batuk dengan produksi sputum yang banyak, RR 28x/mnt. Masalah keperawatan yang terjadi pada pasien adalah
a)
Kelelahan
b)
Gangguan pertukaran gas
c)
Intoleransi aktifitas
d)
Gangguan ventilasi spontan
e)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
35.
Pasien mengeluh sesak jika berbaring, dan berkurang jika duduk (orthopnea). Hasil rontgen menunjukkan terdapat edema paru. Masalah keperawatan yang terjadi pada pasien adalah
a)
Kelelahan
b)
Gangguan pertukaran gas
c)
Intoleransi aktifitas
d)
Gangguan ventilasi spontan
e)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
36.
Pasien dengan Asthma Bronchial terlihat sesak napas, sputum banyak, terdengar wheezing. Perawat berkolaborasi untuk pemberian Aminofilin. Apa fungsi obat tersebut
a)
Bronkodilator
b)
Pengencer dahak
c)
Antiinflamasi
d)
Anti histamin
e)
Diuretik
37.
Perawat melakukan observasi selang WSD. Ditemukan tidak ada undulasi pada selang, tidak ada selang yang bocor, terlipat atau tertekuk. Analisa apakah yang dapat diambil dari kondisi tersebut
a)
Terdapat obstruksi
b)
Pasien imobilisasi
c)
Risiko distress pernafasan
d)
Ekspansi paru optimal
e)
Hambatan drainase
38.
Seorang laki-laki,usia 45 tahun dengan PPOM, riwayat perokok aktif. Pasien diijinkan pulang dari perawatannya. Pendidikan kesehatan apa yang tepat diberikan kepada pasien
a)
Perubahan iklim yang ekstrim dapat mencetuskan episode batuk
b)
Gangguan emosional harus dihindari
c)
Nutrisi optimal tinggi kalori & vitamin
d)
Dampak rokok dapat merusak paru-paru
e)
Menggunakan masker jika kontak dengan orang lain
39.
Pasien laki-laki, usia 55 tahun dirawat dengan Bronchitis kronis. Pernapasan cepat dan dangkal serta mengeluh sakit dada terutama bila batuk. Manakah cara yang tepat untuk membantu mengefektifkan pernapasan pasien
a)
Ajarkan untuk tetap menegakkan dada dan kepala saat napas
b)
Gunakan penahan dada dengan bantal saat batuk
c)
Ajarkan napas dalam dan latihan batuk efektif
d)
Bantu klien untuk tidur dalam posisi miring
e)
Berikan posisi semi fowler
40.
Pasien dengan Pneumonia, terlihat pucat, sesak serta kelelahan. Pernafasan 32 x/menit, terdengar ronchi pada kiri/kanan paru, retraksi dada (+). Manakah tindakan observasi yang tepat dari kasus diatas
a)
Monitor pola nafas, bunyi nafas tambahan dan sputum
b)
Lakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik
c)
Posisikan semifowler-fowler
d)
Anjurkan asupan cairan 2000 ml/ hari
e)
Kolaborasi pemberian mukolitik dan ekspektoran
41.
Pasien Ca Paru akan dilakukan kemoterapi namun pasien mengeluh takut rambutnya rontok, takut mual dan muntah. Bagaimana sebaiknya sikap tubuh perawat saat pasien mengekspresikan perasaan seperti diatas
a)
Mendengarkan dengan seksama
b)
Memotong pembicaraan karena sudah bisa ditebak
c)
Mengatakan bahwa nanti akan disampaikan ke dokter
d)
Memberikan lembar informed consent jika pasien menolak tindakan
e)
Menyatakan bahwa hal itu memang lazim dan biasa terjadi pada semua pasien
42.
Seorang pasien dengan TBC mendapatkan terapi OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Mana dari obat berikut yang tidak termasuk OAT
a)
INH
b)
Ethambutol
c)
Pyrazinamid
d)
Streptomycin
e)
Salbutamol
43.
Penanganan reaksi transfusi berat diantaranya, kecuali
a)
Ulangi transfusi secara perlahan dengan unit baru
b)
Berikan NaCl fisiologis dengan infus baru
c)
Hentikan transfusi
d)
Kirimkan sisa unit darah dengan infus set ke laboraorium
e)
Bila hipotensi, posisikan kaki pasien lebih tinggi
44.
Seorang perawat sedang melakukan pemeriksaan EKG dan didapatkan adanya elevasi pada segmen ST di lead II, III dan aVF. Apa interpretasi dari gambaran tersebut
a)
Septal
b)
Anterior
c)
Lateral
d)
Posterior
e)
Inferior
45.
Seorang perawat melakukan pemerisaan EKG dan ditemukan gambaran normal Sinus Rhythm. Berapa Heart Rate yang dihasilkan
a)
< 60x/menit
b)
> 100x/menit
c)
60-100x/menit
d)
100-- <150 menit
e)
> 150 menit
46.
Seorang perempuan,usia 40 tahun mengeluh nyeri dada hebat yang terus-menerus, seperti terhimpit benda berat dan menjalar ke bahu dan punggung, nyeri muncul pada saa aktifitas dan berkurang kalau istirahat. Pengkajian nyeri yang harus dilengkapi pada pasien adalah
a)
Apakah penyebab nyeri
b)
Apa yang mengurangi nyeri
c)
Bagaimana pasien menggambarkan rasa nyerinya
d)
Berapa skala nyeri yang dialami pasien
e)
Apakah kualitas nyeri menetap dan terus –menerus
47.
Seorang laki-laki,usia 55 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan nyeri dada tiba-tiba dan berlangsung terus-menerus disertai napas pendek, pucat, berkeringat dingin dan pusing . Data lain yang menunjukkan bahwa pasien mengalami Myocard Infark adalah
a)
Nyeri dada tidak hilang dengan pemberian Nitrogliserin 3 kali berturut-turut
b)
Nyeri seperti dihimpit benda berat atau seperti terbakar
c)
Lamanya nyeri berlangsung kurang dari 30 menit
d)
Nyeri dada menjalar ke leher, bahu dan lengan kiri
e)
Istirahat dapat mengurangi nyeri dada
48.
Seorang perempuan, usia 57 tahun datang ke IGD dengan keluhan yeri dada seperti terhimpit benda berat yang hilang dengan istirahat dan minum obat Nitrogliserin. Apakah hasil pemeriksaan diagnostik yang menunjukkan bahwa pasien hanya mengalami Angina Pektoris
a)
