wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Surveilans Kesehatan Masyarakat - Kesmas IV

Total questions: 30

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Surveilans Kesmas Adalah

a)

proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interprestasi data secara sistematik dan terus menerus serta penyebaran informasi kepada unit yang membutuhkan untuk diambil tindakan

b)

proses pengumpulan, analisis dan interprestasi data secara sistematik

c)

Proses pengumpulan data dan sampel pasien

d)

sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis,

2.

Sebutkan jenis dan macam surveilans..!

a)

Pasif dan Aktif

b)

Reaktif dan Agresif

c)

Pasif dan Agresif

d)

Aktif dan Reaktif

3.

Apa yang dimaksud dengan diseminasi data?

a)

pengumpulan data

b)

penyebarluasan data

c)

identifikasi data

d)

evaluasi data

4.

Apa yang dimaksud dengan surveilans jenis Aktif?

a)

sistem pelaporan dari masyarakat ke unit pelayanan kesehatan

b)

pelaporan dari unit pelayanan kesehatan ke pusat, ke pemegang data

c)

keaktifan petugas mengumpulkan data dari masyarakat sampai ke unit pelayanan kesehatan

d)

keaktifan petugas mengumpulkan data dari unit pelayanan kesehatan ke pusat, ke pemegang data

5.

Apa yang dimaksud dengan surveilans jenis Pasif?

a)

sistem pelaporan dari masyarakat ke unit pelayanan kesehatan

b)

pelaporan dari unit pelayanan kesehatan ke pusat, ke pemegang data

c)

keaktifan petugas mengumpulkan data dari masyarakat sampai ke unit pelayanan kesehatan

d)

keaktifan petugas mengumpulkan data dari unit pelayanan kesehatan ke pusat, ke pemegang data

6.

Sebutkan fungsi dari kegiatan surveilans..! (Kecuali)

a)

Gambaran kesehatan

b)

Mengambil kebijakan

c)

Monitoring evaluasi

d)

Penelitian terdahulu

7.

Apa saja komponen sistem surveilans?

a)

Pengumpulan, analisis, interpretasi, umpan balik & diseminasi, evaluasi data

b)

Pengumpulan, identifikasi, prioritas, monitoring, evaluasi data

c)

Identifikasi, analisis, interpretasi, umpan balik, monitoring data

d)

Analisis, prioritas, umpan balik & diseminasi, monitoring data

8.

Pada suatu daerah telah terjadi bencana tsunami dan gempa bumi. Pemerintah berusaha melakukan survei pengumpulan data pada situasi bencana berupa jumlah orang meninggal, luka, sakit, pengobatan yang perlu dilakukan, kebutuhan yang belum terpenuhi dan jumlah korban anak-anak, dewasa serta lansia. Apakah kegiatan surveilans yang bisa dilakukan?

a)

Surveilans riset

b)

Surveilans bencana

c)

Surveilans epidemiologi KLB

d)

Surveilans epidemiologi analitik

e)

Surveilans epidemiologi deskriptif

9.

Tenaga kesehatan di kota X menggunakan petugas khusus surveilans untuk melakukan kunjungan berkala ke lapangan dengan tujuan mengidentifikasi kasus baru penyakit TB. Apakah jenis surveilans yang dilakukan?

a)

Surveilans aktif

b)

Surveilans pasif

c)

Surveilans efektif

d)

Surveilans penyakit

e)

Surveilans epidemiologi

10.

Di desa Z telah terjadi peningkatan kasus penyakit menular, petugas kesehatan di desa tersebut melakukan pengamatan secara sistematis dengan mengumpulkan data dari beberapa tahun lalu dan dari berbagai sumber terpercaya mengenai kuantitas dan penyebab penyakit menular di desa tersbut agar dapat dilakukan program penanggulangan yang lebih efektif dan efisien ke depannya. Apakah kegiatan yang dilakukan dilakukan oleh pihak kesehatan di desa tersebut?

a)

Penyuluhan kesehatan

b)

Pendidikan kesehatan

c)

Penyelidikan kasus

d)

Pengawasan kesehatan masyarakat

e)

Surveilans epidemiologi

11.

