WorksheetsUAS ULANG KULIAH FARMASI FISIK
Total questions: 42
Worksheet time: 30mins
Di bawah ini contoh dari aplikasi dari system disperse yang memiliki ukuran partikel > 0,5 µm serta tidak dapat menewati kertas saring adalah
polimer alam
Polimer sintetis
ion
suspensi
larutan
Sediaan suspense merupakan system disperse yang terdiri atas disperse zat padat yang tidak terlarut dan medium pelarut. Dalam pembuatan sediaan suspense maka factor stabilitas fisik yang perlu diperhatikan adalah
volume suspensi yang akan dibuat
dosis bahan aktif yang digunakan
kemampuan mengendap perlahan
homogenitas sediaan
viskositas mengikuti hukum newton
Di bawah ini merupakan factor yang mempengaruhi stabilitas fisik sediaan suspense adalah
viskositas
kadar bahan aktif
cara pembuatan
pengawet yang digunakan
cara penyimpanan
Cara yang dapat digunakan untuk mengurangi energi bebas antara permukaan zat aktif dan medium pendispersi pada suspense adalah
mengontrol kecepatan pengadukan
dilakukan penambahan propilenglikol
memperbesar luas permukaan partikel
dilakukan penambahan alfa tokoferol
dilakukan penggerusan sampai halus
Di bawah ini merupakan kriteria suspense system deflokulasi adalah
sedimentasi terjadi sangat lama
mudah didspersikan kembali
sedimentasi terbentuk cepat
endapan mudah homogen kembali
ada batas jelas antara supernatan dan endapan
suatu sistem yang tidak stabil secara termodinamik yang mengandung paling sedikit dua fase cair yang tidak saling campur di mana salah satu di antaranya didispersikan sebagai bola bola dalam fase cair lain disebut dengan
suspensi
emulsi
eliksir
larutan
sirup
bahan tambahan yang digunakan untuk menurunkan energy bebas sehingga tidak terjadi tegangan antar muka pada dua cairan yang tidak dapat menyatu adalah golongan berikut…
Gliserin
Sorbitan
Aquades
Nipagin
polietilenglikol
Salah satu sifat fisik formulasi suspensi yang baik adalah...
tidak mudah dikontaminasi mikroba
tidak mudah berubah warna sesuai spesifikasi sediaan
dapat dilakukan redispersi setelah penyimpanan
ukuran partikel > 0,2 mikron
mengalami dispersi secara konstan
salah satu efek pada koloid adalah adanya penghamburan cahata sehingga jika diberi cahaya akan tampak seperti berkas sinar. Fenomena disebut dikenal dengan
efek tyndall
gerak brown
koagulasi
dyalisis
elektroforesis
Gerak acak, gerak tidak beraturan dari partikel koloid yang menyebabkan koloid tetap stabil, homogen dan tidak mengendap dikenal dengan
efek tyndal
gerak brown
koagulasi
dialisis
elektroforesis
salah satu sifat koloud adalah elektroforesis, pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan sifat koloid yang dimaksud adalah
koloid akan bergerak ke arah elektroda yang berlawanan
koloid akan mengalami penggumpalan
koloid akan bergerak ke arah yang memiliki polaritas sama
koloid dapat mengalami pemisahan fase sehingga gaya adhesi akan berkurang
koloid akan mengalami penyerapan terhadap senyawa yang memiliki struktor molekul yang sama
di bawah ini merupakan aplikasi dari koloid pada system penghantaran obat adalah
tablet
sirup
suspensi
liposom
siklodekstrin
Perhatikan contoh penerapan sifat koloid berikut :
1. Sorot lampu mobil pada saat kabut
2. Pembentukan delta di muara sungai
3. Proses cuci darah
4. Gelatin pada es krim
5. Penggunaan norit untuk diare
1
2
3
4
5
keju merupakan sistem koloid di bawah ini, yaitu
padat dalam cair
cair dalam cair
gas dalam cair
cair dalam padat
gas dalam padat
di bawah ini termasuk ke dalam koloid hidrofil adalah
susu
agar-agar
mayones
sol logam
Proses berikut ini yang berkaitan dengan sifat koloid yang akan mengendap ( terkoagolasi ) akibat adanya muatan listrik ….
efek tyndall
gerak brown
iontoforesis
elektroforesis
induktor listrik
adanya tegangan antarmuka pada dua cairan yang tidak dapat menyatu dikarenakan hal berikut, yaitu.....
