wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS MAHARDIKA 02 JULI 2020

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Kasus untuk soal no. 1

Seorang perempuan berumur 19 th.Masuk ke RSJ karena di rumah berteriak-teriak, membenturkan kepala ke dinding, merusak alat rumah tangga, setelah diputuskan oleh pacarnya, di RSJ pasien masih mudah tersinggung, sering mondar-mandir, pembicaraan kasar dan afek labil, hasil pemeriksaan terdapat bekas luka di jari tangan akibat memuku tembok.


1. Apakah tujuan intervensi yang harus dicapai pada SP pertama ?

a)

A. Mampu mengontrol marah dengan menarik nafas dalam

b)

B. Mampu mengontrol marah dengan menyalurkan energi

c)

C. Mampu mengontrol marahd engan cara berkomunikasi

d)

D. Mampu mengontrol marah dengan berdoa

e)

E. Mampu mengontrol marah dengan minum obat

2.

Kasus untuk soal no 2-5

Nona C. 18 tahun, gagal testing masuk ke AKPER, di rumah marah-marah, memukul Bapaknya, mondar mandir dan berteriak-teriak, keluarga tidak mampu merawatnya sehingga di bawa ke RSJ.


2. Diagnose keperawatan prioritas pertama Nn C. adalah ….

a)

A. ketidakmampuan keluarga merawat klien

b)

B. ansietas

c)

C. perilaku kekerasan

d)

D. halusinasi dengar

e)

E. harga diri rendah

3.

3. Penyebab perilaku kekerasan pada Nn. C. secara psiko sosial adalah ….

a)

A. cara berfikir yang tidak logis

b)

B. penganiayaan masa kecil

c)

C. terpapar oleh stimulus kekerasan

d)

D. penolakan oleh masyarakat

e)

E. kegagalan dalam hidup

4.

4. Salah satu tanda / gejala marah pada Nn. C. dari segi emosi adalah ….

a)

A. dendam

b)

B. bawel

c)

C. kemahakuasaan

d)

D. sarkasme

e)

E. meremehkan

5.

5. Yang tidak termasuk fungsi positif marah / agresif pada Nn. C. adalah ….

a)

A. meningkatkan tenaga dan mobilitas tubuh untuk pertahanan diri

b)

B. meningkatkan penyelesaian masalah

c)

C. tanda penurunan ancaman pada diri

d)

D. tanda untuk memperoleh respon koping dalam penyelesaian masalah distress

6.

6. Kriteria klien yang belum dapat dilibatkan dalam TAK adalah klien ….

a)

A. waham yang mampu mengitegrasikan realita

b)

B. haluasinasi yang mulai terkontrol

c)

C. menarik diri yang sudah mampu berinteraksi dengan perawat

d)

D. agresif amuk yang sudah reda

7.

7. Fokus TAK orientasi realita ditijukan kepada klien untuk dapat ….

a)

A. mengenal tempat dan situasi

b)

B. bercerita tentang diri sendiri

c)

C. meningkatkan motivasi dan proses fikir

d)

D. menurunkan perilaku destruktif

8.

8. Salah satu tugas perawat sebagai Co Leader dalam TAK adalah ….

a)

A. Memotivasi peserta supaya aktif

b)

B. Mengingatkan lamanya waktu pelaksanaan TAK

c)

C. Menetapkan tata tertib

d)

D. Menciptakan suasana saling menerima

9.

9. Landasan konseptual Terapi Keluarga yang menyatakan bahwa ada hubungan antara psikopatologi individu dengan dinamika keluarga adalah teori ….

a)

A. behavioral family therapy

b)

B. psychodynamic family therapy

c)

C. group therapy approach

d)

D. teori komunikasi

10.

10. Faktor yang tidak mempengaruhi pembentukan kelompok adalah ….

a)

A. rasa percaya antar anggota kelompok

b)

B. rasa kebersamaan

c)

C. pengruh masing-masing anggota kelompok

d)

D. jumlah anggota kelompok

11.

11. Salah satu tujuan rehabilitatif Terapi Akifitas Kelompok (TAK) adalah …..

a)

A. meningkatkan sosialisasi

b)

B. mengekspresikan diri secara efektif

c)

C. mendorong fungsi kognitif dan afektif

d)

D. meningkatkan respon terhadap realita

12.

12. Fokus TAK yang bertujuan untuk memotivasi proses fikir dan afektif yang berhubungan dengan nilai dan pengalaman klien terutama pada klien kronis adalah ….

a)

A. sosialisasi

b)

B. stimulasi persepsi

c)

C. stimulasi sensori

d)

D. penyaluran energi

13.

13. Karakteristik terapist dalam terapi lingkungan yang tidak boleh dilakukan adalah ….

a)

A. empati

b)

B. suportif

c)

C. percaya kepada diri sendiri

d)

D. membagi informasi

e)

E. toleran terhadap cemas

14.

