wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Dietetika Prodi D-III dan D-IV Gizi

Total questions: 80

Worksheet time: 1hrs 27mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki 46 tahun dirawat di ruang penyakit dalam sebuah RSUD dengan keluhan : demam, mual, muntah, sakit kepala. Hasil pemeriksaan klinis : suhu tubuh 39°C, tekanan darah 120/90 mmhg, data Lab : kolesterol 150 mg/dl. Data Antropometri : BB 67 kg TB : 170 cm. Berdasarkan kondisi pasien tersebut, bentuk makanan apa yang paling tepat diberikan?

a)

makanan cair D.

b)

makanan saring

c)

makanan cincang

d)

Makanan lunak

e)

Makanan biasa

2.

Seorang laki-laki 37 tahun dirawat di ruang penyakit dalam, Pemeriksaan klinis : suhu 37°C, KU : baik, tekanan darah : 120/90 mmhg, terdapat fraktur pada tulang paha. Antropometri : TB 172 cm, BB 65 kg. Riwayat gizi : biasa makan 3x sehari, tidak suka gorengan dan suka sayur dan buah. Bentuk makanan apa yang paling tepat untuk pasien tersebut ?

a)

makanan biasa

b)

makanan lunak tim

c)

makanan lunak bubur

d)

Makanan saring

e)

Makanan cair

3.

Seorang wanita dirawat di ruang Penyakit Dalam sebuah RSUD. Pengkajian gizi :Usia 52 th, TB 160 cm, BB 56 kg, biasa makan 3x sehari, suka konsumsi sayur dan buah, keluhan : demam tinggi, mual. Klinis: suhu :39°C. KU: lemah. Bagaimana bentuk makanan yang dianjurkan dalam kasus tersebut ?

a)

Cair jernih

b)

Cair kental

c)

Saring

d)

bubur

e)

Biasa

4.

Seorang wanita dirawat di ruang Penyakit Dalam sebuah RSUD. Pengkajian gizi :Usia 46 th, TB 162 cm, BB 45 kg, IMT 17,1, biasa makan 3x sehari, tidak suka konsumsi sayur, jarang berolahraga, keluhan : demam tinggi, mual,diare. Klinis: suhu :39°C, tekanan darah 100/80mmhg, KU: lemah. Apa problem diagnosa gizi yang menjadi skala prioritas pada kasus tersebut ?

a)

Underweight

b)

Kurang aktifitas fisik

c)

Kurangnya pengetahuan gizi

d)

Perubahan fungsi saluran cerna

e)

Asupan energi yang tidak adekuat

5.

Seorang wanita datang ke Puskesmas untuk konsultasi gizi. Pengkajian gizi :Usia 48 th, TB 162 cm, BB 45 kg, IMT 17,1, biasa makan 3x sehari, tidak suka konsumsi sayur, jarang berolahraga, keluhan : merasa terlalu kurus dan ingin menambah berat badan. Apa problem diagnosa gizi yang menjadi skala prioritas pada kasus tersebut ?

a)

Underweight

b)

Kurang aktifitas fisik

c)

Kurangnya pengetahuan gizi

d)

Perubahan fungsi saluran cerna

e)

Peningkatan kebutuhan energi dan protein

6.

Seorang wanita datang ke Puskesmas untuk konsultasi gizi. Pengkajian gizi :Usia 48 th, TB 162 cm, BB 45 kg, IMT 17,1, biasa makan 3x sehari, tidak suka konsumsi sayur, jarang berolahraga, keluhan : merasa terlalu kurus dan ingin menambah berat badan. Intervensi : diet TETP bentuk makanan biasa. Apa komponen yang harus dimonitoring dan evaluasi berdasarkan intervensi pada kasus tersebut ?

a)

Asupan makanan

b)

Perubahan status gizi

c)

Perubahan berat badan

d)

Perubahan pola aktifitas fisik

e)

Perubahan pprilaku dan kebiasaan makan

7.

Seorang laki-laki dirawat di ruang bedah sebuah RSUD. Pengkajian gizi : Usia 67 th, BB 49 TB 170 cm, mual, tidak nafsu makan dan sulit menelan makanan. Pemeriksaan klinis : suhu tubuh 38°C, tekanan darah 100/80 mmhg, terdapat benjolan di lidah. Hasil Lab : Hb : 9 mg/dl, kolesterol total 165 mg/ dl. Apa problem yang harus ditangani segera sesuai skala prioritas?

a)

Anemia

b)

Underweight

c)

Benjolan di lidah

d)

Kesulitan menelan

e)

Asupan energi yang tidak adekuat

8.

Seorang laki-laki dirawat di ruang bedah sebuah RSUD. Pengkajian gizi : Usia 67 th, BB 49 TB 170 cm, mual, tidak nafsu makan dan sulit menelan makanan padat. Pemeriksaan klinis : suhu tubuh 38°C, terdapat benjolan di lidah. Bagaimana bentuk makanan yang diberikan?

a)

Cair

b)

Saring

c)

Bubur

d)

Tim

e)

Biasa

9.

Seorang laki-laki dirawat di ruang bedah sebuah RSUD. Pengkajian gizi : Usia 67 th, BB 49 TB 170 cm, mual, tidak nafsu makan dan sulit menelan makanan padat. Pemeriksaan klinis : suhu tubuh 38°C, terdapat benjolan di lidah. Hasil Lab : Hb : 9 mg/dl. Ahli gizi memberikan intervensi : makanan cair. Apa yang harus di monitoring terkait intervensi yang diberikan?

a)

Asupan makanan

b)

Nilai hemoglobin

c)

Kadar kolesterol

d)

Tekanan darah

e)

Suhu tubuh

10.