Seorang petugas kesehatan pelabuhan sedang melakukan surveilans epidemiologi terhadap penyakit menular yang potensial menjadi wabah dan masalah kesehatan. Kegiatan tersebut dilakukan karena adanya kasus penyakit menular dari negara lain yang dapat menimbulkan kematian. Apakah jenis surveilans yang di lakukan petugas kesehatan?

a)

Surveilans kesehatan haji

b)

Surveilans kesehatan pelabuhan

c)

Surveilans KLB

d)

Surveilans kesehatan laut

e)

Surveilans kesehatan penyakit menular

12.

Setelah melakukan surveilans, dinas kesehatan kota X mengirim surat ke seluruh puskesmas di kota tersebut terkait kesimpulan dari hasil surveilans yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam surat tersebut juga terdapat program atau kegiatan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditemukan. Apakah tahapan surveilans yang sedang dilakukan?

a)

Pengumpulan data

b)

Analisis data

c)

Pelaporan

d)

Evaluasi

e)

Umpan balik

13.

Tenaga kesehatan di kota Y melakukan pengawasan terus-menerus terhadap distribusi dan kecenderungan insiden penyakit, melalui pengumpulan sistematis, konsolidasi, evaluasi terhadap laporan-laporan penyakit dan kematian. Apakah jenis surveilans yang dilakukan?

a)

Surveilans penyakit

b)

Surveilans individu

c)

Surveilans berbasis laboratorium

d)

Surveilans terpadu

e)

Surveilans kesehatan masyarakat

14.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun menderita penyakit menular yang parah. Pihak rumah sakit memutuskan melakukan karantina pada pasien tersebut untuk mendeteksi dan memonitor keadaannya. Apakah jenis surveilans yang dilakukan oleh pihak rumah sakit?

a)

Surveilans berbasis masyarakat

b)

Surveilans individu

c)

Surveilans penyakit

d)

Surveilans sindromik

e)

Surveilans berbasis masyarakat

15.

Pada perusahaan X sering terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan produksi yang semakin menurun dari tahun pertahun. Untuk mengetahui masalah tersebut perusahaan melakukan surveilans setiap tahunnya. Surveilans apakah yang dilakukan?

a)

Surveilans epidemiologii kesehatan matra

b)

Surveilans kesehatan lingkungan

c)

Surveilans kesehatan kerja

d)

Surveilans epidemiologi perilaku

e)

Surveilans epidemiologi masalah kesehatan

16.

Setiap tahunnya puskesmas X melakukan survei terhadap masalah kesehatan yang terjadi di wilayah kerjanya. Tahun ini hasil survei penyakit hipertensi meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Rutinnya melakukan survei memudahkan petugas untuk menetukan program penanggulangan masalah kesehatan. Apakah manfaat surveilans berdasarkan kasus tersebut?

a)

Mendeteksi kasus baru

b)

Memonitor trend penyakit

c)

Membantu perencanaan

d)

Menentukan kebutuhan kesehatan prioritas

e)

Mengidentifikasi kebutuhan riset

17.

Seorang mahasiswa ingin melakukan penelitian tentang penyakit hipertensi di kota X. Sebelum melakukan penelitian, mahasiswa tersebut membutuhkan data awal untuk melihat besaran masalah dari penyakit tersebut. Data apakah yang diperlukan mahasiswa tersebut?

a)

Data demografi

b)

Data geografi

c)

Data kesakitan

d)

Data vektor

e)

Data laboratorium

18.

Pada suatu hajatan di desa X telah terjadi keracunan makanan. Korban keracunan mencapai 27 orang. Pihak dinas kesehatan bekerja sama dengan puskesmas di wilayah tersebut untuk melakukan penyelidikan. Petugas kesehatan memutuskan memeriksakan sampel makanan dan air yang dikonsumsi di laboratorium. Pemeriksaan ini lebih lengkap dan pasti dibanding sistem yang mengandalkan sindroma dari pelayanan kesehatan. Surveilans apakah yang dilakukan?

a)

Surveilans sindromik

b)

Surveilans individu

c)

Surveilans masyarakat

d)

Surveilans penyakit

e)

Surveilans laboratorium

19.

Salah satu kelurahan di kecamatan X telah terjadi kasus diare yang menyerang barbagai kalangan umur. Petugas kesehatan bekerja sama melakukan penyuluhan kesehatan untuk mengendalikan masalah tersebut. Apakah langkah awal yang harus dilakukan sebelum penyuluhan?

a)

Analisis masalah kesehatan

b)

Survei lapangan

c)

Analisis perilaku

d)

Penetapan strategi

e)

Penetapan sasaran

20.