Kasus untuk soal no. 14-17

Ny. L. 30 tahun dirawat di RSP Sidawangi dengan TB paru, keadaan klien semakin kurus, sesak nafas pundak terangkat ke atas, klien mengatakan malu dengan penampilannya, merasa tidak cantik lagi dan takut suami meninggalkannya. Klien mengatakan dirinya tidak berharga sebagai istri, merasa putus asa. Saat bicara selalu menunduk, bicara singkat, tidak kontak mata.


14. Rentang respon konsep diri pada Nn. E. yang paling adaptif adalah ….

a)

A. konsep diri adaptif

b)

B. citra tubuh positif

c)

C. depersonalisasi

d)

D. aktualisasi

15.

15. Komponen konsep diri yang terganggu dari Nn. E. adalah ….

a)

A. identitas diri

b)

B. harga diri

c)

C. citra tubuh

d)

D. penampilan peran

16.

16. Kalau dilihat dari pohon masalah penyebab masalah utama / core problem Nn. E. adalah

a)

A. Perubahan penampilan peran

b)

B. perubahan citra tubuh

c)

C. ideal diri yang menuntut

d)

D. harga diri rendah situasional

17.

17. Diagnose utama sesuai dengan core problem pada Nn. E. adalah ….

a)

A. Harga diri rendah kronis

b)

B. Harga diri rendah situasional

c)

C. Gangguan citra tubuh

d)

D. Perubahan penampilan peran

18.

18. Komponen konsep diri yang merupakan harapan keinginan / cita-cita seseorang adalah

a)

A. identitas diri

b)

B. citra tubuh

c)

C. ideal diri

d)

D. harga diri

e)

E. penampilan peran

19.

19. Harga diri rendah kronis dapat terjadi karena ….

a)

A. Pola asuh yang salah

b)

B. Perceraian

c)

C. Kecelakaan

d)

D. Dituduh berselingkuh

e)

E. Tidak lulus ujian

20.

20. Komponen konsep diri yang merupakan harapan dari masyarakat terhadap sesorang adalah….

a)

A. ideal diri

b)

B. harga diri

c)

C. identitas diri

d)

D. penampilan peran

21.

21. Dampak yang jarang muncul akibat perubahan citra tubuh adalah….

a)

A. harga diri rendah

b)

B. perilaku kekerasan

c)

C. keputusasaan

d)

D. ketidakberdayaan

22.

22. Harga diri rendah situasional terjadi karena….

a)

A. Lahir dari keluarga yang broken home dan tidak dapat kasih sayang

b)

B. cacat bawaan yang menetap

c)

C. perceraian dan orang tua tidak mengharapkan kehadirannya kembali

d)

D. anak yang tidak diharapkan

23.

23. Komponen konsep diri yang merupakan yang merupakan cirri khas sesorang yang menyebabkan orang berbeda dengan orang lain adalah….

a)

A. ideal diri

b)

B. harga diri

c)

C. identitas diri

d)

D. penampilan peran

24.

Kasus untuk soal no. 24-25

Woko 20 th MRS di RS. Lali jiwo dengan Skizofrenia gaduh gelisah, sudah 2 minggu namun tidak ada respon perbaikan dengan pengobatan. Klien suka mondar-mandir dan berbicara keras dan kasar. Tn.Woko mengatakan bahwa dirinya memiliki kekuatan super yang bisa membaca pikiran dan nasib semua orang dan semua kejadian yang akan terjadi di muka bumi. Ia mengatakan dikawal oleh 4 Biksu sakti yang bernama Bagus, Bactiar, Barkah dan Bandang yang selalu tunduk dan melindunginya. Dokter memutuskan untuk dilakukan ECT.


24. Keyakinan Tn.Woko bahwa ia memiliki kekuatan super disebut sebagai…

a)

A. Halusi

b)

B. Delusi/ Waham

c)

C. Ilusi

d)

D. Katalepsi

e)

E. Steriotipi

25.

25. Gangguan orientasi realitas yang dialami oleh Woko termasuk dalam ….

a)

A. Gangguan Persepsi Sensori

b)

B. Gangguan Proses Pikir

c)

C. Gangguan Memori

d)

D. GangguanAfek

e)

E. Gangguan Emosi

26.

Kasus untuk soal no. 26

Seorang laki-laki berumur 45 th dating ke rumah sakit jiwa diantar oleh keluarganya. Pada saat pengkajian ditemukan pasien lesu, gelisah, serta agitasi.


26.Hasil pengkajian tersebut diatas termasuk dalam data apa?

a)

A. penampilan fisik

b)

B. pembicaraan

c)

C. aktivitas motorik

d)

D. alam perasaan

e)

E. interaksi selama wawancara

27.

