WorksheetsLatihan Soal Penalaran Umum
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Teks berikut untuk soal no. 1 sampai no. 7
Antara melaporkan, LinkAja berencana menyediakan layanan pinjaman (lending) melalui platformnya pada 2020. Namun, Danu belum mau menjelaskan secara rinci mengenai tambahan layanan tersebut. Apalagi, LinkAja harus mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jika ingin menyediakan layanan tersebut.
Layanan pinjaman yang akan disediakan LinkAja asudah lebih dulu dilakukan oleh pesaingnya, Go-Pay, namun dalam bentuk cicilan. Go-Pay menggandeng PT Mapan Global Reksa (Findaya) untuk menyediakan fitur cicilan. Kemudian OVO menyusul langkah Go-Pay dengan menguji coba layanan cicilan. OVO pun mengakuisisi dengan fintech pinjaman, yakni Indonusa Bara Sejahtera atau Taralite untuk menyediakan layanan cicilan. Lewat kerja sama ini, OVO bisa mengintegrasikan platformnya dengan Taralite. Dengan begitu, pengguna OVO bisa mengajukan pinjaman ke Taralite lewat platfom bernuansa ungu tersebut. Pengguna OVO juga bisa mencicil produk yang dibeli lewat ecommerce seperti Tokopedia.
Dalam hal layanan pembayaran, LinkAja menyediakan layanan bayar tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-commerce. Pengguna juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN. LinkAja juga menyediakan layanan pembayaran untuk transportasi. Di antaranya Blue Bird, Kereta Api Indonesia, Trans Semarang, dan Railink. Layanan seperti ini lebih dulu disediakan oleh Go-Pay dan OVO untuk pembayaran transportasi di Gojek dan Grab.
Saat ini, pengguna terdaftar LinkAja mencapai 32 juta. Pengguna aktifnya mencapai tiga juga. LinkAja juga sudah bekerja sama dengan 131 mitra di Indonesia. Aplikasi OVO tersedia di 115 juta perangkat di 303 kota di seluruh Indonesia. OVO juga hadir di 90% mall di Indonesia, termasuk hypermarket, department store, kedai kopi, bioskop, operator parkir, jaringan rumah sakit terkemuka, serta mendukung layanan transportasi bersama Grab. OVO pun sudah menggaet lebih dari 500 ribu mitra. Lalu, Go-Pay sudah merangkul 300 ribu mitra yang 40% di antaranya merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setengah dari transaksi di platform Gojek menggunakan Go-Pay. Gojek merupakan induk usaha Go-Pay, yang aplikasinya sudah diunduh 142 juta kali di Indonesia. Sumber: https://katadata.co.id/berita/2019/05/08/dirilis-usai-lebaran-linkajasiapkan-fitur-pembayaran-hingga-pinjaman
Danu menjelaskan bahwa LinkAja akan membuka layanan pinjaman
OJK tidak menyetujui layanan pinjaman LinkAja
LinkAja sudah meluncurkan layanannya, tapi belum rinci
OJK bekerja sama dengan LinkAja untuk memberi pinjaman
LinkAja sedang mengajukan izin pinjaman ke OJK
Antara melaporkan, LinkAja berencana menyediakan layanan pinjaman (lending) melalui platformnya pada 2020. Namun, Danu belum mau menjelaskan secara rinci mengenai tambahan layanan tersebut. Apalagi, LinkAja harus mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jika ingin menyediakan layanan tersebut.
Layanan pinjaman yang akan disediakan LinkAja asudah lebih dulu dilakukan oleh pesaingnya, Go-Pay, namun dalam bentuk cicilan. Go-Pay menggandeng PT Mapan Global Reksa (Findaya) untuk menyediakan fitur cicilan. Kemudian OVO menyusul langkah Go-Pay dengan menguji coba layanan cicilan. OVO pun mengakuisisi dengan fintech pinjaman, yakni Indonusa Bara Sejahtera atau Taralite untuk menyediakan layanan cicilan. Lewat kerja sama ini, OVO bisa mengintegrasikan platformnya dengan Taralite. Dengan begitu, pengguna OVO bisa mengajukan pinjaman ke Taralite lewat platfom bernuansa ungu tersebut. Pengguna OVO juga bisa mencicil produk yang dibeli lewat ecommerce seperti Tokopedia.