Adhesi pada masing-masing cairan yang cukup tinggi
Adhesi kedua cairan rendah
Kohesi masing masing cairan tinggi
Kohesi kedua cairan rendah
Adanya gaya listrik Tarik menarik dari kedua cairan
Di bawah ini merupakan salah satu alasan terjadinya tegangan permukaan pada kedua fase cair adalah
Energy bebas yang tinggi antara kedua permukaan
adanya gaya adhesi yang besar pada masing-masing cairan
kelarutan yang berbeda antara kedua fase cairan
adanya gaya tarik menarik listrik antara cairan
adanya gaya tolak menolak pada masing-masing fase cairan
Salah satu contoh bahan yang bisa digunakan untuk menurunkan energy bebeas antara kedua permukaan yang tidak dapar bercampur adalah
sukrosa
metil selulosa
amilum oryzae
propil paraben
adeps lanae
Griffin menciptakan suatu skala berupa nilai yang berfungsi sebagai ukuran keseimbangan surfaktan yang dikenal dengan
Hidrophilic lipophilic balance
Surface tension
Solubilisasi
Critical misel consentration
Interfacial tension
Berdasarkan skala HLB, makin rendah nilai HLB suatu senyawa, maka karakter senyawa tersebut adalah
semakin hidrofil
semakin lipofil
semakin amfoter
semakin amfifil
semskin lipofob
Dalam upaya menurunkan tegangan permukaan dua cairan yang tidak dapat bercampur diperlukan tambahan bahan aktif permukaan yang ion atau molekulnya diadsorpsi pada antaramuka. Hal tersebut dikarenakan bahan tambahan tersebut memiliki sifat di bawah ini.
Memiliki gaya kohesi-adhesi
Memiliki afinitas tertentu pada pelarut polar-maupun nonpolar
Memiliki afinitas pada pelarut polar tetapi tidak pada pelarut non polar
Memiliki afinitas pada pelarut non polar tetapi tidak pada pelarut polar
Memiliki afinitas pada senyawa yang memiliki rantai yang sangat panjang saja
Proses perpindahan zat dari konsentrasi yang tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah disebut ....
disolusi
osmosis
difusi
dialisis
transport aktif
Fluks dalam perhitungan difusi dengan menggunakan hukum ficks selalu bernilai negatif. Nilai tersebut memiliki makna.....
Difusi terjadi berlawanan dengan kenaikan konsentrasi
Difusi terjadi ke arah kenaikan konsentrasi
Difusi terjadi berlawanan arah dengan penurunan konsntrasi
Difusi terjadi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi
Difusi terjadi tidak memrlukan nilai konsentrasi
faktor-faktor yang memengaruhi kecepatan difusi yaitu
kelarutan
ketebalan membran
zeta potensial
tegangan antarmuka
sifat alir
Uji difusi dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut ....
alat difusi franz
alat disolusi
alat disintegrasi
alat polarimetri
alat firiabilator
Suatu proses pelepasan senyawa obat dari sediaan dan melarut dalam media pelarut disebut sebagi proses ....
difusi
disolusi
dialisis
osmosis
glikolisis
Laju disolusi obat secara in vitro dipengaruhi beberapa faktor yaitu....
faktor cara pembuatan
faktor jenis partikel
faktor volume sediaan
faktor bahan tambahan
faktor penyimpanan sediaan
Metode yang paling umum digunakan untuk mengevaluasi disolusi berdasarkan FI IV adalah....
metode keranjang dan dayung
metode difusi frans
metode paddle over disk
metode reciprocating holder
metode pelepasan silinder
Suhu media yang digunakan sebagai parameter suhu secara in vivo adalah
27 ± 1,5 oC
37 ± 1,5 oC
27 ± 0,5 oC
37 ± 0,5 oC
47 ± 0,5 oC
Medium yang biasa digunakan dalam uji disolusi yaitu ....