Kasus untuk soal no. 27

Seorang perempuan berusia 17 th di antar kerumah sakit jiwa oleh keluarganya. Perawat mendiagnosa gangguan persepsi halusinasi. Pengkajian yang sudah dilakukan oleh perawat prekwensi halusinasi, waktu munculnya halusinasi, respon pasien saat halusinasi muncul.


27.Apakah data yang belum dikaji ?

a)

A. Jenis halusinasi

b)

B. waktu munculnya halusinasi

c)

C. prekuensi halusinasi

d)

D. opsesi halusinasi

e)

E. renpon saat halusinasi muncul

28.

28.Seorang anak Marsa usia 10 tahun saat ini bersekolah pada SDN Cimuncang kelas 4. Bulan depan merupakan ulangan umum untuk menentukan kenaikan kelas. Pada tahun kemarin Marsa tidak naik kelas, Ibunya mengatakan akan memberikan hadiah sebuah sepeda jika Marsa naik kelas.


Terapi perilaku yang diterapkan oleh ibu Marsa adalah.........

a)

A. Positif reinforcement

b)

B. Negatif reinforcement

c)

C. Positif punisment

d)

D. Negatif punisment

29.

29. Maya usia 3 tahun, memiliki kemampuan lebih dari teman-temannya termasuk dalam hal bermain apalagi memanjat dirumahnya. Dia sering memanjat pada terali jendela yang membuat ibunya sangat khawatir dengan hal tersebut. Suatu hari Maya memanjat pada terali besi dirumahnya tetapi ibunya membiarkan dan sambil berteriak mengatakan “Terus naik terus yang tinggi, naik lagi terus!!!!!!!” tetapi hal ini membuat Maya turun secara perlahan.


Terapi perilaku yang diterapkan oleh ibu Maya adalah........

a)

A. Positif reinforcement

b)

B. Negatif reinforcement

c)

C. Positif punisment

d)

D. Negatif punisment

30.

30. Salah satu dampak negatif gangguan jiwa yang termasuk dalam disfungsi yang perlu dilakukan rehabilitasi adalah ….

a)

A. gangguan jiwa dengan gejala sisa waham

b)

B. ketidakmampuan melakukan tugas / aktifitas

c)

C. ketidakmampuan berat dalam konteks sosial budaya

d)

D. adanya stigma

e)

E. adanya diskriminasi

31.

31. Pelaksanaan metoda kelompok dalam Okupasional Terapi lebih tepat ditujukan kepada klien ….

a)

A. klien baru yang perlu banyak informasi

b)

B. klien baru yang belum mempunyai kemampuan berinteraksi dalam kelompok

c)

C. klien yang sedang menjalani persiapan kerja

d)

D. klien yang memiliki masalah yang hampir sama

e)

E. klien yang sedang menjalani latihan kerja

32.

32. Terapi kerja yang paling tepat untuk memperbaiki sensori dan koordinasi otot adalah

a)

A. pekerjaan tukang kayu

b)

B. menenun bahan tenun yang beraneka warna

c)

C. kerajinan dari tanah liat

d)

D. pembuatan batako

33.

Kasus untuk soal no. 33

Tn. K. usia 25 tahun, dirawat di RSJ, data yang diperoleh dari pengkajian : klien tampak menyendiri, sering melamun, jarang bicara, jika ditanya hanya menjawab seperlunya, kurang bergairah, tidak mau melakukan kegiatan dan merawat diri, setiap ditanya klien selalu manjawab malas.


33. Core problem (masalah utama) Tn K adalah ….

a)

A. ketidak berdayaan

b)

B. gangguan komunikasi

c)

C. Isolasi sosial

d)

D. dependensi

34.

34. Asuhan keperawatan pada klien gangguan jiwa kadang-kadang selalu berubah karena keadaan klien yang berubah dengan cepat hal ini sesuai dengan ciri Proses Keperawatan yang bersifat ….

a)

A. Dinamis

b)

B. cyclical

c)

C. interdependent

d)

D. luwes

e)

E. terbuka

35.

35. Kelompok data hasil pengkajian yang termasuk dimensi emosional adalah ….

a)

A. persepsi

b)

B. mood

c)

C. memory

d)

D. kognisi

e)

E. regiditas

36.

36. Prioritas masalah dari beberapa masalah yang dimiliki klien, umumnya berkaitan dengan alasan masuk / keluhan utama disebut ….

a)

A. faktor presipitasi

b)

B. faktor predisposisi

c)

C. core problem

d)

D. causa

e)

E. pohon masalah

37.

37. Langkah pertama dalam melakukan analisa data adalah ….

a)

A. pengelompokan data

b)

B. penulisan kembali masalah keperawatan

c)

C. penyusunan pohon masalah

d)

D. validasi data

e)

E. memisahkan data adaptif dengan maladaptif

38.