Seorang wanita dirawat di ruang Penyakit Dalam sebuah RSUD. Pengkajian gizi : usia 46 th TB 165 cm, BB 56 kg, biasa makan 3x sehari, suka konsumsi sayur dan buah, keluhan : demam tinggi, mual, muntah dan BAB encer lebih dari 5x. Pasien baru saja menghadiri jamuan makan di sebuah pesta. Klinis: suhu :39°C, tekanan darah 100/80mmhg, KU: lemah, dehidrasi. Apa problem yang menjadi prioritas dalam kasus tersebut ?

a)

Pengetahuan gizi dan kesehatan yang rendah

b)

Gangguan sistem pencernaan atas

c)

Peningkatan kebutuhan cairan

d)

Peningkatan kebutuhan energi

e)

Gangguan gastro intestinal

11.

Seorang laki-laki berumur 67 tahun, dirawat di ruang bedah sebuah RS swasta dengan keluhan demam tinggi,mual, tidak nafsu makan dan sulit menelan makanan. Hasil pemeriksaan dokter : suhu tubuh 38°C, tekanan darah 100/80 mmhg, terdapat benjolan di lidah. Hasil Lab : Hb : 9 mg/dl, kolesterol total 165mg/ dl. Data antropometri : BB 49kg, TB 171 cm. Berdasarkan kasus di atas, apa problem yang harus ditangani segera sesuai skala prioritas?

a)

Underweight

b)

benjolan di lidah

c)

kesulitan menelan

d)

Kebutuhan cairan yang meningkat

e)

Asupan energi yang tidak adequat

12.

Seorang laki-laki 37 tahun dirawat di ruang bedah karena kecelakaan lalu lintas, Pemeriksaan klinis : suhu 37°C, KU : baik, tekanan darah : 120/90 mmhg, terdapat fraktur pada tulang paha. Antropometri : TB 172 cm, BB 65 kg. Riwayat gizi : biasa makan 3x sehari, tidak suka gorengan dan suka sayur dan buah. Bentuk makanan apa yang paling tepat untuk pasien tersebut ?

a)

makanan biasa

b)

makanan lunak tim

c)

makanan lunak bubur

d)

Makanan saring

e)

Makanan cair

13.

Seorang kakek dirawat di ruang penyakit dalam RSUD. Pengkajian gizi :usia 72 th,BB 60 kg, BB 169 cm, biasa makan 3x sehari, kopi 3 cangkir sehari, tidak suka sayur dan

jarang konsumsi buah.Keluhan : demam, mual, kembung, sembelit, BAB bercampur darah segar, Pemeriksaan klinis : suhu 38°C, tekanan darah 120/90 mmhg. Lab : Hb 10mg/dl. Bentuk makanan apa yang sesuai untuk pasien tersebut?

a)

Makanan biasa

b)

Lunak tim

c)

Lunak bubur

d)

Makanan saring

e)

Makanan cair

14.

Seorang wanita dirawat di ruang Penyakit Dalam sebuah RSUD. Pengkajian gizi :Usia 32 th, TB 160 cm, BB 46 kg, biasa makan 2x sehari, tidak suka konsumsi sayur dan buah, keluhan : demam tinggi, mual, tidak nafsu makan. Klinis: suhu :39°C. KU: lemah, diagnosa dokter : tukak lambung. Bagaimana bentuk makanan yang dianjurkan dalam kasus tersebut ?

a)

Cair jernih

b)

Cair kental

c)

Cair kental

d)

bubur

e)

Biasa

15.

Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual, muntah dan demam. Merupakan seorang karyawan di perusahaan swasta. Kebiasaan makan: sering telat makan, suka makan makanan yang pedas. Diagnosa dokter: Gastritis. Diit apa yang baik untuk pasien tersebut?

a)

Jantung

b)

Rendah lemak

c)

Rendah energi

d)

Lambung

e)

Rendah serat

16.

Seorang laki-laki usia 22 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual, muntah dan demam. Merupakan seorang karyawan di perusahaan swasta. Kebiasaan makan: sering telat makan, suka makan makanan yang pedas, Data klinis; suhu : 380C (Normal 370C). Diagnosa dokter: Gastritis. Berapakah penambahan energi dari BMR yang diperlukan untuk kenaikkan suhu pada pasien tersebut?

a)

10%

b)

13 %

c)

20%

d)

25%

e)

26%

17.

Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual, muntah dan demam. Merupakan seorang karyawan di perusahaan swasta. Kebiasaan makan: sering telat makan, suka makan makanan yang pedas, suka minum soft drink. Data antropometri: TB = 155 cm, BB = 45 kg. Data klinis; TD: 120/80 mmHg, suhu : 390C. recall 1 hari sebelum masuk rumah sakit : Energi: 60%. Diagnosis dokter: Gastritis. Bagaimanakah pernyataan diagnosis gizi pasien tersebut berdasarkan domain klinis?

a)

Asupan energi kurang dari kebutuhan berkaitan dengan pembatasan makanan dengan ketat ditandai dengan asupan energi 60% dari kebutuhan.

b)

Perubahan fungsi gastrointestinal berkaitan dengan penyakit infeksi atau bahan-bahan yang merusak mukosa saluran cerna ditandai dengan keluhan mual, muntah dan suhu: 390C

c)

Pola makan salah berkaitan dengan kurang pengetahuan mengenai jenis, jumlah dan jadwal makan yang tepat ditandai dengan sering telat makan, suka makan makanan yang pedas, suka minum soft drink.

d)

Peningkatan kebutuhan energi berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

e)

Peningkatan kebutuhan cairan berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

18.

Seorang perempuan usia 20 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual, muntah dan demam. Merupakan seorang mahasiswi di perguruan tinggi negeri. Kebiasaan makan: sering telat makan, suka makan makanan yang pedas, suka minum soft drink. Data antropometri: TB = 155 cm, BB = 45 kg. Diagnosis dokter: Gastritis. Berapakah IMT pasien tersebut?

a)

17,73

b)

18,73

c)

19,73

d)

20,73

e)

21,73

19.