Medium cairan darah dan plasma
Medium cairan intestinal dan gaster
Medium cairan keringat dan air mata
Medium cairan leukosit dan trombosit
Medium cairan mucus dan saliva
Pada praktikum farmasi fisik, terdapat tugas pada buku petunjuk praktikum untuk membuat sediaan emulsi tipe air dalam minyak. Oleh karena itu mahasiswa farmasi diminta untuk menentukan HLB dikarenakan menggunakan 2 surfaktan dalam formula yang akan digunakan. Berapakah rentang HLB yang dikehendaki berdasarkan sistem HLB griffin untuk membuat sediaan tersebut?
0-3
3-6
6-9
9-12
12-15
Seorang mahasiswa farmasi membuat sediaan dengan mencampurkan minyak dan air. Oleh mahasiswa tersebut ditambahkan bahan tambahan sehingga minyak dan air dapat bercampur dengan sempurna. Berdasarkan teori tegangan antarmuka, Apakah makna dari bercampurnya kedua fase tersebut?
Terdapat tegangan antarmuka yang besar antara kedua fase tersebut
Energi bebas dari kedua fase tersebut adalah besar
Tidak ada tegangan antarmuka antara kedua fase
Adanya penambahan bahan tambahan akan memperbesar tegangan antar muka
Tidak ada gaya tarik menarik antara kedua fase
Kemampuan suatu produk obat untuk menjaga spesifikasi yang sudah dibuat untuk menjamin identitasnya, kualitas kekuatannya, dan kemurniannya disebut dengan
stabilitas
koefisien partisi
Kekuatan produk
Spesifikasi produk
karakteriasasi
Terdapat sebuah sediaan emulsi yang disimpan beberapa hari. Kemudian dilakukan pengamatan, tampak adanya pemisahan fase pada emulsi tersebut. Beberapa alasan berikut yang dapat menyebabkan terjadinya ketidakstaboilan tersebut adalah
kesesuaian pemilihan emulgator
kesesuaian wadah yang digunakan dalam pembuatan
kesesuaian bahan aktif yang digunakan
kesesuaian jenis pengaduk yang digunakan
kesesuaian wadah penyimpanan
kemungkinan masalah ketidakstabilan pada sediaan tablet adalah
adanya pemisahan fase
adanya caping
adanya kristal
adanya caking
terjadi peleburan
jika asam askorbat digubakan sebagai bahan aktif pada sediaan cair, maka wadah primer yang sesuai untuk menghindari terjadinya degradasi adalah
botol kaca coklat
botol kaca bening
tube
logam
plastik
Untuk menghindari adanya Staphylococcus aureus pada sediaan, maka yang dilakukan di bawah ini adalah
menggunakan wadah dari silika
menghindarkan kontak dengan udara luar
ditambahkan Asam benzoat
ditambahkan Butil Hidroksi Toluena
ditambahkan Polisorbat monooleat
salah satu ketidakstabilan secara kimia yang terjadi adalah
adanya kerapuhan
terjadi pemisahan fase
adanya pertumbuhan mikroba
terjadi oksidasi
adanya kristal
salah satu permasalahn pengemasan dengan wadah plastic adalah
tercucinya kandungan wadah dan kandungan obat
korosif
menyebabkan presipitasi ke dalam produk obat
Transfer uap lembab lingkungan, oksigen, dan elemen lain ke produk farmasi
Mudah terkontaminasi bakteri
Jelaskan makna gambar profil laju disolusi tersebut dan buatlah kesimpulan dari profil laju disolusi tersebut. serta sebutkan faktor yang memengaruhi perbedaan profil laju disolusi dari ke3 formula tersebut
(a)
seorang mahasiswa farmasi melakukan praktikum pembuatan sediaan likuida. sediaan yang dibuat adalah sediaan suspensi dengan karakteristik bahan aktif sebagai berikut
ü Organoleptis : Serbuk hablur halus, Licin, Bau Lemah, Rasa Tawar
ü Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air, larut dalam 45 bagian etanol (95%)p, dalam 6 bagian kloroform p dan dalam 14 bagian eter p
ü pH sediaan 4,5 – 7,5
ü Tidak stabil pada cahaya & udara
maka ..
a. berdasarkan permasalahan pada bahan aktif tersebut, tuliskan solusi yang bisa dilakukan untuk menjaga kestabilan bahan aktif pada sediaan
b. tuliskan pengujian yang perlu dilakukan untuk memastikan sediaan tersebut stabil secara fisika, kimia, dan mikrobiologi
(a)
