NEW
Font size
WorksheetsUAS Farmasetika Dasar Irmayani
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Berdasarkan ukuran fase terdisperspi, larutan dikategorikan sebagai dispersi molekular yaitu sistem dispersi dengan ukuran fase terdispersi < 1 nm.
Benar
Salah
Temperatur mempengaruhi kelarutan Zat. Kelarutan zat akan bertambah dengan meningkatnya suhu dan hal ini sifatnya mutlak (berlaku) untuk semua zat
Benar
Salah
Zat A memiliki kelarutan lebih besar dibandingkan Zat B terhadap air. Apabila Zat A ditambahkan pada larutan B, maka akan terbentuk endapan zat B yang awalnya dalam keadaan terlarut. Peristiwa ini disebut dengan
Reaksi kompleks
Salting in
Salting Out
Presipitasi
Collunarium adalah istilah untuk larutan yang digunakan untuk
Obat cuci mata
Obat cuci hidung
Obat Kumur
Obat cuci telinga
Pembawa atau pelarut yang digunakan untuk larutan berupa elixir adalah
minyak
air
alkohol
campuran air dan alkohol
Di laboratorium tersedia larutan gula 10% b/v. Larutan tersebut merupakan larutan yang mengandung 10 gram gula dalam 100 ml larutan.
benar
salah
Paracetamol dalam bentuk sirup akan lebih cepat mencapai peredaran darah dibandingkan dengan tablet paracetamol. Hal ini disebabkan karena pada saat dikonsumsi, didalam saluran pencernaan tidak ada proses difusi pada sirup paracetamol
Benar
Salah
Gargarisma dan moutwash, keduanya adalah sediaan larutan yang digunakan di area mulut. Perbedannya terletak pada tujuan penggunaan. Gargarisma untuk infeksi pada kerongkongan, sedangkan moutwash untuk membran mukosa pada mulut.
Benar
salah
Cara penggunaan yang tepat untuk enema volume besar adalah diencerkan terlebih dahulu
Benar
Salah
Kekurangan larutan dibandingkan dengan sediaan padat adalah
Zat aktif akan lebih mudah terhidrolisis
Stabilitas kimia fisika obat menjadi lebih rendah
Stabilitas mikrobiologi menjadi lebih rendah sehingga dibutuhkan pengawet
Semua jawaban benar
Suspensi amoxicillin artinya sediaan berbentuk cair, terdiri dari dua fase, yaitu fase terdisperi adalah amoxicilin yang tidak larut (larut sebagian) dan fase pendispersinya adalah air.
Benar
Salah
Lotio calamine adalh salah satu contoh suspensi yang digunakan secara
Injeksi
Topikal
Oral
Tetes telinga
Berikut ini, pernyataan yang salah untuk suspensi flokulasi adalah
Lambat mengendap
Mudah diredispersikan kembali
Secara appearance (penampilan) terbentuk lapisan bening dan endapan
Cepat mengendap
Suspensi yang mudah diredispersikan, mudah dituang, dan mudah menyebar adalah kriteria suspensi yang baik untuk digunakan secara topikal
Benar
Salah
Tujuan dari penggerusan zat padat sebelum dibuat suspensi adalah untuk mengecilkan ukuran partikelnya sehingga tidak mudah mengendap nantinya
BEnar
Salah
Teknik menggerus bahan yang telah halus dengan sebagian cairan hingga terbentuk pasta kemudian diencerkan dengan sisa cairan untuk mendapatkan suspensi yang homogen. Teknik ini dalam pencampuran disebut dengan
Levigasi
Triturasi
Presipitasi
Enap Tuang
Berdasarkan gambar tentang sudut kontak tersebut, bahan yang paling susah terbasahi adalah gambar
A
B
C
Tidak ada gambar yang benar
Berikut ini adalah contoh suspending agent yang berasal dari alam kecuali
Gom Arab
Pulvis Gummosus
Na.CMC
Carbopol
Jumlah air yang digunakan untuk mendispersikan PGS dalam suspensi adalah
7 X dari bobot zat aktif
7 X dari volume sediaan
7 X dari bobot PGS
2% dari volume sediaan
Tragakan adalah suspending agent yang berasal dari
Astragalus Gummifera
Golongan ganggang
Tulang ikan
Tanah liat
Emulsi adalah dispersi koloidal , antara dua cairan, biasanya minyak dan air yang tidak bersatu, dan distabilkan dengan emulgator
Benar
Salah
Jika bahan obat berupa minyak, maka sediaan farmasi yang tepat adalah sistem
suspensi
larutan
emulsi
elixir
Tipe emulsi yang fase luarnya dapat diencerkan dan bercampur dengan air adalah
M/A
A/M
M/A/M
Emulsi ganda
Emulsi dengan jumlah fase air > 30% cenderung membentuk tipe M/A
Benar
salah
Salah satu teori pembentukan emulsi adalah oriented wedge theory yang menyatakan bahwa emulgator memiliki dua bagian yaitu bagian polar dan non polar. Bagian polar akan berikatan dengan fase air, dan bagian non polar akan berikatan dengan fase minyak.