Seorang balita perempuan berumur 25 bulan, dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan keluhan panas tinggi. Hasil pengukuran BB :15 kg dan PB : 93 cm. Data klinis: suhu: 400C. Berapa berat badan ideal anak tersebut?

a)

10, 08 kg

b)

11,08 kg

c)

12,08 kg

d)

13,08 kg

e)

14,08 kg

20.

Seorang balita perempuan berumur 25 bulan, dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan keluhan panas tinggi. Hasil pengukuran BB :15 kg dan PB : 93 cm. Data klinis: suhu: 400C. Bagaimana bentuk makanan yang diperbolehkan untuk anak tersebut?

a)

Cair

b)

Bubur saring

c)

Bubur biasa

d)

Tim

e)

Biasa

21.

Seorang laki-laki berumur 20 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Thypus abdominalis. Keadaan pasien sangat lemah, sakit dibagian perut, mual, muntah, tidak ada nafsu makan. Pemeriksaan klinis: suhu : 39oC. Hasil laboratorium : tes widal : (+). Jenis diit apa yang diberikan pada pasien tersebut?

a)

Hati

b)

Rendah lemak

c)

Rendah energi

d)

Rendah serat

e)

Lambung

22.

Seorang laki-laki berumur 20 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Thypus abdominalis. Keadaan pasien sangat lemah, sakit dibagian perut, mual, muntah, tidak ada nafsu makan. Pemeriksaan klinis: suhu : 39oC. Hasil laboratorium : tes widal : (+). Bagaimanakah bentuk makanan yang harus diberikan pada pasien tersebut?

a)

Makanan biasa

b)

Lunak

c)

cair kental

d)

Saring

e)

cair jernih

23.

Seorang laki-laki berumur 20 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Thypus abdominalis. Keadaan pasien sangat lemah, sakit dibagian perut, mual, muntah, tidak ada nafsu makan. lPemeriksaan klinis: suhu : 39oC. Hasil laboratorium : Hb = 12 mg/dL, tes widal : (+). Hasil recall sehari : Energi :1750 kkal, protein : 35 gr, lemak : 67 g. Bagaimanakah pernyataan salah satu diagnosa gizi pasien tersebut?

a)

Penurunan kebutuhan energi berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

b)

Peningkatan kebutuhan energi berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

c)

Peningkatan kebutuhan zat gizi spesifik berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

d)

Penurunan kebutuhan cairan berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

e)

Penurunan kebutuhan protein berkaitan dengan adanya infeksi dibuktikan dengan suhu 39oC.

24.

Seorang perempuan berumur 20 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Thypus abdominalis. Keadaan pasien sangat lemah, sakit dibagian perut, mual, muntah, tidak ada nafsu makan. Hasil recall sehari : Energi :850 kkal. Pasien diberi D 10% sebanyak 2 kolf 500 cc/24 jam. Berapakah energi yang masuk ke tubuh pasien tersebut yang berasal dari parenteral?

a)

250 kkal

b)

300 kkal

c)

350 kkal

d)

400 kkal

e)

450 kkal

25.

Seorang perempuan berumur 25 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Thypus abdominalis. Keadaan pasien sangat lemah, sakit dibagian perut, mual, muntah, tidak ada nafsu makan. Data antropometri : TB = 155 cm, BB = 60 kg. Pemeriksaan klinis: suhu : 39oC. Hasil laboratorium : Hb = 12 mg/dL, tes widal : (+). Berapakah kebutuhan protein yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

40 g

b)

45 g

c)

60 g

d)

50 g

e)

70 g

26.

Seorang anak laki-laki berumur 4 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Thypus abdominalis. Keadaan pasien sangat lemah, sakit dibagian perut, mual, muntah, tidak ada nafsu makan. Data antropometri : TB = 120 cm, BB = 25 kg. Pemeriksaan klinis: suhu : 38oC. Berapakah penambahan energi yang diperlukan untuk kenaikkan suhu pada pasien tersebut?

a)

15% BMR

b)

20% BMR

c)

25% BMR

d)

30% BMR

e)

35% BMR

27.

Seorang anak perempuan usia 5 th 5 bln, BB :12 kg TB : 110 cm pada saat masuk RS TD: 110/60, nadi : 120x/mnt, suhu 380C, BAB 6 x sehari dengan konsistensi cair, nafsu makan berkurang, badan lemah. Diagnoasa dokter : Diare. Jenis diet apa yang diberikan untuk anak tersebut ?

a)

Tinggi serat

b)

Diet lambung

c)

Sisa rendah

d)

Cukup Serat

e)

Rendah lemak

28.

Seorang laki-laki usia 15 th, BB :42 kg TB : 155 cm pada saat masuk RS suhu 380C, BAB 6x sehari dengan konsistensi cair, nafsu makan berkurang, badan lemah. Diagnoasa dokter : Diare. Bagaimana bentuk makanan makanan yang diberikan untuk laki-laki tersebut ?

a)

Biasa

b)

Lunak

c)

Saring

d)

Cair kental

e)

Cair jernih

29.

Seorang perempuan usia 25 th, BB :40 kg TB : 150 cm, masuk RS nadi : 120x/mnt, suhu 380C, BAB 8x sehari dengan konsistensi cair, nafsu makan berkurang, badan lemah. Diagnoasa medis: Diare. Asupan apa yang harus segera diberikan untuk pasien tersebut ?

a)

Asupan lemak

b)

Asupan protein

c)

Asupan karbohidrat

d)

Asupan Cairan

e)

Asupan vitamin

30.

Seorang anak laki-laki usia 1 tahun, dirawat di rs karena demam, suhu tubuh 390C, dan diare dengan konsistensi cair, badan lemah. Syarat diet yang diberikan kepada pasien tersebut adalah …

a)

pasien dipuasakan

b)

susu formula tetap diberikan

c)

ASI tetap diberikan

d)

serat tinggi

e)

bentuk makanan biasa

31.