Adanya peningkatan enzim CKMB
b)
Adanya depresi pada segmen ST
c)
Adanya elevasi segmen S –T
d)
Gelombang T inverted
e)
Komplek Q patologik
49.
Perawat merencanakan pemulangan pada pasien yang diterapi dengan Takikardia Ventrikular. Pasien dianjurkan untuk makan pisang dalam mengatasi takikardi. Apakah dasar pemikiran berikut ini yang menyertakan pisang dalam diet pasien
a)
Pisang mengandung tinggi karbohidrat
b)
Pisang mengandung tinggi kalium
c)
Pisang mengandung rendah natrium
d)
Pisang mengandung tinggi serat
e)
Pisang mengandung tinggi kalsium
50.
Seorang laki-laki, usia 45 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas, lemah dan bengkak pada kedua kaki, edema tungkai derajat 3, distensi vena jugularis, asites dan ronkhi pada kedua lapang paru. Tekanan darah 160/95 mmHg, Nadi 90x/menit, pernapasan 35x/menit. Pasien mengalami Gagal Jantung Kongestif dan mendapat terapi digitalis dan diuretik. Apakah pengkajian yang paling penting dilakukan sebelum pemberian obat digitalis
a)
Status cairan
b)
Produlksi urin
c)
Tingkat kesadaran
d)
Kadar glukosa darah
e)
Tanda-tanda vital terutama denyut nadi
51.
Seorang perempuan, usia 60 tahun dirawat dengan Gagal Jantung Kongestif. Riwayat sebelumnya pasien mengalami hipertensi sejak 7 tahun yang lalu dan tidak pernah kontrol. Apakah penyebab terjadinya gagal jantung pada pasien tersebut
a)
Disfungsi myocard
b)
Beban volume berlebihan
c)
Beban tekanan berlebihan
d)
Hambatan pengisian ventrikel
e)
Beban metabolisme berlebihan
52.
Seorang laki-laki, usia 58 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas yang terus menerus. Pasien mengatakan sesak berkurang kalau duduk dan meningkat kalau berbaring, terdapat sianosis. Pasien didioagnosa Gagal jantung. Apakah penyebab gangguan pertukaran gas pada pasien tersebut
a)
Bronkospasme
b)
Penumpukan secret
c)
Penurunan ekspansi paru
d)
Penurunan kadar hemoglobin
e)
Peningkatan tekanan kapiler paru
53.
Seorang Perempuan, usia 54 tahun datang ke poli jantung dengan keluhan sesak napas, lemah dan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 150/100mmHg, frekuensi Nadi 105x/menit, frekuensi Napas 30x/menit. Pasien mengalami Gagal Jantung Kongestif. Manakah manifestasi klinik pada pasien yang menunjukkan adanya gagal jantung kiri
a)
Asites
b)
Edema
c)
Sesak napas
d)
Hepatomegali
e)
Distensi vena jugularis
54.
Seorang laki-laki, usia 48 tahun dirawat dengan Myocard Infark. Pada pengkajian hari ini didapatkan keluhan nyeri tidak ada, TD120/70 mmHg, frekuensi Nadi 88 x/menit, frekuensi Napas 22 x/ menit. Perawat sedang mengajarkan dan memotivasi pasien untuk melakukan latihan kaki dan ambulasi sesuai dengan program. Apakah tujuan latihan yang dilakukan pada pasien tersebut
a)
Mencegah konstipasi
b)
Mencegah luka tekan
c)
Mencegah serangan jantung berulang
d)
Mencegah DVT (Deep Vein Thrombosis)*
e)
Meningkatkan rasa nyaman
55.
Perawat akan memberikan obat CAPTOPRIL (ace inhibitor) pada pasien yang di diagnosa hipertensi. Apakah tindakan perawat yang harus dilakukan sebelum menyiapkan obat tersebut
a)
Melihat kembali intruksi medis
b)
Menanyakan kondisi pasien
c)
Mengukur tekanan darah
d)
Mengkaji riwayat hipertensi
e)
Melakukan pemeriksaan EKG
56.
Seorang laki laki, usia 58 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri dada hebat yang menjalar ke bahu dan lengan kiri disertai sesak napas, keringat dingin dan mual. Nyeri tidak hilang dengan istirahat dan pemberian Nitrogliserin. Pasien tampak gelisah dan mengatakan takut meninggal. Apakah jawaban perawat yang paling benar terhadap respon pasien tersebut
a)
“Ceritakan kepada saya tentang perasaan anda sekarang ini “
b)
“Bila dokter datang, segala sesuatu akan baik-baik saja”
c)
"Keadaan ini merupakan suatu situasi yang buruk tetapi anda akan merasa lebih baik segera”
d)
“Mohon tenang kami sedang melakukan segala sesuatu hingga kami dapat membuat anda merasa lebih baik"
e)
“Anda tidak perlu khawatir karena semua orang juga akan meninggal”
57.
Seorang perempuan, usia 48 tahun mengeluh nyeri dada hebat dan dilakukan pemeriksaan EKG . Hasil EKG didapatkan ST elevasi di Lead V1 -V4. Apakah area jantung yang mengalami infark berdasarkan hasil EKG
a)
Inferior
b)
Posterior
c)
Anteroseptal
d)
Anterior
e)
Apical
58.
Seorang laki laki, usia 56 tahun pasien dirawat dengan keluhan sesak napas dan bengkak pada kedua kaki dan perut. TD 170/100mmHg, frekuensi Nadi 110x/menit, frekuensi Napas 30x/menit, edema ektremitas derajat 3, asites, produksi urin 500cc dalam 24 jam. Pasien mendapatkan terapi diuretik. Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat untuk memberikan rasa nyaman berkaitan dengan efek pemberian diuretik
a)
Berikan obat diuretik pada pagi hari
b)
Catat asupan dan haluaran cairan
c)
Kaji turgor kulit dan selaput lendir
d)
Kaji kadar elektrolit secara berkala
e)
Kurangi pemberian intake cairan
59.
Seorang perawat menganjurkan pasien dengan Gagal Jantung Kongestif untuk mengurangi aktifitas fisik dan emosional. Apakah rasional dari tindakan tersebut
a)
Mengurangi beban kerja jantung
b)
Menurunkan tenaga cadangan jantung
c)
Meningkatkan tekanan darah
d)
Meningkatkan penggunaan oksigen
e)
Meningkatkan aliran darah kembali ke jantung
