wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SISTEM ENDOKRIN

Total questions: 22

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki – laki berusia 45 tahun dirawat di RS dengan diagnosis Diabates Mellitus. Pasien mengeluh tubuh terasa lemas. Hasil pengkajian : tampak anemis,Hb 10 gr%, GDS 300 mg/dl, berat badan 65 kg, tinggi badan 156 cm.

Apakah pengkajian status nutrisi selanjutnya yang tepat pada kasus tersebut ?

a)

Menanyakan riwayat diet ?

b)

Menanyakan riwayat aktifitas

c)

Melakukan pengukuran antropometri

d)

Melakukan pemeriksaan fisik status nutrisi

2.

Seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat di RS dengan ulkus DM. Pasien mengeluh area sekitar luka terasa gatal. HAsil pengkajian : tampak luka dengan ukuran 10 X 4 X 2 cm, warna dasar kuning, tampak pus cair, purulent, berwarna hijau, 5 cc.

Apakah pengkajian eksudat yang perlu dilengkapi untuk kasus terebut ?

a)

Jumlah

b)

bau

c)

jenis

d)

konsistensi

3.

seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di RS dengan diagnosis Diabetes Mellitus Tipe 2. Pasien mengeluh lemas. Hasil pengkajian : tampak anemis, terdapat luka pada kaki kiri seluas 5x3x2 cm, bibir kering, GDS : 432 mg/dl. Keluarga mengatakan pasien tidak taat terhadap diet DM dan gula darah setiap diperiksa tinggi. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut ?

a)

intoleransi aktifitas

b)

kerusakan integritas kulit

c)

manajemen kesehatan tidak efektif

d)

resiko ketidakstabilan kadar glukosa darah

4.

Seorang perempuan berusia 45 tahun di rawat di RS dengan diagnosis ulkus DM. Pasien mengatakan malu dengan kondisinya karena setiap orang yang mendekat selalu menutup hidung. Hasil pengkajian : tampak pus kecoklatan pada balutan luka, pasien tampak menunduk dan menutup muka. Bagaimanakah sikap perawat yang tepat untuk kasus diatas ?

a)

menaruh kopi pada bawah tempat tidur pasien

b)

meminta keluarga untuk memyemprotkan pewangi ruangan

c)

memberikan penjelasan kepada pasien lain untuk tidak menahan bau

d)

membersihkan luka setiap pagi dan sore

5.

seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di RS dengan diagnosis Diabetes Mellitus Tipe 2. Pasien mengeluh lemas. Hasil pengkajian : tampak anemis, terdapat luka pada kaki kiri seluas 5x3x2 cm, bibir kering, GDS : 432 mg/dl. Keluarga mengatakan pasien tidak taat terhadap diet DM dan gula darah setiap diperiksa tinggi. Apakah edukasi yang tepat pada kasus tersebut ?

a)

meminta pasien untuk menghindari makanan yang manis manis

b)

meminta pasien untuk menimbang berat badan setiap hari

c)

menjelaskan kepada pasien untuk melakukan diet 3 J ( Jumlah, jenis, jam)

d)

menganjurkan kepada pasien untuk melakukan pemeriksaan gula darah mandiri

6.

Seorang perempuan berusia 45 tahun di rawat di RS dengan diagnosis ulkus DM. Pasien mengatakan malu dengan kondisinya karena setiap orang yang mendekat selalu menutup hidung. Hasil pengkajian : tampak pus kecoklatan pada balutan luka, pasien tampak menunduk dan menutup muka. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

a)

kerusakan integritas kulit

b)

gangguan citra tubuh

c)

koping tidak efektif

d)

manajemen kesehatan tidak efektif

7.

seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat di RS dengan Ulkus DM. Pasien mengeluh nyeri pada luka. Hasil pengkajian : tampak balutan kotor dan berbau. Perawat melakukan perawatan luka dan saat ini perawat telah membersihkan luka. Apakah tindakan selanjutnya yang tepat ?

a)

mengkaji luka dan memeriksa tanda - tanda infeksi

b)

menutup luka dengan kassa lembab

c)

membuka set steril

d)

menutup luka dengan kassa kering

8.

seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat di RS dengan Ulkus DM. Pasien mengeluh nyeri pada luka. Hasil pengkajian : tampak balutan kotor dan berbau. Perawat melakukan perawatan luka dan saat ini perawat telah mengenakan sarung tangan bersih. Apakah tindakan selanjutnya yang tepat ?