Seorang perempuan usia 2 tahun dirawat di rs sejak 1 minggu yang lalu karena diare. Mata cekung, rewel, gelisah, haus, cubitan kulit perut kembalinya lambat. Mengalami dehidrasi sedang. Berapa persen kehilangan cairan bila dikatakan dehidrasi sedang ?

a)

2 %

b)

3 %

c)

4%

d)

10%

e)

11 %

32.

Seorang perempuan usia 3 tahun dirawat di rs sejak 1 minggu yang lalu karena diare. Mata cekung, letargia, tidak bisa minum, cubitan kulit perut kembalinya sangat lambat. Mengalami dehidrasi berat. Berapa persen kehilangan cairan bila dikatakan dehidrasi berat?

a)

5 %

b)

6 %

c)

8%

d)

10%

e)

11 %

33.

Seorang laki-laki usia 35 th, TB 165 cm, BB 65 kg, tidak suka makan sayur & buah. Datang ke dokter praktek karena sudah 3 hari tidak bisa BAB & perut terasa kembung. Jenis diet apa yang diberikan untuk pasien tersebut ?

a)

Tinggi serat

b)

Rendah serat

c)

Sisa rendah

d)

Cukup Serat

e)

Sisa Tinggi

34.

Seorang perempuan usia 20 th, TB 150 cm, BB 55 kg, tidak suka makan sayur & buah, suka makan gorengan. Datang ke dokter praktek karena sudah 2 hari tidak bisa BAB & perut terasa kembung dan nyeri. Disarankan untuk ke ahli gizi. Berapa serat yang diberikan untuk pasien tersebut ?

a)

10 gr

b)

15 gr

c)

20 gr

d)

25 gr

e)

30 gr

35.

Seorang laki-laki usia 35 th, TB 165 cm, BB 65 kg, tidak suka makan sayur & buah. Datang ke dokter praktek karena sudah 3 hari tidak bisa BAB & perut terasa kembung. Diagnosa medis konstipasi. Apa yang harus diperhatikan selain serat untuk pasien tersebut ?

a)

energi

b)

protein

c)

lemak

d)

cairan

e)

karbohidrat

36.

Seorang perempuan usia 20 th, TB 150 cm, BB 55 kg, tidak suka makan sayur & buah, suka makan gorengan. Datang ke dokter praktek karena sudah 2 hari tidak bisa BAB & perut terasa kembung dan nyeri. Disarankan untuk ke ahli gizi. Berapa liter dalam hari cairan yang diberikan untuk pasien tersebut ?

a)

1 lt

b)

1,2 ltr

c)

1,5 ltr

d)

1,75 lt

e)

2,5 ltr

37.

Seorang laki-laki usia 35 th, TB 165 cm, BB 65 kg, tidak suka makan sayur & buah. Datang ke dokter praktek karena sudah 3 hari tidak bisa BAB & perut terasa kembung. Diagnosa medis konstipasi. Pemberian serat yang tinggi dapat menurunkan absorbsi mineral apa ?

a)

K

b)

Na

c)

Fe

d)

Pb

e)

Cl

38.

Seorang wanita usia 33 th, TB 160 cm, BB 56 kg, datang ke rumah sakit dengan keluhan sulit BAB dan sering terasa nyeri jika akan BAB, perut terasa kram dan kembung, tidak suka makan buah dan sayur, serta jarang berolahraga. Hasil pemeriksaan kolonoskopi adanya kantong-kantong kecil didinding kolon. Diagnosa medis : Divertikula. Jenis diet apa yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Tinggi energi

b)

Tinggi lemak

c)

Tinggi serat

d)

Tinggi protein

e)

Tinggi Sisa basa

39.

Seorang wanita usia 33 th, TB 160 cm, BB 56 kg, datang ke rumah sakit dengan keluhan sulit BAB dan sering terasa nyeri jika akan BAB, perut terasa kram dan kembung, tidak suka makan buah dan sayur,. Hasil pemeriksaan kolonoskopi adanya kantong-kantong kecil didinding kolon. Diagnosa medis : Divertikula. Apa yang menjadi penyebab penyakit ini?

a)

Dispagia

b)

Dispepsia

c)

Konstipasi

d)

Ulkus Peptikum

e)

Gastritis

40.

Seorang laki-laki usia 23 th, TB 165 cm, BB 67 kg, datang ke rumah sakit dengan keluhan sulit BAB dan sering terasa nyeri jika akan BAB, perut terasa kram dan kembung, tidak suka makan buah dan sayur, serta jarang berolahraga. Hasil pemeriksaan kolonoskopi adanya infeksi pada kantong-kantong kecil didinding kolon. Diagnosa medis : Divertikulitis. Jenis diet apa yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Lemak rendah

b)

Sisa rendah

c)

Protein rendah

d)

Serat tinggi

e)

Energi tinggi

41.

Seorang wanita usia 34 th, TB 155 cm, BB 56 kg, datang ke rumah sakit dengan keluhan demam (suhu 400C), sulit BAB dan sering terasa nyeri jika akan BAB, perut terasa kram dan kembung, tidak suka makan buah dan sayur. Diagnosa medis : Divertikulitis. Bagaimana bentuk makanan yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Biasa

b)

Tim

c)

Bubur

d)

Saring

e)

Cair

42.

Seorang laki-laki usia 43 th, TB 165 cm, BB 70 kg, datang ke rumah sakit dengan keluhan demam (suhu 380C, N= 370C), sulit BAB dan sering terasa nyeri jika akan BAB, perut terasa kram dan kembung, tidak suka makan buah dan sayur. Diagnosa medis : Divertikulitis. Berapa penambahan energi dari BMR yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

10%

b)

12%

c)

13%

d)

20%

e)

26%

43.

Seorang wanita datang ke rs dengan keluhan sulit BAB dan terasa nyeri bila mau BAB. Perut terasa kram dan kembung Tidak suka makan sayur. Diagnosa medis : divertikula. Hasil recall : E = 1864 Kkal sedangkan Kebutuhan energinya 2500 kkal. Berapa persentasi asupan energi pasien tsb?

a)

64,56 kkal

b)

74,56 kkal

c)

80, 56 kkal

d)

84,56 kkal

e)

88,56 kkal

44.