60.
Seorang perempuan, usia 56 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sesak napas yang terus menerus, lemah, buang air kecil sedikit dan edema pada kedua kaki derajat 3, asites . Pasien di diagnosis Gagal Jantung Kongestif. Apakah batasan karakteristik yang menunjukan gangguan pertukaran gas
a)
Lemah
b)
Oliguria
c)
Asites
d)
Edema pada kedua kaki
e)
Adanyapeningkatan / penurunan kadar CO2
61.
Seorang laki-laki, usia 54 tahun dirawat dengan keluhan sesak napas dan kelelahan. Hasil pengkajian didapat edema tungkai derajat 4, asites, distensi vena jugularis , produksi urin menurun. Apakah intervensi keperawatan kolaborasi untuk mengatasi masalah hipervolemia
a)
Berikan diet rendah garam
b)
Timbang berat badan setiap hari
c)
Pemberian diuretik sesuai program
d)
Ukur dan monitor lingkar abdomen dan derajat edema
e)
Batasi pemberian cairan disesuaikan dengan pengeluaran
62.
Seorang laki laki, usia 45 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan lemas dan sakit kepala. Hasil pemeriksaan didapat TD 180/110 mmHg, frekuensi Nadi 110x/menit. Tindakan mana yang perlu perawat lakukan disaat memberikan obat tekanan darah yang baru pada pasien
a)
Memberikan obat tersebut sesuai instruksi dokter tanpa melakukan penjelasan terlebih dahulu
b)
Menginformasikan kepada pasien tentang obat baru hanya jika pasien menanyakan tentang obat tersebut
c)
Menginformasikan kepada pasien tentang obat baru , namanya, penggunaan dan alasan menggantikan obat yang lama
d)
Memberikan obat dan menginformasikan kepada pasien bahwa dokter yang akan menjelaskan obat itu kemudian
e)
Memberikan obat yang baru dan memonitor efek yang ditimbulkan dari obat tersebut
63.
Seorang perempuan, usia 56 tahun dengan Gagal Jantung Kongestif dirawat karena asites. Terbangun malam hari karena tiba-tiba terasa sesak saat tidur. Manakah tindakan mandiri untuk mengurangi sesak napas pada pasien tersebut
a)
Memberikan oksigen dengan nasal kanul
b)
Mengingatkan penggunaan teknik nafas dalam bila sesak
c)
Meninggikan posisi kepala tempat tidur
d)
Menjelaskan perlunya pembatasan minum agar tidak sesak
e)
Melakukan kolaborasi untuk pemberian diuretik
64.
Seorang laki-laki, usia 52 tahun di rawat dengan keluhan tidur terganggu karena sesak napas, lemah, TD160/90 mmHg, frekuensi Nadi 120 x/menit, frekuensi Napas 28 x/menit, kedua ekstremitas bawah edema +3, terdapat distensi vena jugularis, berat badan meningkat dalam waktu singkat. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut
a)
Hipervolemia
b)
Intoleransi aktifitas
c)
Penurunan curah jantung
d)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
e)
Ganguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur
65.
Seorang laki-laki, usia 28 tahun dengan anemia, dirawat dengan keluhan lemas, mudah lelah, konjungtiva anemis, mukosa bibir kering dan pucat, CRT > 3 detik. Hasil lab Hb 6,8gr/dl. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah
a)
Keletihan
b)
Risiko infeksi
c)
Risiko perfusi perifer tidak efektif
d)
Risiko syok
e)
Gangguan rasa nyaman
66.
Tindakan terapeutik untuk manajemen energi pada pasein dengan keletihan yaitu
a)
Identifikasi gangguan fungsi tubuh yang mengakibatkan kelelahan
b)
Monitor pola dan jam tidur
c)
Lakukan latihan rentang gerak pasif dan atau aktif
d)
Anjurkan tirah baring
e)
Kolaborasi dengan ahli gizi untuk meningkatkan asupan makanan
67.
Hal yang benar tentang HEMOGLOBIN antara lain, kecuali
a)
Merupakan substansi yang mengandung zat besi di dalam eritrosit
b)
Nilai HB wanita lebih tinggi dari laki-laki
c)
Berikatan dengan oksigen
d)
Berikatan dengan karbondioksida
e)
Ketika sel darah merah rusak, HB terpecah menjadi faktor heme dan globin
68.
Produk buangan dari hasil akhir metabolisme protein adalah
a)
Urea
b)
Kreatinin
c)
Asam urat
d)
Bilirubin
e)
Bikarbonat
69.
Seorang perempuan, usia 26 tahun dirawat dengan anemia, keluhan lemas, mual dan tidak nafsu makan. Berat Badan 40 kg, Tinggi Badan 160cm. Intervensi terapeutik untuk manajemen nutrisi yaitu
a)
Identifikasi kebutuhan kalori dan jenis nutrien
b)
Sajikan makanan yang menarik dan suhu yang sesuai
c)
Monitor asupan makanan
d)
Ajarkan diet yang diprogramkan
e)
Kolaborasi pemberian antiemetik
70.
Seorang laki-laki, usia 28 tahun, dirawat dengan Dengue High Fever hari ke 4. Pasien masih merasa lemah, nafsu makan sudah mulai membaik. Infus RL terpasang, hasil trombosit 72ribu/mcL. Pasien menanyakan bagaimana perawatan dirumah. Edukasi yang perlu diberikan oleh perawat adalah
a)
Makanan yang dipantang
b)
Waktu terbaik untuk istirahat tidur
c)
Cara penularan dan pencegahan penyakit
d)
Aktifitas pasien
e)
Keteraturan minum obat
71.
Pasien mendapatkan transfusi darah Packed Red Cell 300cc, monitor yang dilakukan oleh perawat setelah produk darah diberikan ke pasien
a)
Setiap 5 menit
b)
Setiap 10 menit
c)
Setiap 15 menit
d)
15 menit pertama setiap 5 menit
e)
30 menit pertama
72.
Seorang laki-laki, usia 38 tahun dirawat dengan Dengue High Fever di ruang HCU. Ku lemah, kesadaran compos mentis, GCS E4M6V5, TD 100/60mmHg, Nadi 110x/menit, Suhu 38C, Nafas 24x/menit. BAB warna hitam, perdarahan di gusi, ptekie (+), hasil trombosit 38ribu/mcL. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah
a)
Hipovolemia
b)
Ketidakseimbangan cairan
c)
Risiko perdarahan
d)
Hipertermia
e)
Risiko infeksi
73.
Kriteria hasil dari rehidrasi cairan pada pasien dengan masalah hipovolemia adalah
a)
Intake dan ouput seimbang
b)
Kesadaran compos mentis
c)
Urine output 0,5cc-1cc/kgBB/jam
d)
TTV stabil
e)
Pupil isokhor
74.
Hasil pengkajian pada pasien Dengue High Fever, didapatkan tanda ptekie pada ektremitas. Tes ini dilakukan dengan cara
a)
Barthel indeks test
b)
Rumple leed test
c)
Kernig test
d)
Kremaster test
e)
Rosolimo test
75.
Hasil AGD pasien dengan pH 7,29 PO2 75 mmHg PCO2 50mmHg HCO3 24mEq/L , pasien mengalami kondisi
a)
Asidosis metabolik
b)
Asidosis respiratorik
c)
Asidosis metabolik terkompensasi
d)
Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian
e)
Asidosis respiratorik terkompensasi penuh
76.
Pasien mendapatkan transfusi Packed Red Cell 250cc. Pasien mengalami reaksi akut ringan saat pemberian transfusi dengan tanda
a)
Demam
b)
Palpitasi
c)
Gelisah
d)
Pruritus
e)
Dispnoe ringan
77.
Penyakit Systemic Lupus Eritematosis (SLE) adalah penyakit yang mulai banyak dialami oleh manusia. Apakah sistem tubuh yang diserang oleh penyakit ini
a)
Sistem kardiovaskuler
b)
Sitem imunologi
c)
Sistem integument
d)
Sistem muskuloskeletal
e)
Sistem perkemihan
78.
Seorang perempuan, usia 21 tahun dengan SLE, mengeluh nyeri pada persendian dan sakit saat digerakkan. Tampak bercak kemerahan pada kulit pasien, hasil ANA Blood test Positif. Apakah ciri khas awal yang mudah dikenali pada pasien tersebut
a)
Adanya rash kemerahan berbentuk kupu-kupu pada wajah pasien
b)
Tampak bercak kemerahan pada seluruh tubuh pasien
c)
Adanya perubahan bentuk struktur wajah seperti singa
d)
Sangat tidak toleran terhadap sinar matahari
e)
Selalu menggunakan jaket di siang hari
79.
Seorang perempuan, usia 38 tahun dengan SLE disertai komplikasi ginjal. Mendapat pengobatan kortikosteroid jangka panjang. Apakah penyakit tulang yang mungkin akan timbul akibat pengobatan kortikosteroid tersebut
a)
Fraktur
b)
Osteomyelitis
c)
Osteoporosis
d)
Osteosarkoma
e)
Multiple myeloma
80.
Komplikasi dari penyakit SLE akan merusak organ ginjal. Bagian dari ginjal yang dimaksud adalah
a)
Tubulus ginjal
b)
Glomerulus
c)
Piala ginjal
d)
Ansa henle
e)
Ureter
81.
Keluhan umum yang banyak dirasakan oleh pasien dengan SLE adalah
a)
Lemas
b)
Demam
c)
Anoreksia
d)
Berat badan menurun
e)
Nyeri pada persendian
82.
Seorang penderita SLE mengalami fotofobia saat melihat sinar matahari. Apakah tindakan keperawatan yang dianjurkan pada pasien tersebut?
a)
Tidak perlu keluar rumah
b)
Tutup gorden dan jendela
c)
Gunakan cadar pada saat keluar rumah
d)
sebaiknya keluar rumah saat malam hari
e)
Gunakan kaca mata hitam saat keluar rumah
83.
Seorang laki-laki, usia 17 tahun dengan SLE. Keluhan lemah, sesak nafas, wajah sembab, nyeri pada sendi, kaki bengkak, urin berwarna pekat. TD 110/70 mmHg, RR 28x/mnt, Frekuensi nadi 88 x/mnt, suhu 36,7oC. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
a)
Nyeri akut
b)
Hipervolemia
c)
Kelemahan fisik
d)
Defisit perawatan diri
e)
Pola napas tidak efektif
84.
Pasien SLE dengan masalah hipervolemia mengalami sesak nafas, wajah sembab, kaki bengkak, urine pekat, maka tindakan yang paling tepat diberikan adalah
a)
Berikan posisi semi fowler
b)
Berikan oksigen nasal kanul
c)
Ajarkan tehnik relaksasi
d)
Lakukan latihan ROM
e)
Batasi intake cairan
85.
Kriteria evaluasi yang tepat untuk masalah hipervolemia pada pasien SLE adalah
a)
Nyeri berkurang
b)
Frekuensi napas 16-24 x/menit
c)
Sendi tidak kaku saat digerakkan
d)
Dapat melakukan mobilisasi
e)
Tidak terdapat edema anasarka
86.
Kekakuan pada sendi yang terjadi pada pagi hari (morning steafness), ditemukan pada penyakit
a)
Osteoporosis
b)
Osteomyelitis
c)
Osteomalacia
d)
Osteosarkoma
e)
Rhematoid Arthritis
87.
Rhematoid Arthritis dapat menyebabkan keringnya produksi cairan tubuh seperti keringnya air saliva, keringnya air mata dan keringnya kulit. Kondisi ini disebut
a)
Bamboo spine
b)
Palmar erytema
c)
Sjorgen syndrome
d)
Raynaud fenomena
e)
Morning steafness
88.
Seorang laki-laki, usia 68 tahun mengalami kekakuan pada sendi tulang belakang yang disebut dengan “bamboo spine”. Pasien mengeluh nyeri pada saat tidur dan bangun dari tidur. Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada pasien tersebut
a)
Kolaborasi pemberian obat analgetik
b)
Ajarkan tehnik relaksasi napas dalam
c)
Lakukan massage pada bagian punggung pasien
d)
Anjurkan tidur di kasur yang kaku dan tidak berbusa
e)
Hindari gerakan yang tiba-tiba saat berpindah posisi
89.
Penyakit Rhematoid Arthritis adalah penyakit yang menyerang sistem imunologi tubuh. Apakah ciri khas kronis pada penyakit ini
a)
Sendi pada tubuh menyatu menjadi tulang
b)
Adanya bercak kemerahan pada kulit tubuh
c)
Bengkak pada tubuh akibat gagal ginjal
d)
Tidak toleransi terhadap panas
e)
Nyeri pada persendian
90.
Pada Rheumatoid Arthtritis ditemukan istilah “bamboo spine”. Apakah yang dimaksud dengan istilah tersebut
a)
Kekakuan pada sendi
b)
Nyeri pada sendi saat digerakkan
c)
Tulang belakang yang sudah bengkok
d)
Densitas tulang belakang yang menurun
e)
Sendi pada tulang belakang yang menyatu
91.
