wayground logo

Lembar Kerja Gratis yang Dapat Dicetak

BARU

Ukuran huruf

S
M
L
XL
Lembar kerja

Teks Laporan Percobaan (kls 9 smtr ganjil)

Total soal: 20

Worksheet time: 20mins

Nama
Kelas
Tanggal
1.

Bacalah teks berikut!

Berdasarkan hasil uji hedonik pada jenis abon, abon yang dibuat dengan metode tradisional lebih disukai daripada abon yang dibuat dengan metode modern. Tekstur abon tradisional cenderung lebih kasar daripada abon modern. Perbedaan tekstur abon dimungkinkan karena penggunaan mesin penggiling yang membuat serat daging terpisah seluruhnya. Selain itu, warna abon dipengaruhi oleh banyaknya penggunaan gula dan lama penggorengan abon. Umumnya abon yang baik dicirikan dengan warna cokelat kekuningan. Abon berwarna selain cokelat memang kurang disukai.

Informasi yang sesuai dengan kutipan teks laporan percobaan tersebut adalah …

a)

Berdasarkan uji hedonik pada jenis abon menyatakan bahwa abon yang dibuat dengan metode tradisional lebih disukai dibandingkan metode modern. Tekstur abon tradisional lebih kasar dan warna cokelat kekuningan sehingga lebih disukai.

b)

Hasil uji hedonik pada abon dibuat dengan cara tradisional dan modern berbeda. Abon dibuat dengan metode tradisional lebih disukai daripada abon dibuat dengan metode modern.

c)

Tekstur abon tradisional dan modern berbeda karena penggunaan mesin penggiling yang membuat daging terpisah seluruhnya. Warna abon juga dipengaruhi penggunaan gula dan lama penggorengan.

d)

Abon yang dibuat dengan metode tradisional lebih disukai karena teksturnya lebih kasar. Perbedaan tekstur abon dimungkinkan karena penggunaan mesin penggiling daging.

2.

Bacalah teks berikut!

Minyak goreng mengandung banyak lemak karena kertas yang ditetesi minyak goreng menjadi sangat transparan. Santan mengandung lebih sedikit lemak daripada minyak goring. Ekstrak ubi rebus mengandung paling sedikit lemak karena kertas yang ditetesi ekstrak ubi tidak terlalu menjadi transparan.

Kutipan teks laporan percobaan tersebut merupakan bagian ….

a)

objek percobaan

b)

tujuan percobaan

c)

manfaat percobaan

d)

simpulan percobaan

3.

Bacalah teks berikut!

Uji vitamin C dapat dilakukan dengan langkah pertama menyiapkan tabung reaksi. Kemudian, peneliti menyiapkan ekstrak buah stoberi dan jeruk. Peneliti memasukkan larutan yodium ke dalam tabung reaksi. Kemudian, peneliti menetesi larutan yodium dengan ekstrak buah stroberi dan jeruk. Tunggu beberapa menit hingga larutan jernih.

Kutipan teks laporan percobaan tersebut merupakan bagian ….

a)

objek percobaan

b)

tujuan percobaan

c)

cara kerja percobaan

d)

simpulan percobaan

4.

Bacalah teks laporan percobaan berikut!

Uji Zat Makanan dalam Kacang Merah

Elen Ingkan melakukan uji zart makanan dalam kacang merah. Uji zat makanan tersebut dilakukan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, pada 12 Februari 2019. Uji percobaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

Bahan yang perlu disiapkan Elen Ingkan antara lain larutan lugol, reagen Biuret, Fehing A, dan Fehing B. Tidak lupa Elen Ingkan menyiapkan objek percobaannya yaitu kacang merah. Sementara itu, alat yang diperlukan yaitu gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan Elen Ingkan untuk menguji kandungan zat makanan dalam kacang merah.

1) Pengujian Amilun

a) Haluskan kacang merah dan letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan lugol menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi biru kehitaman, kacang merah mengandung amilun.

2) Pengujian protein

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan reagen Biuret menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi ungu, kacang merah tersebut mengandung protein.

3) Pengujian glukosa

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam tabung reaksi.

b) Masukkan larutan Fehing A dan Fehing B dengan menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Kemudian, masukkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang terdapat air mendidih.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi hijau sampai oranye,kacang merah tersebut mengandung glukosa.

4) Pengujian Lemak

a) Haluskan kacang merah yang akan diuji.

b) Siapkan kertas putih, lalu oleskan kacang merah halus ke permukaan kertas putih.

c) Tunggulah hingga beberapa saat.

d) Jika kertas yang diolesi kacang merah menjadi transparan, kacang merah mengandung lemak.