Seorang wanita datang ke rs dengan keluhan sulit BAB dan terasa nyeri bila mau BAB. Perut terasa kram dan kembung Tidak suka makan sayur. Diagnosa medis : divertkcula.Kebutuhan energi 2000 kkal. Energi yang diperoleh dari protein = 80 kkal, lemak 360 kkal. Berapa energi yang diperoleh dari karbohidrat ?

a)

1360 kkal

b)

1460 kkal

c)

1560 kkal

d)

1660 kkal

e)

1670 kkal

45.

Seorang wanita datang ke rs dengan keluhan sulit BAB dan terasa nyeri bila mau BAB. Perut terasa kram dan kembung Tidak suka makan sayur. Diagnosa medis : divertikula.Kebutuhan energi 2000 kkal. Energi yang diperoleh dari protein = 80 kkal, lemak 360 kkal. Berapa gram karbohidrat yang diberikan untuk pasien tersebut ?

a)

340 g

b)

365 g

c)

390 gr

d)

415 g

e)

417,5 g

46.

Disebut apakah suatu gangguan pada esofagus karena berkurangnya peristaltik dan tidak lengkapnya pembukaan sfingter esofagus bagian bawah sehingga menyebabkan makanan tertahan dalam esophagus.

a)

Akalasia

b)

Gastritis

c)

Tukak peptikum

d)

Sindroma dyspepsia

e)

Thypus abdominalis

47.

Seorang sekretaris usia 26 th TB 158 cm, BB 48 kg dirawat di RS dengan keluhan badan terasa lemas, demam, pusing. Diagnosa medis : Tukak Lambung. Apa faktor utama penyebab terjadinya tukak peptikum?

a)

Merokok

b)

Genetik

c)

Helicobacter pylori

d)

Obat-obatan antiinflamasi nonsteroid

e)

stres emosional

48.

Seorang Wanita berusia 37 tahun dirujuk masuk RS dengan keluhan batuk berdarah, sesak nafas, mual, muntah, nafsu makan menurun. Hasil Pengukuran antropometri TB 165 cm, BB 46 kg (IMT 16.9), suhu tubuh 38,5 °C. Jenis data apakah yang hrs dilengkapi utk pasien tersebut pasien tersebut?

a)

Data Subjektif + Antropometri

b)

Data laboratorium + klinis

c)

Data Medis + data obyektif

d)

Data klinis + data laboratorium

e)

Intake + data antropometri

49.

Seorang Anak laki-laki berusia 10 tahun dirujuk ke RS dengan keluhan, demam, menggigil, kesulitan mengunyah dan menelan. Hasil pemeriksaan klinis suhu tubuh meningkat ( 38 0C) dan nadi meningkat. Pasien tidak ada nafsu makan dan mengeluh sulit menelan. Bagaimanakah bentuk makanan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Makanan cair

b)

Makanan saring

c)

Makanan lunak tim

d)

Makanan lunak Bubur

e)

Makanan biasa

50.

Seorang Laki-laki berusia 54 tahun dirujuk ke RS dengan keluhan batuk, sesak nafas, demam, nyeri dada, nafsu makan turun. Hasil pemeriksaan antropometri TB 160 cm BB 41 kg, dan status gizi kurang (IMT 17). pemeriksaan laboratorium Basil tahan Asam (BTA +). Saat ini ahli gizi sedang merencanakan pemberian diet. Diet apakah yang tepat pada kasus tersebut ?

a)

Diet Energi Tinggi Protein Tinggi, tinggi vit C dan Fe

b)

Diet Tinggi Lemak Rendah Protein, tinggi vit C

c)

Diet Rendah Karbohidrat Rendah Protein

d)

Diet Rendah Protein Rendah Lemak

e)

Diet Energi cukup protein cukup

51.

Seorang remaja putri, usia 17 tahun, BB : 49 kg, TB : 163 cm. dibawa ke rumah sakit karena badannya panas sejak 3 hari sebelum dibawa ke RS. Pasien mengeluh mual dan muntah 1-2 kali sehari serta kepala pusing. Suhu tubuh 38,5 oC, Hb = 12,2 mg/dl, trombosit 85 ribu/ml , eritrosit 5,5 juta/l. Pasien mendapat terapi infus NaCl 500 cc / 24 jam. Apakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut ?

a)

Formula

b)

Cair

c)

Saring

d)

Lunak

e)

Biasa

52.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun, MRS karena mengalami demam dengan suhu tubuh 38,5 oC, kepala terasa sakit serta mual dan muntah 2-3 kali sehari. Gejala dialami sejak 3 hari lalu. Hasil laboratorium menunjukkan kadar trombosit 86 ribu/ml. eritrosit = 6 juta /ml. HB 11.5 mg/dl. Asupan apakah yang paling penting dimonitor pada anak tersebut ?

a)

Asupan energi

b)

Asupan protein

c)

Asupan karbohidrat

d)

Asupan Vitamin

e)

Asupan Cairan

53.

Seorang laki-laki usia 31 tahun, BB=45 kg, TB=162 cm.

MRS dengan keluhan diare hilang timbul selama 2

minggu terakhir dengan frekuensi 3-4 kali sehari. Diare disertai darah. Suhu tubuh 39oC, ada bercak putih pada lidah dan kotor. Hasil laboratorium menunjukkan Hb 9.4 mg/dl. Albumin 3.0 mg/dl. Diagnosa medis

Pneumoni dd TB paru. Apa bentuk makanan yang tepat untuk mengatasi kondisi pasien ?

a)

Lunak

b)

Cair jernih

c)

Cair kental

d)

Saring

e)

Enteral

54.

