NEW
Font size
WorksheetsETOS KERJA TNU
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Oraganisaasi dibentuk berdasarkan :
Kebutuhan perusahaan
Kebutuhan Bersama
Kebutuhan pribadi
Dalam organisasi, hubungan manusia dan organisasi bersifat
Aksiomatik
Mutual benefit
Keuntungan
Dalam teori Schein (1985), Untuk membentuk budaya organisasi, prosesnya dimulai dari :
ide membentuk organisasi
rencana membentuk organisasi
modal membentuk organisasi
Budaya organisasi menurut walter R.Freytag adalah
kumpulan asumsi dan nilai baik yang didasari maupun tidak yang dapat mengintegrasikan organisasi. Asumsi dan nilai tersebut menjadi penentu tingkah laku anggota organisasi
merupakan nilai-nilai yang menjadi acuan pada SDM dalam menyelesaikan problem eksternal serta usaha untuk menyesuaikan integrasi ke internal perusahaan sehingga tiap anggota organisasi perlu mengerti nilai-nilai yang ada untuk berprilaku di dalam organisas
rangkaian sistem prinsip yang diakui bersama dan diaplikasikan oleh seluruh elem organisasi
Budaya organisasi merupakan sistem prinsip yang dipeluk oleh anggota organisasi sebagai pembedaan dengan organisasi lainnya. Pengertian budaya organisasi menurut:
Robbins
Gareth R.Jones
lattans
secara umum fungsi organisasi adalah
menjunjung dan menanamkan nilai-nilai pancasila
Mendukung performa ekonomi
Sebagai karakteristik perusahaan
Fungsi budaya orgsnisasi menurut Robbins salah satunya adalah :
budaya organisasi sebagai identitas anggota organisasi
meningkatkan stabilitas ekonomi
Budaya memiliki tugas dalam tidak menentukan batas
Ciri – ciri budaya organisasi :
Innovation and Risk Talking, People Orientation, Aggresiveness
Stability, Attention to Detail, group orientation
Outcome Oritentation, Team Orientation, activity
Schein sendiri membagi budaya organisasi menjadi tiga tingkatan
Artifacts , Basic Assumptions, prilaku
Perilaku dan Artifacts, Nilai - nilai, Underlying assumption
Underlying assumption, artifacts, nilai-nilai
Kotter dan Heskett (1992:15-49), mengemukakan tiga tipe budaya organisasi, salah satunya yaitu budaya kuat dan budaya lemah, artinya adalah :
Budaya yang membantu organisasi mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan (adaptif), yang diasosiasikan dengan kinerja tinggi dalam periode waktu yang panjang.
Budaya yang cocok dan serasi dengan kondisi objektif perusahaan dimana perusahaan itu berada. Suatu budaya dikatakan baik apabila serasi dan selaras dengan konteks bisnis dalam karakteristik lingkungan industrinya dan segmen industrinya yang dispesifikasikan oleh strategi perusahaan.
Nilai-nilai, norma-norma dan asumsi- asumsi yang terinternalisasi dan dipegang teguh oleh para anggota organisai dapat melahirkan perasaan tenang, committed, loyalitas, memacu kerja lebih kerads serta produktivitas.
sekumpulan total tingkatan dan kualitas faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi anggota organisasi, yang biasanya diukur melallui persepsi, merupakan pengertian dari :
Iklim organisasi
Efektifitas budaya organisasi
Organisasi
ada empat prinsip faktor-faktor yang mempengaruhi iklim, yaitu
karyawan, pimpinan, pekerja dan masyarakat
Manajer/pimpinan, Prilaku karyawan, Prilaku kelompok kerja dan eksternal organisasi
Manajer, prilaku kerja, internal organisasi dan prilaku kelompok orang
Keterkaitan Antara Iklim Organisasi Dengan Budaya Organisasi adalah
Pada umumnya, iklim organisasi bersifat tidak sementara, sedangkan budaya organisasi lebih kekal dan strategis
Jika suatu organisasi memiliki ciri-ciri iklim yang sesuai dengan budaya organisasi maka iklim yang terbentuk akan kondusif
A dan B salah
Baik buruk budaya organisasi akan diukur dari
Jumlah anggota organisas
visi dan misi organisasi
efektif kontribusi budaya terhadap pencapaian misi suatu organisasi
Budaya organisasi fit secara internal adalah :
budaya yang mampu membuat organisasi beradaptasi dengan lingkungan eksternal termasuk dalam menghadapi persaingan.