Setelah melakukan uji terhadap kacang merah, Elen Ingkan membuat laporan hasil percobaan. Berikut tabel hasil percobaan yang dilakukan Elen Ingkan:


Berdasarkan hasil percobaan, kacang merah mengandung banyak amilun dan protein.


Paragraf kedua dalam laporan percobaan tersebut disebut bagian ….

a)

judul dan tujuan percobaan

b)

bahan dan alat percobaan

c)

tempat dan waktu percobaan

d)

Langkah kerja percobaan

5.

Bacalah teks laporan percobaan berikut!

Uji Zat Makanan dalam Kacang Merah

Elen Ingkan melakukan uji zart makanan dalam kacang merah. Uji zat makanan tersebut dilakukan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, pada 12 Februari 2019. Uji percobaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

Bahan yang perlu disiapkan Elen Ingkan antara lain larutan lugol, reagen Biuret, Fehing A, dan Fehing B. Tidak lupa Elen Ingkan menyiapkan objek percobaannya yaitu kacang merah. Sementara itu, alat yang diperlukan yaitu gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan Elen Ingkan untuk menguji kandungan zat makanan dalam kacang merah.

1) Pengujian Amilun

a) Haluskan kacang merah dan letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan lugol menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi biru kehitaman, kacang merah mengandung amilun.

2) Pengujian protein

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan reagen Biuret menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi ungu, kacang merah tersebut mengandung protein.

3) Pengujian glukosa

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam tabung reaksi.

b) Masukkan larutan Fehing A dan Fehing B dengan menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Kemudian, masukkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang terdapat air mendidih.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi hijau sampai oranye,kacang merah tersebut mengandung glukosa.

4) Pengujian Lemak

a) Haluskan kacang merah yang akan diuji.

b) Siapkan kertas putih, lalu oleskan kacang merah halus ke permukaan kertas putih.

c) Tunggulah hingga beberapa saat.

d) Jika kertas yang diolesi kacang merah menjadi transparan, kacang merah mengandung lemak.

Setelah melakukan uji terhadap kacang merah, Elen Ingkan membuat laporan hasil percobaan. Berikut tabel hasil percobaan yang dilakukan Elen Ingkan:


Berdasarkan hasil percobaan, kacang merah mengandung banyak amilun dan protein.

Informasi pokok dalam teks laporan percobaan tersebut adalah …

a)

mengetahui manfaat zat makanan dalam kacang merah.

b)

mengetahui kandungan zat berbahaya dalam kacang merah.

c)

mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

d)

mengetahui kandungan minyak dalam kacang merah

6.

Bacalah teks laporan percobaan berikut!

Uji Zat Makanan dalam Kacang Merah

Elen Ingkan melakukan uji zart makanan dalam kacang merah. Uji zat makanan tersebut dilakukan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, pada 12 Februari 2019. Uji percobaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

Bahan yang perlu disiapkan Elen Ingkan antara lain larutan lugol, reagen Biuret, Fehing A, dan Fehing B. Tidak lupa Elen Ingkan menyiapkan objek percobaannya yaitu kacang merah. Sementara itu, alat yang diperlukan yaitu gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan Elen Ingkan untuk menguji kandungan zat makanan dalam kacang merah.

1) Pengujian Amilun

a) Haluskan kacang merah dan letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan lugol menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi biru kehitaman, kacang merah mengandung amilun.

2) Pengujian protein

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan reagen Biuret menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi ungu, kacang merah tersebut mengandung protein.

3) Pengujian glukosa

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam tabung reaksi.

b) Masukkan larutan Fehing A dan Fehing B dengan menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Kemudian, masukkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang terdapat air mendidih.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi hijau sampai oranye,kacang merah tersebut mengandung glukosa.

4) Pengujian Lemak

a) Haluskan kacang merah yang akan diuji.

b) Siapkan kertas putih, lalu oleskan kacang merah halus ke permukaan kertas putih.

c) Tunggulah hingga beberapa saat.

d) Jika kertas yang diolesi kacang merah menjadi transparan, kacang merah mengandung lemak.