Seorang laki laki usia 56 tahun, BB = 53 kg, TB = 167 cm MRS dengan diagnose medis TBC paru Kronis. Pasien batuk berdarah sebelum dirawat. Kondisi pasien saat ini terlihat kurus, pucat dan lemah. Data lab Hb : 9 gr/dl, Diagnose Anemia mikrositik. Zat Gizi apakah yang penting ditambahkan dalam diet untuk mempercepat pemulihannya?

a)

Asam Folat dan B6

b)

Vitamin B 12 dan Zink

c)

Zat Bes dan vit C

d)

Seng dan B1

e)

Selenium dan Cu

55.

Seorang laki laki usia 50 tahun, datang ke poli gizi dengan keluhan agak sesak, nyeri pada saat batuk dan bernafas yang serta cepat merasa capek. Pasien sebelumnya punya riwayat penyakit PPOM sejak 1 tahun yang lalu dan riwayat merokok sejak masih muda. Pasien terlihat agak kurus. BB saat ini 53 kg, TB = 168 cm, tekanan darah 140/ 90 mg/dl. Apa Rencana terapi diet yang tepat diberikan pada pasien ?

a)

TETP , rendah Lemak

b)

Tinggi Energi Protein , rendah Serat

c)

Tinggi Energi Tinggi Protein, rendah karbohidrat

d)

Tinggi Energi Protein, rendah cairan

e)

Tinggi Energi dan protein , Rendah Natrium

56.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun, BB = 32 kg, TB 140 cm, dirawat di ruang B rumah sakit karena mengalami gejala DHF. suhu tubuh 38,5 oC, Trombosit 90 ribu/ m3, wajah terlihat pucat dan lemah pasien mengalami mual walaupun tidak sampai muntah. Bagaimanakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

Makanan Biasa

b)

Makanan Lunak

c)

Makanan saring

d)

Makanan Cair

e)

Makanan Lewat Pipa

57.

Seorang Ibu usia 50 tahun, datang ke poli gizi dengan keluhan agak sesak, nyeri dada saat batuk dan bernafas yang serta cepat merasa capek. Pasien sebelumnya punya riwayat penyakit PPOM sejak 1 tahun yang lalu . Pasien terlihat kurus. BB saat ini 54 kg, TB = 160 cm,. Apa Rencana terapi diet yang tepat diberikan pada pasien ?

a)

Tinggi Energi Tinggi Protein, Natrium

b)

Tinggi Energi Protein , rendah Serat

c)

Tinggi Energi Protein, rendah karbohidrat

d)

Tinggi Energi Protein, rendah cairan

e)

Tinggi Energi dan protein , Rendah Natrium

58.

Pasien perempuan usia 16 tahun, Mrs atas rujukan dokter praktek swasta dengan keluhan demam mendadak disertai sakit kepala nyeri perut dan otot linu-linu. Kulit bercak bintik –bintik merah, kadang muntah dan diare, tidak ada nafsu makan. Hasil pemeriksaan antropometri TB 152 cm, BB 46 kg. Klinis suhu tubuh 38 º C, TD 100/70 mmHg, Lab: Trombosit 100000/mm 3 , Alb 2,8 g/dl, virus dengue (+ ). Bagaimanakah bentuk makanan yang diperbolehkan untuk pasien tsb ?

a)

Cair Kental

b)

Bubur saring

c)

Bubur biasa

d)

Tim

e)

makanan biasa

59.

Pasien perempuan usia 16 tahun, Mrs atas rujukan dokter praktek swasta dengan keluhan demam mendadak disertai sakit kepala nyeri perut dan otot linu-linu. Kulit bercak bintik –bintik merah, kadang muntah dan diare, tidak ada nafsu makan. Hasil pemeriksaan antropometri TB 152 cm, BB 46 kg. Klinis suhu tubuh 38 º C, TD 100/70 mmHg, Lab: Trombosit 100000/mm 3 , Alb 2,8 g/dl, virus dengue (+ ). Berapakah jumlah cairan untuk pasien tsb ?

a)

0,5 – 1 liter/hr

b)

1.,5 – 2 liter / hari

c)

2 – 3 liter/hr

d)

4 – 4,5 liter/hari

e)

5,0 – 5,5 liter / hari.

60.

Pasien perempuan usia 16 tahun, Mrs atas rujukan dokter praktek swasta dengan keluhan demam mendadak disertai sakit kepala nyeri perut dan otot linu-linu. Kulit bercak bintik –bintik merah, kadang muntah dan diare, tidak ada nafsu makan. Hasil pemeriksaan antropometri TB 152 cm, BB 46 kg. Klinis suhu tubuh 38 º C, TD 100/70 mmHg, Lab: Trombosit 100000/mm 3 , Alb 2,8 g/dl, virus dengue (+ ). Berapakkah Kebutuhan BMR pasien tsb ?

a)

1501,2 kkal

b)

1401,2 kkal

c)

1301,2 kkal

d)

1201,2 kkal

e)

1101,2 kkal

61.

Pasien perempuan usia 16 tahun, Mrs atas rujukan dokter praktek swasta dengan keluhan demam mendadak disertai sakit kepala nyeri perut dan otot linu-linu. Kulit bercak bintik –bintik merah, kadang muntah dan diare, tidak ada nafsu makan. Hasil pemeriksaan antropometri TB 152 cm, BB 15 kg. Klinis suhu tubuh 38 º C, TD 100/70 mmHg, Lab: Trombosit 100000/mm 3 , Alb 2,8 g/dl, virus dengue (+ ). Berapakah Kebutuhan protein pasien tsb jika rekomendasi 1,2 gram ?

a)

99.2 gram

b)

89.2 gram

c)

79.2 gram

d)

56.2 gram

e)

59.2 gram

62.