Dalam hal layanan pembayaran, LinkAja menyediakan layanan bayar tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-commerce. Pengguna juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN. LinkAja juga menyediakan layanan pembayaran untuk transportasi. Di antaranya Blue Bird, Kereta Api Indonesia, Trans Semarang, dan Railink. Layanan seperti ini lebih dulu disediakan oleh Go-Pay dan OVO untuk pembayaran transportasi di Gojek dan Grab.
Saat ini, pengguna terdaftar LinkAja mencapai 32 juta. Pengguna aktifnya mencapai tiga juga. LinkAja juga sudah bekerja sama dengan 131 mitra di Indonesia. Aplikasi OVO tersedia di 115 juta perangkat di 303 kota di seluruh Indonesia. OVO juga hadir di 90% mall di Indonesia, termasuk hypermarket, department store, kedai kopi, bioskop, operator parkir, jaringan rumah sakit terkemuka, serta mendukung layanan transportasi bersama Grab. OVO pun sudah menggaet lebih dari 500 ribu mitra. Lalu, Go-Pay sudah merangkul 300 ribu mitra yang 40% di antaranya merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setengah dari transaksi di platform Gojek menggunakan Go-Pay. Gojek merupakan induk usaha Go-Pay, yang aplikasinya sudah diunduh 142 juta kali di Indonesia. Sumber: https://katadata.co.id/berita/2019/05/08/dirilis-usai-lebaran-linkajasiapkan-fitur-pembayaran-hingga-pinjaman
Jika Go-pay menawarkan layanan pinjaman, maka ....
Grab juga menawarkan layanan cicilan
Go-Pay menggandeng PT Mapan Global Reksa
OVO pun ikut mengakuisisi dengan fintech pinjaman
Bisa hutang saldo gopay
Bisa hutang abang ojol dengan Go-pay
Di dalam teks menjelaskan bahwa dengan LinkAja, pengguna bisa melakukan ....
Mengajukan pinjaman
cicilan di semua marketplace online
membayar tagihan listrik dengan cicilan
pembayaran transportasi
transfer antar hanya sesama LinkAja
Berdasarkan teks di atas, yang tidak mungkin benar adalah....
A. Pengajuan pinjaman di OVO hanya bisa melalui Taralite
B. Pengguna LinkAja bisa membayar transportasi di Gojek dan Grab
C. PT Mapan Global Reksa (Findaya) membantu GO-PAY menawarkan layanan pinjaman
D. Bentuk pinjaman dari GOPAY hanya berupa cicilan
E. Bisa melakukan cicilan Tokopedia dengan OVO
Antara melaporkan, LinkAja berencana menyediakan layanan pinjaman (lending) melalui platformnya pada 2020. Namun, Danu belum mau menjelaskan secara rinci mengenai tambahan layanan tersebut. Apalagi, LinkAja harus mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jika ingin menyediakan layanan tersebut.
Layanan pinjaman yang akan disediakan LinkAja asudah lebih dulu dilakukan oleh pesaingnya, Go-Pay, namun dalam bentuk cicilan. Go-Pay menggandeng PT Mapan Global Reksa (Findaya) untuk menyediakan fitur cicilan. Kemudian OVO menyusul langkah Go-Pay dengan menguji coba layanan cicilan. OVO pun mengakuisisi dengan fintech pinjaman, yakni Indonusa Bara Sejahtera atau Taralite untuk menyediakan layanan cicilan. Lewat kerja sama ini, OVO bisa mengintegrasikan platformnya dengan Taralite. Dengan begitu, pengguna OVO bisa mengajukan pinjaman ke Taralite lewat platfom bernuansa ungu tersebut. Pengguna OVO juga bisa mencicil produk yang dibeli lewat ecommerce seperti Tokopedia.