a)

menuangkan larutan NaCL pada luka

b)

membuka balutan luka

c)

melepaskan plester dan ikatan balutan luka

d)

menyiapkan set steril

9.

seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat di RS dengan Ulkus DM. Pasien mengeluh nyeri pada luka. Hasil pengkajian : tampak balutan kotor dan berbau. Perawat melakukan perawatan luka dan saat ini perawat telah menjelaskan tujuan dan prosedur. Apakah tindakan selanjutnya yang tepat ?

a)

memberikan privacy pada pasien

b)

mengatur posisi tubuh pasien

c)

menempatkan bengkok/kantong kuning didekat luka pasien

d)

menaruh perlak dibawah luka pasien

10.

seorang laki - laki berusia 56 tahun dirawat di RS dengan DM tipe 2. PAsien mengeluh kaki terasa kesemutan. Hasil pengkajian GDS : 245 gr/dl. Perawat merencanakan untuk melatih senam kaki. Pasien menanyakan alasan diajarkan latihan senam kaki. Bagaimanakah penjelasan perawat yang tepat untuk kasus tersebut ?

a)

memperkuat otot - otot besar

b)

meningkatkan sirkulasi darah

c)

menghindarkan dari kelainan bentuk kaki

d)

meningkatkan durasi tidur

11.

Seorang laki - laki berusia 30 tahun dirawat di RS dengan diabetes insipidus. Hasil pengkajian : kesadaran soporocoma, bibir kering, tampak luka jahitan pada dahi dan luka eksoriasi pada sebagian muka. Apakah pengkajian lanjutan utama yang tepat pada kasus diatas ?

a)

pemeriksaan GCS

b)

Pemeriksaan balance cairan

c)

pemeriksaan status nutrisi

d)

pemeriksaan reflek patologi

12.

Seorang laki - laki berusia 30 tahun dirawat di RS dengan diabetes insipidus. Hasil pengkajian : kesadaran soporocoma, bibir kering, tampak luka jahitan pada dahi dan luka eksoriasi pada sebagian muka, balance cairan - 1000/ml. Apakah masalah keperawatan utama yang tepat pada kasus diatas ?

a)

penurunan kesadaran

b)

defisit volume cairan

c)

kerusakan integritas kulit

d)

resiko infeksi

13.

seorang laki - laki dirawat di RS dengan diabetes insipidus. Hasil pengkajian : kesadaran soporokoma, bibir kering. perawat akan melakukan pemeriksaan turgor kulit dan saat ini perawat telah mengenggam dan menarik lipatan kulit secara perlahan. Apakah tindakan selanjutnya yang tepat pada kasus diatas ?

a)

rasakan kelembababab kulit dan lentur

b)

observasi waktu kulit kembali semula

c)

observasi adanya kemerahan pada kulit

d)

raba adanya gelembung pada kulit

14.

seorang laki - laki dirawat di RS dengan diabetes insipidus. Hasil pengkajian : kesadaran soporokoma, bibir kering. perawat akan melakukan pemeriksaan turgor kulit dan saat ini perawat telah mengenggam dan menarik lipatan kulit secara perlahan . Saat melakukan tindakan keluarga menegur perawat karena keluarga merasa tindakan tersebut menyakiti anaknya. Bagaimanakah sikap perawat yang tepat pada kasus diatas ?

a)

menghentikan tindakan

b)

menjelaskan maksud dan tujuan tindakan

c)

meminta keluarga untuk menandatangani persetujuan penolakan tindakan

d)

membuat laporan tertulis kepada kepala ruang

15.

Seorang laki - laki berusia 30 tahun dirawat di RS dengan diabetes insipidus. Hasil pengkajian : kesadaran soporocoma, bibir kering, tampak luka jahitan pada dahi dan luka eksoriasi pada sebagian muka, balance cairan - 1000/ml. Apakah Intervensi keperawatan utama yang tepat pada kasus diatas ?

a)

berikan oksigen sesuai anjuran

b)

manajemen cairan

c)

lakukan perawatan luka

d)

lakukan pengaturan posisi tubuh

16.