Setelah melakukan uji terhadap kacang merah, Elen Ingkan membuat laporan hasil percobaan. Berikut tabel hasil percobaan yang dilakukan Elen Ingkan:


Berdasarkan hasil percobaan, kacang merah mengandung banyak amilun dan protein

Alat-alat yang digunakan dalam percobaan uji zat makanan dalam kacang merah adalah …

a)

gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, paravin, kertas minyak, sendok, dan spritus.

b)

gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

c)

gelas kimia, pipet, mortar, penjepit tabung, plat tetes, sendok, rak tabung reaksi, kertas putih, dan paravin.

d)

gelas kimia, penjepit tabung, pelat tetes, rak tabung reaksi, paravin, spritus, kertas minyak, dan korek api.

7.

Bacalah teks laporan percobaan berikut!

Uji Zat Makanan dalam Kacang Merah

Elen Ingkan melakukan uji zart makanan dalam kacang merah. Uji zat makanan tersebut dilakukan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, pada 12 Februari 2019. Uji percobaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

Bahan yang perlu disiapkan Elen Ingkan antara lain larutan lugol, reagen Biuret, Fehing A, dan Fehing B. Tidak lupa Elen Ingkan menyiapkan objek percobaannya yaitu kacang merah. Sementara itu, alat yang diperlukan yaitu gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan Elen Ingkan untuk menguji kandungan zat makanan dalam kacang merah.

1) Pengujian Amilun

a) Haluskan kacang merah dan letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan lugol menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi biru kehitaman, kacang merah mengandung amilun.

2) Pengujian protein

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan reagen Biuret menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi ungu, kacang merah tersebut mengandung protein.

3) Pengujian glukosa

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam tabung reaksi.

b) Masukkan larutan Fehing A dan Fehing B dengan menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Kemudian, masukkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang terdapat air mendidih.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi hijau sampai oranye,kacang merah tersebut mengandung glukosa.

4) Pengujian Lemak

a) Haluskan kacang merah yang akan diuji.

b) Siapkan kertas putih, lalu oleskan kacang merah halus ke permukaan kertas putih.

c) Tunggulah hingga beberapa saat.

d) Jika kertas yang diolesi kacang merah menjadi transparan, kacang merah mengandung lemak.

Setelah melakukan uji terhadap kacang merah, Elen Ingkan membuat laporan hasil percobaan. Berikut tabel hasil percobaan yang dilakukan Elen Ingkan:


Berdasarkan hasil percobaan, kacang merah mengandung banyak amilun dan protein.

Hasil uji kandungan amilum dalam kacang merah menunjukkan warna ….

a)

ungu

b)

hitam

c)

merah

d)

biru

8.

Bacalah teks laporan percobaan berikut!

Uji Zat Makanan dalam Kacang Merah

Elen Ingkan melakukan uji zart makanan dalam kacang merah. Uji zat makanan tersebut dilakukan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, pada 12 Februari 2019. Uji percobaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

Bahan yang perlu disiapkan Elen Ingkan antara lain larutan lugol, reagen Biuret, Fehing A, dan Fehing B. Tidak lupa Elen Ingkan menyiapkan objek percobaannya yaitu kacang merah. Sementara itu, alat yang diperlukan yaitu gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan Elen Ingkan untuk menguji kandungan zat makanan dalam kacang merah.

1) Pengujian Amilun

a) Haluskan kacang merah dan letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan lugol menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi biru kehitaman, kacang merah mengandung amilun.

2) Pengujian protein

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan reagen Biuret menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi ungu, kacang merah tersebut mengandung protein.

3) Pengujian glukosa

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam tabung reaksi.

b) Masukkan larutan Fehing A dan Fehing B dengan menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Kemudian, masukkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang terdapat air mendidih.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi hijau sampai oranye,kacang merah tersebut mengandung glukosa.

4) Pengujian Lemak

a) Haluskan kacang merah yang akan diuji.

b) Siapkan kertas putih, lalu oleskan kacang merah halus ke permukaan kertas putih.

c) Tunggulah hingga beberapa saat.

d) Jika kertas yang diolesi kacang merah menjadi transparan, kacang merah mengandung lemak.

Setelah melakukan uji terhadap kacang merah, Elen Ingkan membuat laporan hasil percobaan. Berikut tabel hasil percobaan yang dilakukan Elen Ingkan:


Berdasarkan hasil percobaan, kacang merah mengandung banyak amilun dan protein.

Informasi yang sesuai dengan teks laporan hasil percobaan tersebut adalah …

a)

Uji lemak menunjukkan bahwa kacang merah mengandung banyak zat lemak.

b)

Percobaan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, melakukan uji coba makanan dalam kacang merah.

c)

Elen Ingkan, siswa SMP Bakti Nusantara, melakukan uji zat makanan dalam kacang merah.

d)

Elen Ingkan ingin mengetahui kandungan zat berbahaya dalam kacang merah di laboratorium sekolah.