Upaya menjaring populasi yang telah terifeksi covid-19, yaitu:

a)

Tes skrining/penapisan

b)

Tes diagnostik

c)

Tes laboratorium

d)

Pemeriksaan klinis

e)

Anamnesis

21.

Pada populasi sehat dimungkinkan terjadi adanya hasil yang:

a)

Orang yang benar-benar sehat (true negative)

b)

Orang sakit dengan hasil tes negatif (false negative)

c)

Orang yang tidak sakit dengan hasil tes positif (false positive)

d)

Orang yang benar-benar sakit (true positive)

e)

Orang yang tidak dijumpai keluhan apa-apa

22.

Hasil pemeriksaan laboratoris positif dimungkinkan terjadi hasil yang:

a)

Orang yang benar-benar sehat (true negative)

b)

Orang sakit dengan hasil tes negatif (false negative)

c)

Orang yang tidak sakit dengan hasil tes positif (false positive)

d)

Orang yang benar-benar sakit (true positive)

e)

Orang yang hasilnya selalu negatif

23.

Angka kejadian dari kasus baru yg terjadi di masyarakat pada periode waktu tertentu:

a)

Insidensi

b)

Prevalensi

c)

Proporsi

d)

Indeks

e)

Rate

24.

Kasus campak masuk dalam kriteria KLB apabila ?

a)

Ditemukan 5 kasus dengan hubungan epidemiologi

b)

ditemukan 3 kasus di BP

c)

ditemukan 5 kasus tidak ada hubungan epidemiologi

d)

ditemukan 1 kasus positif dalam 1 desa

25.

berikut daftar penyakit dan jumlah penderita pada Puskesmas A tahun 2019

Hipertensi (3365) TBC (349) Demam Berdarah (120) ISPA (3949) Gizi Buruk (41)

Dalam melakukan prioritas masalah kesehatan menurut Pan American Health Organization berdasarkan "Saverity of the Problem" penyakit apakah yang memiliki skor tertinggi?

a)

Hipertensi

b)

TBC

c)

Demam Berdarah

d)

ISPA

e)

Gizi Buruk

26.

Penyakit dan Jumlah : Hipertensi (755), TBC (13), Diare (702), ISPA (1953), Gizi Buruk (9).

Berdasarkan "Community dan Political Concern" penyakit apa yang memiliki skor tertinggi?

a)

Hipertensi

b)

TBC

c)

Diare

d)

ISPA

e)

Gizi Buruk

27.

Pada suatu daerah masyarakatnya kurang bisa melaksanakan pola hidup sehat. Anda sebagai kepala Puskesmas apakah yang akan Anda lakukan?

a)

Menurunkan angka kematian dengan menurunkan KLB

b)

Meningkatkan promosi kesehatan untuk menurunkan angka penyakit degeneratif

c)

Meningkatkan pelayanan kesehatan

d)

Meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan

e)

Meningkatkan anggaran kesehatan

28.

Pada suatu daerah terjadi diare, sebagai kepala Puskesmas yang akan melakukan promosi kesehatan, apa langkah pertama yang dilakukan?

a)

Analisis masalah kesehatan

b)

Analisis masalah perilaku

c)

Penetapan Strategi

d)

Penetapan sasaran

e)

Penetapan Tujuan

29.

Kasus Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten X 50/1000 KH. Menurut beberapa hasil survei dan riset yang dilakukan, ternyata masih banyak ibu bersalin yang ditolong oleh non Tenaga Kesehatan (Dukun). Perilaku ibu dalam memilih pertolongan persalinan pada dukun ternyata dipengaruhi anggapan bahwa tenaga kesehatan (bidan) masih sangat muda dan belum berpengalaman.


Apa strategi yang harus dilakukan agar ibu memilih pertolongan persalinan ke Tenaga Kesehatan?

a)

Penyuluhan

b)

Penyediaan Fasilitas Kesehatan

c)

Mengganti Tenaga Kesehatan yang lebih Tua

d)

Kemitraan Nakes dan Dukun

e)

Memberikan Sanksi Ibu yang bersalin ke Dukun

30.

Jelaskan yang anda pahami tentang EWARS dan STEPS

4 lines