Komplikasi yang dialami oleh pasien Rhematoid Arthritis diantaranya kemerahan pada telapak tangan dan putih pada ujung jari. Kondisi ini dikenal dengan istilah
a)
Bamboo spine
b)
Palmar erytema
c)
Sjorgen syndrome
d)
Raynaud fenomena
e)
Morning steafness
92.
Ciri khas dari Rhematoid Arthritis adalah kaku pada persendian setiap pagi hari. Sehingga pasien merasa nyeri sendi setiap bangun dari tidur. Apakah nama keluhan tersebut?
a)
Bamboo spine
b)
Palmar erytema
c)
Sjorgen syndrome
d)
Raynaud fenomena
e)
Morning steafness
93.
Seorang perempuan,usia 33 tahun dengan Rhematoid Arthritis. Mengeluh mulut nya kering, air liur sedikit, setiap kali makan makanan pasien mengalami kesulitan. Selain itu pasien merasa kulit semakin kering dan bersisik. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien
a)
Gangguan menelan
b)
Risiko kurang cairan
c)
Risiko gangguan nutrisi
d)
Gangguan rasa nyaman
e)
Risiko gangguan integritas kulit
94.
Seorang laki-laki,usia 30 tahun dengan Rhematoid Arthritis. Mengeluh mulut nya kering, air liur sedikit, setiap kali makan makanan pasien mengalami kesulitan. Apakah pendidikan kesehatan yang harus diberikan pada pasien
a)
Bernapas melalui hidung
b)
Sering minum air hangat
c)
Kunyah permen karet bebas gula
d)
Menghisap serpihan es setiap hari
e)
Minum air selama makan dan menelan
95.
Seorang perempuan,usia 28 tahun dengan Rhematoid Arthritis. Mengeluh kulit kering dan sering gatal, kulit tampak kering, pecah-pecah, dan bersisik. Kadang menggaruk kulit sampai berdarah. Selain itu pasien mengeluh air liurnya mulai sedikit. Apakah tindakan keperawatan utama pada pasien tersebut
a)
Hindari terkena sinar matahari
b)
Menggunakan pelembab kulit
c)
Sering minum air hangat
d)
Mandi jangan terlalu lama
e)
Gunakan tabir surya
96.
Seorang laki-laki,usia 70 thn mengalami Rhematoid Arthritis sejak 10 tahun yang lalu. Keluhan nyeri pada sendi lutut dan sudah tidak bisa ditekuk lagi. Sendinya sudah menyatu. Pasien sulit untuk berjalan, mengeluh nyeri setiap kali berjalan dan merasa sangat cemas. Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut
a)
Cemas
b)
Nyeri akut
c)
Risiko cedera
d)
Defisit perawatan diri
e)
Gangguan mobilisasi fisik
97.
Keluarga pasien menolak dilakukan RJP pada pasien dan mengisi informed concent. Dalam hal ini perawat harus menghargai keputusan keluarga pasien dan menerapkan perinsip
a)
Confidentiality
b)
Autonomy
c)
Justice
d)
Accountability
e)
Veracity
98.
Pasien mengeluh sesak dan batuk-batuk dengan produksi sputum yang banyak, RR 28x/mnt. Masalah keperawatan yang terjadi pada pasien adalah
a)
Kelelahan
b)
Gangguan pertukaran gas
c)
Intoleransi aktifitas
d)
Gangguan ventilasi spontan
e)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
99.
Pasien mengeluh sesak jika berbaring, dan berkurang jika duduk (orthopnea). Hasil rontgen menunjukkan terdapat edema paru. Masalah keperawatan yang terjadi pada pasien adalah
a)
Kelelahan
b)
Gangguan pertukaran gas
c)
Intoleransi aktifitas
d)
Gangguan ventilasi spontan
e)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
100.
Pasien dengan Asthma Bronchial terlihat sesak napas, sputum banyak, terdengar wheezing. Perawat berkolaborasi untuk pemberian Aminofilin. Apa fungsi obat tersebut
a)
Bronkodilator
b)
Pengencer dahak
c)
Antiinflamasi
d)
Anti histamin
e)
Diuretik
101.
Perawat melakukan observasi selang WSD. Ditemukan tidak ada undulasi pada selang, tidak ada selang yang bocor, terlipat atau tertekuk. Analisa apakah yang dapat diambil dari kondisi tersebut
a)
Terdapat obstruksi
b)
Pasien imobilisasi
c)
Risiko distress pernafasan
d)
Ekspansi paru optimal
e)
Hambatan drainase
102.
Seorang laki-laki,usia 45 tahun dengan PPOM, riwayat perokok aktif. Pasien diijinkan pulang dari perawatannya. Pendidikan kesehatan apa yang tepat diberikan kepada pasien
a)
Perubahan iklim yang ekstrim dapat mencetuskan episode batuk
b)
Gangguan emosional harus dihindari
c)
Nutrisi optimal tinggi kalori & vitamin
d)
Dampak rokok dapat merusak paru-paru
e)
Menggunakan masker jika kontak dengan orang lain
103.
Pasien laki-laki, usia 55 tahun dirawat dengan Bronchitis kronis. Pernapasan cepat dan dangkal serta mengeluh sakit dada terutama bila batuk. Manakah cara yang tepat untuk membantu mengefektifkan pernapasan pasien
a)
Ajarkan untuk tetap menegakkan dada dan kepala saat napas
b)
Gunakan penahan dada dengan bantal saat batuk
c)
Ajarkan napas dalam dan latihan batuk efektif
d)
Bantu klien untuk tidur dalam posisi miring
e)
Berikan posisi semi fowler
104.
Pasien dengan Pneumonia, terlihat pucat, sesak serta kelelahan. Pernafasan 32 x/menit, terdengar ronchi pada kiri/kanan paru, retraksi dada (+). Manakah tindakan observasi yang tepat dari kasus diatas
a)
Monitor pola nafas, bunyi nafas tambahan dan sputum
b)
Lakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik
c)
Posisikan semifowler-fowler
d)
Anjurkan asupan cairan 2000 ml/ hari
e)
Kolaborasi pemberian mukolitik dan ekspektoran
105.
Pasien Ca Paru akan dilakukan kemoterapi namun pasien mengeluh takut rambutnya rontok, takut mual dan muntah. Bagaimana sebaiknya sikap tubuh perawat saat pasien mengekspresikan perasaan seperti diatas
a)
Mendengarkan dengan seksama
b)