mampu menjalankan peran integratif di dalam organisasi meliputi integrasi bahasa dan budaya, pembagian kekuasaan dan wewenang, pengembangan norma, sistem reward & punishment serta kemampuan untuk menjelaskan hal-hal yang tidak dapat dijelaskan seperti tradisi-tradisi dan kebiasaan
budaya tersebut mampu mengarahkan seluruh perilaku dan moral anggota organisasi untuk bersama-sama bergerak menuju tujuan mereka
Memperoleh lisensi mengemudi menrupakan contoh
Transfer skill
Keterampilan kerja
Interpersonal skill
Tipe personal skill
Tranfer skill
Motivated
Independable
Orang yang cenderung berusaha keras dalam pekerjaan mereka dan belajar dari kesalahan dan kegagalan mereka, merupakan tipe personal skill:
Problem solving
Flexible/Dependable
Intrinsically Motivated
Penyebab kecelakaan pesawat disebabkan oleh 3 faktor yaitu:
Faktor alat, faktor teknologi dan faktor manusia
Faktor teknis, fackor cuaca dan factor kesalahan manusia
Faktor kesehatan, faktor fatique dan faktor teknis
Pada dasarnya human error adalah “poor human decision making” terjadi disebabkan salah satunya:
Pemasangan alat tidak tepat
Informasi yang tidak akurat
Kelelahan teknisi
Ada 4 faktor yang mempengaruhi human performance, salah satunya adalah
Faktor lingkungan
Faktor Pendidikan
Faktor psikologi
Ada 10 disiplin ilmu yang mempengaruhi Human factor , salah satunya :
fisika
antropometri
liungkungan
Salah satu disiplin ilmu yang mempengaruhi human factor adalah psikologi Pendidikan, yaitu :
mempelajari bagaimana orang belajar dan merancang metode dan bahan yang digunakan untuk mendidik orang-orang dari segala usia. Setiap orang belajar secara berbeda dan dengan kecepatan yang berbeda. Pengawas harus merancang blok instruksi yang berhubungan dengan berbagai gaya belajar
pendekatan terorganisir untuk studi kerja, Standar kerja yang tidak realistis menciptakan stresor yang tidak perlu yang menyebabkan kesalahan. Juga bermanfaat untuk memiliki tata letak fasilitas yang efisien sehingga ada ruang untuk bekerja.
hubungan antara orang-orang dan pekerjaan. Minat mereka termasuk struktur organisasi dan perubahan organisasi, produktivitas pekerja dan kepuasan kerja, perilaku konsumen, dan pemilihan, penempatan, pelatihan, dan pengembangan personel.
gambar disamping merupakan penelitian Leonardo DiVinci sekitar tahun 1487, penelitian dibidang:
antropometri
Psikologi
fisik
Pada awal 1900-an, insinyur industri Frank dan Lillian Gilbreth berusaha mengurangi kesalahan manusia dalam dunia kedokteran, yang disebut juga
menggunakan panggilan balik saat berkomunikasi
sistem tantangan-respons
stabilitas aerodinamik yang tinggi
Dimulainya Perang Dunia I (1914-1918), peralatan yang lebih canggih sedang dikembangkan dan ketidakmampuan personel untuk menggunakan sistem tersebut menyebabkan minat yang meningkat pada kemampuan manusia. Hingga saat ini, fokus psikologi penerbangan adalah pada pilot, dan seiringnya berjalannya waktu fokus bergeser ke pesawat. Yang menjadi perhatian khusus adalah
Desain lingklungan kerja teknisi, desain mesin
Desain kontrol dan tampilan, efek ketinggian, dan faktor lingkungan pada pilot
Desain seragam pilot, desain pengaturan waktu kerja
Dalam program model pear, ada 4 faktor penting yang mempengaruhi human factor yaitu
Pekerja, desain tempat kerja, peralatan kerja dan supervisor
Orang yang melakukan pekerjaan itu, Lingkungan tempat mereka bekerja, Tindakan yang mereka lakukan dan Sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan
Orang yang melakukan pekerjaan itu, peralatan kerjadan Sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan
Pemeliharaan penerbangan pada program Human factor fokus kepada orang-orang yang bekerja di dunia penerbangan dipengaruhi faktor fisik, fisiologis, psikologis dan psikososial. Faktor gizi, kesehatan, gaya hidup, kelelahan dan ketergantungan kimia, dipengaruhi faktor:
fisik
fisiologis
Psikologis
Berkaitan soal no 28, yang termasuk faktor fisiologis adalah
Kekuatan, umur dan keterbatasan sensorik
Pengalaman, pengetahuan dan latihan
Emosional, sikap dan konflik pribadi
Lingkungan pekerjaan dipengaruhi oleh faktor fisik dan organisasi, yang termasuk faktor fisik adalah :
Cahaya, kebisingan dan ruang kerja
Manajemen, tekanan dan lokasi kerja
Cahaya, budaya perusahaan dan lokasi kerja
Terdapat dua belas faktor manusia yang menurunkan kemampuan orang untuk berkinerja secara efektif dan aman, yang dapat menyebabkan kesalahan pemeliharaan. Menggunakan buku catatan dan lembar kerja dengan benar untuk mengkomunikasikan pencapaian pekerjaan, merupakan salah satu faktor
stress
Lack of communication
Lack of knowledge
Orang cenderung menjadi terlalu percaya diri setelah menjadi mahir dalam tugas tertentu, yang dapat menutupi kesadaran akan bahaya. Merupakan salah satu faktor dari dua belas human factor, yaitu
Complacency
Pressure
Norms
Dalam dunia teknologi yang terus berubah, pengelola harus tetap memperbarui peralatan saat ini dan cara memperbaikinya. Cara mengatasi resiko agar tidak terjadi. Human error adalah :
Perbaiki hanya bagian yang pernah di latih untuk diperbaiki.
Selalu memeriksa lebih dari sekali agar tidak terjadi kesalahan.
Jangan pernah meninggalkan alat atau bagian di sekitar. Amankan peralatan sebelum meninggalkan area
Komunikasi sangat penting di tempat kerja untuk :
Membangun tim
alat komunikasi
Meningkatkan percaya diri
komunikasi adalah proses dua arah, melibatkan pengiriman dan penerimaan informasi, yang merupakan penerima informasi adalah:
mengkomunikasikannya dengan jelas untuk memulai dengan (baik secara tertulis atau tatap muka), kemudian mengajukan pertanyaan untuk memeriksa pemahaman pendengar penerima.
mendengarkan informasi dengan cermat, lalu memeriksa apakah penerima telah memahami dengan merenungkan kembali, atau mengajukan pertanyaan untuk memastikan bahwa pengirim dan penerima memiliki pemahaman yang sama tentang situasi tersebut.
Menyampaikan informasi dan menanyakan apakah sudah jelas informasi dan memahaminya.
Organisasi harus menekankan bahwa kurangnya kerjasama tim pada akhirnya dapat mempengaruhi pemeliharaan keselamatan pekerjaan, untuk mengurangi resiko tersebut menggunakan cara :
Selalu melakukan komunikasi antar tim
Perbaiki hanya bagian yang pernah di latih untuk diperbaiki.
Jangan pernah meninggalkan alat atau bagian di sekitar. Amankan peralatan sebelum meninggalkan area
Pekerjaan yang mengharuskan seseorang untuk bekerja berjam-jam atau begadang bias menyebabkan kelelahan , yang dapat menyebabkan penurunan perhatian dan penurunan tingkat kesadaran, yang sangat berbahaya pada saat melakukan pekerjaan. Untuk mengurangi resiko tersebut, pekerja harus :
Pola makan yang sehat, berolahraga dan tidur teratur dapat mencegah klelahan
Selalu perhatikan rekan kerja yang mengutamakan keselamatan
Setelah kembali bekerja, lakukan pengecekan kembali
tekanan dalam pekerjaan dapat memengaruhi kemampuan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar, upaya yang dilakukan pekerja untuk mengurangi resiko adalah:
Selalu perhatikan rekan kerja yang mengutamakan keselamatan
Setelah selesai bekerja, lakukan pengecekan kembali hasil pekerjaan.
meminta bantuan kepada teman bila merasa kewalahan dan dalam batasan waktu yang diberikan.
organisasi yang didedikasikan khusus untuk profesi human factor adalah :
ILO
HFES
IEA
Gambar ini menunjukkan:
80% kecelakaan disebabkan oleh mesin
80% kecelakaan disebabkan human factor
80% kecelakaan disebabkan oleh mesin dan manusia