38. Implementasi yang paling pertama dilakukan oleh seorang perawat dalam melakukan asuhan keperawatan adalah melakukan ….

a)

A. perkenalan

b)

B. orientasi

c)

C. pra interaksi

d)

D. validasi data

39.

39. Persiapan yang pertama kali harus disiapkan sebelum pelaksanaan ECT adalah ….

a)

A. menyiapkan obat-obatan yang akan digunakan

b)

B. menyelesaikan inform concent

c)

C. menyiapkan fasilitas yang diperlukan

d)

D. menganjurkan klien untuk puasa

e)

E. melepaskan perhiasan dan protese

40.

40. Kontra indikasi pemberian ECT yang paling tepat adalah ….

a)

A. fraktur ektremitas atas

b)

B. tensi : 160 / 90 mmHg

c)

C. kehamilan kedua pada usia 25 tahun

d)

D. lansia dalam kondisi fisik yang baik

e)

E. decompensatio cordis

41.

41. Hal yang tidak boleh dilakukan pada klien menjelang ECT ….

a)

A. puasa

b)

B. penjelasan prosedur ECT pada klien yang sudah biasa dilakukan ECT

c)

C. obat untuk pagi diberikan lebih dini

d)

D. pemeriksaan adanya kerusakan otak organik

e)

E. pemeriksaan laboratorium

42.

42. Tindakan khusus yang dilakukan pada tindakan ECT dengan premedikasi adalah ….

a)

A. pasang wing needle dan manset tensi meter

b)

B. longgarkan pakaian yang ketat

c)

C. posisi klien terlentang tanpa bantal

d)

D. perawat memegang kepala, bahu, pinggul dan lutut

e)

E. atur kekuatan ECT dan letakan elektrode pada pelipis klien

43.

43. Salah satu efek samping pemberian premedikasi pada tindakan ECT adalah ….

a)

A. dispnea

b)

B. takikardi pasca kejang

c)

C. aspirasi pneumonia

d)

D. hematomisis

e)

E. hipotermia

44.

44. Adanya suatu agresif langsung pada diri sendiri, konflik interpersonl yang tidak terselesaikan, pola pikir yang negatif dan kurangnya reinforcement positif hal ini mencerminkan adanya suatu hal dalam diri seseorang untuk melakukan bunuh diri, melihat alasan diatas merupakan faktor ...........utama orang melakukan bunuh diri :

a)

A. Faktor Biologis

b)

B. Faktor Psikologis

c)

C. Faktor sosial

d)

D. Faktor Lingkungan

45.

45. Macam/jenis bunuh diri yang memiliki ciri khas :Umumnya diucapkan oleh pasien, Berisi keinginan untuk mati, Disertai rencana cara mengakhiri hidup, persiapan alat untuk melaksanakan rencana tersebut :

a)

A. Percobaan Bunuh Diri

b)

B. Isyarat Bunuh Diri

c)

C. Ancaman Bunuh Diri

d)

D. Resiko Bunuh Diri

46.

46. Berdasarkan katagori pasien di PICU percobaan bunuh diri merupakan/termasuk dalam katagori

a)

A. Intensif I : 24 jam I score 1-10 skala GAF

b)

B. Intensif II : 72 jam I score 1-10 skala GAF

c)

C. Intensif I : 72 jam I score 11-20 skala GAF

d)

D. Intensi II : 10 hari I score 11-20 skala GAF

47.

47. Tindakan Keperawatan pada Pasien dengan Isyarat Bunuh Diri diantaranya :

a)

A. Menemani terus

b)

B. Menjauhkan dari benda berbahaya

c)

C. Menjelaskan cara melindungi pasien pada keluarganya

d)

D. Dapat mengungkapkan perasaan

48.

48. Bila kita dapatkan klien Isolasi Sosial, teknik komunikasi terapeutik yang tepat digunakan adalah …..

a)

A. Broad opening

b)

B. Focusing

c)

C. Klarifikasi

d)

D. Diam

49.

49. Seseorang yang mengalami syok sebenarnya mengingkari penyakitnya karena hal ini merupakan suatu cara untuk berlindung akibat belum siap menerima kenyataan yang sangat menakutkan. Koping ini disebut….

a)

A. regresi

b)

B. kompensasi

c)

C. denial

d)

D. displacement

50.

50. Prinsip keperawatan jiwa, memandang manusia sebagai mahluk holistik karena ….

a)

A. Mempunyai harga diri dan martabat

b)

B. Mempunyai kemampuan untuk berubah

c)

C. Mempunyai kapasitas koping yang bervariasi

d)

D. Bertindak, berinteraksi dan bereaksi dengan lingkungan secara keseluruhan

e)

E. Setiap perilaku manusia bermakna (meliputi, persepsi fikiran, perasaan dan tindakan)