Seorang perempuan berusia 50 tahun dirawat di RS dengan Diagnosis medis DM. Hasil pengkajian : gula darah sewaktu 380 mg/dl. Saat ini perawat melakukan injeksi insulin secara subkutan (SC) pada region deltoid dengan sudut 90 derajat. Perawat telah menusukkan jarum ke area deltoid. Apakah langkah selanjutnya yang tepat pada kasus diatas ?

a)

mencabut jarum

b)

melakukan aspirasi

c)

memasukan obat insulin

d)

mendisinfeksi area injeksi

e)

melakukan massase pada area injeksi

17.

Seorang pasien laki-laki berusia 56 tahun dengan ulkus pedis. Hasil pengkajian : tampak balutan luka bersih, tidak ada nanah atau cairan. Pasien mengatakan tidak mau makan telur atau daging yang disediakan RS karena takut lukanya tidak sembuh-sembuh seperti yang dikatakan orang tuanya. Bagaimanakah sikap perawat yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Memberikan pendidikan kesehatan tentang nutrisi dan penyembuhan luka

b)

Melakukan konsultasi pada ahli nutrisi tentang makanan pengganti

c)

Melaporkan kepada dokter untuk tindak lanjut

d)

Mengatakan bahwa yang dikatakan oleh orangtua pasien adalah salah

e)

Segera meminta ke instalasi gizi untuk mengganti menu makan pasien

18.

Seorang perawat pelaksana jaga ruang rawat diminta oleh ketua tim untuk melakukan perawatan luka pada pasien dengan ulkus pedis. Perawat tersebut mengatakan ia belum pernah melakukan perawatan luka pada ulkus pedis sehingga takut salah. Bagaimanakah sikap yang tepat pada kasus di atas ?

a)

Meminta perawat untuk tetap mencoba melakukan tindakan rawat luka

b)

Mengajukan permohonan untuk memindahkan perawat ke bangsal lain

c)

Mengajari perawat tentang teknik rawat luka

d)

Meminta perawat untuk memanggil bantuan teman lain untuk mengawasi

e)

Mengajukan permohonan kepada kepala ruang untuk mengirimkan perawat mengikuti pelatihan teknik rawat luka

19.

Seorang perempuan berusia 28 tahun, dirawat dengan post operasi appendiktomi, mengeluh belum bisa buang air kecil setelah operasi 12 jam yang lalu. kandung kemih terasa penuh dan ada keinginan untuk buang air kecil tetapi tidak keluar. Perawat melakukan pemasangan kateter sementara. Bagaimanakah pengaturan posisi yang tepat pada kasus diatas ?

a)

sim

b)

supine

c)

litotomi

d)

semi fowler

e)

dorsal recumbent

20.

Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di RS dengan diagnosis Diabites Mellitus . Setiap hari harus disuntik insulin 2 x 8 unit subcutan. Pasien menanyakan alasan perawat melakukan injeksi di jarak 2 cm dari injeksi sebelumnya. Apakah edukasi yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Mencegah alergi

b)

Mengurangi rasa nyeri

c)

Menghindari terjadinya komplikasi

d)

Meminimalkan kemungkinan terjadinya infeksi

e)

Untuk mencegah terjadinya lipodistropi

21.

Seorang perawat bertugas di bangsal bedah, akan melakukan perawatan luka ulcus di kaki dengan kondisi luka basah, keluar pus, bau. Alat-alat untuk perawatan luka sudah disiapkan prinsip steril. Perawat saat ini menyiapkan APD untuk melindungi diri perawat supaya tidak terkontaminasi oleh cairan tubuh dari luka tersebut. Apakah APD yang tepat pada kasus diatas ?

a)

masker

b)

apron

c)

sarung tangan

d)

masker dan sarung tangan

e)

masker, sarung tangan dan apron

22.

Seorang perempuan 58 tahun dirawat ruang rawat inap penyakit dalam dengan diagnosa medis DM. Hasil pengkajian : Pasien terpasang NGT, kelemahan ektrimitas superior dan inferior dektra, terdapat luka derajat 2 berwarna kemerahan di area bokong, BB= 78 kg, TB= 160 cm. Program terapi: perubahan posisi 2 jam sekali, ROM 1x/ hari, diit cair susu 4 x 200 ml, terpasang matras dekubitus. Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Mempertahankan matras dekubitus

b)

Perubahan posisi tiap 4 jam

c)

Perawatan luka dengan hidrokolid jel

d)

Mencegah kelembaban diarea bokong

e)

Mencegah gesesekan antara sprei dan kulit