BEnar
Salah
Contoh peningkat viskositas fase luar pada emulsi yang dapat bercampur dengan minyak adalah
asam lemak
Gom arab
Propilenglikol
Gliserol
Alat yang digunakan dalam membuat emulsi memiliki pengaruh dalam terbentuknya emulsi yang stabil. Salah satu faktor yang menentukan alat apa yang digunakan misalnya cukup menggunakan lumpang atau harus dengan high speed mixer, adalah karakteristik dari emulgator yang digunakan
Benar
Salah
Emulsi tipe A/M lebih stabil dibandingkan tipe M/A karena viskositas lebih besar dibandingkan minyak
BEnar
Salah
Kerusakan emulsi yang ditandai dengan Emulsi pecah, terbentuknya globul yang besar dan meskipun dengan pengocokan tinggi emulsinya tidak terbentuk kembali disebut dengan
Koalesen
PErubahan fase
Creaming
Flokulasi
Surfaktan atau emulgator dengan HLB yang tinggi cenderung membentuk emulsi tipe M/A
BEnar
Salah
Sediaan semi padat yang terdiri dari > 50 zat padat disebut sebagai
Salep
Pasta
Krim
Gel
Ciri-ciri salep yang baik adalah homogen, tidak terdapat butiran (padatan tidak larut)
benar
salah
Pengerjaan menthol didalam salep adalah dilarutkan/didispersikan terlebih dahulu dengan vaselin (dasar salep) kemudian dicampurkan dengan minyak lemak
Benar
Salah
Pengerjaan ekstrak terutama yang mengandung tannin didalam salep adalah
Lansung dicampurkan/didispersikan dengan dasar salep
ekstrak terlebih dahulu dilarutkan dalam air
Ekstrak terlebih dahulu dilarutkan dalam gliserol atau propilenglikol
Ekstrak tidak bisa dibuat dalam bentuk salep
Pengerjaan padatan yang tidak larut atau bercampur dengan dasar salep adalah
Penggerusan serbuk
Penggerusan serbuk lalu diayak
Pemanasan
Pelarutan
Cera album adalah contoh dasar salep
Dasar salep serap
Dasar salep emulsi
Dasar salep hidrokarbon
Dasar salep yang dapat dicuci dengan air
Pengerjaan bahan semi padat seperti vaselin putih pada pasta adalah dilebur atau dicairkan terlebih dahulu dengan pemanasan kemudian dicampurkan dengan zat padat sambil diaduk hingga homogen
Benar
Salah
Salah satu teori menjelaskan terbentuknya gel adalah teori pembentukan tiga dimensi. teori ini menyatakan bahwa, selama pemanasan struktur dari rantai polimer (gelling agent) akan merenggang namun pada saat pendinginan rantai satu dengan yang lain akan saling mendekat membentuk jaringan tiga dimensi.
Benar
Salah
Pengaruh elektrolit terhadap gel dengan geling agent yang hidrofilik kecuali
Gel menjadi tidak stabil secara fisik
Terbentuk endapan
elektrolit akan berkompetisi dengan gelling agent terhadap pelarut
Membuat gel menjadi lebih stabil
Pengerjaan Na CMC sebagai gelling agent
Dilarutkan dengan air dingin
Dilarutkan dengan air panas
Incompatibilitas dengan protein
Semua benar