Memotong pembicaraan karena sudah bisa ditebak
c)
Mengatakan bahwa nanti akan disampaikan ke dokter
d)
Memberikan lembar informed consent jika pasien menolak tindakan
e)
Menyatakan bahwa hal itu memang lazim dan biasa terjadi pada semua pasien
106.
Seorang pasien dengan TBC mendapatkan terapi OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Mana dari obat berikut yang tidak termasuk OAT
a)
INH
b)
Ethambutol
c)
Pyrazinamid
d)
Streptomycin
e)
Salbutamol
107.
Penanganan reaksi transfusi berat diantaranya, kecuali
a)
Ulangi transfusi secara perlahan dengan unit baru
b)
Berikan NaCl fisiologis dengan infus baru
c)
Hentikan transfusi
d)
Kirimkan sisa unit darah dengan infus set ke laboraorium
e)
Bila hipotensi, posisikan kaki pasien lebih tinggi
108.
Seorang perawat sedang melakukan pemeriksaan EKG dan didapatkan adanya elevasi pada segmen ST di lead II, III dan aVF. Apa interpretasi dari gambaran tersebut
a)
Septal
b)
Anterior
c)
Lateral
d)
Posterior
e)
Inferior
109.
Seorang perawat melakukan pemerisaan EKG dan ditemukan gambaran normal Sinus Rhythm. Berapa Heart Rate yang dihasilkan
a)
< 60x/menit
b)
> 100x/menit
c)
60-100x/menit
d)
100-- <150 menit
e)
> 150 menit
110.
Seorang perempuan,usia 40 tahun mengeluh nyeri dada hebat yang terus-menerus, seperti terhimpit benda berat dan menjalar ke bahu dan punggung, nyeri muncul pada saa aktifitas dan berkurang kalau istirahat. Pengkajian nyeri yang harus dilengkapi pada pasien adalah
a)
Apakah penyebab nyeri
b)
Apa yang mengurangi nyeri
c)
Bagaimana pasien menggambarkan rasa nyerinya
d)
Berapa skala nyeri yang dialami pasien
e)
Apakah kualitas nyeri menetap dan terus –menerus
111.
Seorang laki-laki,usia 55 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan nyeri dada tiba-tiba dan berlangsung terus-menerus disertai napas pendek, pucat, berkeringat dingin dan pusing . Data lain yang menunjukkan bahwa pasien mengalami Myocard Infark adalah
a)
Nyeri dada tidak hilang dengan pemberian Nitrogliserin 3 kali berturut-turut
b)
Nyeri seperti dihimpit benda berat atau seperti terbakar
c)
Lamanya nyeri berlangsung kurang dari 30 menit
d)
Nyeri dada menjalar ke leher, bahu dan lengan kiri
e)
Istirahat dapat mengurangi nyeri dada
112.
Seorang perempuan, usia 57 tahun datang ke IGD dengan keluhan yeri dada seperti terhimpit benda berat yang hilang dengan istirahat dan minum obat Nitrogliserin. Apakah hasil pemeriksaan diagnostik yang menunjukkan bahwa pasien hanya mengalami Angina Pektoris
a)
Adanya peningkatan enzim CKMB
b)
Adanya depresi pada segmen ST
c)
Adanya elevasi segmen S –T
d)
Gelombang T inverted
e)
Komplek Q patologik
113.
Perawat merencanakan pemulangan pada pasien yang diterapi dengan Takikardia Ventrikular. Pasien dianjurkan untuk makan pisang dalam mengatasi takikardi. Apakah dasar pemikiran berikut ini yang menyertakan pisang dalam diet pasien
a)
Pisang mengandung tinggi karbohidrat
b)
Pisang mengandung tinggi kalium
c)
Pisang mengandung rendah natrium
d)
Pisang mengandung tinggi serat
e)
Pisang mengandung tinggi kalsium
114.
Seorang laki-laki, usia 45 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas, lemah dan bengkak pada kedua kaki, edema tungkai derajat 3, distensi vena jugularis, asites dan ronkhi pada kedua lapang paru. Tekanan darah 160/95 mmHg, Nadi 90x/menit, pernapasan 35x/menit. Pasien mengalami Gagal Jantung Kongestif dan mendapat terapi digitalis dan diuretik. Apakah pengkajian yang paling penting dilakukan sebelum pemberian obat digitalis
a)
Status cairan
b)
Produlksi urin
c)
Tingkat kesadaran
d)
Kadar glukosa darah
e)
Tanda-tanda vital terutama denyut nadi
115.
Seorang perempuan, usia 60 tahun dirawat dengan Gagal Jantung Kongestif. Riwayat sebelumnya pasien mengalami hipertensi sejak 7 tahun yang lalu dan tidak pernah kontrol. Apakah penyebab terjadinya gagal jantung pada pasien tersebut
a)
Disfungsi myocard
b)
Beban volume berlebihan
c)
Beban tekanan berlebihan
d)
Hambatan pengisian ventrikel
e)
Beban metabolisme berlebihan
116.
Seorang laki-laki, usia 58 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas yang terus menerus. Pasien mengatakan sesak berkurang kalau duduk dan meningkat kalau berbaring, terdapat sianosis. Pasien didioagnosa Gagal jantung. Apakah penyebab gangguan pertukaran gas pada pasien tersebut
a)
Bronkospasme
b)
Penumpukan secret
c)
Penurunan ekspansi paru
d)
Penurunan kadar hemoglobin
e)
Peningkatan tekanan kapiler paru
117.
Seorang Perempuan, usia 54 tahun datang ke poli jantung dengan keluhan sesak napas, lemah dan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 150/100mmHg, frekuensi Nadi 105x/menit, frekuensi Napas 30x/menit. Pasien mengalami Gagal Jantung Kongestif. Manakah manifestasi klinik pada pasien yang menunjukkan adanya gagal jantung kiri
a)
Asites
b)
Edema
c)
Sesak napas
d)
Hepatomegali
e)
Distensi vena jugularis
118.
Seorang laki-laki, usia 48 tahun dirawat dengan Myocard Infark. Pada pengkajian hari ini didapatkan keluhan nyeri tidak ada, TD120/70 mmHg, frekuensi Nadi 88 x/menit, frekuensi Napas 22 x/ menit. Perawat sedang mengajarkan dan memotivasi pasien untuk melakukan latihan kaki dan ambulasi sesuai dengan program. Apakah tujuan latihan yang dilakukan pada pasien tersebut