Pasien perempuan usia 16 tahun, Mrs atas rujukan dokter praktek swasta dengan keluhan demam mendadak disertai sakit kepala nyeri perut dan otot linu-linu. Kulit bercak bintik –bintik merah, kadang muntah dan diare, tidak ada nafsu makan. Hasil pemeriksaan antropometri TB 152 cm, BB 46 kg. Klinis suhu tubuh 38 º C, TD 100/70 mmHg, Lab: Trombosit 100000/mm 3 , Alb 2,8 g/dl, Hematokrit meningkat, virus dengue (+ ). Terapi gizi apakah yang harus dilakukan segera pada pasien tersebut ?

a)

Cairan

b)

KH

c)

Protein

d)

Lemak

e)

Mineral

63.

Pasien wanita , usia 17 tahun, BB : 46 kg, TB : 160 cm. dibawa ke rumah sakit karena badannya panas sejak 3 hari sebelum dibawa ke RS. Pasien mengeluh mual dan muntah 1-2 kali sehari serta kepala pusing. Suhu tubuh 38,5 oC, Hb = 12,2 mg/dl, trombosit 85 ribu/ml , eritrosit 5,5 juta/l. Pasien mendapat terapi infus NaCl 500 cc/ 24 jam. Apakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut ?

a)

Formula

b)

Cair

c)

Saring

d)

Lunak

e)

Biasa

64.

Seorang remaja putra , usia 20 tahun, BB : 49 kg, TB : 163 cm. dibawa ke rumah sakit karena badannya panas sejak 3 hari sebelum dibawa ke RS. Pasien mengeluh mual dan muntah 1-2 kali sehari serta kepala pusing. Suhu tubuh 37,5 oC, Hb = 12 mg/dl, trombosit 100 ribu/ml. Pasien mendapat terapi infus NaCl 500 cc/ 24 jam. Apakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut ?

a)

Formula

b)

Cair

c)

Saring

d)

Lunak

e)

Biasa

65.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun, BB = 32 kg, TB 140 cm, dirawat di ruang B rumah sakit karena mengalami gejala DHF. suhu tubuh 38,5 oC, Trombosit 90 ribu/ ml wajah terlihat pucat dan lemah pasien mengalami mual walaupun tidak sampai muntah. Bagaimanakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

Makanan Biasa

b)

Makanan bubur

c)

Makanan Cincang

d)

Makanan Cair

e)

Makanan Lewat Pipa

66.

Seorang laki laki usia 48tahun, datang ke poli gizi dengan keluhan agak sesak, nyeri dada saat batuk dan bernafas yang serta cepat merasa capek. Pasien sebelumnya punya riwayat penyakit PPOM sejak 1 tahun yang lalu dan riwayat merokok sejak masih muda. Pasien terlihat agak kurus. Dan kulit turgor, BB saat ini 52 kg, TB = 164 cm. Apa Rencana terapi diet yang tepat diberikan pada pasien ?

a)

TETP , rendah Lemak

b)

TETP , rendah Serat

c)

TETP, Tinggi karbohidrat

d)

TETP, rendah KH tinggi cairan

e)

TETP , Rendah Natrium

67.

Seorang wanita berusia 50 tahun dirujuk ke RS dengan keluhan batuk, sesak nafas, demam, nyeri dada, nafsu makan turun. Hasil pemeriksaan antropometri TB 160 cm BB 41 kg, dan status gizi kurang tingkat berat (IMT 16). pemeriksaan laboratorium Basil tahan Asam (BTA +). Bagaimana bentuk diet yang boleh diberikan pada pasien tersebut ?

a)

Bubur Energi Tingi Protein Tinggi

b)

Lunak Tim Tinggi Lemak Rendah Protein

c)

Lunak Rendah Karbohidrat Rendah Protein

d)

Bubur saring Rendah Protein Rendah Lemak

e)

Makanan biasa Energi cukup protein cukup

68.

Seorang Anak laki-laki berusia 10 tahun dirujuk ke RS dengan keluhan, demam, menggigil, kesulitan mengunyah dan menelan. hasil pemeriksaan klinis suhu tubuh meningkat ( 37,5 0 C ). Bagaimanakah bentuk makanan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Makanan cair

b)

Makanan saring

c)

Makanan lunak

d)

Bubur biasa

e)

Makanan formula

69.

Seorang laki berusia 54 tahun, BB 67 kg, TB= 162 cm, dirawat di rumah sakit sejak 2 hari lalu dengan diagnosa medis PPOM. Selama dirawat, pasien tidak mau makan makanan yang diberikan di rumah sakit dengan alasan tidak biasa. Keluarga membawakan makanan dari rumah agar pasien bisa makan. Apa tindakan yang tepat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut ?

a)

Merubah terapi diet yang diberikan

b)

Memberikan edukasi tentang diet RS

c)

Melarang mengkonsumsi makanan diluar RS

d)

Mengganti komposisi diet yang diberikan

e)

Merubah susuan menu yang disajikan

70.

Seorang laki laki usia 56 tahun, BB = 53 kg, TB = 167 cm MRS dengan diagnose medis TBC paru . Pasien mengalami batuk batuk dengan frekuensi sering, sehari sebelum dirawat. Kondisi pasien saat ini kurus, pucat dan lemah. Data lab Hb : 8,5 gr/dl, Diagnose Anemia Megaloblastik. Zat Gizi apakah yang penting ditambahkan dalam diet untuk mempercepat pemulihannya?

a)

Vit C

b)

Vitamin B 12

c)

Zat Besi

d)

Seng

e)

Selenium

71.

Seorang anak usia 9 tahun, dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala DHF. Suhu tubuh 380C, tekanan darah 100/70 mmHg, Trombosit 78 ribu/ ml, eritrosit 5,6 juta /ml. Pasien mengalami mual dan muntah 2-3 kali sehari. Untuk itu dokter menyarankan untuk memberikan cairan dan dimonitior 24 jam untuk mencegah dehidrasi dan meningkatkan trombosit. Apakah jenis Cairan yang baik diberikan pada pasien tersebut

a)

Jus Jambu Biji

b)

Jus pokat

c)

Larutan gula

d)

. Air kelapa

e)

Sirup marjan

72.