Dalam hal layanan pembayaran, LinkAja menyediakan layanan bayar tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-commerce. Pengguna juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN. LinkAja juga menyediakan layanan pembayaran untuk transportasi. Di antaranya Blue Bird, Kereta Api Indonesia, Trans Semarang, dan Railink. Layanan seperti ini lebih dulu disediakan oleh Go-Pay dan OVO untuk pembayaran transportasi di Gojek dan Grab.
Saat ini, pengguna terdaftar LinkAja mencapai 32 juta. Pengguna aktifnya mencapai tiga juga. LinkAja juga sudah bekerja sama dengan 131 mitra di Indonesia. Aplikasi OVO tersedia di 115 juta perangkat di 303 kota di seluruh Indonesia. OVO juga hadir di 90% mall di Indonesia, termasuk hypermarket, department store, kedai kopi, bioskop, operator parkir, jaringan rumah sakit terkemuka, serta mendukung layanan transportasi bersama Grab. OVO pun sudah menggaet lebih dari 500 ribu mitra. Lalu, Go-Pay sudah merangkul 300 ribu mitra yang 40% di antaranya merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setengah dari transaksi di platform Gojek menggunakan Go-Pay. Gojek merupakan induk usaha Go-Pay, yang aplikasinya sudah diunduh 142 juta kali di Indonesia. Sumber: https://katadata.co.id/berita/2019/05/08/dirilis-usai-lebaran-linkajasiapkan-fitur-pembayaran-hingga-pinjaman
Berdasarkan paragraf 4-5, manakah pernyataan yang paling mungkin benar....
A. 142 juta jiwa mitra yang merupakan hasil dari 40% orang UMKM
B. setengah transaksi UMKM sudah menggunakan Go-Pay, karena Go-Pay sudah merangkul 300 ribu mitra
C. Pengunduh, atau tersedianya aplikasi di HP, OVO lebih bayak dibanding Gojek
D. OVO sudah mulai masuk ke ranah bisnis hypermarket
E. Grab membantu OVO untuk meraih lebih dari 500 mitra
Jika, tahun depan sudah lebih dari 700 ribu mitra yang bekerjasama dengan Gopay, maka pernyataan yang paling tidak mungkin benar adalah ....
A. meningkatnya jumlah unduhan aplikasi
B. lebih dari 2 kali lipat perkembangan mitra
C. akan lebih dari 40% mitra yang berasal dari UMKM
D. bertambahnay pengguna
E. Go-Pay akan lebih terkenal
Jika OVO akan semakin berkembang di berbagai faktor, hal yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. OVO memenangkan persaingan pasar dengan Go-Pay
B. OVO tetap tidak akan mengalahkan LinkAja
C. tidak dapat bekerjasama dengan Grab lagi
D. turunnya mitra walaupun masih lebih dari GOPAY
E. bermitranya mall baru di Indonesia
Anomali =
A. Air
B. Normal
C. Cacat
D. Aneh
E. Deviasi
PROMINEN >< ...
A. Terkemuka
B. Utama
C. Biasa
D. Tertinggi
E. Elit
Perhatikan deret angka di bawah ini!
…, 2, 6, X, Y, 162
Nilai X dan Y secara berturut-turut adalah ....
A. 8 dan 24
B. 9 dan 27
C. 12 dan 38
D. 18 dan 54
E. 36 dan 81
(1) Semua siswa kelas V mahir bermain kelereng.
(2) Tidak ada siswa kelas V yang mahir bermain kelereng dan layang-layang sekaligus.
(3) Anggi mahir bermain layang-layang.
Mana pernyataan yang sesuai dengan tiga premis di atas?