a)
Mencegah konstipasi
b)
Mencegah luka tekan
c)
Mencegah serangan jantung berulang
d)
Mencegah DVT (Deep Vein Thrombosis)*
e)
Meningkatkan rasa nyaman
119.
Perawat akan memberikan obat CAPTOPRIL (ace inhibitor) pada pasien yang di diagnosa hipertensi. Apakah tindakan perawat yang harus dilakukan sebelum menyiapkan obat tersebut
a)
Melihat kembali intruksi medis
b)
Menanyakan kondisi pasien
c)
Mengukur tekanan darah
d)
Mengkaji riwayat hipertensi
e)
Melakukan pemeriksaan EKG
120.
Seorang laki laki, usia 58 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri dada hebat yang menjalar ke bahu dan lengan kiri disertai sesak napas, keringat dingin dan mual. Nyeri tidak hilang dengan istirahat dan pemberian Nitrogliserin. Pasien tampak gelisah dan mengatakan takut meninggal. Apakah jawaban perawat yang paling benar terhadap respon pasien tersebut
a)
“Ceritakan kepada saya tentang perasaan anda sekarang ini “
b)
“Bila dokter datang, segala sesuatu akan baik-baik saja”
c)
"Keadaan ini merupakan suatu situasi yang buruk tetapi anda akan merasa lebih baik segera”
d)
“Mohon tenang kami sedang melakukan segala sesuatu hingga kami dapat membuat anda merasa lebih baik"
e)
“Anda tidak perlu khawatir karena semua orang juga akan meninggal”
121.
Seorang perempuan, usia 48 tahun mengeluh nyeri dada hebat dan dilakukan pemeriksaan EKG . Hasil EKG didapatkan ST elevasi di Lead V1 -V4. Apakah area jantung yang mengalami infark berdasarkan hasil EKG
a)
Inferior
b)
Posterior
c)
Anteroseptal
d)
Anterior
e)
Apical
122.
Seorang laki laki, usia 56 tahun pasien dirawat dengan keluhan sesak napas dan bengkak pada kedua kaki dan perut. TD 170/100mmHg, frekuensi Nadi 110x/menit, frekuensi Napas 30x/menit, edema ektremitas derajat 3, asites, produksi urin 500cc dalam 24 jam. Pasien mendapatkan terapi diuretik. Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat untuk memberikan rasa nyaman berkaitan dengan efek pemberian diuretik
a)
Berikan obat diuretik pada pagi hari
b)
Catat asupan dan haluaran cairan
c)
Kaji turgor kulit dan selaput lendir
d)
Kaji kadar elektrolit secara berkala
e)
Kurangi pemberian intake cairan
123.
Seorang perawat menganjurkan pasien dengan Gagal Jantung Kongestif untuk mengurangi aktifitas fisik dan emosional. Apakah rasional dari tindakan tersebut
a)
Mengurangi beban kerja jantung
b)
Menurunkan tenaga cadangan jantung
c)
Meningkatkan tekanan darah
d)
Meningkatkan penggunaan oksigen
e)
Meningkatkan aliran darah kembali ke jantung
124.
Seorang perempuan, usia 56 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sesak napas yang terus menerus, lemah, buang air kecil sedikit dan edema pada kedua kaki derajat 3, asites . Pasien di diagnosis Gagal Jantung Kongestif. Apakah batasan karakteristik yang menunjukan gangguan pertukaran gas
a)
Lemah
b)
Oliguria
c)
Asites
d)
Edema pada kedua kaki
e)
Adanyapeningkatan / penurunan kadar CO2
125.
Seorang laki-laki, usia 54 tahun dirawat dengan keluhan sesak napas dan kelelahan. Hasil pengkajian didapat edema tungkai derajat 4, asites, distensi vena jugularis , produksi urin menurun. Apakah intervensi keperawatan kolaborasi untuk mengatasi masalah hipervolemia
a)
Berikan diet rendah garam
b)
Timbang berat badan setiap hari
c)
Pemberian diuretik sesuai program
d)
Ukur dan monitor lingkar abdomen dan derajat edema
e)
Batasi pemberian cairan disesuaikan dengan pengeluaran
126.
Seorang laki laki, usia 45 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan lemas dan sakit kepala. Hasil pemeriksaan didapat TD 180/110 mmHg, frekuensi Nadi 110x/menit. Tindakan mana yang perlu perawat lakukan disaat memberikan obat tekanan darah yang baru pada pasien
a)
Memberikan obat tersebut sesuai instruksi dokter tanpa melakukan penjelasan terlebih dahulu
b)
Menginformasikan kepada pasien tentang obat baru hanya jika pasien menanyakan tentang obat tersebut
c)
Menginformasikan kepada pasien tentang obat baru , namanya, penggunaan dan alasan menggantikan obat yang lama
d)
Memberikan obat dan menginformasikan kepada pasien bahwa dokter yang akan menjelaskan obat itu kemudian
e)
Memberikan obat yang baru dan memonitor efek yang ditimbulkan dari obat tersebut
127.
Seorang perempuan, usia 56 tahun dengan Gagal Jantung Kongestif dirawat karena asites. Terbangun malam hari karena tiba-tiba terasa sesak saat tidur. Manakah tindakan mandiri untuk mengurangi sesak napas pada pasien tersebut
a)
Memberikan oksigen dengan nasal kanul
b)
Mengingatkan penggunaan teknik nafas dalam bila sesak
c)
Meninggikan posisi kepala tempat tidur
d)
Menjelaskan perlunya pembatasan minum agar tidak sesak
e)
Melakukan kolaborasi untuk pemberian diuretik
128.
Seorang laki-laki, usia 52 tahun di rawat dengan keluhan tidur terganggu karena sesak napas, lemah, TD160/90 mmHg, frekuensi Nadi 120 x/menit, frekuensi Napas 28 x/menit, kedua ekstremitas bawah edema +3, terdapat distensi vena jugularis, berat badan meningkat dalam waktu singkat. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut
a)
Hipervolemia
b)
Intoleransi aktifitas
c)
Penurunan curah jantung
d)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
e)
Ganguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur
129.