Seorang anak usia 12 tahun, dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis Demam Berdarah ( DHF) dan diagnosa gizi asupan menurun karena mual dan muntah yang ditandai asupan energi 60% kebutuhan. Sampai hari ke 3 dirawat, kondisi masih lemah, mual tapi tidak muntah dan kembung . Suhu tubuh 37,5 C, tensi 110/70 mmHg. Bagaimanakah bentuk makanan yang sebaiknya diberikan pada anak tersebut ?

a)

Biasa

b)

Lunak

c)

Saring

d)

Cair

e)

Enteral

73.

Seorang remaja putri , usia 17 tahun, BB : 49 kg, TB : 163 cm. dibawa ke rumah sakit karena badannya panas sejak 3 hari sebelum dibawa ke RS. Pasien mengeluh mual dan muntah 1-2 kali sehari serta kepala pusing. Suhu tubuh 38,5 oC, Hb = 12,2 mg/dl, trombosit 85 ribu/ml , eritrosit 5,5 juta/l. Pasien mendapat terapi infus NaCl 500 cc / 24 jam. Apakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut ?

a)

Formula

b)

Cair

c)

Saring

d)

Lunak

e)

Biasa

74.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun, MRS karena mengalami demam dengan suhu tubuh 38,5 oC, kepala terasa sakit serta mual dan muntah 2-3 kali sehari. Gejala dialami sejak 3 hari lalu. Hasil laboratorium menunjukkan kadar trombosit 86 ribu/ml. eritrosit = 6 juta /ml. HB 11.5 mg/dl. Asupan apakah yang paling penting dimonitor pada anak tersebut ?

a)

Asupan energi

b)

Asupan protein

c)

Asupan karbohidrat

d)

Asupan Vitamin

e)

Asupan Cairan

75.

Seorang laki laki usia 31 tahun, BB = 45 kg, TB = 162 cm. MRS dengan keluhan diare hilang timbul selama 2 minggu terakhir dengan frekuensi 3-4 kali sehari. Diare disertai darah. Suhu tubuh 39oC, ada bercak putih pada lidah dan kotor. Hasil laboratorium menunjukkan Hb 9.4 mg/dl. Albumin 3.0 mg/dl. Diagnosa medis Pneumoni dd TB paru. Apa bentuk makanan yang tepat untuk mengatasi kondisi pasien ?

a)

Lunak

b)

Cair jernih

c)

Cair kental

d)

Saring

e)

Enteral

76.

Seorang laki laki usia 56 tahun, BB = 53

kg, TB = 167 cm MRS dengan diagnose medis TBC paru Kronis. Pasien mengalami batuk berdarah secara terus menerus sehari sebelum dirawat. Kondisi pasien saat ini terlihat kurus, pucat dan lemah. Data lab Hb : 8 gr/dl, Diagnose Anemia mikrositik. Zat Gizi apakah

yang penting ditambahkan dalam diet untuk mempercepat pemulihannya?

a)

Asam Folat

b)

Vitamin B 12

c)

Zat Besi

d)

Seng

e)

Selenium

77.

Seorang laki laki usia 55 tahun, datang ke poli gizi dengan keluhan agak sesak, nyeri dada saat batuk dan bernafas yang serta cepat merasa capek. Pasien sebelumnya punya riwayat penyakit PPOM sejak 1 tahun yang lalu dan riwayat merokok sejak masih muda. Pasien terlihat agak kurus. BB saat ini 52 kg, TB = 168 cm, tekanan darah 140/ 90 mg/dl. Apa Rencana terapi diet yang tepat diberikan pada pasien ?

a)

Tinggi Energi Protein , rendah Lemak

b)

Tinggi Energi Protein , rendah Serat

c)

Tinggi Energi Protein, rendah karbohidrat

d)

Tinggi Energi Protein, rendah cairan

e)

Tinggi Energi dan protein , Rendah Natrium

78.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun, BB = 32 kg, TB 140 cm, di rawat di ruang B rumah sakit karena mengalami gejala DHF. suhu tubuh 38,5 oC, Trombosit 85 ribu/ ml wajah terlihat pucat dan lemah pasien mengalami mual walaupun tidak sampai muntah. Bagaimanakah bentuk makanan yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

Makanan Biasa

b)

Makanan Lunak

c)

Makanan saring

d)

Makanan Cair

e)

Makanan Lewat Pipa

79.

Seorang Ibu usia 50 tahun, datang ke poli gizi dengan keluhan agak sesak, nyeri dada saat batuk dan bernafas yang serta cepat merasa capek. Pasien

sebelumnya punya riwayat penyakit PPOM sejak 1 tahun yang lalu . Pasien terlihat kurus. BB saat ini 52 kg, TB = 165 cm,. Apa Rencana terapi diet yang tepat diberikan pada pasien ?

a)

Tinggi Energi Tinggi Protein , rendah Lemak

b)

Tinggi Energi Protein , rendah Serat

c)

Tinggi Energi Protein, rendah karbohidrat

d)

Tinggi Energi Protein, rendah cairan

e)

Tinggi Energi dan protein , Rendah Garam

80.

Pasien perempuan usia 16 tahun, Mrs atas rujukan dokter praktek swasta dengan keluhan demam mendadak disertai sakit kepala nyeri perut dan otot linu-linu. Kulit bercak bintik –bintik merah, kadang muntah dan diare, tidak ada nafsu makan. Hasil pemeriksaan antropometri TB 152 cm, BB 46 kg. Klinis suhu tubuh 38 º C, TD 100/70 mmHg, Lab: Trombosit 100000/mm3 , Alb 2,8 g/dl, virus dengue (+ ). Bagaimanakah bentuk makanan yang diperbolehkan untuk pasien tsb ?

a)

Cair Kental

b)

Bubur saring

c)

Bubur biasa

d)

Tim

e)

makanan biasa