A. Sebagai siswa kelas V, Anggi pun mahir bermain kelereng.
B. Anggi dan siswa kelas V mahir bermain layang-layang.
C. Siswa kelas V dan Anggi tidak mahir bermain kelereng.
D. Sebagian siswa kelas V, termasuk Anggi, mahir bermain layang-layang.
E. Anggi bukan siswa kelas V.
Perhatikan gambar di bawah ini!
Nilai X dan Y secara berturut-turut adalah ....
A. 6 dan 27
B. 6 dan 18
C. 6 dan 12
D. 12 dan 36
E. 12 dan 27
Nilai X dan Y secara berturut-turut adalah ....
A. 3 dan 1
B. 1 dan 3
C. 0 dan 3
D. 3 dan 0
E. 2 dan 7
Tentukan kelanjutan dari gambar berikut!
Jika a bilangan bulat dan b = 5a + 3, maka bilangan yang merupakan pembagi dari b adalah ....
A. 5
B. 10
C. 13
D. 17
E. 25
Agen properti menawarkan lima buah rumah dengan luas dan tipe sama. Harga kelima rumah tersebut ditentukan oleh panorama sekelilingnya.
o Rumah R berharga tiga kali lipat rumah Q.
o Harga rumah S adalah harga rumah R ditambah Q.
o Rumah P dua kali lebih mahal dari rumah Q
o Rumah T lebih murah dua kali lipat daripada rumah S
Urutan tiga rumah yang memiliki panorama terindah adalah ....
A. S,R,Q
B. S,P,T
C. S,R,P
D. S,P,Q
E. R,S,T
Sintia selalu menghadiri konser di akhir pekan. Tidak semua konser diselenggarakan di
luar kota.
A. Sintia selalu menghadiri konser ke luar kota
B. Sintia tidak suka menghadiri konser dalam kota
C. Kadangkala Sintia menghadiri konser di dalam kota
D. Pekan ini Sintia tidak menghadiri konser
E. Sintia tidak suka menghadiri konser
Teks berikut untuk soal nomor 18 dan 19
Popy, Qiqi, Ria, sinta, dan Toton mengikuti sebuah tes hasil belajar dengan hasil sebagai
berikut:
- Nilai Ria lebih tinggi daripada nilai Popy dan dua kali nilai Qiqi
- Jika nilai Popy dan Qiqi ditambahkan hasilnya sama dengan nilai Sinta
- Nilai Popy lebih tinggi daripada nilai Toton, namun hanya sepertiga nilai Sinta
Hubungan antara nilai Popy, Ria dan Toton yang benar adalah ...
A. Nilai Toton lebih rendah daripada nilai Ria, sedangkan nilai Ria lebih rendah daripada
nilai Popy.
B. Nilai Ria lebih rendah daripada nilai Popy, sedangkan nilai Popy lebih rendah daripada nilai Toton.
C. Nilai Popy lebih rendah daripada nilai Ria, sedangkan nilai Ria lebih rendah daripada nilai Toton.
D. Nilai Ria lebih rendah daripada nilai Toton, sedangkan nilai Toton lebih rendah daripada nilai Popy.
E. Nilai Toton lebih rendah daripada nilai Popy, sedangkan nilai Popy lebih rendah daripada nilai Ria.
Jika semua nilai berupa bilangan bulat, siswa yang pasti bernilai genap adalah ...
A. Popy dan Qiqi
B. Qiqi dan Ria
C. Popy dan Sinta
D. Ria dan Sinta
E. Sinta dan Toton
Pekerja A dapat mengecat sebuah dinding dalam waktu 4 jam, pekerja B dapat mengecat dinding yang sama dalam waktu 3 jam. Jika dinding tersebut dikerjakan pekerja A dan B bersama-sama, berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menyelesaikan pekerjaannya?
A. 7 jam
B. 1/7 jam
C. 7/2 jam
D. 12/7 jam
E. 7/12 jam