Sebutkan masalah keperawatan utama pada pasien dengan gagal jantung

(a)  

130.

Sebutkan manifestasi klinik gagal jantung kanan

(a)  

131.

Sebutkan minimal 3 karakteristik penyerta nyeri dada pada pasien Acut Coronary Syndrome (ACS)

(a)  

132.

Jelaskan edukasi penggunaan Notroglicerine tablet saat nyeri dada

(a)  

133.

Pasien perempuan, usia 27 tahun tidak bersedia dijenguk oleh teman dekatnya. Perawat harus memenuhi keinginan tersebut. Hal ini sesuai dengan etik keperawatan yaitu

(a)  

134.

Pasien laki-laki, usia 50 tahun tidak bersedia dipasang foley catheter. Perawat memberikan edukasi agar pasien memahami maksud dan tujuan. Perawat berperan untuk memberikan yang terbaik, hal ini berdasarkan etik keperawatan disebut

(a)  

135.

Nilai normal dari pemeriksaan TROMBOSIT adalah

(a)  

136.

Untuk mengurangi kecemasan pada pasien , maka tindakan non farmakologi yaitu

(a)  

137.

Kekakuan pada pagi hari yang terjadi pada pasien dengan Rhematoid Arthritis disebut

(a)  

138.

Menyatunya tulang punggung pada pasien dengan Rhematoid Arthritis dikenal dengan istilah

(a)  

139.

Kemerahan pada wajah dan membentuk seperti kupu-kupu pada pasien SLE disebut

(a)  

140.

SLE adalah penyakit yang menyerang sistem

(a)  

141.

Pasien hipertensi dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan hasilnya 140/100mmHg. Kategori hipertensi pasien merupakan kategori

(a)  

142.

Seorang laki-laki, usia 54 tahun dengan Myocard Infark akut, mengeluh nyeri dada, berkeringat dingin, sesak napas. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah

(a)  

143.

Pengkajian untuk menilai risiko dekubitus pada pasien adalah dengan menggunakan skala

(a)  

144.

Pengkajian untuk menilai risiko jatuh pada pasien di rawat inap adalah menggunakan skala

(a)