9.

Bacalah teks laporan percobaan berikut!

Uji Zat Makanan dalam Kacang Merah

Elen Ingkan melakukan uji zart makanan dalam kacang merah. Uji zat makanan tersebut dilakukan di laboratorium SMP Bakti Nusantara, pada 12 Februari 2019. Uji percobaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam kacang merah.

Bahan yang perlu disiapkan Elen Ingkan antara lain larutan lugol, reagen Biuret, Fehing A, dan Fehing B. Tidak lupa Elen Ingkan menyiapkan objek percobaannya yaitu kacang merah. Sementara itu, alat yang diperlukan yaitu gelas kimia, pipet, penjepit, gelas ukur, tabung reaksi, pelat tetes, sendok, kertas putih, dan rak tabung reaksi.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan Elen Ingkan untuk menguji kandungan zat makanan dalam kacang merah.

1) Pengujian Amilun

a) Haluskan kacang merah dan letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan lugol menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi biru kehitaman, kacang merah mengandung amilun.

2) Pengujian protein

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam pelat tetes.

b) Masukkan larutan reagen Biuret menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Aduk hingga rata, lalu tunggu sampai mengalami perubahan warna.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi ungu, kacang merah tersebut mengandung protein.

3) Pengujian glukosa

a) Haluskan kacang merah, lalu letakkan kacang merah yang sudah dihaluskan dalam tabung reaksi.

b) Masukkan larutan Fehing A dan Fehing B dengan menggunakan pipet ke dalam kacang merah halus.

c) Kemudian, masukkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang terdapat air mendidih.

d) Jika kacang merah tersebut berubah warna menjadi hijau sampai oranye,kacang merah tersebut mengandung glukosa.

4) Pengujian Lemak

a) Haluskan kacang merah yang akan diuji.

b) Siapkan kertas putih, lalu oleskan kacang merah halus ke permukaan kertas putih.

c) Tunggulah hingga beberapa saat.

d) Jika kertas yang diolesi kacang merah menjadi transparan, kacang merah mengandung lemak.

Setelah melakukan uji terhadap kacang merah, Elen Ingkan membuat laporan hasil percobaan. Berikut tabel hasil percobaan yang dilakukan Elen Ingkan:


Berdasarkan hasil percobaan, kacang merah mengandung banyak amilun dan protein.

Kalimat simpulan yang sesuai dengan teks laporan percobaan tersebut adalah …

a)

Kacang merah mengandung banyak lemak jahat.

b)

Kacang merah mengandung gokosa dan amilun.

c)

Kacang merah mengandung zat berbahaya dan racun.

d)

Kacang merah mengandung amilun dan protein.

10.

Perhatikan hasil pengamatan acak berikut!

1) Hasil menunjukkan bahwa saus tidak mengandung pewarna sintetis.

2) Berdasarkan hasil pengujian tersebut, peneliti melakukan analisis dengan melihat tabel warna.

3) Hasil percobaan terhadap sampel saus yaitu ketika sampel ditetesi dengan HCl pekat warna saus menjadi sedikit berubah.

4) Selanjutnya, saus ditetesi dengan H2SO4 pekat warnanya juga menjadi ungu kecokelatan.

Hasil percobaan acak tersebut dapat disusun menjadi paragraf padu dengan urutan ….

a)

3) – 1) – 2) – 4)

b)

3) – 2) – 1) – 4)

c)

3) – 4) – 1) – 2)

d)

3) – 4) – 2) – 1)

11.

Bacalah paragraf berikut!

Pada pengamatan terhadap kerupuk yang berwarna hijau ketika sampel ditetesi dengan HCl pekat warnanya tidak berubah. Saat kerupuk ditetesi dengan H2SO4 pekat warna kerupuk menjadi lebih gelap. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, kerupuk hijau positif mengandung pewarna sintetis. [….] Penggunaan tartazine dapat menyebabkan tumor di ginjal. Tartazine tidak baik dikonsumsi manusia.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan hasil teks laporan percobaan tersebut adalah …

a)

A. Penggunaan zat pewarna tartazine sangat berbahaya untuk kesehatan manusia.

b)

B. Dalam reaksi terbentuk gas yang ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung gas.

c)

C. Masyarakat sebaiknya mengonsumsi kerupuk yang menggunakan bahan pewarna alami.

d)

D. Pembuatan kerupuk yang menggunakan pewarna buatan (sintetis) harus dilarang.

12.

Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

1) Daya terima terhadap suatu makanan ditentukan oleh rangsangan yang timbul dari makanan melalui pancaindra.

2) Buah-buahan merupakan komoditas mudah rusak dan sering melimpah saat musim panen raya.

3) Nanas merupakan sumber pangan baik serta mengandung sejumlah vitamin C dan vitamin B1.

4) Buah-buahan baik yang digunakan sebagai bahan baku kudapan ini mengandung serat tinggi.

Contoh kalimat yang menggunakan unsur serapan adalah kalimat ….

a)

1)

b)

2)

c)

3)

d)

4)

13.

Struktur teks laporan percobaan yang menggambarkan sesuatu yang dibahas secara terperinci, bagian per bagian adalah ….

a)

Judul

b)

Klasifikasi

c)

Uraian

d)

Objek

14.

Struktur / sistematika laporan percobaan membahas informasi yang ingin diketahui oleh pelaku percobaan adalah ….

a)

objek percobaan

b)

tujuan percobaan

c)

cara kerja percobaan

d)

simpulan

15.

Bacalah teks berikut!

Susu fermentasi merupakan susu hasil proses fermentasi oleh bakteri asam laktat (Lactic acid bacteria). Susu fermentasi yang mengandung bakteri asam laktat sangat bagus untuk sistem pencernaan. Bakteri asam laktat mampu memproses karbohidrat dalam susu yang disebut laktosa menjadi asam laktat. Asam laktat yang dihasilkan akan menurunkan derajat keasaman (pH) dalam usus. Selanjutnya, asam laktat tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri merugikan dalam sistem pencernaan. Bakteri asam laktat juga mampu menghilangkan bahan penyebab kanker dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya penghasil bahan carcinogen (bahan penyebab kanker). Khusus bakteri asam laktat dari kelompok bifidobacterium, dapat memperbaiki sistem metabolisme protein, mencegah sembelit, serta membantu proses pengobatan liver.

Struktur pernyataan umum terdapat pada kalimat ….

a)

pertama

b)

kedua

c)

ketiga

d)

kelima

16.

Kalimat berikut yang menggunakan kata tugas hubungan logis (konjungsi) adalah …

a)

Susu fermentasi merupakan susu hasil proses fermentasi oleh bakteri asam laktat (Lactic acid bacteria).

b)

Selanjutnya, asam laktat tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri merugikan dalam sistem pencernaan.

c)

Asam laktat yang dihasilkan akan menurunkan derajat keasaman (pH) dalam usus.

d)

Bakteri asam laktat mampu memproses karbohidrat dalam susu yang disebut laktosa menjadi asam laktat.

17.

Kalimat berikut yang termasuk kalimat aktif adalah …

a)

Susu fermentasi merupakan susu hasil proses fermentasi oleh bakteri asam laktat (Lactic acid bacteria).

b)

Daya terima terhadap suatu makanan ditentukan oleh rangsangan yang timbul dari makanan melalui pancaindra.

c)

Bakteri asam laktat mampu memproses karbohidrat dalam susu.

d)

Tempe digerus lalu ditempatkan di cawan petri.

18.

Dalam melakukan kegiatan percobaan, kamu harus memiliki sikap ilmiah. Pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam sikap ilmiah adalah ….

a)

memiliki dan mengembangkan rasa keingintahuan

b)

memiliki kepedulian terhadap lingkungan

c)

mampu membedakan antara fakta dan opini

d)

mampu memberikan kritikan kepada orang lain

19.

Cermati teks berikut!

Bahan makanan yang mengandung amilum yaitu singkong dan tepung kanji. Bahan makanan yang mengandung glukosa yaitu kelapa, singkong, dan pisang ambon. Bahan makanan yang mengandung protein yaitu santan kelapa, tempe, tepung kanji, putih telur, dan kuning telur. Bahan makanan yang mengandung lemak yaitu santan kelapa dan kuning telur. Dalam satu bahan makanan tidak hanya mengandung satu nutrisi, tetapi juga mengandung lebih dari dua nutrisi. Bahan makanan yang mengandung lebih dari satu nutrisi adalah santan kelapa. Santan kelapa mengandung glukosa, protein, dan lemak.

Struktur teks laporan percobaan tersebut merupakan….

a)

objek percobaan

b)

tujuan percobaan

c)

manfaat percobaan

d)

simpulan percobaan

20.

Di bawah ini termaasuk struktur teks percobaan adalah ….

a)

pernyataan umum dan uraian

b)

konteks dan penilaian

c)

definisi umum dan deskripsi bagian

d)

orientasi dan komplikais